<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668</id><updated>2012-02-16T02:28:19.475-08:00</updated><title type='text'>STUDENT PMII PONOROGO</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>81</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-7688577516305922389</id><published>2009-08-13T23:49:00.000-07:00</published><updated>2009-08-09T00:43:14.440-07:00</updated><title type='text'>BAHAYA ISLAM LIBERAL</title><content type='html'>Islam liberal tampaknya bukan merupakan nama baku dari satu kelompok Islam, namun hanyalah satu kategori untuk &lt;br /&gt;memudahkan analisis.&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Sehingga orang-orang yang dikategorikan dalam Islam liberal itu sendiri ada yang saling &lt;br /&gt;berjauhan pendapatnya bahkan yang satu mengkritik tajam yang lain. Misalnjya, Ali Abdul Raziq dari Mesir yang &lt;br /&gt;menulis buku Al-Islam wa Ushulul Hukm dikritik tajam oleh Rasyid Ridha dan Dhiyauddin Rayis. Namun yang &lt;br /&gt;dikritik maupun pengkritiknya itu kedua belah pihak dimasukkan dalam kategori Islam Liberal, sebagaimana ditulis &lt;br /&gt;dalam buku Charles Kurzman, Liberal Islam: A Sourcebook. Padahal, di kalangan Islam revivalis (salafi), Rasyid &lt;br /&gt;Ridha adalah seorang salaf, yang diakui sebagai ulama yang menguasai Hadits pula.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Demikian pula, Dr. Faraj Faudah (Faraq Fuda, Mesir 1945-1993) tokoh sekuler di Mesir yang mati ditembak orang, &lt;br /&gt;April 1993, dan dinyatakan murtad oleh seorang ulama terkemuka di Mesir Muhammad Al-Ghazali, oleh Kurzman &lt;br /&gt;dimasukkan pula dalam barisan Islam Liberal yang menurutnya: secara tidak proporsional, menjadi korban kekerasan. &lt;br /&gt;Sebagaimana Dr Muhammad Khalaf Allah (Mesir, lahir 1916) yang dalam acara debat Islam dan Sekuler di Mesir 1992 &lt;br /&gt;dia jelas sebagai wakil kelompok sekuler, oleh Kurzman dimasukkan pula dalam kelompok Islam Liberal yang &lt;br /&gt;teraniaya seperti Dr Faraj Faudah. Hanya saja dia sebutkan, tidak hanya dipaksa untuk membakar seluruh salinan &lt;br /&gt;karyanya, tetapi juga dipaksa untuk menegaskan kembali keimanannya kepada Islam dan kembali memperbarui &lt;br /&gt;perjanjian perkawinannya.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bahkan Ahmad Dahlan (1868-1923M) pendiri Muhammadiyah dan Ahmad Surkati ulama Al-Irsyad gurunya Prof Dr &lt;br /&gt;HM Rasjidi dimasukkan pula dalam barisan Islam Liberal. Sebaliknya, Nurcholish Madjid yang sejak tahun 1970-an &lt;br /&gt;mengemukakan pikiran sekularisasinya dan dibantah oleh HM Rasjidi, dimasukkan pula dalam jajaran Islam Liberal.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kurzman yang alumni Harvad dan Berkeley itu menandai para tokoh Islam Liberal adalah orang-orang yang &lt;br /&gt;mengadakan pembaruan lewat pendidikan, dengan memakai sistem pendidikan non Islam alias Barat. Maka secara &lt;br /&gt;umum, tokoh-tokoh Islam Liberal itu menurutnya, adalah orang-orang modernis atau pembaharu.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Secara pengkategorian untuk menampilkan analisis, Kurzman telah memilih nama Islam Liberal sebagai wadah, tanpa &lt;br /&gt;menilai tentang benar tidaknya gagasan-gagasan dari para tokoh yang tulisannya dikumpulkan, 39 penulis dari 19 &lt;br /&gt;negara, sejak tahun 1920-an. Namun dia memberikan pengantar tentang perjalanan tokoh-tokoh Islam Liberal sejak &lt;br /&gt;abad 18, dimulai oleh Syah Waliyullah (India, 1703-1762) yang dianggap sebagai cikal bakal Islam Liberal, karena &lt;br /&gt;walaupun fahamnya revival (salaf) namun menurut Kurzman, bersikap lebih humanistik terhadap tradisi Islam adat, &lt;br /&gt;dibanding yang Wahabi atau kelompok kebangkitan Islam lainnya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Digambarkan, orang Islam Liberal angkatan abad 18, 19, dan awal abad 20 mengakomodasi Barat dengan kurang &lt;br /&gt;begitu faham seluk beluk Barat. Tetapi kaum Liberalis angkatan setelah itu lebih-lebih sejak 1970-an adalah orang-&lt;br /&gt;orang yang faham dengan kondisi Barat karena bahkan mereka keluaran Barat, Eropa dan Amerika. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Gambaran itu perlu diselidiki pula, seberapa kemampuan mereka dalam hal ilmu-ilmu Islam pada angkatan abad 18, &lt;br /&gt;19, dan awal abad 20; dan seberapa pula kaum Liberalis yang angkatan belakangan sampai kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-7688577516305922389?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/7688577516305922389/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/bahaya-islam-liberal.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7688577516305922389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7688577516305922389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/bahaya-islam-liberal.html' title='BAHAYA ISLAM LIBERAL'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-4808511453108124143</id><published>2009-08-13T17:27:00.000-07:00</published><updated>2009-08-09T00:42:48.120-07:00</updated><title type='text'>Matinya Kritisisme PMII?</title><content type='html'>Oleh: Syaiful Bari&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) merupakan organisasi kemahasiswaan yang didirikan oleh kaum muda Nahdlatul Ulama (NU) di Surabaya pada tanggal 17 April 1960 silam. Agar PMII tidak menjadi organisasi “papan nama”, maka di usianya yang kian menua ini, kader-kader PMII dituntut untuk melakukan refleksi organisasi.&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Tanpa bermaksud meminggirkan “prestasi” yang telah diukir PMII sejak awal pendiriannya, selama sepuluh tahun terakhir ini, PMII justru terkesan gagap dalam membaca dan menyikapi realitas bangsa yang dipenuhi dengan banyak persoalan. Kegagapan PMII dalam menyikapi persoalan-persoalan strategis bangsa, pada akhirnya membawa PMII ke pinggir sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagapan PMII dalam menyikapi persoalan-persoalan bangsa jelas bertolak-belakang dengan paradigma kritis yang selama ini digembar-gemborkan sebagai pisau bedah PMII. Di tangan PMII, paradigma kritis seperti pisau tumpul yang untuk mengupas buah-buahan saja tidak bisa. Padahal, di dalam paradigma kritis tersimpan energi gerakan yang jika dimanfaatkan dengan baik akan menghasilkan perubahan luar biasa. Energi yang dimaksud adalah keberpihakan paradigma kritis terhadap kaum yang tidak beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika paradigma kritis dipakai untuk menyikapi persoalan kemiskinan, misalnya, maka keberpihakan PMII hanya dipersembahkan kepada kaum miskin itu sendiri. Persoalan kemiskinan yang telah mengorbankan sejumlah masyarakat Indonesia seperti Iis Maya yang meninggal di kontrakannya di daerah Tangerang (13/3/08) tentu bukan melulu disebabkan oleh faktor kultural seperti sikap malas masyarakat untuk bekerja, dan bukan hanya karena faktor alamiah seperti bencana alam, melainkan di luar faktor kultural dan alamiah tersebut terdapat faktor struktural yang melegitimasi ketidakadilan ekonomi. Inilah yang disebut dengan kemiskinan struktural.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ideologi neoliberalisme yang dibawa oleh globalisasi adalah penyebab dominan dari terpeliharanya penyakit sosial bernama kemiskinan yang hingga kini masih bertahan dan mendikte berbagai kebijakan pemerintah Indonesia. Neoliberalisme sendiri adalah paham yang memperjuangkan leissez faire (kompetisi bebas). Dalam kompetisi bebas, bisa dipastikan hanya kaum borjuis saja yang mampu keluar sebagai pemenang, sementara kaum pinggiran yang tidak memiliki modal apa-apa akan terus tergusur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bukunya, Bebas dari Neoliberalisme (2003), Mansour Fakih memetakan lima agenda neoliberalisme yang harus dilawan, termasuk oleh kader-kader PMII. Pertama, biarkan pasar bekerja. Pasar dimitoskan bisa memperbaiki nasib masyarakat miskin. Kedua, pangkas subsidi negara seperti yang samar-samar terlihat dalam program insentif dan disinsentif listrik yang belum lama ini digulirkan pemerintah. Ketiga, realisasikan deregulasi ekonomi dengan memangkas peran negara. Keempat, wujudkan privatisasi seperti privatisasi lembaga pendidikan yang telah mengakibatkan harga pendidikan mahal. Kelima, masukkan paham sosial dan solidaritas masyarakat ke keranjang sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyikapi persoalan semacam ini, PMII perlu menggunakan paradigma kritis sebagai kritik ideologi (neoliberalisme). Dalam bukunya, Percik Pemikiran Kontemporer: Sebuah Pengantar Komprehensif (2006), Donny Gahral Adian menuturkan bahwa paradigma kritis sebagai kritik ideologi bertitik-tolak dari pemikiran Karl Marx. Marx memahami ideologi sebagai sistem kepercayaan dan persepsi sesat tentang realitas. Marx lalu mengajukan teorinya sebagai sains untuk membongkar kebobrokan ideologi kapitalisme yang berlindung di balik klaim rasionalitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konstruksi pemikiran Marx sebenarnya merupakan ketidakpuasan terhadap dialektika roh Hegel yang dianggap terlalu abstrak dan tidak menyentuh realitas. Marx membalik dialektika roh Hegel menjadi dialektika materi. Jika Hegel yakin bahwa kesadaranlah yang menentukan realitas, maka Marx mendekonstruksinya dengan menyatakan bahwa praksis materiallah yang menentukan kesadaran. Inilah yang membawa Marx pada keyakinan akan adanya penindasan kelas borjuis terhadap kelas proletar yang wajib dilawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran Marx tentu sangat berpengaruh di dunia. Puncaknya, ketika pemikiran Marx dilembagakan menjadi ideologi negara komunis Uni Soviet pada tahun 1919. Setelah pemikiran Marx dilembagakan menjadi sebuah ideologi negara komunis, Marxisme kehilangan daya kritisnya. Marxisme lalu menjadi dogma yang harus dipatuhi dan ditegakkan tanpa kritik. Pendeknya, Marxisme telah berubah dari pemikiran yang bersifat emansipatoris menjadi ideologi obyektif yang mendasarkan dirinya kepada determinisme ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ideologi sebetulnya merupakan tafsiran manusia atas realitas yang dijadikan pedoman karena dilegalisasi oleh kekuasaan. Ideologi yang dilegalisasi inilah yang menjadi sasaran kritik para filsuf Mazhab Frankfurt seperti Jurgen Habermas yang populer dengan dua mahakarya-nya, The Theory of Communicative Action Vol. I: Reason and the Rationalization of Society (1984) dan The Theory of Communicative Action Vol II: Lifeworld and System (1989). Habermas melihat ideologi dari kacamata dialektika, dimana daya kritis harus tetap ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah, sebagai sebuah organisasi gerakan kemahasiswaan berskala nasional, PMII tidak boleh kehilangan kritisismenya. Pada saat yang sama, merujuk kepada Ben Agger di buku The Discourse of Domination (1992), PMII dituntut untuk mentransformasikan kematangan intelektualnya guna melakukan investasi sosial, politik, dan kultural. Hal semacam inilah yang akhirnya akan memandu arah gerakan PMII kini dan ke depannya, bukan kepentingan politik praktis belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, semoga PMII mampu menghidupkan kembali kritisismenya. Kritisisme sangat dibutuhkan oleh organisasi gerakan seperti PMII untuk memerangi persoalan kemiskinan yang diderita oleh 34,96 juta masyarakat Indonesia (data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik pada Maret 2008), sekaligus guna melawan rasio instrumentalis yang menjangkiti elite-elite politik di republik ini. Rasio instrumentalis telah memosisikan masyarakat miskin sebagai komoditas politik yang bisa dieksploitasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sumber: http://www.pmii.or.id&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-4808511453108124143?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/4808511453108124143/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/matinya-kritisisme-pmii.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/4808511453108124143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/4808511453108124143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/matinya-kritisisme-pmii.html' title='Matinya Kritisisme PMII?'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-3047181242997106923</id><published>2009-08-09T01:38:00.002-07:00</published><updated>2009-09-03T20:25:05.516-07:00</updated><title type='text'>KISAH NABI ZAKARIA A.S.</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!--&lt;br /&gt;google_ad_client = "pub-5696536272929302";&lt;br /&gt;google_ad_host = "pub-1599271086004685";&lt;br /&gt;/* 468x15, created 9/3/09 */&lt;br /&gt;google_ad_slot = "7603163593";&lt;br /&gt;google_ad_width = 468;&lt;br /&gt;google_ad_height = 15;&lt;br /&gt;//--&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script &lt;br /&gt;src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;Nabi Zakaria adalah ayah dari Nabi Yahya putera tunggalnya yang lahir setelah ia mencapai usia sembilan puluh tahun. Sejak beristeri Hanna, ibu saudaranya Maryam, Zakaria mendambakan mendapat anak yang akan menjadi pewarisnya. Siang dan malam tiada henti-hentinya ia memanjatkan doanya dan permohonan kepada Allah agar dikurniai seorang putera yang akan dapat meneruskan tugasnya memimpin Bani Israil. Ia khuatir bahawa bila ia mati tanpa meninggalkan seorang pengganti, kaumnya akan kehilangan pemimpin dan akan kembali kepada cara-cara hidup mereka yang penuh dengan mungkar dan kemaksiatan dan bahkan mungkin mereka akan mengubah syariat Musa dengan menambah atau mengurangi isi kitab Taurat sekehendak hati mereka. Selain itu, ia sebagai manusia, ingin pula agar keturunannya tidak terputus dan terus bersambung dari generasi sepanjang Allah mengizinkannya dan memperkenankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Zakaria tiap hari sebagai tugas rutin pergi ke mihrab besar melakukan sembahyang serta menjenguk Maryam anak iparnya yang diserahkan kepada mihrab oleh ibunya sesuai dengan nadzarnya sewaktu ia masih dalam kandungan. Dan memang Zakarialah yang ditugaskan oleh para pengurus mihrab untuk mengawasi Maryam sejak ia diserahkan oleh ibunya. Tugas pengawasan atas diri Maryam diterima oleh Zakaria melalui undian yang dilakukan oleh para pengurus mihrab di kala menerima bayi Maryam yang diserahkan pengawasannya kepadanya itu adalah anak saudara isterinya sendiri yang hingga saat itu belum dikurniai seorang anak pun oleh Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu peristiwa yang sangat menakjubkan dan menghairankan Zakaria telah terjadi pada suatu hari ketika ia datang ke mihrab sebagaimana biasa. Ia melihat Maryam disalah satu sudut mihrab sedang tenggelam dalam sembahyangnya sehingga tidak menghiraukan bapa saudaranya yang datang menjenguknya. Di depan Maryam yang sedang asyik bersembahyang itu terlihat oleh Zakaria berbagai jenis buah-buahan musim panas. Bertanya-tanya Nabi Zakaria dalam hatinya, dari mana datangnya buah-buahan musim panas ini, padahal mereka masih berada dalam musim dingin. Ia tidak sabar menanti anak saudaranya selesai sembahyang, ia lalu mendekatinya dan menegur bertanya kepadanya: "Wahai Maryam, dari manakah engkau dapat ini semua?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maryam menjawab: "Ini adalah pemberian Allah yang aku dapat tanpa kucari dan aku minta. Diwaktu pagi dikala matahari terbit aku mendapatkan rezekiku ini sudah berada didepan mataku, demikian pula bila matahari terbenam di waktu senja. Mengapa bapa saudaranya merasa hairan dan takjub? Bukankah Allah berkuasa memberikan rezekinya kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maryam binti Imran&lt;br /&gt;Maryam yang disebut-sebut dalam kisah Zakaria adalah anak tunggal dari Imran seorang daripada pemuka-pemuka dam ulama Bani Isra'il. Ibunya saudara ipar dari Nabi Zakaria adalah seorang perempuan yang mandul yang sejak bersuamikan Imran belum merasa berbahagia jika belum memperoleh anak. Ia merasa hidup tanpa anak adalah sunyi dan membosankan. Ia sangat mendambakan keturunan untuk menjadi pengikat yang kuat dalam kehidupan bersuami-isteri, penglipur duka dan pembawa suka di dalam kehidupan keluarga. Ia sangat akan keturunan sehingga bila ia melihat seorang ibu menggandung bayinya atau burung memberi makan kepada anaknya, ia merasa iri hati dan terus menjadikan kenangan yang tak kunjung lepas dari ingatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun demi tahun berlalu, usia makin hari makin lanjut, namun keinginan tetap tinggal keinginan dan idam-idaman tetap tidak menjelma menjadi kenyataan. Berbagai cara dicubanya dan berbagai nasihat dan petunjuk orang diterapkannya, namun belum juga membawa hasil. Dan setelah segala daya upaya yang bersumber dari kepandaian dan kekuasaan manusia tidak membawa buah yang diharapkan, sedarlah isteri Imran bahawa hanya Allah tempat satu-satunya yang berkuasa memenuhi keinginannya dan sanggup mengurniainya dengan seorang anak yang didambakan walaupun rambutnya sudah beruban dan usianya sudah lanjut. Maka ia bertekad membulatkan harapannya hanya kepada Allah bersujud siang dan malam dengan penuh khusyuk dan kerendahan hati bernadzar dan berjanji kepada Allah bila permohonannya dikalbulkan, akan menyerahkan dan menghibahkan anaknya ke Baitul Maqdis untuk menjadi pelayan, penjaga dan memelihara rumah suci itu dan sesekali tidak akan mengambil manfaat dari anaknya untuk kepentingan dirinya atau kepentingan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan isteri Imran yang dibulatkan kepada Allah tidak tersia-sia. Allah telah menerima permohonannya dan mempersembahkan doanya sesuai dengan apa yang telah disuratkan dalam takdir-Nya bahwa dari suami isteri Imran akan diturunkan seorang nabi besar. Maka tanda-tanda permulaan kehamilan yang dirasakan oleh setiap perempuan yang mengandung tampak pada isteri Imran yang lama kelamaan merasa gerakan janin di dalam perutnya yang makin membesar. Alangkah bahagia si isteri yang sedang hamil itu, bahawa idam-idamannya itu akan menjadi kenyataan dan kesunyian rumah tangganya akan terpecahlah bila bayi yang dikandungkan itu lahir. Ia bersama suami mulai merancang apa yang akan diberikan kepada bayi yang akan datang itu. Jika mereka sedang duduk berduaan tidak ada yang diperbincangkan selain soal bayi yang akan dilahirkan. Suasana suram sedih yang selalu meliputi rumah tangga Imran berbalik menjadi riang gembira, wajah sepasang suami isteri Imaran menjadi berseri-seri tanda suka cita dan bahagia dan rasa putus asa yang mencekam hati mereka berdua berbalik menjadi rasa penuh harapan akan hari kemudian yang baik dan cemerlang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi sangat benarlah kata mutiara yang berbunyi: "Manusia merancang, Tuhan menentukan. Imran yang sangat dicintai dan sayangi oleh isterinya dan diharapkan akan menerima putera pertamanya serta mendampinginya dikala ia melahirkan , tiba-tiba direnggut nyawanya oleh Izra'il dan meninggallah isterinya seorang diri dalam keadaan hamil tua, pada saat mana biasanya rasa cinta kasih sayang antara suami isteri menjadi makin mesra.&lt;br /&gt;Rasa sedih yang ditinggalkan oleh suami yang disayangi bercampur dengan rasa sakit dan letih yang didahului kelahiran si bayi, menimpa isteri Imran di saat-saat dekatnya masa melahirkan. Maka setelah segala persiapan untuk menyambut kedatangan bayi telah dilakukan dengan sempurna lahirlah ia dari kandungan ibunya yang malang menghirup udara bebas. Agak kecewalah si ibu janda Imran setelah mengetahui bahawa bayi yang lahir itu adalah seorang puteri sedangkan ia menanti seorang putera yang telah dijanjikan dan bernadzar untuk dihibahkan kepada Baitulmaqdis. Dengan nada kecewa dan suara sedih berucaplah ia seraya menghadapkan wajahnya ke atas: "Wahai Tuhanku, aku telah melahirkan seorang puteri, sedangkan aku bernadzar akan menyerahkan seorang putera yang lebih layak menjadi pelayan dan pengurus Baitulmaqdis. Allah akan mendidik puterinya itu dengan pendidikan yang baik dan akan menjadikan Zakaria, iparnya dan bapa saudara Maryam sebagai pengawas dan pemeliharanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah maka tatkala Maryam diserahkan oleh ibunya kepada pengurus Baitulmaqdis, para rahib berebutan masing-masing ingin ditunjuk sebagai wali yang bertanggungjawab atas pengawasan dan pemeliharaan Maryam. Dan kerana tidak ada yang mahu mengalah, maka terpaksalah diundi diantara mereka yang akhirnya undian jatuh kepada Zakaria sebagaimana dijanjikan oleh Allah kepada ibunya.&lt;br /&gt;Tindakan pertama yang diambil oleh Zakaria sebagai petugas yang diwajibkan menjaga keselamatan Maryam ialah menjauhkannya dari keramaian sekeliling dan dari jangkauan para pengunjung yang tiada henti-hentinya berdatangan ingin melihat dan menjenguknya. Ia ditempatkan oleh Zakaria di sebuah kamar diatas loteng Baitulmaqdis yang tinggi yang tidak dapat dicapai melainkan dengan menggunakan sebuah tangga.Zakarian merasa bangga dan bahagia beruntung memenangkan undian memperolehi tugas mengawasi dan memelihara Maryam secara sah adalah anak saudaranya sendiri. Ia mencurahkan cinta dan kasih sayangnya sepenuhnya kepada Maryam untuk menggantikan anak kandungnya yang tidak kunjung datang. Tiap ada kesempatan ia datang menjenguknya, melihat keadaannya, mengurus keperluannya dan menyediakan segala sesuatu yang membawa ketenangan dan kegembiraan baginya. Tidak satu hari pun Zakaria pernah meninggalkan tugasnya menjenguk Maryam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa cinta dan kasih sayang Zakaria terhadap Maryam sebagai anak saudra isterinya yang ditinggalkan ayahnya meningkat menjadi rasa hormat dan takzim tatkala terjadi suatu peristiwa yang menandakan bahawa Maryam bukanlah gadis biasa sebagaimana gadis-gadis yang lain, tetapi ia adalah wanita pilihan Allah untuk suatu kedudukan dan peranan besar di kemudian hari.&lt;br /&gt;Pada suatu hari tatkala Zakaria datang sebagaimana biasa, mengunjungi Maryam, ia mendapatinya lagi berada di mihrabnya tenggelam dalam ibadah berzikir dan bersujud kepada Allah. Ia terperanjat ketika pandangan matanya menangkap hidangan makanan berupa buah-buahan musim panas terletak di depan Maryam yang lagi bersujud. Ia lalu bertanya dalam hatinya, dari manakah gerangan buah-buahan itu datang, padahal mereka masih lagi berada pada musim dingin dan setahu Zakaria tidak seorang pun selain dari dirinya yang datang mengunjungi Maryam. Maka ditegurlah Maryam tatkala setelah selesai ia bersujud dan mengangkat kepala: "Wahai Maryam, dari manakah engkau memperolehi rezeki ini, padahal tidak seorang pun mengunjungimu dan tidak pula engkau pernah meninggalkan mihrabmu? Selain itu buah-buahan ini adalah buah-buahan musim panas yang tidak dapat dibeli di pasar dalam musim dingin ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maryam menjawab: "Inilah peberian Allah kepadaku tanpa aku berusaha atau minta. Dan mengapa engkau merasa hairan dan takjub? Bukankah Allah Yang Maha Berkuasa memberikan rezekinya kepada sesiapa yang Dia kehendaki dalam bilangan yang tidak ternilai besarnya?"&lt;br /&gt;Demikianlah Allah telah memberikan tanda pertamanya sebagai mukjizat bagi Maryam, gadis suci, yang dipersiapkan oleh-Nya untuk melahirkan seorang nabi besar yang bernama Isa Almasih a.s.&lt;br /&gt;Kisah lahirnya Maryam dan pemeliharaan Zakaria kepadanya dapat dibaca dalam Al-Quran surah Ali Imran ayat 35 hingga 37 dan 42 hingga 44. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-3047181242997106923?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/3047181242997106923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/kisah-nabi-zakaria-as.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/3047181242997106923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/3047181242997106923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/kisah-nabi-zakaria-as.html' title='KISAH NABI ZAKARIA A.S.'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-2488996853987601713</id><published>2009-08-09T01:38:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T01:38:30.203-07:00</updated><title type='text'>KISAH NABI YUNUS A.S.</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Tidak banyak yang dikisahkan oleh Al-Quran tentang Nabi Yunus sebagaimana yang telah dikisahkan tentang nabi-nabi Musa, Yusuf dan lain-lain. Dan sepanjang yang dapat dicatat dan diceritakan oleh para sejarawan dan ahli tafsir tentang Nabi Yunus ialah bahawa beliau bernama Yunus bin Matta. Ia telah diutuskan oleh Allah untuk berdakwah kepada penduduk di sebuah tempat bernama "Ninawa" yang bukan kaumnya dan tidak pula ada ikatan darah dengan mereka. Ia merupakan seorang asing mendatang di tengah-tengah penduduk Ninawa itu. Ia menemui mereka berada di dalam kegelapan, kebodohan dan kekafiran, mereka menyembah berhala menyekutukan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yunus membawa ajaran tauhid dan iman kepada mereka, mengajak mereka agak menyembah kepada Allah yang telah menciptakan mereka dan menciptakan alam semesta, meninggalkan persembahan mereka kepada berhala-berhala yang mereka buat sendiri dari batu dan berhala-berhala yang tidak dapat membawanya manfaaat atau mudarat bagi mereka. Ia memperingatkan mereka bahawa mereka sebagai manusia makhluk Allah yang utama yang memperoleh kelebihan di atas makhluk-makhluk yang lain tidak sepatutnya merendahkan diri dengan menundukkan dahi dan wajah mereka menyembah batu-batu mati yang mereka pertuhankan, padahal itu semua buatan mereka sendiri yang kadang-kadang dan dapat dihancurkan dan diubah bentuk dan memodelnya. Ia mengajak mereka berfikir memperhatikan ciptaan Allah di dalam diri mereka sendiri, di dalam alam sekitar untuk menyedarkan mereka bahawa Tuhan pencipta itulah yang patut disembah dan bukannya benda-benda ciptaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran-ajaran Nabi Yunus itu bagi para penduduk Ninawa merupakan hal yang baru yang belum pernah mereka dengar sebelumnya. Kerananya mereka tidak dapat menerimanya untuk menggantikan ajaran dan kepercayaan yang telah diwariskan oleh nenek moyang mereka yang sudah menjadi adat kebiasaaan mereka turun temurun. Apalagi pembawa agama itu adalah seorang asing tidak seketurunan dengan mereka.&lt;br /&gt;Mereka berkata kepada Nabi Yunus: "Apakah kata-kata yang engkau ucapkan itu dan kedustaan apakah yang engkau anjurkan kepada kami tentang agama barumu itu? Inilah tuhan-tuhan kami yang sejati yang kami sembah dan disembahkan oleh nenek moyamg kami sejak dahulu. Alasan apakah yang membenarkan kami meninggalkan agama kami yang diwariskan oleh nenek moyang kami dan menggantikannya dengan agama barumu? Engkau adalah seorang yang ditengah-tengah kami yang datang untuk merosakkan adat istiadat kami dan mengubah agama kami dan apakah kelebihan kamu diatas kami yang memberimu alasan untuk mengurui dan mengajar kami. Hentikanlah aksimu dan ajak-ajakanmu di daerah kami ini. Percayalah bahawa engkau tidak akan dapat pengikut diantara kami dan bahawa ajaranmu tidak akan mendapat pasaran di antara rakyat Ninawa yang sangat teguh mempertahankan tradisi dan adat istiadat orang-orang tua kami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barkata Nabi Yunus menjawab: "Aku hanya mengajak kamu beriman dan bertauhid menurut agama yang aku bawa sebagai amanat Allah yang wajib ku sampaikan kepadamu. Aku hanya seorang pesuruh yang ditugaskan oleh Allah untuk mengangkat kamu dari lembah kesesatan dan kegelapan menuntun kamu ke jalan yang benar dan lurus menyampaikan kepada kamu agama yang suci bersih dari benih-benih kufur dan syirik yang merendahkan martabat manusia yang semata-mata untuk kebaikan kamu sendiri dan kebaikan anak cucumu kelak. Aku sesekali tidak mengharapkan sesuatu upah atau balas jasa daripadamu dan tidak pula menginginkan pangkat atau kedudukan. Aku tidak dapat memaksamu untuk mengikutiku dan melaksanakan ajaran-ajaranku. Aku hanya mengingatkan kepadamu bahawa bila kamu tetap membangkang dan tidak menghiraukan ajakanku , tetap menolak agama Allah yang aku bawa, tetap mempertahankan akidahmu dan agamamu yang bathil dan sesat itu, nescaya Allah kelak akan menunjukkan kepadamu tanda-tanda kebenaran risalahku dengan menurunkan azab seksa-Nya di atas kamu sebagaimana telah dialami oleh kaum terdahulu iaitu kaum Nuh, Aad dan Tsamud sebelum kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menjawab peringatan Nabi Yunus dengan tentangan seraya mengatakan: "Kami tetap menolak ajakanmu dan tidak akan tunduk pada perintahmu atau mengikut kemahuanmu dan sesekali kami tidak akan takut akan segala ancamanmu. Cubalah datangkan apa yang engkau ancamkan itu kepada kami jika engkau memang benar dalam kata-katamu dan tidak mendustai kami."&lt;br /&gt;Nabi Yunus tidak tahan tinggal dengan lebih lama di tengah-tengah kaum Ninawa yang berkeras kepala dan bersikap buta-tuli menghadapi ajaran dan dakwahnya. Ia lalu meninggalkan Ninawa dengan rasa jengkel dan marah seraya memohon kepada Allah untuk menjatuhkan hukumannya atas orang-orang yang membangkang dan berkeras kepala itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeninggalan Nabi Yunus penduduk Ninawa mulai melihat tanda-tanda yang mencemaskan seakan-akan ancaman Nabi Yunus kepada mereka akan menjadi kenyataan dan hukuman Allah akan benar-benar jatuh di atas mereka membawa kehancuran dan kebinasaan sebagaimana yang telah dialami oleh kaum musyrikin penyembah berhala sebelum mereka. Mereka melihat keadaan udara disekeliling Ninawa makin menggelap, binatang-binatang peliharaan mereka nampak tidak tenang dan gelisah, wajah-wajah mereka tanpa disedari menjadi pucat tidak berdarah dan angin dari segala penjuru bertiup dengan kecangnya membawa suara gemuruh yang menakutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan panik dan ketakutan , sedarlah mereka bahawa Yunus tidak berdusta dalam kata-katanya dan bahawa apa yang diancamkan kepada mereka bukanlah ancaman kosong buatannya sendiri, tetapi ancaman dari Tuhan. Segeralah mereka menyatakan taubat dan memohon ampun atas segala perbuatan mereka, menyatakan beriman dan percaya kepada kebenaran dakwah Nabi Yunus seraya berasa menyesal atas perlakuan dan sikap kasar mereka yang menjadikan beliau marah dan meninggalkan daerah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menebus dosa, mereka keluar dari kota dan beramai-ramai pergi ke bukit-bukit dan padang pasir, seraya menangis memohon ampun dan rahmat Allah agar dihindarkan dari bencana azab dan seksaan-Nya. Ibu binatang-binatang peliharaan mereka dipisahkan dari anak-anaknya sehingga terdengar suara teriakan binatang-binatang yang terpisah dari ibunya seolah-olah turut memohon keselamatan dari bencana yang sedang mengancam akan tiba menimpa mereka.&lt;br /&gt;Allah yang Maha Mengetahui bahawa hamba-hamba-Nya itu jujur dalam taubatnya dan rasa sesalannya dan bahawa mereka memang benar-benar dan hatinya sudah kembali beriman dan dari hatinya pula memohon dihindarkan dari azab seksa-Nya, berkenan menurunkan rahmat-Nya dan mengurniakan maghfirat-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang dengan tulus ikhlas menyatakan bertaubat dan memohon ampun atas segala dosanya. Udara gelap yang meliputi Ninawa menjadi terang, wajah-wajah yang pucat kembali merah dan ebrseri-seri dan binatang-binatang yang gelisah menjadi tenang, kemudian kembalilah orang-orang itu ke kota dan kerumah masing-masing dengan penuh rasa gembira dan syukur kepada Allah yang telah berkenan menerima doa dan permohonan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkatalah mereka didalam hati masing-masing setelah merasa tenang, tenteram dan aman dari malapetaka yang nyaris melanda mereka: "Di manakah gerangan Yunus sekarang berada? Mengapa kami telah tunduk kepada bisikan syaitan dan mengikuti hawa nafsu, menjadikan dia meninggalkan kami dengan rasa marah dan jengkel kerana sikap kami yang menentang dan memusuhinya. Alangkah bahagianya kami andaikan ia masih berada di tengah-tengah kami menuntun dan mengajari kami hal-hal yang membawa kebahagiaan kami di dunia dan di akhirat. Ia adalah benar-benar rasul dan nabi Allah yang telah kami sia-siakan. Semoga Allah mengampuni dosa kami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun tentang keadaan Nabi Yunus yang telah meninggalkan kota Ninawa secara mendadak, maka ia berjalan kaki mengembara naik gunung turun gunung tanpa tujuan. Tanpa disedari ia tiba-tiba berada disebuah pantai melihat sekelompok orang yang lagi bergegas-gegas hendak menumpang sebuah kapal. Ia minta dari pemilik kapal agar diperbolehkan ikut serta bersama lain-lain penumpang. Kapal segera melepaskan sauhnya dan meluncur dengan lajunya ke tengah laut yang tenang. Ketenangan laut itu tidak dapat bertahan lama, kerana sekonyong-konyong tergoncang dan terayunlah kapal itu oleh gelombang besar yang datang mendadak diikuti oleh tiupan angin taufan yang kencang, sehingga menjadikan juru mudi kapal berserta seluruh penumpangnya berada dalan keadaan panik ketakutan melihat keadaan kapal yang sudah tidak dapat dikuasai keseimbangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penumpang dan juru mudi melihat tidak ada jalan untuk menyelamatkan keadaan jika keadaan cuaca tetap mengganas dan tidak mereda, kecuali dengan jalan meringankan beban berat muatan dengan mengorbankan salah seorang daripada para penumpang. Undian lalu dilaksanakan untuk menentukan siapakah di antara penumpang yang harus dikorbankan. Pada tarik pertama keluarlah nama Yunus, seorang penumpang yang mereka paling hormati dan cintai, sehingga mereka semua merasa berat untuk melemparkannya ke laut menjadi mangsa ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian diadakanlah undian bagi kali kedua dengan masing-masing penumpang mengharapkan jangan sampai keluar lagi nama Yunus yang mereka sayangi itu, namun melesetlah harapan mereka dan keluarlah nama Yunus kembali pada undian yang kedua itu. Demikianlah bagi undian bagi kali yang ketiganya yang disepakati sebagai yang terakhir dan yang menentukan nama Yunuslah yang muncul yang harus dikorbankan untuk menyelamatkan kapal dan para penumpang yang lain.&lt;br /&gt;Nabi Yunus yang dengan telitinya memperhatikan sewaktu undian dibuat merasa bahawa keputusan undian itu adalah kehendak Allah yang tidak dapat ditolaknya yang mungkin didalamnya terselit hikmah yang ia belum dapat menyelaminya. Yunus sedar pula pada saat itu bahawa ia telah melakukan dosa dengan meninggalkan Ninawa sebelum memperoleh perkenan Allah, sehingga mungkin keputusan undian itu adalah sebagai penebusan dosa yang ia lakukan itu. Kemudian ia beristikharah menghenimgkan cipta sejenak dan tanpa ragu segera melemparkan dirinya ke laut yang segera diterima oleh lipatan gelombang yang sedang mengamuk dengan dahsyatnya di bawah langit yang kelam-pekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selagi Nabi Yunus berjuang melawan gelombang yang mengayun-ayunkannya, Allag mewahyukan kepada seekor ikan paus untuk menelannya bulat-bulat dan menyimpangnya di dalam perut sebagai amanat Tuhan yang harus dikembalikannya utuh tidak tercedera kelak bila saatnya tiba.&lt;br /&gt;Nabi Yunus yang berada di dalam perut ikan paus yang membawanya memecah gelombang timbul dan tenggelam ke dasar laut merasa sesak dada dan bersedih hati seraya memohon ampun kepada Allah atas dosa dan tindakan yang salah yang dilakukannya tergesa-gesa. Ia berseru didalam kegelapan perut ikan paus itu: "Ya Tuhanku, sesungguhnya tiada Tuhan selain Engkau, Maha sucilah Engkau dan sesungguhnya aku telah berdosa dan menjadi salah seorang dari mereka yang zalim."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai menjalani hukuman Allah , selama beberapa waktu yang telah ditentukan, ditumpahkanlah Nabi Yunus oleh ikan paus itu yang mengandungnya dan dilemparkannya ke darat . Ia terlempar dari mulut ikan ke pantai dalam keadaan kurus lemah dan sakit. Akan tetapi Allah dengan rahmat-Nya menumbuhkan di tempat ia terdampar sebuah pohon labu yang dapat menaungi Yunus dengan daun-daunnya dan menikmati buahnya.&lt;br /&gt;Nabi Yunus setelah sembuh dan menjadi segar kembali diperintahkan oleh Allah agar pergi kembali mengunjungi Ninawa di mana seratus ribu lebih penduduknya mendamba-dambakan kedatangannya untuk memimpin mereka dan memberi tuntunan lebih lanjut untuk menyempurnakan iman dan aqidah mereka. Dan alangkah terkejutnya Nabi Yunus tatkala masuk Ninawa dan tidak melihat satu pun patung berhala berdiri. Sebaliknya ia menemui orang-orang yang dahulunya berkeras kepala menentangnya dan menolak ajarannya dan kini sudah menjadi orang-orang mukmin, soleh dan beribadah memuja-muji Allah s.w.t.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokok cerita tentang Yunus terurai di atas dikisahkan oleh Al-Quran dalam surah Yunus ayat 98, surah Al-Anbiaa' ayat 87, 88 dan surah Ash-Shaffaat ayat 139 sehingga ayat 148. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengajaran yang dapat dipetik dari kisah Nabi Yunus.&lt;br /&gt;Bahawasannya seorang yang bertugas sebagai da'i - juru dakwah harus memiliki kesabaran dan tidak boleh cepat-cepat marah dan berputus asa bila dakwahnya tidak dapat sambutan yang selayaknya atau tidak segera diterima oleh orang-orang yang didakwahinya. Dalam keadaan demikian ia harus bersabar mengawal emosinya serta tetap meneruskan dakwahnya dengan bersikap bijaksana dan lemah lembut, sebagaimana firman Allah dalam surah An-Nahl ayat 125 yang bermaksud : "Serulah, berdakwahlah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik { sopan dan lemah lembut } ."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam diri Nabi Yunus Allah telah memberi contoh betapa ia telah disesalkan atas tindakannya yang tergesa-gesa kerana kehilangan kesabaran, meninggalkan kaum Ninawa, padahal mereka masih dapat disedarkan untuk menerima ajakannya andaikan ia tidak terburu-buru marah dan meninggalkan mereka tanpa berunding lebih dahulu dengan Allah yang telah mengutusnya.&lt;br /&gt;Atas pelanggaran yang telah dilakukan tanpa sedar Allah telah memberi hukuman kepada Nabi Yunus berupa kurungan dalam perut ikan paus sebagai peringatan dan pengajaran agar tidak terulang lagi setelah ia diberi ampun dan disuruh kembali ke Ninawa melanjutkan dakwahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-2488996853987601713?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/2488996853987601713/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/kisah-nabi-yunus-as.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2488996853987601713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2488996853987601713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/kisah-nabi-yunus-as.html' title='KISAH NABI YUNUS A.S.'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-2220831791214270489</id><published>2009-08-09T01:37:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T01:37:55.534-07:00</updated><title type='text'>KISAH NABI AYYUB A.S.KISAH NABI AYYUB A.S.</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Berkata salah seorang malaikat kepada kawan-kawannya yang lagi berkumpul berbincang-bincang tentang tingkah-laku makhluk Allah, jenis manusia di atas bumi : "Aku tidak melihat seorang manusia yang hidup di atas bumi Allah yang lebih baik dari hamba Allah Ayyub". Ia adalah seorang mukmin sejati ahli ibadah yang tekun. Dari rezeki yang luas dan harta kekayaan yang diberikan oleh Allah kepadanya, ia mengenepikan sebahagian untuk menolong orang-orang yang memerlukan para fakir miskin. Hari-harinya terisi penuh dengan ibadah, sujud kepada Allah dan bersyukur atas segala nikmat dan kurnia yang diberikan kepadanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para kawanan malaikat yang mendengarkan kata-kata pujian dan sanjungan untuk diri Ayyub mengakui kebenaran itu bahkan masing-masing menambahkan lagi dengan menyebut beberapa sifat dan tabiat yang lain yang ada pada diri Ayyub.&lt;br /&gt;Percakapan para malaikat yang memuji-muji Ayyub itu didengar oleh Iblis yang sedang berada tidak jauh dari tempat mereka berkumpul. Iblis merasa panas hati dan jengkel mendengar kata-kata pujian bagi seseorang dari keturunan Adam yang ia telah bersumpah akan disesatkan ketika ia dikeluarkan dari syurga kerananya. Ia tidak rela melihat seorang dari anak cucu anak Nabi Adam menjadi seorang mukmin yang baik, ahli ibadah yang tekun dan melakukan amal soleh sesuai dengan perintah dan petunjuk Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergilah Iblis mendatangi Ayyub untuk menyatakan sendiri sampai sejauh mana kebenaran kata-kata pujian para malaikat itu kepada diri Ayyub. Ternyata memang benar Ayyub patut mendapat segala pujian itu. Ia mendatangi Ayyub bergelimpangan dalam kenikmatan duniawi, tenggelam dalam kekayaan yang tidak ternilai besarnya, mengepalai keluarga yang besar yang hidup rukun, damai dan bakti. Ia mendapati Ayyub tidak tersilau matanya oleh kekayaan yang ia miliki dan tidak tergoyahkan imannya oleh kenikmatan duniawinya. Siang dan malam ia sentiasa menemui Ayyub berada di mihrabnya melakukan solat, sujud dan tasyakur kepada Allah atas segala pemberian-Nya. Mulutnya tidak berhenti menyebut nama Allah berzikir, bertasbih dan bertahmid. Ayyub ditemuinya sebagai seorang yang penuh kasih sayang terhadap sesama makhluk Allah yang lemah, yang lapar diberinya makan, yang telanjang diberinya pakaian, yang bodoh diajar dan dipimpin dan yang salah ditegur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis gagal dalam usahanya memujuk Ayyub. Telinga Ayyub pekak terhadap segala bisikannya dan fitnahannya dan hatinya yang sudah penuh dengan iman dan takwa tidak ada tempat lagi bagi bibit-bibit kesesatan yang ditaburkan oleh Iblis. Cinta dan taatnya kepada Allah merupakan benteng yang ampuh terhadap serangan Iblis dengan peluru kebohongan dan pemutar-balikan kebenaran yang semuanya mental tidak mendapatkan sasaran pada diri Ayyub.&lt;br /&gt;Akan tetapi Iblis bukanlah Iblis jika ia berputus asa dan kegagalannya memujuk Ayyub secara langsung. Ia pergi menghadapi kepada Allah untuk menghasut. Ia berkata : " Wahai Tuhan, sesungguhnya Ayyub yang menyembah dan memuji-muji-Mu, bertasbih dan bertahmid menyebut nama-Mu, ia tidak berbuat demikian seikhlas dan setulus hatinya kerana cinta dan taat pada-Mu. Ia melakukan itu semua dan berlaku sebagai hamba yang soleh tekun beribadah kepada-Mu hanya kerana takut akan kehilangan semua kenikmatan duniawi yang telah Engkau kurniakan kepadanya. Ia takut, jika ia tidak berbuat demikian , bahawa engkau akan mencabut daripadanya segala nikmat yang telah ia perolehnya berupa puluhan ribu haiwan ternakan, beribu-ribu hektar tanah ladang, berpuluh-puluh hamba sahaya dan pembantu serta keluarga dan putera-puteri yang soleh dan bakti. Tidakkah semuanya itu patut disyukuri untuk tidak terlepas dari pemilikannya dan habis terkena musibah? Di samping itu Ayyub masih mengharapkan agar kekayaannya bertambah menjadi berlipat ganda. Untuk tujuan dan maksud itulah Ayyub mendekatkan diri kepada-Mu dengan ibadah dan amal-amal solehnya dan andai kata ia terkena musibah dan kehilangan semua yang ia miliki, nescaya ia akan mengubah sikapnya dan akan melalaikan kewajibannya beribadah kepada-Mu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman kepada Iblis : " Sesungguhnya Ayyub adalah seorang hamba-Ku yang sangat taat kepada-Ku, ia seorang mukmin sejati, apa yang ia lakukan untuk mendekati dirinya kepada-Ku adalah semata-mata didorong oleh iman yang teguh dan taat yang bulat kepada-Ku. Iman dan takwa yang telah meresap di dalam lubuk hatinya serta menguasai seluruh jiwa raganya tidak akan tergoyah oleh perubahan keadaan duniawinya. Cintanya kepada-Ku yang telah menjiwai amal ibadah dan kebajikannya tidak akan menurun dan menjadi kurang, musibah apa pun yang akan melanda dalam dirinya dan harta kekayaannya. Ia yakin seyakin-yakinnya bahwa apa yang ia miliki adalah pemberian-Ku yang sewaktu-waktu dapat Aku cabut daripadanya atau menjadikannya bertambah berlipat ganda. Ia bersih dari semua tuduhan dan prasangkamu. Engkau memang tidak rela melihathamba-hamba-Ku anak cucu Adan berada di atas jalan yang benar, lurus dan tidak tersesat. Dan untuk menguji keteguhan hati Ayyub dan kebulatan imannya kepada-Ku dan kepada takdir-Ku, Aku izinkan engkau untuk mencuba menggodanya serta memalingkannya daripada-Ku. Kerahkanlah pembantu-pembantumu menggoda Ayyub melalui harta kekayaannya dan keluarganya. Cuba binasakanlah harta kekayaannya dan cerai-beraikanlah keluarganya yang rukun dan bahagia itu dan lihatlah sampai di mana kebolehanmu menyesatkan dan merosakkan iman hamba-Ku Ayyub itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikumpulkanlah oleh Iblis syaitan-syaitan, pembantunya, diberitahukan bahawa ia telah mendapatkan izin dari Tuhan untuk mengganyang ayyub, merosak aqidah dan imannya dan memalingkannya dari Tuhannya yang ia sembah dengan sepenuh hati dan keyakinan. Jalannya ialah dengan memusnahkan harta kekayaannya sehingga ia menjadi seorang yang papa dan miskin, mencerai-beraikan keluarganya sehingga ia menjadi sebatang kara tidak berkeluarga, Iblis berseru kepada pembantu-pembantunya itu agar melaksanakan tugas penyesatan Ayyub sebaik-baiknya dengan segala daya dan siasat apa saja yang mereka dapat lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berbagai cara gangguan, akhirnya berhasillah kawanan syaitan itu menghancurkan-luluhkan kekayaan Ayyub, yang dimulai dengan haiwan-haiwan ternakannya yang bergelimpangan mati satu persatu sehingga habis sama sekali, kemudian disusul ladang-ladang dan kebun-kebun tanamannya yang rosak menjadi kering dan gedung-gedungnya yang terbakar habis dimakan api, sehingga dalam waktu yang sangat singkat sekali Ayyub yang kaya-raya tiba-tiba menjadi seorang papa miskin tidak memiliki selain hatinya yang penuh iman dan takwa serta jiwanya yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berhasil menghabiskan kekayaan dan harta milik Ayyub datanglah Iblis kepadanya menyerupai sebagai seorang tua yang tampak bijaksana dan berpengalaman dan berkata: "Sesungguhnya musibah yang menimpa dirimu sangat dahsyat sekali sehingga dalam waktu yang begitu sempit telah habis semua kekayaanmu dan hilang semua harta kekayaan milikmu. Kawan-kawanmu merasa sedih ssedang musuh-musuhmu bersenang hati dan gembira melihat penderitaan yang engkau alami akibat musibah yang susul-menyusul melanda kekayaan dan harta milikmu. Mereka bertanya-tanya, gerangan apakah yang menyebabkan Ayyub tertimpa musibah yang hebat itu yang menjadikannya dalam sekelip mata kehilangan semua harta miliknya. Sementara orang dari mereka berkata bahawa mungkin kerana Ayyub tidak ikhlas dalam ibadah dan semua amal kebajikannya dan ada yang berkata bahawa andaikan Allah, Tuhan Ayyub, benar-benar berkuasa, nescaya Dia dapat menyelamatkan Ayyub dari malapetaka, mengingat bahawa ia telah menggunakan seluruh waktunya beribadah dan berzikir, tidak pernah melanggar perintah-Nya . Seorang lain menggunjing dengan mengatakan bahawa mungkin amal ibadah Ayyub tidak diterima oleh Tuhan, kerana ia tidak melakukan itu dari hati yang bersih dan sifat ria dan ingin dipuji dan banyak lagi cerita-cerita orang tentang kejadian yang sangat menyedihkan itu. Akupun menaruh simpati kepadamu, hai Ayyub dan turut bersedih hati dan berdukacita atas nasib yang buruk yang engkau telah alami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis yang menyerupai sebagai orang tua itu - mengakhiri kata-kata hasutannya seraya memperhatikan wajah Ayyub yang tetap tenang berseri-seri tidak menampakkan tanda-tanda kesedihan atau sesalan yang ingin ditimbulkan oleh Iblis dengan kata-kata racunnya itu. Ayyub berkata kepadanya : "Ketahuilah bahawa apa yang aku telah miliki berupa harta benda, gedung-gedung, tanah ladang dan haiwan ternakan serta lain-lainnya semuanya itu adalah barangan titipan Allah yang diminta-Nya kembali setelah aku cukup menikmatinya dan memanfaatkannya sepanjang masa atau ibarat barang pinjaman yang diminta kembali oleh tuannya jika saatnya telah tiba. Maka segala syukur dan ouji bagi Allah yang telah memberikan kurniaan-Nya kepadaku dan mencabutnya kembali pula dari siapa yang Dia kehendaki dan mencabutnya pula dari siapa saja yang Dia suka. Dia adalah yang Maha Kuasa mengangkat darjat seseorang atau menurunkannya menurut kehendak-Nya. kami sebagai hamba-hamba makhluk-Nya yang lemah patut berserah diri kepada-Nya dan menerima segala qadha' dan takdir-Nya yang kadang kala kami belum dapat mengerti dan menangkap hikmah yang terkandung dalam qadha' dan takdir-Nya itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai mengucapkan kata-kata jawabnya kepada Iblis yang sedang duduk tercenggang di depannya, menyungkurlah Ayyub bersujud kepada Allah memohon ampun atas segala dosa dan keteguhan iman serta kesabaran atas segala cubaan dan ujian-Nya.&lt;br /&gt;Iblis segera meninggalkan rumah Ayyub dengan rasa kecewa bahawa racun hasutannya tidak termakan oleh hati hamba Allah yang bernama Ayyub itu. Akan tetapi Iblis tidak akan pernah berputus asa melaksanakan sumpah yang ia telah nyatakan di hadapan Allah dan malaikat-Nya bahawa ia akan berusaha menyesatkan Bani Adam di mana saja mereka berada. Ia merencanakan melanjutkan usaha gangguan dan godaannya kepada Ayyub lewat penghancuran keluarganya yang sedang hidup rukun, damai dan saling hidup cinta mencintai dan harga menghargai. Iblis datang lagi menghadap kepada Tuhan dan meminta izin meneruskan usahanya mencuba Ayyub. Berkata ia kepada Tuhan: "Wahai Tuhan, Ayyub tidak termakan oleh hasutanku dan sedikit pun tidak goyah iman dan aqidahnya kepada-Mu meski pun ia sudah kehilangan semua kekayaannya dan kembali hidup papa dan miskin kerana ia masih mempunyai putera-putera yang cekap yang dapat ia andalkan untuk mengembalikan semua yang hilang itu dan menjadi sandaran serta tumpuan hidupnya di hari tuanya. Menurut perkiraanku, Ayyub tidak akan bertahan jika musibah yang mengenai harta kekayaannya mengenai keluarganya pula, apa lagi bila ia sangat sayang dan mencintai, maka izinkanlah aku mencuba kesabarannya dan keteguhannya kali ini melalui godaan yang akan aku lakukan terhadap keluarganya dan putera-puteranya yang ia sangat sayang dan cintai itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah meluluskan permintaan Iblis itu dan berfirman: "Aku mengizinkan engkau mencuba sekali lagi menggoyahkan hati Ayyub yang penuh iman, tawakkal dan kesabaran tiu dengan caramu yang lain, namun ketahuilah bahawa engkau tidak akan berhasil mencapai tujuanmu melemahkan iman Ayyub dan menipiskan kepercayaannya kepada-Ku."&lt;br /&gt;Iblis lalu pergi bersama pembantu-pembantunya menuju tempat tinggal putera-putera Ayyub di suatu gedung yang penuh dengan sarana-sarana kemewahan dan kemegahan, lalu digoyangkanlah gedung itu hingga roboh berantakan menjatuhi dan menimbuni seluruh penghuninya. Kemudian cepat-cepatlah pergi Iblis mengunjungi Ayyub di rumahnya, menyerupai sebagai seorang dari kawan-kawan Ayyub, yang datang menyampaikan takziah dan menyatakan turut berdukacita atas musibah yang menimpa puteranya. Ia berkata kepada Ayyub dalam takziahnya: "Hai Ayyub, sudahkah engkau melihat putera-puteramu yang mati tertimbun di bawah runtuhan gedung yang roboh akibat gempa bumi? Kiranya, wahai Ayyub, Tuhan tidak menerima ibadahmu selama ini dan tidak melindungimu sebagai imbalan bagi amal solehmu dan sujud rukukmu siang dan malam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar kata-kata Iblis itu, menangislah Ayyub tersedu-sedu seraya berucap: "Allahlah yang memberi dan Dia pulalah yang mengambil kembali. Segala puji bagi-Nya, Tuhan yang Maha Pemberi dan Maha Pencabut." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis keluar meninggalkan Ayyub dalam keadaan bersujud munajat dengan rasa jengkel dan marah kepada dirinya sendiri kerana telah gagal untuk kedua kalinya memujuk dan menghasut Ayyub. Ia pergi menghadap Tuhan dan berkata: "Wahai Tuhan, Ayyub sudah kehilangan semua harta benda dan seluruh kekayaannya dan hari ini ia ditinggalkan oleh putera-puteranya yang mati terbunuh di bawah runtuhan gedung yang telah kami hancurkan , namun ia masih tetap dalam keadaan mentalnya yang kuat dan sihat. Ia hanya menangis tersedu-sedu namun batinnya, jiwanya, iman dan kepercayaannya kepada-Mu tidak tergoyah sama sekali. Izinkan aku mencubanya kali ini mengganggu kesihatan bandanya dan kekuatan fizikalnya, kerana jika ia sudah jatuh sakit dan kekuatannya menjadi lumpuh, nescaya ia akan mulai malas melakukan ibadah dan lama-kelamaan akan melalaikan kewajibannya kepada-Mu dan menjadi lunturlah iman dan akidahnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah tetap menentang Iblis bahawa ia tidak akan berhasil dalam usahanya menggoda Ayyub walau bagaimana pun besarnya musibah yang ditimpakan kepadanya dan bagaimana pun beratnya cubaan yang dialaminya. Kerana Allah telah menetapkan dia menjadi teladan kesabaran, keteguhan iman dan ketekunan beribadah bagi hamba-hamba-Nya. Allah berfirman kepada Iblis: "Bolehlah engkau mencuba lagi usahamu mengganggu kesihatan badan dan kekuatan fizikal Ayyub. Aku akan lihat sejauh mana kepandaianmu mengganggu dan menghamba pilihan-Ku ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis lalu memerintahkan kepada anak buahnya agar menaburkan benih-benih baksil penyakit ke dalam tubuh Ayyub. Baksil-baksil ysng ditaburkan itu segera mengganyang kesihatan Ayyub yang menjadikan ia menderita berbagai-bagai penyakit, deman panas, batuk dan lain-lain lagi sehingga menyebabkan badannya makin lama makin kurus, tenaganya makin lemah dan wajahnya menjadi pucat tidak berdarah dan kulitnya menjadi berbintik-bintik . Ianya akhir dijauhi oleh orang-orang sekampungnya dan oleh kawan-kawan dekatnya, kerana penyakit Ayyub dapat menular dengan cepatnya kepada orang-orang yang menyentuhnya atau mendekatinya. Ia menjadi terasing daripada pergaulan orang di tempatnya dan hanya isterinyalah yang tetap mendampinginya, merawatnya dengan penuh kesabaran dan rasa kasih sayang, melayani segala keperluannya tanpa mengeluh atau menunjukkan tanda kesal hati dari penyakit suaminya yang tidak kunjung sembuh itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis memperhatikan Ayyub dalam keadaan yang sudah amat parah itu tidak meninggalkan adat kebiasaannya, ibadahnya, zikirnya, ia tidak mengeluh, tidak bergaduh, ia hanya menyebut nama Allah memohon ampun dan lindungan-Nya bila ia merasakan sakit. Iblis merasa kesal hati dan jengkel melihat ketabahan hati Ayyub menanggung derita dan kesabarannya menerima berbagai musibah dan ujian. Iblis kehabisan akal, tidak tahu apa usaha lagi yang harus diterapkan bagi mencapai tujuannya merosakkan aqidah dan iman Ayyub. Ia lalu meminta bantuan fikiran dari para kawan-kawan pembantunya, apa yang harus dilakukan lagi untuk menyesatkan Ayyub setelah segala usahanya gagal tidak mencapai sasarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanya mereka kepadanya: "Di manakah kepandaianmu dan tipu dayamu yang ampuh serta kelincinanmu menyebar benih was-was dan ragu ke dalam hati manusia yang biasanya tidak pernah sia-sia?" Seorang pembantu lain berkata: "Engkau telah berhasil mengeluarkan Adam dari syurga, bagaimanakah engkau lakukan itu semuanya sampai berhasilnya tujuanmu itu?"&lt;br /&gt;"Dengan memujuk isterinya", jawab Iblis. "Jika demikian" berkata syaitan itu kembali, "Laksanakanlah siasat itu dan terapkanlah terhadap Ayyub, hembuskanlah racunmu ke telinga isterinya yang tampak sudah agak kesal merawatnya, namun masih tetap patuh dan setia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Benarlah dan tepat fikiranmu itu," kata Iblis, "Hanya tinggal itulah satu-satu jalan yang belum aku cuba. Pasti kali ini dengan cara menghasut isterinya aku akan berhasil melaksanakan akan maksudku selama ini."&lt;br /&gt;Dengan rencana barunya pergilah Iblis mendatangi isteri Ayyub, menyamar sebagai seorang kawan lelaki yang rapat dengan suaminya. Ia berkata kepada isteri Ayyub: "Apa khabar dan bagaimana keadaan suamimu di ketika ini?"&lt;br /&gt;Seraya mengarahkan jari telunjuknya ke arah suaminya, berkata isteri Ayyub kepada Iblis itu, tamunya: "Itulah dia terbaring menderita kesakitan, namun mulutnya tidak henti-hentinya berzikir menyebut nama Allah. Ia masih berada dalam keadaan parah, mati tidak hidup pun tidak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata isteri Ayyub itu menimbulkan harapan bagi Iblis bahawa ia kali ini akan berhasil maka diingatkanlah isteri Ayyub akan masa mudanya di mana ia hidup dengan suaminya dalam keadaan sihat, bahagia dan makmur dan dibawakannyalah kenang-kenangan dan kemesraan. Kemudian keluarlah Iblis dari rumah Ayyub meninggalkan isteri Ayyub duduk termenung seorang diri, mengenangkan masa lampaunya, masa kejayaan suaminya dan kesejahteraan hidupnya, membanding-bandingkannya dengan masa di mana berbagai penderitaan dan musibah dialaminya, yang dimulai dengan musnahnya kekayaan dan harta-benda, disusul dengan kematian puteranya, dan kemudian yang terakhirnya diikuti oleh penyakit suaminya yang parah yang sangat menjemukan itu. Isteri Ayyub merasa kesepian berada di rumah sendirian bersama suaminya yang terbaring sakit, tiada sahabat tiada kerabat, tiada handai, tiada taulan, semua menjauhi mereka kerana khuatir kejangkitan penyakit kulit Ayyub yang menular dan menjijikkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seraya menarik nafas panjang datanglah isteri Ayyub mendekati suaminya yang sedang menderita kesakitan dan berbisik-bisik kepadanya berkata: "Wahai sayangku, sampai bilakah engkau terseksa oleh Tuhanmu ini? Di manakah kekayaanmu, putera-puteramu, sahabat-sahabatmu dan kawan-kawan terdekatmu? Oh, alangkah syahdunya masa lampau kami, usia muda, badan sihat, sarana kebahagiaan dan kesejahteraan hidup tersedia dikelilingi oleh keluarga dan terulang kembali masa yang manis itu? Mohonlah wahai Ayyub dari Tuhanmu, agar kami dibebaskan dari segala penderitaan dan musibah yang berpanjangan ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Ayyub menjawab keluhan isterinya: "Wahai isteriku yang kusayangi, engkau menangisi kebahagiaan dan kesejahteraan masa yang lalu, menangisi anak-anak kita yang telah mati diambil oleh Allah dan engkau minta aku memohon kepada Allah agar kami dibebaskan dari kesengsaraan dan penderitaan yang kami alami masa kini. Aku hendak bertanya kepadamu, berapa lama kami tidak menikmati masa hidup yang mewah, makmur dan sejahtera itu?" "Lapan puluh tahun", jawab isteri Ayyub. "Lalu berapa lama kami telah hidup dalam penderitaan ini?" tanya lagi Ayyub. "Tujuh tahun", jawab si isteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku malu", Ayyub melanjutkan jawabannya," memohon dari Allah membebaskan kami dari sengsaraan dan penderitaan yang telah kami alami belum sepanjang masa kejayaan yang telah Allah kurniakan kepada kami. Kiranya engkau telah termakan hasutan dan pujukan syaitan, sehingga mulai menipis imanmu dan berkesal hati menerima taqdir dan hukum Allah. Tunggulah ganjaranmu kelak jika aku telah sembuh dari penyakitku dan kekuatan badanku pulih kembali. Aku akan mencambukmu seratus kali. Dan sejak detik ini aku haramkan diriku makan dan minum dari tanganmu atau menyuruh engkau melakukan sesuatu untukku. Tinggalkanlah aku seorang diri di tempat ini sampai Allah menentukan taqdir-Nya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ditinggalkan oleh isterinya yang diusir, maka Nabi Ayyub tinggal seorang diri di rumah, tiada sanak saudara, tiada anak dan tiada isteri. Ia bermunajat kepada Allah dengan sepenuh hati memohon rahmat dan kasih sayang-Nya. Ia berdoa: "Wahai Tuhanku, aku telah diganggu oleh syaitan dengan kepayahan dan kesusahan serta seksaan dan Engkaulah wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang."&lt;br /&gt;Allah menerima doa Nabi Ayyub yang telah mencapai puncak kesabaran dan keteguhan iman serta berhasil memenangkan perjuangannya melawan hasutan dan pujukan Iblis. Allah mewahyukan firman kepadanya: "Hantamkanlah kakimu ke tanah. Dari situ air akan memancur dan dengan air itu engkau akan sembuh dari semua penyakitmu dan akan pulih kembali kesihatan dan kekuatan badanmu jika engkau gunakannya untuk minum dan mandimu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan izin Allah setelah dilaksanakan petunjuk Illahi itu, sembuhlah segera Nabi Ayyub dari penyakitnya, semua luka-luka kulitnya menjadi kering dan segala rasa pedih hilang, seolah-olah tidak pernah terasa olehnya. Ia bahkan kembali menampakkan lebih sihat dan lebih kuat daripada sebelum ia menderita.&lt;br /&gt;Dalam pada itu isterinya yang telah diusir dan meninggalkan dia seorang diri di tempat tinggalnya yang terasing, jauh dari jiran, jauh dari keramaian kota, merasa tidak sampai hati lebih lama berada jauh dari suaminya, namun ia hampir tidak mengenalnya kembali, kerana bukanlah Ayyub yang ditinggalkan sakit itu yang berada didepannya, tetapi Ayyub yang muda belia, segar bugar, sihat afiat seakan-akan tidak pernah sakit dan menderita. Ia segera memeluk suaminya seraya bersyukur kepada Allah yang telah memberikan rahmat dan kurnia-Nya mengembalikan kesihatan suaminya bahkan lebih baik daripada keadaan asalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ayyub telah bersumpah sewaktu ia mengusir isterinya akan mencambuknya seratus kali bila ia sudah sembuh. Ia merasa wajib melaksanakan sumpahnya itu, namun merasa kasihan kepada isterinya yang sudah menunjukkan kesetiaannya dan menyekutuinya di dalam segala duka dan deritanya. Ia bingung, hatinya terumbang-ambingkan oleh dua perasaan, ia merasa berwajiban melaksanakan sumpahnya, tetapi isterinya yang setia dan bakti itu tidak patut, kata hatinya, menjalani hukuman yang seberat itu. Akhirnya Allah memberi jalan keluar baginya dengan firman-Nya: "Hai Ayyub, ambillah dengan tanganmu seikat rumput dan cambuklah isterimu dengan rumput itu seratus kali sesuai dengan sesuai dengan sumpahmu, sehingga dengan demikian tertebuslah sumpahmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ayyub dipilih oleh Allah sebagai nabi dan teladan yang baik bagi hamba-hamba_Nya dalam hal kesabaran dan keteguhan iman sehingga kini nama Ayyub disebut orang sebagai simbul kesabaran. Orang menyatakan , si Fulan memiliki kesabaran Ayyub dan sebagainya. Dan Allah telah membalas kesabaran dan keteguhan iman Ayyub bukan saja dengan memulihkan kembali kesihatan badannya dan kekuatan fizikalnya kepada keadaan seperti masa mudanya, bahkan dikembalikan pula kebesaran duniawinya dan kekayaan harta-bendanya dengan berlipat gandanya. Juga kepadanya dikurniakan lagi putera-putera sebanyak yang telah hilang dan mati dalam musibah yang ia telah alami. Demikianlah rahmat Tuhan dan kurnia-Nya kepada Nabi Ayyub yang telah berhasil melalui masa ujian yang berat dengan penuh sabar, tawakkal dan beriman kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Ayyub di atas dapat dibaca dalam Al-Quran surah Shaad ayat 41 sehingga ayat 44 dan surah Al-Anbiaa' ayat 83 dan 84&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-2220831791214270489?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/2220831791214270489/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/kisah-nabi-ayyub-askisah-nabi-ayyub-as.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2220831791214270489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2220831791214270489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/kisah-nabi-ayyub-askisah-nabi-ayyub-as.html' title='KISAH NABI AYYUB A.S.KISAH NABI AYYUB A.S.'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-1122890153233038565</id><published>2009-08-09T01:36:00.002-07:00</published><updated>2009-08-09T01:37:01.309-07:00</updated><title type='text'>Wafatnya Nabi Sulaiman</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Al-Quran mengisahkan bahawa tidak ada tanda-tanda yg menunjukkan kematian Sulaiman kecuali anai-anai yg memakan tongkatnya yg ia sandar kepadanya ketika Tuhan mengambil rohnya. Para Jin yg sedang mengerjakan bangunan atas perintahnya tidak mengetahui bahawa Nabi Sulaiman telah mati kecuali setelah mereka melihat Nabi Sulaiman tersungkur jatuh di atas lantai, akibat jatuhnya tongkat sandarannya yg dimakan oleh anai-anai. Sekiranya para Jin sudah mengetahui sebelumnya, pasti mereka tidak akan tetap meneruskan pekerjaan yg mereka anggap sebagai seksaan yg menghinakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai cerita yg dikaitkan org pada ayat yg mengisahkan matinya Nabi Sulaiman, namun kerana cerita-cerita itu tidak ditunjang dikuatkan oleh sebuah hadis sahih yg muktamad, maka sebaiknya kami berpegang saja dengan apa yg dikisahkan oleh Al-Quran dan selanjutnya Allahlah yg lebih Mengetahui dan kepada-Nya kami berserah diri.&lt;br /&gt;Kisah Nabi Sulaiman dapat dibaca di dalam Al-Quran, surah An-Naml ayat 15 sehingga ayat 44 sebagaimana maksudnya :~ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· 15~ Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman dan keduanya mengucapkan: "Segala puji bagi Allah yg melebihkan kami dan banyak hamba-hambanya yg beriman."&lt;br /&gt;· 16~ Dan Sulaiman telah mewarisi Daud dan dia berkata: "Hai manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya semua ini benar-benar satu kurnia yg nyata."&lt;br /&gt;· 17~ Dan dihimpunkan utk Sulaiman tenteranya dari Jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dgn tertib { dalam barisan }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· 18~ Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut. "Hai semut-semut masuklah ke dalam sarang-sarangmu agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tenteranya sedangkan mereka tidak menyedari."&lt;br /&gt;· 19~ Maka dia tersenyum dengan tertawa { mendengar } perkataan semut itu dan dia berdoa: "Ya Tuhanku, berilah aku ilham utk tetap mensyukuri nikmat-Mu yg engkau telah anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang ibu bapaku dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang soleh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· 20~ Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata: "Mengapa aku tidak melihat hud-hud? Apakah dia termasuk yg tidak hadir?"&lt;br /&gt;· 21~ Sungguh benar-benar aku akan mengazabnya dengan azab yg keras atau benar-benar menyembelihnya kecuali kalau benar-benar dia datang kepadaku dengan alasan yg terang."&lt;br /&gt;· 22~ Maka tidak lama kemudian {datanglah hud-hud} lalu ia berkata: "Aku telah mengetahui sesuatu yg belum kamu mengetahuinya dan kubawa kepadamu dari negeri Saba' suatu berita penting yg diyakini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· 23~ Sesungguhnya aku menjumpai seorg wanita yg memerintah mereka dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgahsana yg besar.&lt;br /&gt;· 24~ Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari selain Allah dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan {Allah} sehingga mereka tidak dapat petunjuk,&lt;br /&gt;· 25~ agar mereka tidak menyembah Allah yg mengeluarkan apa yg terpendam di langit dan di bumi dan yang mengetahui apa yg kamu sembunyikan dan apa yg kamu nyatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· 26~ Allah tiada Tuhan yg patut disembah kecuali Dia, Tuhan yang mempunyai 'Arasy yang besar".&lt;br /&gt;· 27~ Berkata Sulaiman: "Akan kami lihat apa kamu benar ataukah kamu termasuk org-org yg berdusta.&lt;br /&gt;· 28~ Pergilah dengan {membawa} suratku ini, lalu jatuhkan kepada mereka, kemudian berpaling dari mereka, lalu perhatikanlah apa yg mereka bicarakan."&lt;br /&gt;· 29~ Berkata ia {Balqis}: "Hai pembesar-pembesar, sesungguhnya telah dijatuhkan kepadaku sebuah surat yg mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· 30~ Sesungguhnya surat itu dari Sulaiman dan sesungguhnya {isinya}, "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang.&lt;br /&gt;· 31~ Bahawa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai org-org yg berserah diri."&lt;br /&gt;· 32~ Berkata dia {Balqis}: "Hai para pembesar berilah aku pertimbangan dalam urusanku {ini} aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam {majlis} ku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· 33~ Mereka menjawab: "Kita adalah org-org yg memiliki kekuatan dan {juga} memiliki keberanian yg sangat {dalam peperangan} dan keputusan berada ditanganmu, maka pertimbangankanlah apa yang akan kamu perintahkan."&lt;br /&gt;· 34~ Dia {Balqis} berkata: "Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki sesuatu negeri, nescaya mereka akan membinasakannya dan menjadikan penduduknya yg mulia jadi hina dan demikian pulalah yg akan mereka perbuat.&lt;br /&gt;· 35~ Dan sesungguhnya aku akan mengirimkan utusan kepada mereka dgn {membawa} hadiah dan {aku akan} menunggu apa yg akan dibawa kembali oleh utusan-utusan itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· 36~ Maka tatkala utusan itu sampai kepada Sulaiman berkatalah ia: "Apakah kamu patut menolong aku dgn harta? Maka apa yg diberikan Allah kepadaku lebih baik dari apa yg diberikannya kepadamu, tetapi kamu merasa bangga dengan hadiahmu.&lt;br /&gt;· 37~ Kembalilah kepada mereka sungguh kami akan mendatangi mereka dengan bala tentera yg mereka tidak berkuasa melawannya dan pasti kami akan mengusir mereka dari negeri itu {Saba'} dengan terhina dan mereka akan menjadi {tawanan-tawanan} yg tidak berharga".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· 38~ Berkata Sulaiman: "Hai pembesar-pembesar, siapakah diantara kamu sekalian yg sanggup membawa singgahsananya {Balqis} kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai org-org yg berserah diri."&lt;br /&gt;· 39~ Berkata "Ifrit" {yang cerdik} dari golongan jin: "Aku akan datang kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat utk membawanya {lagi} dapat dipercaya".&lt;br /&gt;· 40~ Berkatalah seorg yg mempunyai ilmu dari Alkitab: "Aku akan membawa singgahsana itu kepadamu sebelum matamu berkedip". Maka tatkala Sulaiman melihat singgahsana itu terletak di hadapannya, ia pun berkata:&lt;br /&gt; " Ini termasuk kurnia Tuhanku utk mencuba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari {akan nikmat-Nya} Dan barang siapa bersyukur utk {kebaikan} dirinya sendiri dan barang siapa yg ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· 41~ Dan berkata {Sulaiman}: "Ubahlah baginya singgahsananya; maka kita akan melihat apakah diamengenal {singgahsananya sendiri} ataukah dia termasuk org-org yg tidak mengenal."&lt;br /&gt;· 42~ Dan ketika Balqis datang ditanyakanlah kepadanya: "Serupa inikah singgahsanamu?" Dia menjawab: "Seakan-akan singgahsana ini singgahsanaku kami telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah org-org yg berserah diri."&lt;br /&gt;· 43~ Dan apa yg disembahnya selama ini selain Allah mencegahnya {utk melahirkan keislamannya} kerana sesungguhnya dia dahulunya termasuk org-org yg kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· 44~ Dikatakan kepadanya: "Masukkanlah kedalam istana". Maka tatkala dia melihat lantai istana itu dikiranya kolam air yg besar dan disingkapkannya kedua betisnya. Berkatalah Sulaiman kepada Balqis: "Sesungguhnya ia adalah istana licin terbuat dari kaca". Berkatalah Balqis: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{ An-Naml: 15 ~ 44 }&lt;br /&gt;Kisah Nabi Sulaiman juga diceritakan didalam surah Saba' dari ayat 12 sehingga 14 sebagaimana maksudnya :~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· 12~ Dan kami {tundukkan} angin bagi Sulaiman yg perjalanannya di waktu petang sama dengan perjalanan sebulan {pula} dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yg bekerja di hadapannya {dibawah kekuasaannya} dengan izin Tuhannya. Dan siapa yg menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.&lt;br /&gt;· 13~ Para jin itu membuat utk Sulaiman apa yg dikehendakinya dari gedung-gedung yg tinggi dan patung-patung dan piring-piring yg {besarnya} seperti kolam dan periuk yg tetap {berada di atas tungku}. Bekerjalah hai keluarga Daud utk bersyukur {kpd Allah}. Dan sedikit sekali hamba-hamba-Ku yg berterima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· 14~ Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yg menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali anai-anai yg memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin bahawa kalau sekiranya mereka mengetahui yg ghaib tentulah mereka tidak akan tetap dalam seksa yg menghinakan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{ Saba' : 12 ~ 14 }&lt;br /&gt;Demikianlah kisah Nabi Sulaiman a.s. dan kerajaannya dan segala macam nikmat dan kelebihan yg dikurniakan oleh Allah s.w.t. kepadanya. Nabi Sulaiman telah meminta dari Allah s.w.t. agar dikurniakan dengan sebuah kerajaan yg tidak pernah dikurniakan kepada sesiapapun sebelumnya dan sesudahnya. Allah s.w.t. menerima permohonan Sulaiman a.s. dan memudahkan baginya barang apa yg ada di langit dan di bumi utknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-1122890153233038565?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/1122890153233038565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/wafatnya-nabi-sulaiman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1122890153233038565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1122890153233038565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/wafatnya-nabi-sulaiman.html' title='Wafatnya Nabi Sulaiman'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-6176362060711922657</id><published>2009-08-09T01:36:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T01:36:31.696-07:00</updated><title type='text'>Sulaiman dan Ratu Balqis</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Setelah Nabi Sulaiman membangunkan Baitulmaqdis dan melakukan ibadah haji sesuai dengan nadzarnya pergilah ia meneruskan perjalannya ke Yeman. Setibanya di San'a - ibu kota Yeman ,ia memanggil burung hud-hud sejenis burung pelatuk utk disuruh mencari sumber air di tempat yg kering tandus itu. Ternyata bahawa burung hud-hud yg dipanggilnya itu tidak berada diantara kawasan burung yg selalu berada di tempat utk melakukan tugas dan perintah Nabi Sulaiman. Nabi Sulaiman marah dan mengancam akan mengajar burung Hud-hud yg tidak hadir itu bila ia datang tanpa alasan dan uzur yg nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata burung Hud-hud yg hinggap didepan Sulaiman sambil menundukkan kepala ketakutan:: "Aku telah melakukan penerbangan pengintaian dan menemukan sesuatu yg sangat penting utk diketahui oleh paduka Tuan. Aku telah menemukan sebuah kerajaan yg besar dan mewah di negeri Saba yg dikuasai dan diperintah oleh seorg ratu. Aku melihat seorg ratu itu duduk di atas sebuah tahta yg megah bertaburkan permata yg berkilauan. Aku melihat ratu dan rakyatnya tidak mengenal Tuhan Pencipta alam semesta yg telah mengurniakan mereka kenikmatan dan kebahagian hidup. Mereka tidak menyembah dan sujud kpd-Nya, tetapi kepada matahari. Mereka bersujud kepadanya dikala terbit dan terbenam. Mereka telah disesatkan oleh syaitan dari jalan yg lurus dan benar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Sulaiman kepada Hud-hud: "Baiklah, kali ini aku ampuni dosamu kerana berita yg engkau bawakan ini yg aku anggap penting utk diperhatikan dan utk mengesahkan kebenaran beritamu itu, bawalah suratku ini ke Saba dan lemparkanlah ke dalam istana ratu yg engkau maksudkan itu, kemudian kembalilah secepat-cepatnya, sambil kami menanti perkembangan selanjutnya bagaimana jawapan ratu Saba atas suratku ini."&lt;br /&gt;HUd-hud terbang kembali menuju Saba dan setibanya di atas istana kerajaan Saba dilemparkanlah surat Nabi Sulaiman tepat di depan ratu Balqis yg sedang duduk dgn megah di atas tahtanya. Ia terkejut melihat sepucuk surat jatuh dari udara tepat di depan wajahnya. Ia lalu mengangkat kepalanya melihat ke atas, ingin mengetahui dari manakah surat itu datang dan siapakah yg secara kurang hormat melemparkannya tepat di depannya. Kemudian diambillah surat itu oleh ratu, dibuka dan baca isinya yg berbunyi: "Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang, surat ini adalah daripadaku, Sulaiman. Janganlah kamu bersikap sombong terhadapku dan menganggap dirimu lebih tinggi daripadaku. Datanglah sekalian kepadaku berserah diri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dibacanya berulang kali surat Nabi Sulaiman Ratu Balqis memanggil para pembesarnya dan para penasihat kerajaan berkumpul utk memusyawarahkan tindakan apa yg harus diambil sehubungan dgn surat Nabi Sulaiman yg diterimanya itu.&lt;br /&gt;Berkatlah para pembesar itu ketika diminta petimbangannya: "Wahai paduka tuan ratu, kami adalah putera-putera yg dibesarkan dan dididik utk berperang dan bertempur dan bukan utk menjadi ahli pemikir atau perancang yg patut memberi pertimbangan atau nasihat kepadamu. Kami menyerahkan kepadamu utk mengambil keputusan yg akan membawa kebaikan bagi kerajaan dan kami akan tunduk dan melaksanakan segala perintah dan keputusanmu tanpa ragu. Kami tidak akan gentar menghadapi segala ancaman dari mana pun datangnya demi menjaga keselamatanmu dam keselamatan kerajaanmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratu Balqis menjawab: "Aku memperoleh kesan dari uraianmu bahwa kamu mengutamakan cara kekerasan dan kalau perlu kamu tidak akan gentar masuk medan perang melawan musuh yg akan menyerbu. Aku sangat berterima kasih atas kesetiaanmu kepada kerajaan dan kesediaanmu menyabung nyawa utk menjaga keselamatanku dan keselamatan kerajaanku. Akan tetapi aku tidak sependirian dgn kamu sekalian. Menurut pertimbanganku, lebih bijaksana bila kami menempuh jalan damai dan menghindari cara kekerasan dan peperangan. Sebab bila kami menentang secara kekerasan dan sampai terjadi perang dan musuh kami berhasil menyerbu masuk kota-kota kami, maka nescaya akan berakibat kerosakan dan kehancuran yg sgt menyedihkan. Mereka akan menghancur binasakan segala bangunan, memperhambakan rakyat dan merampas segala harta milik dan peninggalan nenek moyang kami. Hal yg demikian itu adalah merupakan akibat yg wajar dari tiap peperangan yg dialami oleh sejarah manusia dari masa ke semasa. Maka menghadapi surat Sulaiman yg mengandung ancaman itu, aku akan cuba melunakkan hatinya dgn mengirimkan sebuah hadiah kerajaan yg akan terdiri dari barang-barang yg berharga dan bermutu tinggi yg dapat mempesonakan hatinya dan menyilaukan matanya dan aku akan melihat bagaimana ia memberi tanggapan dan reaksi terhadap hadiahku itu dan bagaimana ia menerima utusanku di istananya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selagi Ratu Balgis siap-siap mengatur hadiah kerajaan yg akan dikirim kepada Sulaiman dan memilih org-org yg akan menjadi utusan kerajaan membawa hadiah, tibalah hinggap di depan Nabi Sulaiman burung pengintai Hud-hud memberitakan kepadanya rancangan Balqis utk mengirim utusan membawa hadiah baginya sebagai jawaban atas surat beliau kepadanya.&lt;br /&gt;Setelah mendengar berita yg dibawa oleh Hud-hud itu, Nabi Sulaiman mengatur rencana penerimaan utusan Ratu Balqis dan memerintahkan kepada pasukan Jinnya agar menyediakan dan membangunkan sebuah bangunan yg megah yg tiada taranya ya akan menyilaukan mata perutusan Balqis bila mereka tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala perutusan Ratu Balqis datang, diterimalah mereka dgn ramah tamah oleh Sulaiman dan setelah mendengar uraian mereka tentang maksud dan tujuan kedatangan mereka dgn hadiah kerajaan yg dibawanya, berkatalah Nabi Sulaiman: "Kembalilah kamu dgn hadiah-hadiah ini kepada ratumu. Katakanlah kepadanya bahawa Allah telah memberiku rezeki dan kekayaan yg melimpah ruah dan mengurniaiku dgn kurnia dan nikmat yg tidak diberikannya kpd seseorg drp makhluk-Nya. Di samping itu aku telah diutuskan sebagai nabi dan rasul-Nya dan dianugerahi kerajaan yg luas yg kekuasaanku tidak sahaja berlaku atas manusia tetapi mencakup juga jenis makhluk Jin dan binatang-binatang. Maka bagaimana aku akan dapat dipujuk dgn harta benda dan hadiah serupa ini? Aku tidak dapat dilalaikan dari kewajiban dakwah kenabianku oleh harta benda dan emas walaupun sepenuh bumi ini. Kamu telah disilaukan oleh benda dan kemegahan duniawi, sehingga kamu memandang besar hadiah yg kamu bawakan ini dan mengira bahawa akan tersilaulah mata kami dengan hadiah Ratumu. Pulanglah kamu kembali dan sampaikanlah kepadanya bahawa kami akan mengirimkan bala tentera yg sangat kuat yg tidak akan terkalahkan ke negeri Saba dan akan mengeluarkan ratumu dan pengikut-pengikutnya dari negerinya sebagai- org-org yg hina-dina yg kehilangan kerajaan dan kebesarannya, jika ia tidak segera memenuhi tuntutanku dan datang berserah diri kepadaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perutusan Balqis kembali melaporkan kepada Ratunya apa yg mereka alami dan apa yg telah diucapkan oleh Nabi Sulaiman. Balqis berfikir, jalan yg terbaik utk menyelamatkan diri dan kerajaannya ialah menyerah saja kpd tuntutan Sulaiman dan datang menghadap dia di istananya.&lt;br /&gt;Nabi Sulaiman berhasrat akan menunjukkan kepada Ratu Balqis bahawa ia memiliki kekuasaan ghaib di samping kekuasaan lahirnya dan bahwa apa yg dia telah ancamkan melalui rombongan perutusan bukanlah ancaman yg kosong. Maka bertanyalah beliau kepada pasukan Jinnya, siapakah diantara mereka yg sanggup mendatangkan tahta Ratu Balqis sebelum orgnya datang berserah diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Ifrit, seorg Jin yg tercerdik: "Aku sanggup membawa tahta itu dari istana Ratu Balqis sebelum engkau sempat berdiri dari tempat dudukimu. Aku adalah pesuruhmu yg kuat dan dapat dipercayai.&lt;br /&gt;Seorg lain yg mempunyai ilmu dan hikmah nyeletuk berkata: "Aku akan membawa tahta itu ke sini sebelum engkau sempat memejamkan matamu."&lt;br /&gt;Ketika Nabi Sulaiman melihat tahta Balqis sudah berada didepannya, berkatalah ia: Ini adalah salah satu kurnia Tuhan kepadaku utk mencuba apakah aku bersyukur atas kurnia-Nya itu atau mengingkari-Nya, kerana barang siapa bersyukur maka itu adalah semata-mata utk kebaikan dirinya sendiri dan barangsiapa mengingkari nikmat dan kurnia Allah, ia akan rugi di dunia dan di akhirat dan sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Mulia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyonsong kedatangan Ratu Balqis, Nabi Sulaiman memerintahkan org-orgnya agar mengubah sedikit bentuk dan warna tahta Ratu itu yg sudah berada di depannya kemudian setelah Ratu itu tiba berserta pengiring-pengiringnya, bertanyalah Nabi Sulaiman seraya menundingkan kepada tahtanya: "Serupa inikah tahtamu?" Balqis menjawab: "Seakan-akan ini adalah tahtaku sendiri," seraya bertanya-tanya dalam hatinya, bagaimana mungkin bahawa tahtanya berada di sini padahal ia yakin bahawa tahta itu berada di istana tatkala ia bertolak meninggalkan Saba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selagi Balgis berada dlm keadaan kacau fikiran, kehairanan melihat tahta kerajaannya sudah berpindah ke istana Sulaiman, ia dibawa masuk ke dlm sebuah ruangan yg sengaja dibangun utk penerimaannya. Lantai dan dinding-dindingnya terbuat dari kaca putih. Balqis segera menyingkapkan pakaiannya ke atas betisnya ketika berada dalam ruangan itu, mengira bahawa ia berada di atas sebuah kolam air yg dapat membasahi tubuh dan pakaiannya.&lt;br /&gt;Berkata Nabi Sulaiman kepadanya: "Engkau tidak usah menyingkap pakaianmu. Engkau tidak berada di atas kolam air. Apa yg engkau lihat itu adalah kaca-kaca putih yg menjadi lantai dan dinding ruangan ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh,Tuhanku," Balqis berkata menyedari kelemahan dirinya terhadap kebesaran dan kekuasaan Tuhan yg dipertunjukkan oleh Nabi Sulaiman, "aku telah lama tersesat berpaling daripada-Mu, melalaikan nikmat dan kurnia-Mu, merugikan dan menzalimi diriku sendiri sehingga terjatuh dari cahaya dan rahmat-Mu. Ampunilah aku. Aku berserah diri kepada Sulaiman Nabi-Mu dgn ikhlas dan keyakinan penuh. Kasihanilah diriku wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang."&lt;br /&gt;Demikianlah kisah Nabi Sulaiman dan Balqis Ratu Saba. Dan menurut sementara ahli tafsir dan ahli sejarah nabi-nabi, bahawa Nabi Sulaiman pada akhirnya kahwin dengan Balqis dan dari perkahwinannya itu lahirlah seorg putera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengakuan maharaja Ethiopia Abessinia, mereka adalah keturunan Nabi Sulaiman dari putera hasil perkahwinannya dgn Balqis itu. Wallahu alam bisshawab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-6176362060711922657?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/6176362060711922657/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/sulaiman-dan-ratu-balqis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/6176362060711922657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/6176362060711922657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/sulaiman-dan-ratu-balqis.html' title='Sulaiman dan Ratu Balqis'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-2775835339935647946</id><published>2009-08-09T01:35:00.004-07:00</published><updated>2009-08-09T01:36:03.033-07:00</updated><title type='text'>Kekuasaan Sulaiman Atas Jin dan Makhluk Lain</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Nabi Sulaiman yg telah berkuasa penuh atas kerajaan Bani Isra'il yg makin meluas dan melebar, Allah telah menundukkan baginya makhluk-makhluk lain, iaitu Jin angin dan burung-burung yg kesemuanya berada di bawah perintahnya melakukan apa yg dikehendakinya dan melaksanakan segala komandonya. Di samping itu Allah memberinya pula suatu kurnia berupa mengalirnya cairan tembaga dari bawah tanah utk dimanfaatkannya bagi karya pembangunan gedung-gedung, perbuatan piring-piring sebesar kolam air, periuk-periuk yg tetap berada diatas tungku yg dikerjakan oleh pasukan Jin-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai salah satu mukjizat yg diberikan oleh Allah kepada Sulaiman ialah kesanggupan beliau menangkap maksud yg terkandung dalam suara binatang-binatang dan sebaliknya binatang-binatang dapat pula mengerti apa yg ia perintahkan dan ucapkan.&lt;br /&gt;Demikianlah maka tatkala Nabi Sulaiman berpergian dalam rombongan kafilah yg besar terdiri dari manusia, jin dan binatang-binatang lain, menuju ke sebuah tempat bernama Asgalan ia melalui sebuah lembah yg disebut lembah semut. Disitu ia mendengar seekor semut berkata kepada kawan-kawannya: "Hai semut-semut, masuklah kamu semuanya ke dalam sarangmu, agar supaya kamu selamat dan tidak menjadi binasa diinjak oleh Sulaiman dan tenteranya tanpa ia sedar dan sengaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Sulaiman tersenyum tertawa mendengar suara semut yg ketakutan itu. Ia memberitahu hal itu kepada para pengikutnya seraya bersyukur kepada Allah atas kurnia-Nya yg menjadikan ia dapat mendengar serta menangkap maksud yg terkandung dalam suara semut itu. Ia merasa takjud bahawa binatang pun mengerti bahawa nabi-nabi Allah tidak akan mengganggu sesuatu makhluk dengan sengaja dan dalam keadaan sedar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-2775835339935647946?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/2775835339935647946/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/kekuasaan-sulaiman-atas-jin-dan-makhluk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2775835339935647946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2775835339935647946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/kekuasaan-sulaiman-atas-jin-dan-makhluk.html' title='Kekuasaan Sulaiman Atas Jin dan Makhluk Lain'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-3456001577341407408</id><published>2009-08-09T01:35:00.003-07:00</published><updated>2009-08-09T01:35:42.419-07:00</updated><title type='text'>Sulaiman Menduduki Tahta Kerajaan Ayahnya</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Sejak masih berusia muda Sulaiman telah disiapkan oleh Daud utk menggantikannya utk menduduki tahta singgahsana kerajaan Bani Isra'il.&lt;br /&gt;Abang Sulaiman yg bernama Absyalum tidak merelakan dirinya dilangkahi oleh adiknya .Ia beranggapan bahawa dialah yg sepatutnya menjadi putera mahkota dan bukan adiknya yg lebih lemah fizikalnya dan lebih muda usianya srta belum banyak mempunyai pengalaman hidup seperti dia. Kerananya ia menaruh dendam terhadap ayahnya yg menurut anggapannya tidak berlaku adil dan telah memperkosa haknya sebagai pewaris pertama dari tahta kerajaan Bani Isra'il.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Absyalum berketetapan hati akan memberotak terhadap ayahnya dan akan berjuang bermati-matian utk merebut kekuasaan dari tangan ayahnya atau adiknya apa pun yg harus ia korbankan utk mencapai tujuan itu. Dan sebagai persiapan bagi rancangan pemberontakannya itu, dari jauh-jauh ia berusaha mendekati rakyat, menunjukkan kasih sayang dan cintanya kepada mereka menolong menyelesaikan masalah-masalah yg mereka hadapi serta mempersatukan mereka di bawah pengaruh dan pimpinannya. Ia tidak jarang bagi memperluaskan pengaruhnya, berdiri didepan pintu istana mencegat org-org yg datang ingin menghadap raja dan ditanganinya sendiri masalah-masalah yg mereka minta penyelesaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah merasa bahawa pengaruhnya sudah meluas di kalangan rakyat Bani Isra'il dan bahawa ia telah berhasil memikat hati sebahagian besar dari mereka, Absyalum menganggap bahawa saatnya telah tiba utk melaksanakan rencana rampasan kuasa dan mengambil alih kekuasaan dari tangan ayahnya dgn paksa. Lalu ia menyebarkan mata-matanya ke seluruh pelosok negeri menghasut rakyat dan memberi tanda kepada penyokong-penyokong rencananya, bahawa bila mereka mendengar suara bunyi terompet, maka haruslah mereka segera berkumpul, mengerumuninya kemudian mengumumkan pengangkatannya sebagai raja Bani Isra'il menggantikan Daud ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahdan pada suatu pagi hari di kala Daud duduk di serambi istana berbincang-bincang dgn para pembesar dan para penasihat pemerintahannya, terdengarlah suara bergemuruh rakyat bersorak-sorai meneriakkan pengangkatan Absyalum sebagai raja Bani Isra'il menggantikan Daud yg dituntut turun dari tahtanya. Keadaan kota menjadi kacau-bilau dilanda huru-hara keamanan tidak terkendalikan dan perkelahian terjadi di mana-mana antara org yg pro dan yg kontra dgn kekuasaan Absyalum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Daud merasa sedih melihat keributan dan kekacauan yg melanda negerinya, akibat perbuatan puterannya sendiri. Namun ia berusaha menguasai emosinya dan menahan diri dari perbuatan dan tindakan yg dapat menambah parahnya keadaan. Ia mengambil keputusan utk menghindari pertumpahan darah yg tidak diinginkan, keluar meninggalkan istana dan lari bersama-sama pekerjanya menyeberang sungai Jordan menuju bukit Zaitun. Dan begitu Daud keluar meninggalkan kota Jerusalem, masuklah Absyalum diiringi oleh para pengikutnya ke kota dan segera menduduki istana kerajaan. Sementara Nabi Daud melakukan istikharah dan munajat kepada Tuhan di atas bukit Zaitun memohon taufiq dan pertolongan-Nya agar menyelamatkan kerajaan dan negaranya dari malapetaka dan keruntuhan akibat perbuatan puteranya yg durhaka itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengadakan istikharah dan munajat yg tekun kepada Allah, akhirnya Daud mengambil keputusan utk segera mengadakan kontra aksi terhadap puteranya dan dikirimkanlah sepasukan tentera dari para pengikutnya yg masih setia kepadanya ke Jerusalem utk merebut kembali istana kerajaan Bani Isra'il dari tangan Absyalum. Beliau berpesan kepada komandan pasukannya yg akan menyerang dan menyerbu istana, agar bertindak bijaksana dan sedapat mungkin menghindari pertumpahan darah dan pembunuhan yg tidak perlu, teristimewa mengenai Absyalum, puteranya, ia berpesan agar diselamatkan jiwanya dan ditangkapnya hidup-hidup. Akan tetapi takdir telah menentukan lain daripada apa yg si ayah inginkan bagi puteranya. Komandan yg berhasil menyerbu istana tidak dapat berbuat lain kecuali membunuh Absyalum yg melawan dan enggan menyerahkan diri setelah ia terkurung dan terkepung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dgn terbunuhnya Absyalum kembalilah Daud menduduki tahtanya dan kembalilah ketenangan meliputi kota Jerusalem sebagaimana sediakala. Dan setelah menduduki tahta kerajaan Bani Isra'il selama empat puluh tahun wafatlah Nabi Daud dalam usia yg lanjut dan dinobatkanlah sebagai pewarisnya Sulaiman sebagaimana telah diwasiatkan oleh ayahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-3456001577341407408?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/3456001577341407408/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/sulaiman-menduduki-tahta-kerajaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/3456001577341407408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/3456001577341407408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/sulaiman-menduduki-tahta-kerajaan.html' title='Sulaiman Menduduki Tahta Kerajaan Ayahnya'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-107207005919522380</id><published>2009-08-09T01:35:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T01:35:16.868-07:00</updated><title type='text'>Nabi Sulaiman Seorang Juri</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Sewaktu Daud, ayahnya menduduki tahta kerajaan Bani Isra'il ia selalu mendampinginnya dlm tiap-tiap sidang peradilan yg diadakan utk menangani perkara-perkara perselisihan dan sengketa yg terjadi di dlm masyarakat. Ia memang sengaja dibawa oleh Daud, ayahnya menghadiri sidang-sidang peradilan serta menyekutuinya di dlm menangani urusan-urusan kerajaan utk melatihnya serta menyiapkannya sebagai putera mahkota yg akan menggantikanya memimpin kerajaan, bila tiba saatnya ia harus memenuhi panggilan Ilahi meninggalkan dunia yg fana ini. Dan memang Sulaimanlah yg terpandai di antara sesama saudara yg bahkan lebih tua usia daripadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu peristiwa yg menunjukkan kecerdasan dan ketajaman otaknya iaitu terjadi pada salah satu sidang peradilan yg ia turut menghadirinya. Dlm.persidangan itu dua org datang mengadu meminta Nabi Daud mengadili perkara sengketa mereka, iaitu bahawa kebun tanaman salah seorg dari kedua lelaki itu telah dimasuki oleh kambing-kambing ternak kawannya di waktu malam yg mengakibatkan rosak binasanya perkarangannya yg sudah dirawatnya begitu lama sehingga mendekati masa menuainya. Kawan yg diadukan itu mengakui kebenaran pengaduan kawannya dan bahawa memang haiwan ternakannyalah yg merosak-binasakan kebun dan perkarangan kawannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkara sengketa tersebut, Daud memutuskan bahawa sebagai ganti rugi yg dideritai oleh pemilik kebun akibat pengrosakan kambing-kambing peliharaan tetangganya, maka pemilik kambing-kambing itu harus menyerahkan binatang peliharaannya kepada pemilik kebun sebagai ganti rugi yg disebabkan oleh kecuaiannya menjaga binatang ternakannya. Akan tetapi Sulaiman yg mendengar keputusan itu yg dijatuhkan oleh ayahnya itu yg dirasa kurang tepat berkata kepada si ayah: "Wahai ayahku, menurut pertimbanganku keputusan itu sepatut berbunyi sedemikian : Kepada pemilik perkarangan yg telah binasa tanamannya diserahkanlah haiwan ternak jirannya utk dipelihara, diambil hasilnya dan dimanfaatkan bagi keperluannya, sedang perkarangannya yg telah binasa itu diserahkan kepada tetangganya pemilik peternakan utk dipugar dan dirawatnya sampai kembali kepada keadaan asalnya, kemudian masing-masing menerima kembali miliknya, sehingga dgn cara demikian masing-masing pihak tidak ada yg mendapat keuntungan atau kerugian lebih daripada yg sepatutnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuputusan yg diusulkan oleh Sulaiman itu diterima baik oleh kedua org yg menggugat dan digugat dan disambut oleh para org yg menghadiri sidang dgn rasa kagum terhadap kecerdasan dan kepandaian Sulaiman yg walaupun masih muda usianya telah menunjukkan kematangan berfikir dan keberanian melahirkan pendapat walaupun tidak sesuai dgn pendapat ayahnya.&lt;br /&gt;Peristiwa ini merupakan permulaan dari sejarah hidup Nabi Sulaiman yg penuh dgn mukjizat kenabian dan kurnia Allah yg dilimpahkan kepadanya dan kepada ayahnya Nabi Daud. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-107207005919522380?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/107207005919522380/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/nabi-sulaiman-seorang-juri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/107207005919522380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/107207005919522380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/nabi-sulaiman-seorang-juri.html' title='Nabi Sulaiman Seorang Juri'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-7210595501133662840</id><published>2009-08-09T01:34:00.003-07:00</published><updated>2009-08-09T01:34:52.370-07:00</updated><title type='text'>Beberapa Ibrah Dari Kisah Nabi Daud A.S</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Allah telah memberikan contoh bhw seseorg yg bagaimana pun besar dan perkasanya yg hanya menyandarkan diri kpd kekuatan jasmaninya dapat dikalahkan oleh org yg lebih lemah dgn hanya sesuatu benda yg tidak bererti sebagaimana Daud yg muda usia dan lemah fizikal mengalahkan Jalout yg perkasa itu dgn bersenjatakan batu sahaja.&lt;br /&gt;· Seorg yg lemah dan miskin tidak patut berputus asa mencari hasil dan memperoleh kejayaan dalam usaha dan perjuangannya selama ia bersandarkan kepada takwa dan iman kepada Allah yg akan melindunginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Kemenangan Daud atas Jalout tidak menjadikan dia berlaku sombong dan takabbur, bahkan sebaliknya ia bersikap rendah hati dan lemah-lembut terhadap kawan mahupun lawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-7210595501133662840?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/7210595501133662840/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/beberapa-ibrah-dari-kisah-nabi-daud-as.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7210595501133662840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7210595501133662840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/beberapa-ibrah-dari-kisah-nabi-daud-as.html' title='Beberapa Ibrah Dari Kisah Nabi Daud A.S'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-7858053040468103317</id><published>2009-08-09T01:34:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T01:34:24.475-07:00</updated><title type='text'>Beberapa Kurniaan Allah Kpd Nabi Daud</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;· Allah mengutusnya sebagai nabi dan rasul mengurniainya nikmah, kesempurnaan ilmu, ketelitian amal perbuatan serta kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan.&lt;br /&gt;· Kepadanya diturunkan kitab "Zabur", kitab suci yg menghimpunkan qasidah-2 da sajak-2 serta lagu-2 yg mengandungi tasbih dan pujian-pujian kpd Allah, kisah umat-2 yg dahulu dan berita nabi-nabi yg akan datang, di antaranya berita tentang datangnya Nabi Muhammad s.a.w.&lt;br /&gt;· Allah menundukkan gunung-2 dan memerintahkannya bertasbih mengikuti tasbih Nabi Daud tiap pagi dan senja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Burung-2 pun turut bertasbih mengikuti tasbih Nabi Daud berulang-ulang.&lt;br /&gt;· Nabi Daud diberi peringatan tentang maksud suara atau bahasa burung-2.&lt;br /&gt;· Allah telah memberinya kekuatan melunakkan besi, sehingga ia dapat membuat baju-baju dan lingkaran-2 besi dgn tangannya tanpa pertolongan api.&lt;br /&gt;· Nabi Daud telah diberikannya kesempatan menjadi raja memimpin kerajaan yg kuat yg tidak dapat dikalahkan oleh musuh, bahkan sebaliknya ia selalu memperolehi kemenangan di atas semua musuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Nabi Daud dikurniakan suara yg merdu oleh Allah yg enak didengar sehingga kini ia menjadi kiasan bila seseorg bersuara merdu dikatakan bahawa ia memperolehi suara Nabi Daud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Nabi Daud dan kisah Sabtunya Bani Isra'il terdapat dlm Al-Quran surah "Saba'" ayat 11, surah "An-Nisa'" ayat 163, surah "Al-Isra'" ayat 55, surah "Shaad" ayat 17 sehingga ayat 26 dan surah "Al-'Aaraaf" ayat 163 sehingga ayat 165.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-7858053040468103317?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/7858053040468103317/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/beberapa-kurniaan-allah-kpd-nabi-daud.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7858053040468103317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7858053040468103317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/beberapa-kurniaan-allah-kpd-nabi-daud.html' title='Beberapa Kurniaan Allah Kpd Nabi Daud'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-778914102188856888</id><published>2009-08-09T01:33:00.003-07:00</published><updated>2009-08-09T01:33:54.377-07:00</updated><title type='text'>Hari Sabtunya Bani Isra'il</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Di antara ajaran-2 Nabi Musa a.s. kpd Bani Isra'il ialah bahawa mereka mewajibkan utk mengkhususkan satu hari pada tiap minggu bagi melakukan ibadah kpd Allah mensucikan hati dan fikiran mereka dgn berzikir, bertahmid dan bersyukur atas segala kurnia dan nikmat Tuhan, bersolat dan melakukan perbuatan-2 yg baik serta amal-2 soleh. Diharamkan bagi mereka pada hari yg ditentukan itu utk berdagang dan melaksanakan hal-hal yg bersifat duniawi.&lt;br /&gt;Pada mulanya hari Jumaatlah yg ditunjuk sebagai hari keramat dan hari ibadah itu, alan tetapi mereka meminta dari Nabi Musa agar hari ibadah itu dijatuhkan pada setiap hari Sabtu, mengingatkan bahwa pada hari itu Allah selesai menciptakan makhluk-Nya. Usul perubahan yg mereka ajukan itu diterima oleh Nabi Musa, maka sejak itu, hari Sabtu pada setiap minggu daijadikan hari mulia dan suci, di mana mereka tidak melakukan perdagangan dan mengusahakan urusan-2 duniawi. Mereka hanya tekun beribadah dan ebrbuat amal-amal kebajikan yg diperintahkan oleh agama. Demikianlah hari berganti hari, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun namun adat kebiasaan mensucikan hari Sabtu tetap dipertahankan turun temurun dan generasi demi generasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa Nabi Daud berkuasa di suatu desa bernama "Ailat" satu diantara beberapa desa yg terletak di tepi Laut Merah bermukim sekelompok kaum dari keturunan Bani Isra'il yg sumber percariannya adalah dari penangkapan ikan, perdagangan dan pertukangan yg dilakukannya setiap hari kecuali hari Sabtu.&lt;br /&gt;Sebagai akibat dari perintah mensucikan hari Sabtu di mana tiada seorg malakukan urusan dagangan atau penangkapan ikan, maka pasar-pasar dan tempat-2 perniagaan di desa itu menjadi sunyi senyap pada tiap hari dan malam sabtu, sehingga ikan-2 di laut tampak terapung-apung di atas permukaan air, bebas berpesta ria mengelilingi dua buah batu besar berwarna putih terletak ditepi laut dekat desa Ailat.Ikan-ikan itu seolah-olah sudah terbiasa bhw pada tiap malam dan hari Sabtu terasa aman bermunculan di atas permukaan air tanpa mendapat gangguan dari para nelayan tetapi begitu matahari terbenam pada Sabtu senja menghilanglah ikan-ikan itu kembali ke perut dan dasar laut sesuai dgn naluri yg dimiliki oleh tiap binatang makhluk Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para nelayan desa Ailat yg pd hari-hari biasa tidak pernah melihat ikan begitu banyak terapung-apung di atas permukaan air, bahkan sukar mendapat menangkap ikan sebanyak yg diharapkan, menganggap adalah kesempatan yg baik dan menguntungkan sekali bila mereka melakukan penangkapan ikan pada tiap malam dan hari Sabtu. Fikiran itu tidak disia-siakan dan tanpa menghiraukan perintah agama dan adat kebiasaan yg sudah berlaku sejak Nabi Musa memerintahkannya, pergilah mereka ramai-ramai ke pantai menangkap ikan di malam dan hari yg terlarang itu, sehingga berhasillah mereka menangkap ikan sepuas hati mereka dan sebanyak yg mereka harapkan, Berbeza jauh dgn hasil mereka di hari-hari biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penganut yg setia dan para mukmin yg soleh datang menegur para org fasiq yg telah berani melanggar kesucian hari Sabtu. Mereka diberi nasihat dan peringatan agar menghentikan perbuatan mungkar mereka dan kembali mentaati perintah agama serta menjauhkan diri dari semua larangannya, supay menghindari murka Allah yg dapat mencabut kurnia dan nikmat yg telah diberikan kepada mereka.&lt;br /&gt;Nasihat dan peringatan para mukmin itu tidak dihiraukan oleh para nelayan yg membangkang itu bahkan mereka makin giat melakukan pelanggaran secara demonstratif krn sayang akan kehilangan keuntungan material yg besar yg mereka perolrh dan penangkapan ikan di hari-hari yg suci. Akhirnya pemuka-pemuka agama terpaksa mengasingkan mereka dari pergaulan dan melarangnya masuk ke dlm kota dgn menggunakan senjata kalau perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata para nelayan pembangkang itu memprotes: "sesungguhnya kota Ailat adalah kota dan tempat tinggal kami bersama kami mempunyai hak yg sama seperti kamu utk tinggal menetap di sini dan sesekali kamu tidak berhak melarang kami memasuki kota kami ini serta melarang kami menggali sumber-2 kekayaan yg terdapat di sini bagi kepentingan hidup kami. Kami tidak akan meninggalkan kota kami ini dan pergi pindah ke tempat lain. Dan jika engkau enggan bergaul dgn kami maka sebaiknya kota Ailat ini di bagi menjadi dua bahagian dipisah oleh sebuah tembok pemisah, sehingga masing-2 pihak bebas berbuat dan melaksanakan usahanya tanpa diganggu oleh mana-mana pihak lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dgn adanya garis pemisah antara para nelayan pembangkang yg fasiq dan pemeluk-pemeluk agama yg taat bebaslah mereka melaksanakan usaha penangkapan ikan semahu hatinya secara besar-besaran pada tiap-tiap hari tanpa berkecuali.&lt;br /&gt;Mereka membina saluran-2 air bagi mengalirkan air laut ke dekat rumah-2 mereka dgn mengadakan bendungan-2 yg mencegahkan kembalinya ikan-2 le laut bila matahari terbenam pada setiap petang Sabtu pada waktu mana biasanya ikan-2 yg terapung-apung itu meluncur kembali ke dasar laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para nelayan yg makin manjadi kaya krn keuntungan besar yg meeka peroleh dari hasil penangkapan ikan yg bebas menjadi makin berani melakukan maksiat dan pelanggaran perintah-2 agama yg menjurus kepada kerosakkan akhlak dan moral mereka.&lt;br /&gt;Sementara para pemuka agama yg melihat para nelayan itu makin berani melanggar perintah Allah dan melakukan kemungkaran dan kemaksiatan di daerah mereka sendiri masih rajin mendatangi mereka dari masa ke semasa memperingatkan mereka dan memberi nasihat , kalau-2 masih dapat ditarik ke jalan yg benar dan bertaubat dari perbuatan maksiat mereka. Akan tetapi kekayaan yg mereka peroleh dari hasil penangkapan yg berganda menjadikan mata mereka buta utk melihta cahaya kebenaran, telinga mereka pekak utk mendengar nasihat-2 para pemuka agama dan lubuk hati mereka tersumbat oleh nafsu kemaksiatan dan kefasiqan, sehingga menjadikan sebahagian dari pemuka dan penganjur agaam itu berputus asa dan berkata kpd sebahagian yg masih menaruh harapan: "Mengapa kamu masih menasihati org-org yg akan dibinasakan oleh Allah dan akan ditimpahi hati org-org yg akan dibinasakan oleh Allah dan akan ditimpahi azab yg sangat keras."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah pula Nabi Daud setelah melihat bahawa segala nasihat dan peringatan kpd kaumnya hanya dianggap sebagai angin lalu atau seakan suara di padang pasir belaka dan melihat tiada harapan lagi bhw mereka akan sedar dan insaf kembali maka berdoalah beliau memohon kpd Allah agar menggajar mereka dgn seksaan dan azab yg setimpal.&lt;br /&gt;doa Nabi Daud dikabulkan oleh Allah dan terjadilah suatu gempa bumi yg dahsyat yg membinasakan org-org yg telah membangkang dan berlaku zalim terhadap diri mereka sendiri dgn mengabaikan perintah Allah dan perintah para hamba-Nya yg soleh. Sementara mereka yg mukmin dan soleh mendapat perlindungan Allah dan terhindarlah dari malapetaka yg melanda itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-778914102188856888?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/778914102188856888/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/hari-sabtunya-bani-israil.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/778914102188856888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/778914102188856888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/hari-sabtunya-bani-israil.html' title='Hari Sabtunya Bani Isra&apos;il'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-457830989472302334</id><published>2009-08-09T01:33:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T01:33:25.343-07:00</updated><title type='text'>Nabi Daud mendapat Godaan</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Daud dapat menangani urusan pemerintahan dan kerajaan, mengadakan peraturan dan menentukan bagi dirinya hari-hari khusus utk melakukan ibadah dan bermunajat kpd Allah, hari-hari utk peradilan, hari-hari utk berdakwah dan memberi penerangan kpd rakyat dan hari-hari menyelesaikan urusan-urusan peribadinya.&lt;br /&gt;Pada hari-hari yg ditentukan utk beribadah dan menguruskan urusan-2 peribada, ia tidak diperkenankan seorg pun menemuinya dan mengganggu dlm khalawatnya, sedang pada hari-hari yg ditentukan utk peradilan maka ia menyiapkan diri utk menerima segala lapuran dan keluhan yg dikemukan oleh rakyatnya serta menyelesaikan segala pertikaian dan perkelahian yg terjadi diantara sesama mereka. Peraturan itu diikuti secara teliti dan diterapkan secara ketat oleh para pengawal dan petugas keamanan istana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari di mana ia harus menutup diri utk beribadah dan berkhalwat datanglah dua org lelaki meminta izin dari para pengawal utk masuk bagi menemui raja. Izin tidak diberikan oleh para pengawal sesuai dgn ketentuan yg berlaku, namun lelaki itu memaksa kehendaknya dan melalui pagar yg dipanjat sampailah mereka ke dlm istana dan bertemu muka dgn Daud.&lt;br /&gt;Daud yg sedang melakukan ibadahnya terperanjat melihat kedua lelaki itu sudah berada di depannya, padahal ia yakin para penjaga pintu istana tidak akan dapat melepaskan siapa pun masuk istana menemuinya. Berkatalah kedua tamu yg tidak diundang itu ketika melihat wajah Daud menjadi pucat tanda takut dan terkejut: "Janganlah terkejut dan janganlah takut. Kami berdua datang kemari utk meminta keputusan yg adil dan benar mengenai perkara sengketa yg terjadi antara kami berdua."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Daud tidak dapat berbuat selain daripada menerima mereka yg sudah berada didepannya, kendatipun tidak melalui prosedur dan protokol yg sepatutnya. Berkatalah ia kepada mereka setelah pulih kembali ketenangannya dan hilang rasa paniknya: "Cubalah bentangkan kepadaku persoalanmu dalam keadaan yg sebenarnya." Berkata seorh daripada kedua lelaki itu: "Saudaraku ini memilki sembilan puluh sembilan ekor domba betina dan aku hanya memilki seekor sahaja. Ia menuntut dan mendesakkan kepadaku agar aku serahkan kepadanya dombaku yg seekor itu bagi melengkapi perternakannya menjadi genap seratus ekor. Ia membawa macam-macam alasan dan berbagai dalil yg sangat sukar bagiku utk menolaknya, mengingatkan bahawa ia memang lebih cekap berdebat dan lebih pandai bertikam lidah daripadaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Daud berpaling muka kepada lelaki yg lain yg sedang seraya bertanya: "Benarkah apa yg telah diuraikan oleh saudara kamu ini?" "Benar" ,jawab lelaki itu.&lt;br /&gt;"Jika memang demikian halnya", kata Daud, dgn marah "maka engkau telah berbuat zalim kpd saudaramu ini dan memperkosakan hak miliknya dgn tuntutanmu itu. Aku tidak akan membiarkan engkau melanjutkan tindakanmu yg zalim itu atau engkau akan menghadapi hukuman pukulan pada wajah dan hidungmu. Dan memang banyak di antara org-org yg berserikat itu yg berbuat zalim satu terhadap yg lain kecuali mereka yg benar beriman dan beramal soleh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai Daud", berkata lelaki itu menjawab, "sebenarnya engkaulah yg sepatut menerima hukuman yg engkau ancamkan kepadaku itu. Bukankah engkau sudah mempunyai sembilan puluh sembilan perempuan mengapa engkau masih menyunting lagi seorg gadis yg sudah lama bertunang dgn seorg pemuda anggota tenteramu sendiri yg setia dan bakti dan sudah lama mereka berdua saling cinta dan mengikat janji."&lt;br /&gt;Nabi Daud tercengang mendengar jawapan lelaki yg berani, tegas dan pedas itu dan sekali lagi ia memikirkan ke mana sasaran dan tujuan kata-kata itu, sekonyong-konyong lenyaplah menghilang dari pandangannya kedua susuk tubuh kedua lelaki itu. Nabi Daud berdiam diri tidak mengubah sikap duduknya dan seraya termenung sedarlah ia bahawa kedua lelaki itu adalah malaikat yg diutuskan oleh Allah utk memberi peringatan dan teguran kepadanya. Ia seraya bersujud memohon ampun dan maghfirah dari Tuhan atas segala tindakan dan perbuatan yg tidak diredhai oleh-Nya. Allah menyatakan menerima taubat Daud, mengampuni dosanya serta mengangkatnya ke tingkat para nabi dan rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun gadis yg dimaksudkan dlm percakapan Daud dgn kedua malaikat yg menyerupai sebagai manusia itu ialah "Sabigh binti Sya'igh seorg gadis yg berparas elok dan cantik, sedang calon suaminya adalah "Uria bin Hannan" seorg pemuda jejaka yg sudah lama menaruh cinta dan mengikat janji dgn gadis tersebut bhw sekembalinya dari medan perang mereka berdua akan melangsungkan perkhawinan dan hidup sebagai suami isteri yg bahagia. Pemuda itu telah secara rasmi meminang Sabigh dari kedua org tuanya, yg dgn senang hati telah menerima baik uluran tangan pemuda itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi apa yg hendak dikatakan sewaktu Uria bin Hannan berada di negeri org melaksanakan perintah Daud berjihad utk menegakkan kalimah Allah, terjadilah sesuatu yg menghancurkan rancangan syahdunya itu dn menjadilah cita-citanya utk beristerikan Sabigh gadis yg diidam-idamkan itu, seakan-akan impian atau fatamorgana belaka.&lt;br /&gt;Pada suatu hari di mana Uria masih berada jauh di negeri org melaksanakan perintah Allah utk berjihad, tertangkaplah paras Sabigh yg ayu itu oleh kedua belah mata Daud dan dari pandangan pertama itu timbullah rasa cinta di dlm hati Daud kpd sang gadis itu, yg secara sah adalah tunangan dari salah seorg anggota tenteranya yg setia dan cekap. Daud tidak perlu berfikir lama utk menyatakan rasa hatinya terhadap gadis yg cantik itu dan segera mendatangi kedua org tuanya meminang gadis tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerangan org tua siapakah yg akan berfikir akan menolak uluran tangan seorg seperti Daud utk menjadi anak menantunya. Bukankah merupakan suatu kemuliaan yg besar baginya utk menjadi ayah mertua dari Daud seorg pesuruh Allah dan raja Bani Isra'il itu. Dan walaupun Sabigh telah diminta oleh Uria namin Uria sudah lama meninggalkan tunangannya dan tidak dapat dipastikan bhw ia akan cepat kembali atau berada dalam keadaan hidup. Tidak bijaksanalah fikir kedua org tua Sabigh utk menolak uluran tangan Daud hanya semata-mata krn menantikan kedatangan Uria kembali dari medan perang. Maka diterimalah permintaan Daud dan kepadanya diserahkanlah Sabigh utk menjadi isterinya yg sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah kisah perkhawinan Daud dan Sabigh yg menurut para ahli tafsir menjadi sasaran kritik dan teguran Allah melalui kedua malaikat yg merupai sebagai dua lelaki yg datang kpd Nabi Daud memohon penyelesaian tentang sengketa mereka perihal domba betina mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-457830989472302334?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/457830989472302334/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/nabi-daud-mendapat-godaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/457830989472302334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/457830989472302334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/nabi-daud-mendapat-godaan.html' title='Nabi Daud mendapat Godaan'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-4813468207263928151</id><published>2009-08-09T01:32:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T01:32:58.419-07:00</updated><title type='text'>Daud Dinobatkan Sebagai Raja</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Raja Thalout makin lama makin berkurang pengaruhnya dan merosot kewibawaannya sejak ia ditingglkan oleh Daud dan diketahui oleh rakyat rancangan jahatnya terhadap org yg telah berjasa membawa kemenangan demi kemenangan bagi negara dan bangsanya. Dan sejauh perhargaan rakyat terhadap Thalout merosot, sejauh itu pula cinta kasih mereka kepada Daud makin meningkat, sehingga banyak diantara mereka yg lari mengikuti Daud dan menggabungkan diri ke dlm barisannya, hal mana menjaadikan Thalout kehilangan akal dan tidak dapat menguasai dirinya. IA lalu menjalankan siasat tangan besi, menghunus pedang dan membunuh siapa saja yg ia ragukan kesetiaannya, tidak terkecuali di antara korban-2nya terdapat para ulama dan para pemuka rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thalout yg mengetahui bahawa Daud yg merupakan satu-satunya saingan baginya masih hidup yg mungkin sekali akan menuntut balas atas pengkhianatan dan rancangan jahatnya, merasakan tidak dapat tidur nyenyak dan hidup tebteram di istananya sebelum ia melihatnya mati terbunuh. Kerananya ia mengambil keputusan utk mengejar Daud di mana pun ia berada, dgn sisa pasukan tenteranya yg sudah goyah disiplinnya dan kesetiaannya kpd Istana. Ia fikir harus cepat-2 membinasakan Daud dan para pengikutnya sebelum mereka menjadi kuat dan bertambah banyak pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daud bersert para pengikutnya pergi bersembunyi di sebuah tempat persembunyian tatkala mendengar bhw Thalout dgn askarnya sedang mengejarnya dan sedang berada Tidak jauh dari tempat persembunyiannya. Ia menyuruh beberapa org drp para pengikutnya utk melihat dan mengamat-amati kedudukan Thalout yg sudah berada dekat dari tempat mereka bersembunyi. Mereka kembali memberitahukan kepada Daud bahawa Thalout dan askarnya sudah berada di sebuah lembah dekat dgn tempat mereka dan sedang tertidur semuanya dgn nyenyak. Mereka berseru kpd Daud jangan menyia-nyiakan kesempatan yg baik ini utk memberi pukulan yg memastikan kepada Thalout dan askarnya. Anjuran mereka ditolak oleh Daud dan ia buat sementara merasa cukup sebagai peringatan pertama bagi Thalout menggunting saja sudut bajunya selagi ia nyenyak dlm tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Thalout terbangun dari tidurnya, dihampirilah ia oleh Daud yg seraya menunjukkan potongan yg digunting dari sudut bajunya berkatalah ia kepadanya: "Lihatlah pakaian bajumu yg telah aku gunting sewaktu engkau tidur nyenyak. Sekiranya aku mahu nescaya aku dgn mudah telah membunuhmu dan menceraikan kepalamu dari tubuhmu, namun aku masih ingin memberi kesempatan kpdmu utk bertaubat dan ingat kpd Tuhan serta membersihkan hati dan fikiranmu dari sifat-sifat dengki, hasut dan buruk sangka yg engkau jadikan dalih utk membunuh org sesuka hatimu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thalout tidak dapat menyembunyikan rasa terkejutnya bercampur malu yg nampak jelas pada wajahnya yg pucat. Ia berkata menjawab Daud: "Sungguh engkau adalah lebih adil dan lebih baik hati daripadaku. Engkau benar-benar telah menunjukkan jiwa besar dan perangai yg luhur. Aku harus mengakui hal itu."&lt;br /&gt;Peringatan yg diberikan oleh Daud belum dapat menyedarkan Thalout. Hasratnya yg keras utk mempertahankan kedudukannya yg sudah lapuk itu menjadikan ia lupa peringatan yg ia terima dari Daud tatkala digunting sudut bajunya. Ia tetap melihat Daud sebagai musuh yg akan menghancurkan kerajaannya dan mengambil alih mahkotanya. Ia merasa belum aman selama masih hidup dikelilingi oleh para pengikutnya yg makin lama makin membesar bilangannya. Ia enggan menarik pengajaran dan peristiwa perguntingan bajunya dan mencuba sekali lagi membawa askarnya mengejar dan mencari Daud utk menangkapnya hidup atau mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah berita pengejaran Thalout ke telinga Daud buat kali keduanya, maka dikirimlah pengintai oleh Daud utk mengetahui dimana tempat askar Thalout berkhemah. Di ketemukan sekali lagi mereka sedang berada disebuah bukit tertidur dgn nyenyaknya krn payah kecapaian. Dgn melangkah beberapa anggota pasukan yg lagi tidur, sampailah Daud di tempat Thalout yg lagi mendengkur dlm tidurnya, diambilnyalah anak panah yg tertancap di sebelah kanan kepala Thalout berserta sebuah kendi air yg terletak disebelah kirinya. Kemudian dari atas bukit berserulah Daud sekeras suaranya kpd anggota pasukan Thalout agar mereka bangun ari tidurnya dan menjaga baik-baik keselamatan rajanya yg nyaris terbunuh krn kecuaian mereka. Ia mengundang salah seorg dari anggota pasukan utk datang mengambil kembali anak panah dan kendi air kepunyaan raja yg telah dicuri dari sisinya tanpa seorg pun dari mereka yg mengetahuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan Daud itu yg dimaksudkan sebagai peringatan kali kedua kpd Thalout bhw pasukan pengawal yg besar yg mengelilinginya tidak akan dapat menyelamatkan nyawanya bila Allah menghendaki merenggutnya. Daud memberi dua kali peringatan kpd Thalout bukan dgn kata-kata tetapi dgn perbuatan yg nyata yg menjadikan ia merasa ngeri membayangkan kesudahan hayatnya andaikan Daud menuntut balas atas apa yg ia telah lakukan dan rancangkan utk pembunuhannya.&lt;br /&gt;Jiwa bsar yg telah ditunjukkan oleh daud dalam kedua peristiwa itu telah sangat berkesan dalam lubuk hati Thalout.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia terbangun dari lamunannya dan sedar bahawa ia telah jauh tersesat dalam sikapnya terhadap Daud. Ia sedar bahawa nafsu angkara murka dan bisikan iblislah yg mendorongkan dia merancangkan pembunuhan atas diri Daud yg tidak berdosa, yg setia kpd kerajaannya, yg berkali-kali mempertaruhkan jiwanya utk kepentingan bangsa dan negerinya, tidak pernah berbuat kianat atau melalaikan tugas dan kewajibannya. Ia sedar bahawa ia telah berbuat dosa besar dgn pembunuhan yg telah dilakukan atas beberapa pemuka agama hanya kerana purba sangka yg tidak berdasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thalout duduk seorg diri termenung membalik-balik lembaran sejarah hidupnya, sejak berada di desa bersama ayahnya, kemudian tanpa diduga dan disangka, berkat rahmat dan kurnia Allah diangkatlah ia menjadi raja Bani Isra'il dan bagaimana Tuhan telah mengutskan Daud utk mendampinginya dan menjadi pembantunya yg setia dan komandan pasukannya yg gagah perkasa yg sepatutnya atas jasa-jasanya itu ia mendapat penghargaan yg setinggi-tingginya dan bukan sebagaimana ia telah lakukan yg telah merancangkan pembunuhannya dan mengejar-gejarnya setelah ia melarikan diri dari istana. Dan walaupun ia telah mengkhianati Daud dgn rancangan jahatnya, Daud masih berkenan memberi ampun kpdnya dalam dua kesempatan di mana ia dgn mudah membunuhnya andaikan dia mahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membayangkan peristiwa-2 itu semunya menjadi sesaklah dada Thalout menyesalkan diri yg telah terjerumus oleh hawa nafsu dan godaan Iblis sehingga ia menyia-nyiakan kurnia dan rahmat Allah dgn tindakan-tindakan yg bahkan membawa dosa dan murka Allah. Maka utk menebuskan dosa-dosanya dan bertaubat kpd Allah, Thalout akhirnya mengambil keputusan keluar dari kota melepaskan mahkotanya dan meninggalkan istananya berserta segala kebesaran dan kemegahannya lalu pergilah ia berkelana dan mengembara di atas bumi Allah sampai tiba saatnya ia mendapat panggilan meninggalkan dunia yg fana ini menuju alam yg baka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahdan, setelah istana kerajaan Bani Isra'il ditinggalkan oleh Thalout yg pergi tanpa meninggalkan bekas, beramai-ramailah rakyat mengangkat dan menobatkan Daud sebagai raja yg berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-4813468207263928151?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/4813468207263928151/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/daud-dinobatkan-sebagai-raja.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/4813468207263928151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/4813468207263928151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/daud-dinobatkan-sebagai-raja.html' title='Daud Dinobatkan Sebagai Raja'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-2456423549053986470</id><published>2009-08-09T01:30:00.000-07:00</published><updated>2009-08-09T01:32:28.612-07:00</updated><title type='text'>Daud Dan Raja Thalout</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Ketika raja Thalout raja Bani Isra'il mengerahkan org supaya memasuki tentera dan menyusun tentera rakyat utk berperang melawan bangsa Palestin, Daud bersama dua org kakaknya diperintahkan oleh ayahnya utk turut berjuang dan menggabungkan diri ke dlm barisan askar Thalout. Khusus kpd Daud sebagai anak yg termuda di antara tiga bersaudara, ayahnya berpesan agar ia berada di barisan belakang dan tidak boleh turut bertempur. Ia ditugaskan hanya utk melayani kedua kakaknya yg harus berada dibarisan depan, membawakan makanan dan minuman serta keperluan-2 lainnya bagi mereka, di samping ia harus dari waktu ke waktu memberi lapuran kpd ayahnya tentang jalannya pertempuran dan keadaan kedua kakaknya di dlm medan perang. Ia sesekali tidak diizinkan maju ke garis depan dan turut bertempur, mengingatkan usianya yg masih muda dan belum ada pengalaman berperang sejak ia dilahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi ketika pasukan Thalout dari Bani Isra'il berhadapan muka dengan pasukan Jalout dari bangsa Palestin, Daud lupa akan pesan ayahnya tatkala mendengar suara Jalout yg nyaring dgn penuh kesombongan menentang mengajak berperang, sementara jaguh-jaguh perang Bani Isra'il berdiam diri sehinggapi rasa takut dan kecil hati. Ia secara spontan menawarkan diri utk maju menghadapi Jalout dan terjadilah pertempuran antara mereka berdua yg berakhir dgn terbunuhnya Jalout sebagaimana telah diceritakan dalam kisah sebelum ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai imbalan bagi jasa Daud mengalahkan Jalout maka dijadikan menantu oleh Thalout dan dikahwinkannya dgn puterinya yg bernama Mikyal, sesuai dgn janji yg telah diumumkan kpd pasukannya bhw puterinya akan dikahwinkan dgn org yg dapat bertempur melawan Jalout dan mengalahkannya.&lt;br /&gt;Di samping ia dipungut sebagai menantu, Daud diangkat pula oleh raja Thalout sebagai penasihatnya dan org kepercayaannya. Ia disayang, disanjung dan dihormati serta disegani bukan sahaja oleh mertuanya bahkan oleh seluruh rakyat Bani Isra'il yg melihatnya sebagai pahlawan bangsa yg telah berhasil mengangkat keturunan serta darjat Bani Isra'il di mata bangsa-2 sekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana keakraban, saling sayang dan saling cinta yg meliputi hubungan sang menantu Daud dgn sang mertua Thalout tidak dapat bertahan lama. Pada akhir waktunya Daud merasa bhw ada perubahan dlm sikap mertuanya terhadap dirinya. Muka manis yg biasa ia dapat dari mertuanya berbalik menjadi muram dan kaku, kata-katanya yg biasa didengar lemah-lembut berubah menjadi kata-kata yg kasar dan keras. Bertanya ia kepada diri sendiri gerangan apakah kiranya yg menyebabkan perubahan sikap yg mendadak itu? Adakah hal-hal yg dilakukan yg dianggap oleh mertuanya kurang layak, sehingga menjadikan ia marah dan benci kepadanya? Ataukah mungkin hati mertuanya termakan oleh hasutan dan fitnahan org yg sengaja ingin merosakkan suasana harmoni dan damai di dlm rumah tangganya? Bukankah ia seorg menantu yg setia dan taat kpd mertuanta yg telah memenuhi tugasnya dlm perang sebaik yg oa harapkan? dan bukankah ia selalu tetap bersedia mengorbankan jiwa raganya utk membela dan mempertahankan kekekalan kerajaan mertuanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daud tidak mendapat jawapan yg memuaskan atas pertanyaan-2 yg melintasi fikirannya itu. IA kemudian kembali kpd dirinya sendiri dan berkata dlm hatinya mungkin apa yg ia lihat sebagai perubahan sikap dan perlakuan dari mertuannya itu hanya suatu dugaan dan prasangka belaka dari pihaknya dan kalau pun memang ada maka mungkin disebabkan oleh urusan-2 dan masalah-2 peribadi dari mertua yg tidak ada sangkut-pautnya dgn dirinya sebagai menantu. demikianlah dia mencuba menenangkan hati dan fikirannya yg masygul yg berfikir selanjutnya tidak akan mempedulikan dan mengambil kisah tentang sikap dan tindak-tanduk mertuanya lebih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu malam gelap yg sunyi senyap, ketika ia berada di tempat tidur bersam isterinya Mikyal. Daud berkata kpd isterinya: "Wahai Mikyal, entah benarkah aku atau salah dlm tanggapanku dan apakah khayal dan dugaan hatiku belaka atau sesuatu kenyataan apa yg aku lihat dalam sikap ayahmu terhadap diriku? Aku melihat akhir-2 ini ada perubahan sikap dari ayahmu terhadap diriku. Ia selalu menghadapi aku dgn muka muram dan kaku tidak seperti biasanya. Kata-katanya kepadaku tidak selamah lembut seperti dulu. Dari pancaran pandangannya kpdku aku melihat tanda-2 antipati dan benci kpdku. Ia selalu menggelakkan diri dari duduk bersama aku bercakap-cakap dan berbincang-bincang sebagaimana dahulu ia lakukan bila ia melihatku berada di sekitarnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mikyal menjawab seraya menghela nafas panjang dan mengusap air mata yg terjatuh di atas pipinya: "Wahai Daud aku tidak akan menyembunyikan sesuatu daripadamu dan sesekali tidak akan merahsiakan hal-hal yg sepatutnya engkau ketahui. Sesungguhnya sejak ayahku melihat bahawa keturunanmu makin naik di mata rakyat dan namamu menjadi buah mulut yg disanjung-sanjung sebagai pahlawan dan penyelamat bangsa, ia merasa iri hati dan khuatir bila pengaruhmu di kalangan rakyat makin meluas dan kecintaan mereka kpdmu makin bertambah, hal itu akan dapat melemahkan kekuasaannya dan bahkan mungkin mengganggu kewibawaan kerajaannya. Ayahku walau ia seorg mukmin berilmu dan bukan dari keturunan raja menikmati kehidupan yg mewah, menduduki yg empuk dan merasakan manisnya berkuasa. Org mengiakan kata-katanya, melaksanakan segala perintahnya dan membungkukkan diri jika menghadapinya. Ia khuatir akan kehilangan itu semua dan kembali ke tanah ladangnya dan usaha ternaknya di desa. Kerananya ia tidak menyukai org menonjol yg dihormati dan disegani rakyat apalagi dipuja-puja dan dianggapnya pahlawan bangsa seperti engkau. Ia khuatir bahawa engkau kadang-2 dapat merenggut kedudukan dan mahkotanya dan menjadikan dia terpaksa kembali ke cara hidupnya yg lama sebagaimana tiap raja meragukan kesetiaan tiap org dan berpurba sangka terhadap tindakan-2 org-2nya bila ia belum mengerti apa yg dituju dgn tindakan-2 itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai Daud", Mikyal meneruskan ceritanya, "Aku mendapat tahu bahawa ayahku sedang memikirkan suatu rencana utk menyingkirkan engkau dan mengikis habis pengaruhmu di kalangan rakyat dan walaupun aku masih merayukan kebenaran berita itu, aku rasa tidak ada salahnya jika engkau dari sekarang berlaku waspada dan hati-hati terhadap kemungkinan terjadi hal-hal yg malang bagi dirimu."&lt;br /&gt;Daud merasa hairan kata-kata isterinya itu lalu ia bertanya kpd dirinya sendiri dan kepada isterinya: "Mengapa terjadi hal yg sedemikian itu? Mengapa kesetiaku diragukan oleh ayah mu, padahal aku dgn jujur dan ikhlas hati berjuang di bawah benderanya, menegakkan kebenaran dan memerangi kebathilan serta mengusir musuh ayahmu, Thalout telah kemasukan godaan Iblis yg telah menghilangkan akal sihatnya serta mengaburkan jalan fikirannya?" Kemudian tertidurlah Daud selesai mengucapkan kata-kata itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada esok harinya Daud terbangun oelh suara seorg pesurh Raja yg menyampaikan panggilan dan perintah kpdnya utk segera datang menghadap.&lt;br /&gt;Berkata sang raja kpd Daud yg berdiri tegak di hadapannya: "Hai Daud fikiranku kebelakang ini sgt terganggu oleh sebuah berita yg menrungsingkan. Aku mendengar bhw bangsa Kan'aan sedang menyusun kekuatannya dan mengerahkan rakyatnya utk datang menyerang dan menyerbu daerah kita. Engkaulah harapan ku satu-satunya, hai Daud yg akan dapat menanganu urusan ini maka ambillah pedangmu dan siapkanlah peralatan perangmu pilihlah org-org yg engkau percayai di antara tenteramu dan pergilah serbu mereka di rumahnya sebelum sebelum mereka sempat datang kemari. Janganlah engkau kembali dari medan perang kecuali dgn membawa bendera kemenangan atau dgn jenazahmu dibawa di atas bahu org-orgmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thalout hendak mencapi dua tujuan sekaligus dgn siasatnya ini, ia handak menghancurkan musuh yg selalu mengancam negerinya dan bersamaan dgn itu mengusirkan Daud dari atas buminya krn hampir dapat memastikan kpd dirinya bhw Daud tidak akan kembali selamat dan pulang hidup dari medan perang kali ini.&lt;br /&gt;Siasat yg mengandungi niat jahat dan tipu daya Thalout itu bukan tidak diketahui oleh Daud. Ia merasa ada udang disebalik batu dlm perintah Thalout itu kpdnya, namun ia sebagai rakyat yg setia dan anggota tentera yg berdisiplin ia menerima dan melaksanakan perintah itu dgn sebaik-baiknya tanpa mempedulikan atau memperhitungkan akibat yg akan menimpa dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dgn bertawakkal kpd Allah berpasrah diri kpd takdir-Nya dan berbekal iman dan talwa di dlm hatinya berangkatlah Daud berserta pasukannya menuju daerah bangsa Kan'aan. Ia tidak luput dari lindungan Allah yg memang telah menyuratkan dlm takdir-Nya mengutuskan Daud sebagai Nabi dan Rasul. Maka kembalilah Daud ke kampung halamannya berserta pasukannya dgn membawa kemenangan gilang-gemilang.&lt;br /&gt;Kedatangan Daud kembali dgn membawa kemenangan diterima oleh Thalout dgn senyum dan tanda gembira yg dipaksakan oleh dirinya. Ia berpura-pura menyambut Daud dgn penghormatan yg besar dan puji-pujian yg berlebih-lebihan namun dalam dadanya makin menyala-nyala api dendam dan kebenciannya, apalagi disedarinya bhw dgn berhasilnya Daud menggondol kemenangan, pengaruhnya di mata rakyat makin naik dan makin dicintainyalah ia oleh Bani Isra'il sehingga di mana saja org berkumpul tidak lain yg dipercakapkan hanyalah tentang diri Daud, keberaniannya, kecekapannya memimpin pasukan dan kemahirannya menyusun strategi dgn sifat-sifat mana ia dapat mengalahkan bangsa Kan'aan dan membawa kembali ke rumah kemenangan yg menjadi kebanggaan seluruh bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagallah siasat Thalout menyingkirkan Daud dgn meminjam tangan org-org Kan'aan. Ia kecewa tidak melihat jenazah Daud diusung oleh org-org nya yg kembali dari medan perang sebagaimana yg ia harapkan dan ramalkan, tetapi ia melihat Daud dlm keadaan segar-bugar gagah perkasa berada di hadapan pasukannya menerima alu-aluan rakyat dan sorak-sorainya tanda cinta kasih sayang mereka kepadanya sebagai pahlawan bangsa yg tidak terkalahkan.&lt;br /&gt;Thalout yg dibayang rasa takut akan kehilangan kekuasaan melihat makin meluasnya pengaruh Daud, terutama sejak kembalinya dari perang dgn bangsa Kan'aan, berfikir jalan satu-satunya yg akan menyelamatkan dia dari ancaman Daud ialah membunuhnya secara langsung. Lalu diaturlah rencana pembunuhannya sedemikian cermatnya sehingga tidak akan menyeret namanya terbawa-bawa ke dlmnya. Mikyal, isteri Daud yg dapat mencium rancangan jahat ayahnya itu, segera memberitahu kpd suaminya, agar ia segera menjauhkan diri dan meninggalkan kota secepat mungkin sebelum rancangan jahat itu sempat dilaksanakan . Maka keluarlah Daud memenuhi anjuran isterinya yg setia itu meninggalkan kota diwaktu malam gelap dgn tiada membawa bekal kecuali iman di dada dan kepercayaan yg teguh yg akan inayahnya Allah dan rahmat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berita menghilangnya Daud dari istana Raja diketahui oleh umum, berbondong-bondonglah menyusul saudara-2nya, murid-2nya dari para pengikutnya mencari jejaknya utk menyampaukan kpdnya rasa setiakawan mereka serta menawarkan bantuan dan pertolongan yg mungkin diperlukannya.&lt;br /&gt;Mereka menemui Daud sudah agak jauh dari kota, ia lagi istirahat seraya merenungkan nasib yg ia alami sebgai akibat dari perbuatan seorg hamba Allah yg tidak mengenal budi baik sesamanya dan yg selalu memperturutkan hawa nafsunya sekadar utk mempertahankan kekuasaan duniawinya. Hamba Allah itu tidak sedar, fikir Daud bhw kenikmatan dan kekuasaan duniawi yg ia miliki adalah pemberian Allah yg sewaktu-waktu dapat dicabut-Nya kembali daripadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-2456423549053986470?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/2456423549053986470/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/daud-dan-raja-thalout.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2456423549053986470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2456423549053986470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/daud-dan-raja-thalout.html' title='Daud Dan Raja Thalout'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-9083893018592693434</id><published>2009-08-09T01:02:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T01:02:42.812-07:00</updated><title type='text'>Cinta Rosul</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Mukadimah, &lt;br /&gt;Rasul bersabda bahwa barangsiapa menghidupkan sunahnya, sesungguhnya dia mencintai Rasulnya, dan barangsiapa mencintai Rasul, sungguh dia akan bersama-sama dengan Rasul di dalam Surga. &lt;br /&gt;Pernyataan Baginda Rasul ini sangat memotivasi jiwa umatnya untuk dapat bersama beliau di dalam Surga dengan segala kenikmatan yang tiada tara, Kita sering mendengar informasi ini dari Al Quran atau Hadist Nabi. Rasanya kita ingin lebih cepat meraih kenikmatan itu. Dan ujung-ujungnya muncul rasa rindu dan rasa cinta yang sangat mendalam kepada Baginda Rasulullah. Kemudian keinginan tadi, menanyakan kepada kalbu, Apakah sudah pantas diriku ini bersanding bersama Rasul ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikata Rasulullah datang menjenguk kita. &lt;br /&gt;Bayangkan andaikata Rasulullah tiba-tiba muncul mengetuk pintu rumah kita Apa yang akan kita lakukan? &lt;br /&gt;Mestinya kita akan sangat berbahagia, memeluk beliau dan mempersilahkan beliau masuk ke ruang tamu kita untuk melepaskan rasa rindu yang sudah lama dipendam. Kemudian kita tentunya akan meminta dengan sangat agar beliau sudi menginap beberapa hari di rumah kita untuk bercerita dengan tuturkata yang lembut, mengajarkan kepada kita tentang sopan santun, ilmu dan hikmah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi barangkali kita meminta beliau menunggu sebentar di depan pintu karena kita teringat video CD rated R18+ yang ada di ruang tengah dengan beraneka VD yang sebagian besar bergambarkan wanita terbuka setengah auratnya dan kita tergesa-gesa memindahkan dahulu video tersebut ke ruang dalam. &lt;br /&gt;Atau barangkali kita teringat akan lukisan wanita setengah telanjang yang kita pajang di ruang tamu kita, sehingga kita terpaksa juga memindahkannya ke gudang belakang. &lt;br /&gt;Barangkali kita akan segera memindahkan lafal Allah dan Muhammad yang biasanya berada didekat dapur dalam keadan berdebu dan memindakannya ke ruang tamu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana bila kemudian beliau sudi menginap di rumah kita, walaupun hanya satu malam? &lt;br /&gt;Barangkali kita teringat bahwa anak kita lebih hapal lagu-lagu Spice girls, atau tembangnya Beattle atau Rollingstone dibanding hapalan Sholawat kepada Rasulullah. &lt;br /&gt;Barangkali kita menjadi malu bahwa anak-anak kita tidak mengetahui sedikitpun sejarah atau sirah nabi yang menceritakan perjalanan hidup beliau. &lt;br /&gt;Barangkali kita menjadi malu bahwa anak kita tidak mengetahui satupun nama keluarga Rasulullah dan para sahabat beliau tetapi hapal di luar kepala mengenai anggota Power Ranger atau Doraemon . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali kita terpaksa harus menyulap satu kamar menjadi ruang musalla, karena beliau sangat menyenangi sholat yang berjam-jam diwaktu malam. &lt;br /&gt;Barangkali kita teringat bahwa perempuan di rumah kita tidak memiliki koleksi pakaian muslimah yang pantas dipakai sewaktu berhadapan dengan beliau untuk mendengarkan petuah-petuah beliau. Belum lagi koleksi buku-buku kita dan anak-anak kita. Belum lagi koleksi kaset kita dan anak-anak kita. Belum lagi koleksi karaoke kita dan anak-anak kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana kita harus meyingkirkan semua koleksi tersebut demi menghormati junjungan kita? Karena gudang-gudang di belakang sudah pada penuh. &lt;br /&gt;Barangkali kita menjadi malu diketahui junjungan kita bahwa kita jarang ke masjid, mana tau nanti beliau menanyakan siapa nama morbot mesjid kampung kita, karena beliau sangat perhatian terhadap orang-orang seperti itu &lt;br /&gt;Barangkali kita menjadi malu karena pada saat maghrib keluarga kita sibuk di depan TV, karena sinetronnya, sayang untuk diliwatkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali kita menjadi malu karena kita menghabiskan hampir seluruh waktu kita untuk mencari kesenangan duniawi. &lt;br /&gt;Barangkali kita menjadi malu karena keluarga kita tidak pernah menjalankan sholat sunnah. &lt;br /&gt;Barangkali kita menjadi malu karena keluarga kita sangat jarang membaca AlQuran, hingga AlQuran terlihat rapi dan bersih diantara buku-buku di rak buku kita &lt;br /&gt;Barangkali kita menjadi malu bahwa kita tidak mengenal tetangga-tetangga kita. &lt;br /&gt;Barangkali kita menjadi malu jika beliau menanyakan kepada kita siapa nama tukang sampah yang setiap hari lewat di depan rumah kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan andaikata Rasulullah tiba-tiba muncul di depan pintu rumah kita. Apa yang akan kita lakukan? &lt;br /&gt;Masihkah kita memeluk junjungan kita dan mempersilakan beliau masuk dan menginap di rumah kita? &lt;br /&gt;Ataukah akhirnya dengan berat hati, kita akan menolak beliau berkunjung ke rumah karena hal itu akan sangat membuat kita repot dan malu. &lt;br /&gt;Marilah kita memohon :&lt;br /&gt;Maafkanlah kami ya Rasulullah .........&lt;br /&gt;Karna kami tahu engkau seorang pemaaf dan murah hati .........&lt;br /&gt;Kami tahu bahwa cintamu kepada umatmu melebihi cinta kami terhadap dunia.Hanya Allah yang tahu bahwa kami tetap cinta kepadamu sampai dengan hembusan nafas kami yang terakhir ya Rasulullah .......... Apakah umatmu yang rendah ini pantas berada disisimu ya Rasulullah ? Dengan segala kemurahan hati yang engkau miliki aku hambamu yang rendah ini ingin tetap disisimu ya Rasulullah ......... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-9083893018592693434?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/9083893018592693434/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/cinta-rosul.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/9083893018592693434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/9083893018592693434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/cinta-rosul.html' title='Cinta Rosul'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-1749739819273954790</id><published>2009-08-09T01:01:00.004-07:00</published><updated>2009-08-09T01:02:14.704-07:00</updated><title type='text'>Syaikh Maulana Malik Ibrahim</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Tokoh Ulama ahli tata negera dari Turki yang terkenal dengan Syaikh Maghribi, salah seorang wali dari Walisongo. &lt;br /&gt;Menurut beberapa sumber, Syaikh Maulana Malik Ibrahim yang terkenal dengan sebutan Syaikh Maghribi, juga banyak orang mengatakan kakek bantal, adalah seorang tokoh ulama yang ahli tata negara bersal dari negeri Turki. &lt;br /&gt;Dalam riwayat lain, beliau berasal dari Gujarat dan ada yang mengatakan dari Iran ada juga yang mengatakan dari Arab. Beliau masih keturunan Zainul Abidin bin Hasan bin Alibin Abi Thalib r.a. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1404 M. beliau menyiarkan agama Islam di Pulau Jawa, menetap di Gresik dan wafat pada hari Senin tanggal 12 Robi'ul Awwal tahun 822 H, atau bertepatan dengan tahun 1419 M, kemudian dimakamkan di Gresik pula. &lt;br /&gt;Dalam syiar dan dakwahnya, beliau sangat berhati-hati dan sangat bijaksana, pada waktu itu juga mayoritas masyarakat jawa masih beragama Hindu dan Budha. Namun Agama dan adat-istiadat mereka tidak ditentang begitu saja. Beliau memperkenalkan keluhuran budi pekerti yang diajarkan Islam. Secara langsung beliau memberi contoh dalam masyarakat akan tutur kata yang sopan, lemah lembut, santun pada fakir miskin, menghormati kepada yang lebih tua, dan menyayangi yang muda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam syiar dan dakwahnya, beliau berawal dari masyarakat biasa kemudian ke masyarakat yang mempunyai tahta. Tidak halnya dengan ajaran Hindu dan Budha yang kebanyakan dari kalangan Istana. Oleh karena itu ajaran Islam cepat berkembang, karena merasakan bahwa semua kalangan masyarakat diakui hak asasinya sebagai manusia. &lt;br /&gt;Dikisahkan bahwa Syaikh Maulana Malik Ibrahim, tidak hanya seorang tokoh ulama saja, namun beliau adalah seorang tokoh yang sangat memikirkan keadaan perekonomian rakyatnya, karena Gresik adalah masyarakat petani, maka beliau memikirkan bagaimana pertanian Gresik menjadi subur makmur. Beliau membuat irigasi pertanian dan sebagainya sehingga, Gresik pun menjadi daerah yang makmur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Maulana Malik Ibrahim juga memikirkan tentang masa depan umat muslim di Gresik, mengingat Gresik masih dalam kerajaan Majapahit yang dipimpin oleh Prabu Brawijaya, yang beragama Hindu, beliau khawatir akan terjadi konflik di kemudian hari, sehingga beliaupun ke Istana bersama Raja Cermain dan putrinya Dewi Sari, untuk mengajak Prbu Brawijaya masuk Islam. Prabu Brawijaya mau memeluk Islam asalkan boleh menikahi Dewi Sari yang cantik jelita itu. Keinginan sang Prabu ditolak karena seorang yang masuk suatu agam dengan dilatarbelakangi kepentingan duniawi, jelas akan mengakibatkan hal yang tidak baik. Rombongan Syaikh Maulana Malik Ibrahim dan Raja Cermain pun meninggalkan Majapahit. Namun di Gresik ada wabah penyakit, sehingga mengakibatkan banyak orang meninggal dunia termasuk Dewi Sari. Mendengar hal ini Prabu Brawijaya yang menaruh hati pada Dewi Sari berta'ziyah dan menyuruh kepada semua punggawa untuk diadakan upacara pemakaman besar-besaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Maulana Malik Ibrahim adalah seorang yang sangat bijaksana dan selalu memberi wejangan kepada pengikutnya untuk patuh dan taat kepada rajanya, selagi tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Sampai pada akhir kisah Prabu Brawijaya menyerahkan Gresik sepenuhnya kepada Syaikh Maulana Malik Ibrahim agar diperintahnya sendiri dibawah kedaulatan Majapahit. Syaikh Maulana Malik Ibrahim dengan tulus dan ikhlas menerima amanat raja, karena itu sesuai dengan ajaran Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-1749739819273954790?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/1749739819273954790/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/syaikh-maulana-malik-ibrahim.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1749739819273954790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1749739819273954790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/syaikh-maulana-malik-ibrahim.html' title='Syaikh Maulana Malik Ibrahim'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-7271201303900154950</id><published>2009-08-09T01:01:00.003-07:00</published><updated>2009-08-09T01:01:50.015-07:00</updated><title type='text'>Khadijah Binti Khuwailid</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Dari: "Tokoh-tokoh Wanita di Sekitar Rasulullah SAW" karangan Muhammad Ibrahim Saliim. Diketik oleh: Hanies Ambarsari. &lt;br /&gt;Tatkala Nabi SAW mengalami rintangan dan gangguan dari kaum lelaki Quraisy, maka di sampingnya berdiri dua orang wanita. Kedua wanita itu berdiri di belakang da'wah Islamiah, mendukung dan bekerja keras mengabdi kepada pemimpinnya, Muhammad SAW : Khadijah bin Khuwailid dan Fatimah binti Asad. Oleh karena itu Khadijah berhak menjadi wanita terbaik di dunia. Bagaimana tidak menjadi seperti itu, dia adalah Ummul Mu'minin, sebaik-baik isteri dan teladan yang baik bagi mereka yang mengikuti teladannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khadijah menyiapkan sebuah rumah yang nyaman bagi Nabi SAW sebelum beliau diangkat menjadi Nabi dan membantunya ketika merenung di Gua Hira'. Khadijah adalah wanita pertama yang beriman kepadanya ketika Nabi SAW berdoa (memohon) kepada Tuhannya. Khadijah adalah sebaik-baik wanita yang menolongnya dengan jiwa, harta dan keluarga. Peri hidupnya harum, kehidupannya penuh dengan kebajikan dan jiwanya sarat dengan kebaikan. &lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda :"Khadijah beriman kepadaku ketika orang-orang ingkar, dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan dan dia menolongku dengan hartanya ketika orang-orang tidak memberiku apa-apa." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa kita bersusah payah mencari teladan di sana-sini, pada- hal di hadapan kita ada "wanita terbaik di dunia," Khadijah binti Khu- wailid, Ummul Mu'minin yang setia dan taat, yang bergaul secara baik dengan suami dan membantunya di waktu berkhalwat sebelum diangkat men- jadi Nabi dan meneguhkan serta membenarkannya. &lt;br /&gt;Khadijah mendahului semua orang dalam beriman kepada risalahnya, dan membantu beliau serta kaum Muslimin dengan jiwa, harta dan keluarga. Maka Allah SWT membalas jasanya terhadap agama dan Nabi-Nya dengan se- baik-baik balasan dan memberinya kesenangan dan kenikmatan di dalam is- tananya, sebagaimana yang diceritakan Nabi SAW, kepadanya pada masa hi- dupnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Jibril A.S. datang kepada Nabi SAW, dia berkata :"Wahai, Rasulullah, inilah Khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi kuah dan makanan atau minuman. Apabila dia datang kepadamu, sampaikan salam kepadanya dari Tuhannya dan aku, dan beritahukan kepadanya tentang sebuah rumah di syurga dari mutiara yang tiada keributan di dalamnya dan tidak ada kepayahan." [HR. Bukhari dalam "Fadhaail Ashhaabin Nabi SAW. Imam Adz-Dzahabi berkata :"Keshahihannya telah disepakati."] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah istana ini lebih baik daripada istana-istana di dunia, hai, orang-orang yang terpedaya oleh dunia ? &lt;br /&gt;Sayidah Khadijah r.a. adalah wanita pertama yang bergabung dengan rombongan orang Mu'min yang orang pertama yang beriman kepada Allah di bumi sesudah Nabi SAW. Khadijah r.a. membawa panji bersama Rasulullah SAW sejak saat pertama, berjihad dan bekerja keras. Dia habiskan kekayaannya dan memusuhi kaumnya. Dia berdiri di belakang suami dan Nabinya hingga nafas terakhir, dan patut menjadi teladan tertinggi bagi para wanita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa tidak, karena Khadijah r.a. adalah pendukung Nabi SAW sejak awal kenabian. Ar-Ruuhul Amiin telah turun kepadanya pertama kali di sebuah gua di dalam gunung, lalu menyuruhnya membaca ayat- ayat Kitab yang mulia, sesuai yang dikehendaki Allah SWT. Kemudian dia menampakkan diri di jalannya, antara langit dan bumi. Dia tidak menoleh ke kanan maupun ke kiri sehingga Nabi SAW melihatnya, lalu dia berhenti, tidak maju dan tidak mundur. Semua itu terjadi ketika Nabi SAW berada di antara jalan-jalan gunung dalam keadaan kesepian, tiada penghibur, teman, pembantu maupun penolong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi SAW tetap dalam sikap yang demikian itu hingga malaikat meninggalkannya. Kemudian, beliau pergi kepada Khadijah dalam keadaan takut akibat yang didengar dan dilihatnya. Ketika melihatnya, Khadijah berkata :"Dari mana engkau, wahai, Abal Qasim ? Demi Allah, aku telah mengirim beberapa utusan untuk mencarimu hingga mereka tiba di Mekkah, kemudian kembali kepadaku." Maka Rasulullah SAW menceritakan kisahnya kepada Khadijah r.a. &lt;br /&gt;Khadijah r.a. berkata :"Gembiralah dan teguhlah, wahai, putera pamanku. Demi Allah yang menguasai nyawaku, sungguh aku berharap engkau menjadi Nabi umat ini." Nabi SAW tidak mendapatkan darinya, kecuali pe neguhan bagi hatinya, penggembiraan bagi dirinya dan dukungan bagi urusannya. Nabi SAW tidak pernah mendapatkan darinya sesuatu yang menyedihkan, baik berupa penolakan, pendustaan, ejekan terhadapnya atau penghindaran darinya. Akan tetapi Khadijah melapangkan dadanya, melenyapkan kesedihan, mendinginkan hati dan meringankan urusannya. Demikian hendaknya wanita ideal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah dia, Khadijah r.a., yang Allah SWT telah mengirim salam kepadanya. Maka turunlah Jibril A.S. menyampaikan salam itu kepada Rasul SAW seraya berkata kepadanya :"Sampaikan kepada Khadijah salam dari Tuhannya. Kemudian Rasulullah SAW bersabda :"Wahai Khadijah, ini Jibril menyampaikan salam kepadamu dari Tuhanmu." Maka Khadijah r.a. menjawab :"Allah yang menurunkan salam (kesejahteraan), dari-Nya berasal salam (kesejahteraan), dan kepada Jibril semoga diberikan salam (kesejahteraan)." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya ia adalah kedudukan yang tidak diperoleh seorang pun di antara para shahabat yang terdahulu dan pertama masuk Islam serta khulafaur rasyidin. Hal itu disebabkan sikap Khadijah r.a. pada saat pertama lebih agung dan lebih besar daripada semua sikap yang mendukung da'wah itu sesudahnya. Sesungguhnya Khadijah r.a. merupakan nikmat Allah yang besar bagi Rasulullah SAW. Khadijah mendampingi Nabi SAW selama seperempat abad, berbuat baik kepadanya di saat beliau gelisah, menolong- nya di waktu-waktu yang sulit, membantunya dalam menyampaikan risalahnya, ikut serta merasakan penderitaan yang pahit pada saat jihad dan menolong- nya dengan jiwa dan hartanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda :"Khadijah beriman kepadaku ketika orang- orang mengingkari. Dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan. Dan dia memberikan hartanya kepadaku ketika orang-orang tidak memberiku apa-apa. Allah mengaruniai aku anak darinya dan mengharamkan bagiku anak dari selain dia." [HR. Imam Ahmad dalam "Musnad"-nya, 6/118] &lt;br /&gt;Diriwayatkan dalam hadits shahih, dari Abu Hurairah r.a., dia berkata :"Jibril datang kepada Nabi SAW, lalu berkata :"&lt;br /&gt;Wahai, Rasulullah, ini Khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi kuah, makanan atau minuman. Apabila dia datang kepadamu, sampaikan kepadanya salam dari Tuhan-nya dan beritahukan kepadanya tentang sebuah rumah di syurga, (terbuat) dari mutiara yang tiada suara ribut di dalamnya dan tiada kepayahan." [Shahih Bukhari, Bab Perkawinan Nabi SAW dengan Khadijah dan Keutamaannya, 1/539] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-7271201303900154950?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/7271201303900154950/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/khadijah-binti-khuwailid.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7271201303900154950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7271201303900154950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/khadijah-binti-khuwailid.html' title='Khadijah Binti Khuwailid'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-646574668856005815</id><published>2009-08-09T01:01:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T01:01:22.963-07:00</updated><title type='text'>Imam Al - Ghazali</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Abu Hamid Muhammad Ibnu Muhammad Ibnu Ahmad, dilahirkan pada tahun 450 H/ 1059 di Thus daerah Khurasan. Ia dikenal dengan Al - Ghazali karena ayahnya pemintal tenun wol atau karena ia berasal dari desa Ghazalah. Beliau wafat pada tahun 505 H / 1111. &lt;br /&gt;Pendidikannya dimulai didaerahnya yaitu belajar kepada Ahmad Ibnu Muhammad al - Razkani al - Thusi, setelah itu pindah ke Jurjan ke pendidikan yang dipimpin oleh Abu Nash al-Ismaili mempelajari semua bidang agama dan bahasa, setelah tamat kembali ke Thus belajar tasawuf dengan Syekh Yusuf al - Nassaj (wafat 487 H) , kemudian ke Nisyapur belajar kepada Abul Ma'al al-Juwaini yang bergelar Imam al - Haramain dan melanjutkan pelajaran Tasawuf kepada Syekh Abu Ali al - Fadhl Ibnu Muhammad Ibnu Ali al - Farmadi, dan ia mulai mengajar dan menulis dalam Ilmu Fiqh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Imam al - Juwaini wafat ia pindah ke Mu'askar mengikuti berbagai forum diskusi dan seminar kalangan ulama dan intelektual dan dengan segala kecermelangannya membawanya menjadi guru besar di perguruan Nidzamiyah di Baghdad pada tahun 484 H, disamping memberikan kuliah, ia juga mengkaji filsafat Yunani dan filsafat Islam. Kecermelangan, keharuman namanya dan kesenangan duniawi yang melimpah ruah di Baghdad melebihi ketika ia di Mu'askar, dikota ini ia sakit dan secara tiba-tiba meninggalkan Baghdad mengundurkan diri dari kegemerlapan duniawi tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai th 488 H/ 1095 ia ke Damaskus. di Masjid Umawi ia ber'itiqaf dan berzikir dipuncak menara sebelah barat sepanjang hari dengan makan dan minum yang terbatas. Ia memasuki suluk sufi dengan riyadhah dan mujahadah terus menerus seperti itu selama 2 tahun di Damaskus. Setelah itu pergi ke Baitul Maqdis di Palestina, setiap hari ia masuk Qubbah Shahrah untuk berzikir, ia juga ke al - Khalil berziarah ke makam Nabi Ibrahim as. Setelah dari Palestina, ia melaksanakan ibadah haji di Mekkah dan berziarah ke makam Rasullulah di Madinah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pernah kembali ke Baghdad untuk mengajar di Perguruan Nidzamiyah Baghdad, namum tidak berapa lama kemudian kembali ke Thus dan mendirikan khanaqah untuk para sufi dan mendirikan madrasah untuk mengajar ilmu Tasawuf. &lt;br /&gt;Karya - karya tulis Al-Ghazali meliputi berbagai bidang keislaman, Kalam, Fiqh, Filsafat, Tasawuf dan lain lainnya yang berbentuk buku maupun risalah. &lt;br /&gt;Kitab kitab Al -Ghazali yang membahas tentang Tasawuf : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mizan al - 'Amal &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Al - Ma'arif al-Aqliah wa Lubab al - Hikmah al - Ilahiyah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Ihya 'Ulumiddin &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Al - Maqshad al - Astna Fi Syarh Asma al - Husna &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Bidayat al - Hidayah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Al - Madhnun Bih 'ala Ghairi Ahlil &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Kaimiya al - Sa'adah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Misykat al - Anwar &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Al - Kasyf Wa al - Tabyin Fi Ghurur al - Naas Ajma'in &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Al - Munqidz Min al - Dhalal &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Al - Durrat al Fakhirah Fi Kasyf 'Ulumi al - Akhirah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Minhaj al - 'Abidin Ila Jannati Rabbi al - 'Alamin &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Al - Arba'in Fi Ushul al - Din &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tasawuf Al - Ghazali menghimpun akidah, syariat dan akhlak dalam suatu sistematika yang kuat dan amat berbobot, karena teori - teori tasawufnya lahir dari kajian dan pengalaman pribadi setelah melaksanakan suluk dalam riyadhah dan mujahadah yang intensif dan berkesinambungan, sehingga dapat dikatakan bahwa seumur hidupnya ia bertasawuf. &lt;br /&gt;Dalam pandangannya, Ilmu Tasawuf mengandung 2 bagian penting, pertama menyangkut ilmu mu'amalah dan bagian kedua menyangkut ilmu mukasyafah, hal ini diuraikan dalam karyanya Ihya 'Ulumiddin, Al -Ghazali menyusun menjadi 4 bab utama dan masing-masing dibagi lagi kedalam 10 pasal yaitu : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Bab pertama : tentang ibadah (rubu' al - ibadah) &lt;br /&gt;· Bab kedua : tentang adat istiadat (rubu' al - adat) &lt;br /&gt;· Bab ketiga : tentang hal -hal yang mencelakakan (rubu' al - muhlikat) &lt;br /&gt;· Bab keempat : tentang maqamat dan ahwal (rubu' al - munjiyat) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, perjalanan tasawuf itu pada hakekatnya adalah pembersihan diri dan pembeningan hati terus menerus sehingga mampu mencapai musyahadah. Oleh karena itu ia menekankan pentingnya pelatihan jiwa, penempaan moral atau akhlak yang terpuji baik disisi manusia maupun Tuhan. &lt;br /&gt;Imam Al -Ghazali yang bergelar Hujjatul Islam meninggal dikota kelahirannya Thus pada hari Senin 14 Jumadil Akhir 505 H. &lt;br /&gt;Disarikan dari :&lt;br /&gt;"Ajaran dan Teladan Para Sufi", karangan Drs H.M. Laily Mansur, L.PH. Penerbit - PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 1996. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-646574668856005815?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/646574668856005815/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/imam-al-ghazali.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/646574668856005815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/646574668856005815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/imam-al-ghazali.html' title='Imam Al - Ghazali'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-3512474208610969934</id><published>2009-08-09T01:00:00.003-07:00</published><updated>2009-08-09T01:00:54.413-07:00</updated><title type='text'>Abu Hanifah al-Nu'man</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Abu Hanifah al-Nu'man bin Stabit bin Zautha dilahirkan di Kufah pada tahun 80 H/699. Orang tuanya berasal dari keturunan Persia dan ketika ia masih dalam kandungan di bawa pindah ke Kufah dan menetap disini hingga Abu Hanifah lahir. &lt;br /&gt;Menurut cerita, ketika Zautha bersama anaknya Stabit ( ayah Abu Hanifah ) berkunjung kepada Ali bin Abi Thalib, dengan serta merta kedua orang ini didoakan agar mendapat keturunan yang mulia. Abu hanifah dibesarkan di Kufah dan dikota ini ia mulai belajar dan menimba ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya. Setelah itu bepergian ke Hijaz, terutama di Mekkah dan Madinah untuk menambah dan memperdalam ilmu dan wawasan yang luas. Ia berusaha memahami pemikiran hukum yang bersumber dari Umar dan Ali bin Abi Thalib melalui sahabat - sahabat mereka. Termasuk diantaranya ialah Hammad bin Abi Sulaiman, ibrahim al nakhai, abdulah bin mashud dan abdulah bin abbas. Ia pernah bertemu dengan beberapa sahabat rasulullah seperti Anas bin Malik, Abdullah bin Auqa di Kufah, Sahal bin Sa'ad di Madinah dan Abu Thufail Ibnu Wailah di Mekah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya karyanya yang sampai kepada kita adalah kitab al-Fiqul Akbar, Kitab Al-Risalah, kitab Al- 'Alim wal Mutallim dan kitab Al-washiyah. Tidak ada buku fiqih karya abu Hanifah. Meskipun demikian tulisan murid-muridnya telah merekam secara lengkap semua pandangan fiqih Abu Hanifah hingga menjadi ikutan kaum muslimin. Muridnya antara lain Abu Yusuf bin Ibrahim Al-Auza'I, Zafr bin Al - Ajil bin Qois, Muhammad bin Hasan bin Farqad al-syaibani dan al-Hasan bin Ziyad al-lu'lu'I . murid-murid inilah yang merekam dan menulis pemikiran Abu Hanifah, baik bidang akidah maupun bidang hukum. Murid-murid di bidang tasawuf antara lain Ibrahim bin Adham Fudhail bin 'lyad, Dawud al - Tha'I dan Bisyt al-Hafi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hanifah memiliki ilmu yang luas dalam semua kajian Islam hingga ia merupakan seorang mujtahid besar (imamul a"zdam ) sepanjang masa. Meskipun demikian ia hidup sebagaimana layaknya dengan melakukan usaha berdagang dalam rangka menghidupi keluarga. Dengan prinsip berdiri di atas kemampuan sendiri, ia prihatin juga terhadap kepentingan kaum muslimin , terutama bagi mereka yang berhajat akhlak yang mulia yang dimilikinya mampu mengendalikan hawa nafsu, tidak goyah oleh imbauan jabatan dan kebesaran duniawi dan selalu sabar dalam mengahadapi berbagai cobaan. Meskipun ia berdagang ia hidup sebagai kehidupan sufi dengan zuhud, wara, dan taat ibadah. Kalau kita hayati kehidupannya maka akan rampak kepada kira bahwa Abu Hanifah hidup dengan ilmu dan bimbingan umat dengan penuh kreatif, hidup dengan kemampuan sendiri tidak memberatkan orang lain. Disamping menjalankan usaha dagangnya. ia juga hidup dengan ibadah yang intensif siang dan malam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalifah al-Manshur akan mengangkat hakim agung dengan memiliki salah satu diantara 4 orang ulama besar: Abu Hanifah, Sofyan Tsauri, Mis'ar bin Kidam, dan Syuraih. Sementara mereka berjalan bersama menemui Khalifah, Abu Hanifah bekata kepada para sahabat-sahabatnya : "Aku akan menolak jabatan ini dengan cara tertentu. Mis'ar hendak menolaknya dengan berpura -pura menjadi gila, Safyan Tsauri akan lari ke negeri lain dan Syuraih agar dapat menerima jabatan ini". Sofyan lalu kabur pergi ke pelabuhan untuk naik kapal menuju negeri lain. Yang lain melanjutkan dan bertemu kalifah dalam sebuah pertemuan resmi. Khalifah berkata kepada Abu Hanifah :" Engkau harus bersedia menjadi hakim agung". Abu Hanifah menjawab:" Wahai Amirul Mukminin , aku bukan orang arab dan pemimpin-pemimpin arab tidak akan menerima keputusan-keputusanku. Karena itu aku merasa bahwa aku tidak cocok untuk jabaran ini". Khalifah berkata:" jabatan ini tidak ada kaitannya dengan masalah keturunan melainkan berkaitan dengan keahlian. Dan engkau adalah seorang ulama terkemuka di masa ini". Abu Hanifah berkata:"wahai Khalifah, apa yang baru kukatakan menunjukkan bukti Bagaimana keberadaan saya. Jika telah kukatakan aku tidak cocok dan juga telah kukatakan sebuah kebohongan tentu aku tidak cocok dan juga telah kukatakan sebuah kebohongan tentu tidak dibenarkan seorang pendusta menjadi hakim atas kaum muslim dan tidak debenarkan pula engakau mempercayai kepada kehidupan kekayaan dan kehormatan yang engkau miliki". Lalu Mis'ar tampil ke muka dengan menjabat tangan khalifah dan bertanya macam-macam yang tidak layak hingga khalifah marah dan menyatakan gila dan khalifah meminta untuk menjadi hakim agung tersebut dan menolaknya setiap alasan yang dikemukakannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hanifah menolak jabatan dan tidak mau dibantu oleh penguasa. Ketika Abu Ja'far al-Manshur menghadiahkannya 10.000 dirham, Abu Hanifah menolak. Seorang sahabatnya berkata kepadanya:" kepada anda diberikan dunia anda menolaknya padahal anda berkeluarga". Abu Hanifah menjawab:" keluargaku kuserahkan kepad allah, sedang makananku sebulan cukup dua dirham saja. &lt;br /&gt;Pada suatu kerika Abu Hanifah mengirim barang dagangan kepada kongsinya. Didalam barang dagangan itu ada sehelai kain yang cacat. Abu Hanifah mensyaratkan kepada kongsinya supaya menerangkan cacat kain itu. Lalu sipembeli tidak mengetahui. Ketika Abu Hanifah mengetahui hal itu maka ia segera bersedekah sebanyak 30.000 dirham. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan, disamping memiliki akhlak dan tingkah laku mulia, ia selalu menjaga kesucian diri dan harta, disamping ia selalu dalam peribadahan selama 40 tahun Abu Hanifah memenuhi malam malamnya dengan shalat dan selama itu shalatnya subuh dilaksanakan dengan wudhu pada waktu isya. Dan dalam shalatnya itu dibacanya al-Quran dan konon kerika ia meninggal ia telah menghatamkan al-Quran 7000 kali. &lt;br /&gt;Ilmu yang dimiliki oleh Abu Hanifah demikian luas terutama temuan-temuannya dibidang hukum dan memecahkan masalah-masalahnya sejumlah 60.000 masalah hingga di digelar dengan imam al-A'zdam dan kuluasan ilmunya itu diakui oleh imam Syafi'I beliau berkata:"manusia dalam bidang hukum adalah orang yang berpegang kepada Abu Hanifah ". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampak ilmu Anu Hanifah bukan hanya bidang hukum tetapi juga miliputi bidang lainnya termasuk tasawuf. Menurut Yahya bin Mu'azd al-Razi dalam suatu mimpi ia bertemu dengan rasulullah dan bertanya:"wahai Rasulullah di mana akan aku cari engaku?". Rasulullah menjawab:"di dalam ilmu Abu Hanifah ", demikian Rasulullah. &lt;br /&gt;Ketika Daud al-Tha'I telah beroleh ilmu yang luas dan sudah mencapai popularitas yang tinggi dia berkunjung menemui Abu Hanifah seraya berkata:"saya mohon diberikan wejangan dan petujuk". Abu Hanifah berkata:"amalkan apa yang telah engku pelajari, karena teori tanpa praktek ibarat tubuh tanpa roh". Petunjuk ini menghendaki adanya mujahadah dan dengan mujahadah akan didapat musyahadah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-3512474208610969934?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/3512474208610969934/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abu-hanifah-al-numan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/3512474208610969934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/3512474208610969934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abu-hanifah-al-numan.html' title='Abu Hanifah al-Nu&apos;man'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-7038764965153382068</id><published>2009-08-09T01:00:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T01:00:27.450-07:00</updated><title type='text'>SOFYAN ATS-TSAURI</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Abu 'Abdullah Sofy an bin Sd'id ats-Tsauri lahir di Kufah pada tahun 97 HI715 M. Mula-mula ia belajar dari ayahnya sendiri, kemudian dari banyak orang-orang pandai di masa itu sehingga akhirnya ia mencapai keahlian yang tinggi di bidang Hadits dan teologi. Pada tahun 158 Hl715 M, ia menantang pejabat-pejabat pemerintahan sehingga ia terpaksa menyembunyikan diri di kota Mekkah. Sofyan ats-Tsauri meninggal dunia tahun 161 H/778 M di kota Bashrah. Ia telah mendirikan sebuah madzhab fiqh yang bertahan selama dua abad. Dan menjalani hidup pertapaan yang keras sehingga para sufi menyebutnya sebagai seorang manusia suci. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SOFYAN ATS-TSAURI DAN PARA KHALIFAH &lt;br /&gt;Kesalehan Sofyan ats-Tsauri nampak sejak ia masih berada di dalam kandungan ibunya. Suatu hari ibunya sedang berada di atas loteng rumah. Si ibu mengambil beberapa asinan yang sedang dijemur tetangganya di atas atap dan memakannya. Tiba-tiba Sofyan yang masih berada di dalam rahim ibunya itu menyepak sedemikian keras-nya sehingga si ibu mengira bahwa ia keguguran. &lt;br /&gt;Diriwayatkan bahwa yang menjadi khalifah pada masa itu ketika shalat di depan Sofyan memutar-mutar kumisnya. Setelah selesai shalat, Sofyan berseru kepadanya: "Engkau tidak pantas melakukan shalat seperti itu. Di Padang Mahsyar nanti shalatmu itu akan dilemparkan ke mukamu sebagai sehelai kain lap yang kotor" "Berbicaralah yang sopan", tegur si khalifah. "Jika aku enggan melakukan tanggung jawabku ini, jawab Sofyan, "semoga kencingku berubah menjadi darah". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalifah sangat marah mendengar kata-kata Sofyan ini lalu memerintahkan agar ia dipenjarakan dan dihukum gantung. "Agar tidak ada orang-orang lain yang seberani itu lagi terhadapku", jelas si khalifah. &lt;br /&gt;Suatu hari tiang gantungan dipersiapkan, Sofyan masih tertidur lelap dengan kepala berada dalam dekapan seorang manusia suci dan kakinya di pangkuan Sofyan bin uyaina. Kedua manusia suci tersebut yang mengetahui bahwa tiang gantungan sedang dipersiapkan, bersepakat: "Janganlah ia sampai mengetahui hal ini". Tetapi ketika itu juga Sofyan terjaga. "Apakah yang sedang terjadi?", tanyanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua manusia suci itu terpaksa menjelaskan walau dengan sedih sekali. "Aku tidak sedemikian mencintai kehidupan ini"&lt;br /&gt;, kata Abu Sofyan. "Tetapi seorang manusia harus melakukan kewajibannya selama ia berada di atas dunia ini". &lt;br /&gt;Dengan mata berlinang-linang Sofyan berdoa: "Ya Allah, sergaplah mereka seketika ini juga! " Pada saat itu sang khalifah sedang duduk di atas tahta dikelilingi oleh menteri-menterinya. Tiba-tiba petir menyambar istana dan khalifah beserta menteri-menterinya itu ditelan bumi. "Benar-benar sebuah doa yang diterima dan dikabulkan dengan seketika!", kedua manusia suci yang mulia itu berseru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang khalifah yang lain naik pula ke atas tahta. Ia percaya kepada kesalehan Sofyan. Si khalifah mempunyai seorang tabib yang beragama Kristen. Ia adalah seorang guru besar dan sangat ahli. Khalifah mengirim tabib ini untuk mengobati penyakit Sofyan. Ketika si tabib memeriksa air kencing Sofyan, ia berkata di dalam hati, "Inilah seorang manusia yang hatinya telah berubah menjadi darah karena takut kepada Allah. Darah keluar sedikit demi sedikit melalui kantong kemihnya". Kemudian ia menyimpulkan, "Agama yang dianut oleh seorang manusia seperti ini tidak mungkin salah". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si tabib segera beralih kepada agama Islam. Mengenai peristiwa ini khalifah berkata: "Kusangka aku mengirimkan seorang tabib untuk merawat seorang sakit, kiranya aku mengirim seorang sakit untuk dirawat seorang tabib yang besar". &lt;br /&gt;ANEKDOT - ANEKDOT MENGENAI DIRI SOFYAN ATS-TSAURI &lt;br /&gt;Suatu hari Sofyan bersama seorang sahabatnya lewat di depan rumah seorang terkemuka. Sahabatnya terpesona memandang, serambi rumah itu. Sofyan mencela perbuatan temannya itu: "Jika engkau beserta orang-orang yang seperti engkau ini tidak terpesona dengan istana-istana mereka! niscaya mereka tidak bermegah-megah seperti ini. Dengan terpesona seperti itu engkau ikut berdosa di dalam sikap bermegah-megah mereka". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang tetangga Sofyan meninggal dunia, Sofyan pun pergi untuk membacakan doa pada penguburannya. Setelah selesai, terdengar olehnya orang-orang berkata: "Almarhum adalah seorang yang baik". "Seandainya aku ketahui bahwa orang-orang lain menyukai almarhum", kata Sofyan, "niscaya aku tidak turut di dalam penguburan ini. Jika seseorang bukan munafik, maka orang-orang lain tidak akan menyukainya!" &lt;br /&gt;Suatu hari Sofyan salah mengenakan pakaiannya. Ketika hal ini dikatakan kepadanya, ia segera hendak memperbaiki pakaiannya tetapi cepat-cepat dibatalkannya pula niatnya itu, dan berkata, "Aku mengenakan pakaian ini karena Allah dan aku tak ingin meng-ubahnya hanya karena manusia". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemuda mengeluh karena tidak sempat menunaikan ibadah haji. Sofyan menegurnya: "Telah empat puluh kali aku menunaikan ibadah haji. Semuanya akan kuberikan kepadamu asalkan engkau mau memberikan keluhanmu itu kepadaku". "Baiklah", si pemuda menjawab. Malam harinya di dalam mimpinya Sofyan mendengar sebuah suara yang berkata kepadanya: "Engkau mendapat keuntungan yang sedemikian besarnya sehingga apabila dibagi-bagikan kepada semua jama'ah di Padang Arafah, niscaya setiap orang di antara mereka menjadi kaya raya". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari ketika Sofyan sedang memakan sepotong roti lewatlah seekor anjing. Anjing itu diberinya roti secabik demi secabik. Seseorang bertanya kepada Sofyan: "Mengapa roti itu tidak engkau makan beserta anak-isterimu?" "Jika anjing ini kuberi roti", jawab Sofyan, "niscaya ia akan menjagaku sepanjang malam sehingga aku dapat beribadah dengan tenang, Jika roti ini kuberikan kepada anak-isteriku niscaya mereka akan menghalangi diriku untuk beribadah kepada Allah". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu ketika Sofyan melakukan perjalanan ke Mekkah, ia diusung di atas sebuah tandu. Selama di dalam perjalanan, Sofyan menangis terus-menerus. Seorang sahabat yang menyertainya bertanya, "Apakah engkau menangis karena takut akan dosa-dosamu?' Sofyan mengulurkan tangannya dan mencabut beberapa helai jerami. &lt;br /&gt;"Dosa-dosaku memang banyak, tetapi semuanya tidaklah lebih berarti daripada segenggam jerami ini bagiku. Yang membuat aku takut adalah apakah imanku benar-benar iman atau bukan". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa cintanya Sofyan terhadap semua makhluk Allah. Suatu hari ketika berada di pasar, ia meLihat seekor burung di dalam sangkar. Si burung mengepak-ngepakkan sayap dan mencicit-cicit dengan sedihnya. Sofyan membeli burung itu lalu melepaskannya. Setiap malam burung itu datang ke rumah Sofyan, menunggui Sofyan apabila ia sedang shalat dan sekali-sekali hinggap di tubuhnya. Ketika Sofyan meninggal dunia dan mayatnya diusung ke pemakaman, si burung ikut pula mengantarkannya dan seperti pengantar-pengantar yang lain ia pun mencicit-cicit sedih. Ketika mayat Sofyan diturunkan ke dalam tanah, si burung menyerbu masuk ke dalam kuburan itu. Kemudian terdengarlah suara dari dalam kuburan itu: "Allah Yang Maha Besar telah memberi ampunan kepada Sofyan karena telah menunjukkan belaskasih kepada makhluk-makhluk-Nya". Si burung mati pula menyertai Sofyan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-7038764965153382068?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/7038764965153382068/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/sofyan-ats-tsauri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7038764965153382068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7038764965153382068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/sofyan-ats-tsauri.html' title='SOFYAN ATS-TSAURI'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-656187687480319503</id><published>2009-08-09T00:59:00.003-07:00</published><updated>2009-08-09T00:59:57.976-07:00</updated><title type='text'>ZAINAB AL KUBRA R.A.</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;ZAINAB AL KUBRA R.A. , Seorang wanita cucu Rasulullah SAW, yang begitu tabah dan tetap tegar menghadapi ujian dan cobaan, demi kemuliaan keturunan Rasulullah SAW. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menulis tentang Sitti Fatimah Azzahra dengan meninggalkan begitu saja kedua puterinya, rasanya memang kurang adil. Apalagi kalau yang dibicarakan itu menyangkut puterinya yang bernanna Zainab Al-Kubra. Ia tercatat dalam sejarah Islam sebagai wanita yang tabah dan gagah berani Seperti diketahui, di samping kedua puteranya yang termasyhur itu, dalam perkawinannya dengan Imam Ali r.a., Sitti Fatimah Azzahra juga diberkahi oleh Allah s.w.t. dengan dua orang puteri. Mereka itu adalah Zainab Al-Kubra dan Zainab Ash-Sugra. Bersama dengan Al-Hasan dan Al-Husain r.a., kedua wanita itu sudah sejak masa anak-anak ditinggalkan untuk selamalamanya oleh ibundanya. Dalam usia yang masih muda sekali ini, sesaat sebelum wafat Sitti Fatimah r.a. telah berpesan khusus kepada Zainab Al-Kubra agar ia menjaga baik-baik kedua saudara lelakinya itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, beban yang terberat bagi Sitti Fatimah Azzahra sebelum meninggal dunia rupanya adalah keempat anaknya yang masih kecil-kecil itu. Dikisahkan bahwa sesaat sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir Sitti Fatimah r.a. tak dapat menahan kepedihan hatinya. Ia harus memenuhi panggilan Ilahi pada usia yang begitu muda, 28 tahun. Sedangkan anak-anaknya belum satu pun yang mencapai usia sepuluh tahun. &lt;br /&gt;Sesudah itu pada usia masih remaja, bahkan masih anak-anak, Zainab Al-Kubra sudah diserahi tanggung jawab untuk menjaga adik-adik dan merawat kakak-kakaknya. Tidak banyak yang bisa diungkapkan mengenai peran masa anak-anak yang dilakukan oleh kedua puteri Sitti Fatimah Azzahra itu. Riwayat-riwayat hanya mengungkapkan kehidupan dan perkembangan Al Hasan dan Al Husain r.a. Hal ini tidak perlu diherankan, karena dunia kehidupan Arab yang keras jarang sekali mengedepankan peran seorang wanita. Jadi walaupun Zainab Al-Kubra dan Zainab Ash Sugra termasuk dalam lingkungan keluarga sangat mulia nama mereka jarang sekali ditonjolkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru beberapa tahun kemudian setelah Zainab Al Kubra meningkat remaja, maka peranannya diungkapkan oleh para periwayat. Sejarah akhirnya mencatat namanya dan mengakui peran penting yang dijalankan oleh Zainab Al Kubra dalam melindungi kesinambungan generasi penerus keluarga RASUL Allah s a w. Bagaimana pun juga, walau Zainab Al Kubra seorang wanita, tetapi ada darah kemuliaan dan kesucian yang mengalir dalam tubuhnya. Sejak masa anak-anak ia telah turut memikul tanggung jawab kehidupan rumahtangga Imam Ali r.a. yang ditinggal wafat oleh Sitti Fatimah Azzahra. Zainab Al Kubra dengan tekun dan tabah melaksanakan amanat yang ditinggalkan oleh bundanya sesaat sebelum wafat. Dengan penuh tanggung jawab dirawatnya adik-adik dan kedua kakaknya itu. Boleh dikatakan ia tak pernah berpisah jauh dari kedua saudara lelakinya itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada pengungkapan mengenai kelanjutan kehidupan Zainab Ash-Sugra. Sedangkan tentang Zainab Al Kubra justru makin menonjol setelah Al-Husain r.a. gugur di Karbala. Wanita inilah pada usia sudah lebih setengah abad tanpa mengebal gentar sedikit pun sedia mati untuk menyelamatkan keturunan langsung Rasul Allah s a.w. Ia menjadi saksi hidup tentang siksaan yang dialami oleh saudara lelakinya itu sampai Al-Husain r.a. meninggal dengan gagah berani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-656187687480319503?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/656187687480319503/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/zainab-al-kubra-ra.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/656187687480319503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/656187687480319503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/zainab-al-kubra-ra.html' title='ZAINAB AL KUBRA R.A.'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-7838033126728492349</id><published>2009-08-09T00:59:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T00:59:32.933-07:00</updated><title type='text'>Khalid Bin Walid</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;"ORANG seperti dia, tidak dapat tanpa diketahui dibiarkan begitu saja. Dia harus diincar sebagai calon pemimpin Islam. Jika dia menggabungkan diri dengan kaum Muslimin dalam peperangan melawan orang-orang kafir, kita harus mengangkatnya kedalam golongan pemimpin" demikian keterangan Nabi ketika berbicara tentang Khalid sebelum calon pahlawan ini masuk Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalid dilahirkan kira-kira 17 tahun sebelum masa pembangunan Islam. Dia anggota suku Banu Makhzum, suatu cabang dari suku Quraisy. Ayahnya bernama Walid dan ibunya Lababah. Khalid termasuk diantara keluarga Nabi yang sangat dekat. Maimunah, bibi dari Khalid, adalah isteri Nabi. Dengan Umar sendiri pun Khalid ada hubungan keluarga, yakni saudara sepupunya. Suatu hari pada masa kanak-kanaknya kedua saudara sepupu ini main adu gulat. Khalid dapat mematahkan kaki Umar. Untunglah dengan melalui suatu perawatan kaki Umar dapat diluruskan kembali dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah Khalid yang bernama Walid, adalah salah seorang pemimpin yang paling berkuasa diantara orang-orang Quraisy. Dia sangat kaya. Dia menghormati Ka'bah dengan perasaan yang sangat mendalam. Sekali dua tahun dialah yang menyediakan kain penutup Ka'bah. Pada masa ibadah Haji dia memberi makan dengan cuma-cuma bagi semua orang yang datang berkumpul di Mina. &lt;br /&gt;Ketika orang Quraisy memperbaiki Ka'bah tidak seorang pun yang berani meruntuhkan dinding-dindingnya yang tua itu. Semua orang takut kalau-kalau jatuh dan mati. Melihat suasana begini Walid maju kedepan dengan bersenjatakan sekop sambil berteriak, "O, Tuhan jangan marah kepada kami. Kami berniat baik terhadap rumahMu". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi mengharap-harap dengan sepenuh hati, agar Walid masuk Islam. Harapan ini timbul karena Walid seorang kesatria yang berani dimata rakyat. Karena itu dia dikagumi dan dihormati oleh orang banyak. Jika dia telah masuk Islam ratusan orang akan mengikutinya. &lt;br /&gt;Dalam hati kecilnya Walid merasa, bahwa Al Qur-'an itu adalah kalimat-kalimat Allah. Dia pernah mengatakan secara jujur dan terang-terangan, bahwa dia tidak bisa berpisah dari keindahan dan kekuatan ayat-ayat suci itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan yang terus terang ini memberikan harapan bagi Nabi, bahwa Walid akan segera masuk Islam. Tetapi impian dan harapan ini tak pernah menjadi kenyataan. Kebanggaan atas diri sendiri membendung bisikan-bisikan hati nuraninya. Dia takut kehilangan kedudukannya sebagai pemimpin bangsa Quraisy. Kesangsian ini menghalanginya untuk menurutkan rayuan-rayuan hati nuraninya. Sayang sekali orang yang begini baik, akhirnya mati sebagai orang yang bukan Islam. &lt;br /&gt;Suku Banu Makhzum mempunyai tugas-tugas penting. Jika terjadi peperangan, Banu Muhzum lah yang mengurus gudang senjata dan gudang tenaga tempur. Suku inilah yang mengumpulkan kuda dan senjata bagi prajurit-prajurit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada cabang suku Quraisy lain yang bisa lebih dibanggakan seperti Banu Makhzum. Ketika diadakan kepungan maut terhadap orang-orang Islam dilembah Abu Thalib, orang-orang Banu Makhzumlah yang pertama kali mengangkat suaranya menentang pengepungan itu. &lt;br /&gt;Latihan Pertama &lt;br /&gt;Kita tidak banyak mengetahui mengenai Khalid pada masa kanak-kanaknya. Tetapi satu hal kita tahu dengan pasti, ayah Khalid orang berada. Dia mempunyai kebun buah-buahan yang membentang dari kota Mekah sampai ke Taif. Kekayaan ayahnya ini membuat Khalid bebas dari kewajiban-kewajibannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia lebih leluasa dan tidak usah belajar berdagang. Dia tidak usah bekerja untuk menambah pencaharian orang tuanya. Kehidupan tanpa suatu ikatan memberi kesempatan kepada Khalid mengikuti kegemarannya. Kegemarannya ialah adu tinju dan berkelahi. &lt;br /&gt;Saat itu pekerjaan dalam seni peperangan dianggap sebagai tanda seorang Satria. Panglima perang berarti pemimpin besar. Kepahlawanan adalah satu hal terhormat di mata rakyat. &lt;br /&gt;Ayah Khalid dan beberapa orang pamannya adalah orang-orang yang terpandang dimata rakyat. Hal ini memberikan dorongan keras kepada Khalid untuk mendapatkan kedudukan terhormat, seperti ayah dan paman-pamanya. Satu-satunya permintaan Khalid ialah agar menjadi orang yang dapat mengatasi teman-temannya didalam hal adu tenaga. Sebab itulah dia menceburkan dirinya kedalam seni peperangan dan seni bela diri. Malah mempelajari keahlian mengendarai kuda, memainkan pedang dan memanah. Dia juga mencurahkan perhatiannya kedalam hal memimpin angkatan perang. Bakat-bakatnya yang asli, ditambah dengan latihan yang keras, telah membina Khalid menjadi seorang yang luar biasa. Kemahiran dan keberaniannya mengagumkan setiap orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan yang ditunjukkannya mengenai taktik perang menakjubkan setiap orang. Dengan gamblang orang dapat melihat, bahwa dia akan menjadi ahli dalam seni kemiliteran. &lt;br /&gt;Dari masa kanak-kanaknya dia memberikan harapan untuk menjadi ahli militer yang luar biasa senialnya. &lt;br /&gt;Menentang Islam &lt;br /&gt;Pada masa kanak-kanaknya Khalid telah kelihatan menonjol diantara teman-temannya. Dia telah sanggup merebut tempat istimewa dalam hati rakyat. Lama kelamaan Khalid menanjak menjadi pemimpin suku Quraisy. Pada waktu itu orang-orang Quraisy sedang memusuhi Islam. Mereka sangat anti dan memusuhi agama Islam dan penganut-penganut Islam. Kepercayaan baru itu menjadi bahaya bagi kepercayaan dan adat istiadat orang-orang Quraisy. Orang-orang Quraisy sangat mencintai adat kebiasaannya. Sebab itu mereka mengangkat senjata untuk menggempur orang-orang Islam. Tunas Islam harus dihancurkan sebelum tumbuh berurat ber-berakar. Khalid sebagai pemuda Quraisy yang berani dan bersemangat berdiri digaris paling depan dalam penggempuran terhadap kepercayaan baru ini. Hal ini sudah wajardan seirama dengan kehendak alam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil pemuda Khalid bertekad menjadi pahlawan Quraisy. Kesempatan ini diperolehnya dalam pertentangan-pertentangan dengan orang-orang Islam. Untuk membuktikan bakat dan kecakapannya ini, dia harus menonjolkan dirinya dalam segala pertempuran. Dia harus memperlihatkan kepada sukunya kwalitasnya sebagai pekelahi. &lt;br /&gt;Peristiwa Uhud &lt;br /&gt;Kekalahan kaum Quraisy didalam perang Badar membuat mereka jadi kegila-gilaan, karena penyesalan dan panas hati. Mereka merasa terhina. Rasa sombong dan kebanggaan mereka sebagai suku Quraisy telah meluncur masuk lumpur kehinaan Arang telah tercoreng dimuka orang-orang Quraisy. Mereka seolah-olah tidak bisa lagi mengangkat dirinya dari lumpur kehinaan ini. Dengan segera mereka membuat persiapan-persiapan untuk membalas pengalaman pahit yang terjadi di Badar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pemuda Quraisy, Khalid bin Walid pun ikut merasakan pahit getirnya kekalahan itu. Sebab itu dia ingin membalas dendam sukunya dalam peperangan Uhud. Khalid dengan pasukannya bergerak ke Uhud dengan satu tekad menang atau mati. Orang-orang Islam dalam pertempuran Uhud ini mengambil posisi dengan membelakangi bukit Uhud. &lt;br /&gt;Sungguhpun kedudukan pertahanan baik, masih terdapat suatu kekhawatiran. Dibukit Uhud masih ada suatu tanah genting, dimana tentara Quraisy dapat menyerbu masuk pertahanan Islam. Untuk menjaga tanah genting ini, Nabi menempatkan 50 orang pemanah terbaik. Nabi memerintahkan kepada mereka agar bertahan mati-matian. Dalam keadaan bagaimana jua pun jangan sampai meninggalkan pos masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalid bin Walid memimpin sayap kanan tentara Quraisy empat kali lebih besar jumlahnya dari pasukan Islam. Tetapi mereka jadi ragu-ragu mengingat kekalahant-kekalahan yang telah mereka alami di Badar. Karena kekalahan ini hati mereka menjadi kecil menghadapi keberanian orang-orang Islam. &lt;br /&gt;Sungguh pun begitu pasukan-pasukan Quraisy memulai pertempuran dengan baik. Tetapi setelah orang-orang Islam mulai mendobrak pertahanan mereka, mereka telah gagal untuk mempertahankan tanah yang mereka injak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatannya menjadi terpecah-pecah. Mereka lari cerai-berai. Peristiwa Badar berulang kembali di Uhud. Saat-saat kritis sedang mengancam orang-orang Quraisy. Tetapi Khalid bin Walid tidak goncang dan sarafnya tetap membaja. Dia mengumpulkan kembali anak buahnya dan mencari kesempatan baik guna melakukan pukulan yang menentukan. &lt;br /&gt;Melihat orang-orang Quraisy cerai-berai, pemanah-pemanah yang bertugas ditanah genting tidak tahan hati. Pasukan Islam tertarik oleh harta perang, harta yang ada pada mayat-mayat orang-orang Quraisy. Tanpa pikir panjang akan akibatnya, sebagian besar pemanah-pemanah, penjaga tanah genting meninggalkan posnya dan menyerbu kelapangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertahanan tanah genting menjadi kosong. Khalid bin Walid dengan segera melihat kesempatan baik ini. Dia menyerbu ketanah genting dan mendesak masuk. Beberapa orang pemanah yang masih tinggal dikeroyok bersama-sama. Tanah genting dikuasai oleh pasukan Khalid dan mereka menjadi leluasa untuk menggempur pasukan Islam dari belakang. &lt;br /&gt;Dengan kecepatan yang tak ada taranya Khalid masuk dari garis belakang dan menggempur orang Islam dipusat pertahanannya. Melihat Khalid telah masuk melalui tanah genting, orang-orang Quraisy yang telah lari cerai-berai berkumpul kembali dan mengikuti jejak Khalid menyerbu dari belakang. Pemenang-pemenang antara beberapa menit yang lalu, sekarang telah terkepung lagi dari segenap penjuru, dan situasi mereka menjadi gawat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalid bin Walid telah merobah kemenangan orang Islam di Uhud menjadi suatu kehancuran. Mestinya orang-orang Quraisylah yang kalah dan cerai-berai. Tetapi karena gemilangnya Khalid sebagai ahli siasat perang, kekalahan-kekalahan telah disunglapnya menjadi satu kemenangan. Dia menemukan lobang-lobang kelemahan pertahanan orang Islam. &lt;br /&gt;Hanya pahlawan Khalidlah yang dapat mencari saat-saat kelemahan lawannya. Dan dia pula yang sanggup menarik kembali tentara yang telah cerai-berai dan memaksanya untuk bertempur lagi. Seni perangnya yang luar biasa inilah yang mengungkap kekalahan Uhud menjadi suatu kemenangan bagi orang Quraisy. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Khalid bin Walid memeluk Islam Rasulullah sangat bahagia, karena Khalid mempunyai kemampuan berperang yang dapat digunakan untuk membela Islam dan meninggikan kalimatullah dengan perjuangan jihad. Dalam banyak kesempatan peperangan Islam Khalid bin Walid diangkat menjadi komandan perang dan menunjukan hasil gemilang atas segala upaya jihadnya. Betapapun hebatnya Khalid bin Walid di dalam medan pertempuran, dengan berbagai luka yang menyayat badannya, namun ternyata kematianya diatas ranjang. Betapa menyesalnya Khalid harapan untuk mati sahid dimedan perang ternyata tidak tercapai dan Allah menghendakinya mati di atas tempat tidur, sesudah perjuangan membela Islam yang luar biasa itu. Demikianlah kekuasaan Allah. Manusia berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya sesuai dengan kemaua-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-7838033126728492349?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/7838033126728492349/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/khalid-bin-walid.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7838033126728492349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7838033126728492349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/khalid-bin-walid.html' title='Khalid Bin Walid'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-3963935567362996508</id><published>2009-08-09T00:58:00.002-07:00</published><updated>2009-08-09T00:59:02.138-07:00</updated><title type='text'>Abdullah Bin Hisyam</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Namanya&lt;br /&gt;Abdullah bin Hisyam bin Zuhrah bin Usman bin 'Amr bin Ka'ab bin Sa'ad bin Taim bin Murrah At-Taimi Al-Qurasyiy. Ibunya bernama Zainab binti Humaid r.a. &lt;br /&gt;Kehidupanya&lt;br /&gt;Beliau dilahirkan pada tahun keempat Hijriyah. Setelah ibunya merasa agak segar sehabis melahirkannya, bayi itu dibawanya kehadapan Nabi saw sambil berkata, "Ya Rasulullah ! Lakukanlah Bai'ah kepadanya". Tapi karena masih bayi Nabi saw tidak melakukan bai'ah kepadanya hanya diusapnya kepala bayi itu sambil didu'akanya, untuk mendapat berkat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian cundanya Abu Uqail Zuhrah bin Ma'bad bercerita bahwa ia pernah dibawa berjalan oleh datundanya Abdullah bin Hisyam ini ke pasar untuk membeli makanan. Ketika berjumpa dengan Ibnu Umar dan Ibnu Zubair keduanya berkata kepada datundanya, "Ikut sertakanlah kami memakannya, karena Nabi saw telah mendu'akanmu mendapat berkat". &lt;br /&gt;Beliaulah pula yang menceritakan bahwa para sahabat Nabi saw mempelajari du'a bagaimana mempelajari Al-Quran, bilamana memasuki bulan baru atau tahun baru, "Ya Tuhan masukanlah kami ke dalam lingkungan bulan atau tahun baru ini dengan rasa aman, penuh iman, mendapat keselamatan dan damai, mendapat perlindungan-Mu dari pada gangguan syaitan dan mendapat keridhaan daripada-Mu yang bersifat pengasih lagi penyayang". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada keterangan bagaimana perjuangan beliau setelah dewasa dalam akhir-akhir zaman khalifah Umar dalam zaman khalifah-khalifah Usman dan Ali, sehingga wafat dalam zaman khalifah Mu'awiah di tempat kediamannya di Madinah. &lt;br /&gt;Riwayatnya&lt;br /&gt;Beliau mendapat kehormatan dari Allah SWT dengan pengabdian namanya dalam Shahih Bukhari dan kitab-kitab enam yang lainya. Cundanya Abu Uqail Zuhrah bin Ma'badlah yang sering meriwayatkan hadist nabi saw daripadanya. &lt;br /&gt;Demikianlah semoga Allah SWT memperkenankan kita dapat bertemu muka dan bergaul dengan beliau dalam syurga kelak, amiin ya Rabbal'alamiin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-3963935567362996508?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/3963935567362996508/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-hisyam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/3963935567362996508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/3963935567362996508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-hisyam.html' title='Abdullah Bin Hisyam'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-3528657493375798880</id><published>2009-08-09T00:58:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T00:58:38.586-07:00</updated><title type='text'>Abdullah Bin Busyr Al-Aslami</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Namanya&lt;br /&gt;Abdullah Bin Busyr Al-Aslami, sedang nama panggilanya ialah Abu Shafwan atau Abu Busrin. &lt;br /&gt;Kehidupanya&lt;br /&gt;Beliau termasuk orang-orang yang terdahulu masuk Islam, sebab beliau mengalami melakukan sembahyang kepada dua kiblat: mula pertama kiblat baitulmaqdis dan kedua barulah berkiblat ke Ka'bah di Mekah. &lt;br /&gt;Sudah tentu beliau dapat mengikuti jejak Rasulullah saw, kemanapun beliau berada, baik dalam kota maupun di luar kota, baik dalam keadaan damai maupun dalam keadaan perang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau dikatakan oleh Hafizh Ibnu Hajar, "Adalah seorang shahabat kecil yakni masih kanak-kanak, ia dan orang tuanya adalah shahabat." Ibnu Atsir menerangkan bahwa beliau adalah shahabat Nabi saw begitu juga kedua ibu bapaknya, saudara laki-laki bernama Athiah dan saudara perempuannya bernama Suamma'. &lt;br /&gt;Beliau mempunyai semacam tahilalat besar pada bagian mukanya. Ia mendapat kehormatan dari Nabi saw dengan doa, ketika pada suatu hari Nabi saw meletakan tangannya yang mulia ke atas kepala Abdullah ini lalu mendoakannya, kemudian beliau bersabda, "Anak ini akan hidup (panjang usianya) sampai satu abad." Dan sambungnya lagi, "Ia tidak akan meninggal sehingga hilang terlebih dahulu tahilalat dari bagian mukanya." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah Abdullah bin Busr panjang usianya hingga mencapai seratus tahun. Al-Hafizh Ibnu Hajar mengatakan, "Hingga mencapai usia sembilan puluh empat tahun dan beliau meninggal pada tahun 88 H. Dan memang sebelum meninggalnya telah tidak kelihatan lagi tahilalat itu." &lt;br /&gt;Ada orang mengatakan bahwa beliau meninggal di Himsh dalam daerah siriya. Beliaulah shahabat yang terakhir wafat di negeri Himsh itu malah ia pula shahabat yang terakhir sekali meninggal dunia di daerah Syam/Siriya, pada tahun 96 H. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara hdist yang diriwayatkan beliau juga mengenai panjang umur, "Orang yang paling baik itu ialah orang yang panjang usianya dan baik pula amal kerjanya." Dan dalam hidupnya beliau telah pula berdaya upaya untuk dapat memenuhi maksud hadist yang diriwayatkannya itu. Memang Islam tersebar, dibela dan dimuliakan oleh para pemuda yang berbakat dan berakhlaq seperti beliau ini. &lt;br /&gt;Beliau wafat pada zaman khalifah Sulaiman bin Abdul Malik, pada tahun 88 H atau 96 M. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayatnya&lt;br /&gt;Riwayat hadist yang dikumpulkan orang-orang dari beliau ada sebanyak 50 hadist. Bukhori sendiri meriwayatkan satu hadist, begitu juga Muslim satu hadist. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-3528657493375798880?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/3528657493375798880/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-busyr-al-aslami.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/3528657493375798880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/3528657493375798880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-busyr-al-aslami.html' title='Abdullah Bin Busyr Al-Aslami'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-8663639365806505549</id><published>2009-08-09T00:57:00.004-07:00</published><updated>2009-08-09T00:58:15.356-07:00</updated><title type='text'>Abdullah Bin Yazid</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Namanya&lt;br /&gt;Abdullah bin Yazeid bin Zaid bin Hishn bin 'Amr bin Al-Harts bin Khathmah bin Jusym bin Malik bin Aus Al-Khathmi Al-Anshari r.a. Nama panggilannya ialah Abu Musa, namun ia terkenal dengan nama aslinya. &lt;br /&gt;Kehidupanya&lt;br /&gt;Oleh karena orang tuanya Yazeid bin Zaid seorang sahabat Nabi saw, maka Abdullah tidak ada yang menghalangi pertumbuhan dan perkembangan iman dan ilmu pengetahuannya. Karena itu beliau terhitung pemuda sahabat yang ahli ibadah dan wara'. Beliau banyak sekali melakukan sholat apalagi shalatul-lail. Sedang dalam hal puasa, beliau sangat tekun sekali melakukan shaum/puasa 'Asyura'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang sabiel yang pertama dan kedua yaitu ghazwah Badr dan Uhud tak dapat diikutinya. Sebab pada waktu itu beliau masih kecil belum memenuhi syarat. Beliau bangga sekali dapat ikut serta dalam Bai'atus-Syajarah/ Bai'atur-Ridhwan meskipun terhitung masih kanak-kanak. Dan sejak itu beliau tidak pernah absen dalam mengikuti perjuangan Nabi saw hingga wafatnya. &lt;br /&gt;Dalam Zaman Khilafa' Rasyidin&lt;br /&gt;Menurut Ibnu Abdil-bar, usia beliau ketika mengikuti bai'atur-Ridhwan di atas tujuh belas tahun. Jika demikian maka beliau sudah tentu mengikuti perjuangan menumpas kaum murtaddien dan orang-orang yang tidak mau mengeluarkan zakat dalam zaman khalifah Abu Bakr, ikut pula perjuangan mengembangkan sayap Islam k daerah-daerah Timur Tengah lainnya dalam zaman Umar dan Usman. Sedang dalam zaman khalifah Ali, beliau sepenuhnya memihak kepada Ali termasuk peristiwa 'Shiffien', sehingga beliau pernah menjabat wali kota kufah dari pihak khalifah Ali, sedang sekretarisnya Sya'bi seorang tabi'ie yang terkenal, hal mana menunjukan bahwa beliau mendapat kepercayaan dan dukungan dari kalangan masyarakat masanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan politik pada waktu itu berubah dengan pengunduran diri yang dilakukan oleh khalifah Hasan bin Ali dan menyerahkannya kepada Mu'awiah, menyebabkan Abdullah ini untuk sementara berdiam diri di rumahnya di kota Kufah sambil mengajar agama tentunya kepada masyarakat. &lt;br /&gt;Dalam Zaman Daulah Umawiyyah&lt;br /&gt;Demikian ketika khalifah Mu'awiah berkuasa Abdullah hanya muncul sesekali dalam pengajian-pengajian. Namun setelah khalifah Mu'awiah wafat dalam tahun 60 H, beliau mulai menampakan diri di tengah-tengah masyarakat untuk menjalankan amar ma'ruf dan nahi munkar. Sebab Yazid bin Mu'awiah yang ditunjuk ayahnya sebagai penggantinya menjadi khalifah ternyata seorang yang tidak memenuhi syarat. Beliau mengadakan surat menyurat dengan Abdullah bin Zubair yang telah berhasil menguasai daerah hijaz Mekah dan sekitarnya yang juga tidak setuju dengan Yazid di atas. Beliau berangkat ke Mekah dan ikut berjuang bersama-sama dengan rekannya Abdullah bin Zubair. Demikianlah hingga pernah beliau menjabat wali kota Mekah sebentar dari pihak khalifah Abdullah bin Zubair. tapi karena dorongan taqwa dan wara'nya beliau mengundurkan diri dan bermukim beberapa waktu di Mekah untuk melakukan ibadah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wafatnya&lt;br /&gt;Setelah puas beribadah di Mekah beliau pulang kembali ke Kufah dan jatuh sakit hingga membawa mautnya. Beliau wafat dalam masa kekuasaan khalifah Abdullah bin Zubair yang wafat dalam tahun 73 H. &lt;br /&gt;Riwayatnya&lt;br /&gt;Demikian orang yang tadinya terkenal sebagai shahabat kecil masih muda belia ketika hidupnya Nabi saw, tapi berkat do'a beliau, ia menjadi orang yang pernah berjasa juga dalam mengembangkan ajaran-ajaran Islam di Timur Tengah dan dengan demikian mendapat imbalan jasa dari Allah SWT. Dengan kekal abadinya nama beliau dalam kitab-kitab hadist terutama Shahih Bukhari dan Muslim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang berhasi mengambil hadist-hadist dari beliau ialah terutama anaknya sendiri bernama Musa dan cundanya 'Adi bin Tsabit, As-Sya'bi, Abu Ishaq, Ibnu Sierin dll. &lt;br /&gt;Beliau selain mengambil hadist langsung dari Nabi saw, juga mengambilnya dari Al-Bara' bin 'Azib dan terdapat dalam Shahihain' dari Abu Ayyub Al-Anshari, Ibnu Mas'ud, Hudzaifah, Qais bin Sa'ad, Zaid bin Tsabit dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-8663639365806505549?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/8663639365806505549/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-yazid.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/8663639365806505549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/8663639365806505549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-yazid.html' title='Abdullah Bin Yazid'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-1130586745039375907</id><published>2009-08-09T00:57:00.003-07:00</published><updated>2009-08-09T00:57:44.287-07:00</updated><title type='text'>Abdullah Bin Al-Harits</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Namanya&lt;br /&gt;Abdullah bin Al-Harits bin Jaz-in bin Abdillah bin Ma'dikariba bin 'Amr bin 'Asm bin 'Amr bin 'Uwaij bin 'Amr bin Zabied Az-Zabiedi. &lt;br /&gt;Kehidupanya&lt;br /&gt;Beliau adalah seorang kawan dan bersumpah setia dengan Abu Wada'ah As-Sahmi dan anak saudara pria dari Mahniyyah bin Jaz-in Az-Zabiedi yang menurut Ibnu Yunus bahwa pamannya ini pernah ikut dalam ghazwah Badar dan gugur sebagai Syahid dalam pertempuran Yamamah ketika menumpas Nabi palsu Musailimatul-kadzdzab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada keterangan mengenai perjuangannya dalam zaman Nabi saw dan para khulafa' Rasyidin. Namun setelah Islam berkembang di Timur Tengah dan di Mesir beliau akhirnya memilih tempat tinggal di Mesir. &lt;br /&gt;Menurut At-Thabari, dahulunya beliau bernama Al-'Ashi (dapat diartikan pelaku maksiat), lalu diubah Nabi saw dengan nama Abdullah. Beliaulah shahabat yang terakhir sekali meninggal di Mesir dan akhir hayatnya beliau mengalami buta mata. &lt;br /&gt;Beliau wafat pada tahun 86 H, atau sekitar tahun 85 atau 87 H. dan telah mengambil beberapa hadist langsung dari Nabi saw. Oleh karena beliau lama tinggal di Mesir, maka yang terbanyak mengambil hadist dari beliau ialah para ulama tabi'ien dari Mesir dan terakhir ialah Yazied bin Abi Hubaib. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian disebutkan dalam Al-Ishaabah dan Al-Isti'aab, jilid II, halaman 291 dan 281. &lt;br /&gt;Tapi dalam "Riadhus-Shalihien", imam Nawawi menyebut nama, Abdullah bin Al-Harits bin As-Shimmah dengan nama panggilanya Abdul-Juhaim. Nama ini tidak terdapat dalam kedua kitab di atas. &lt;br /&gt;Ibnu Illaan dalam syarahnya "Dalilul-Falihien", jilid IV halaman 582 menerangkan bahwa Abdullah bin Al-Harits bin As-Shimmah, menurut Usdul ghaabah adalah anak kakak wanita dari Ubai bin Ka'ab Al-Anshari. Beliau hanya meriwayatkan dua hadist saja dari Nabi saw. Kedua-duanya tersebut dalam Bukhori dan Muslim di mana satu diantaranya disebutkan dalam Riadhus-shalihien di atas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-1130586745039375907?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/1130586745039375907/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-al-harits.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1130586745039375907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1130586745039375907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-al-harits.html' title='Abdullah Bin Al-Harits'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-5256607254101874654</id><published>2009-08-09T00:57:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T00:57:15.663-07:00</updated><title type='text'>Abdullah Bin Zam'ah</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Namanya&lt;br /&gt;Abdullah bin Zam'ah bin Aswad bin Muttalib bin Asad bin Abdul-Uzza Al-Asadi Al-Qurasyi ra. Ibunya bernama Quraibah binti Umaiyah. &lt;br /&gt;Kehidupanya&lt;br /&gt;Ibunya adalah saudara Ummul-Mukminin Ummu Salamah ra. Jadi beliau adalah keponakannya. Karena itu beliau termasuk orang bangsawan Quraisy dan juga berpengaruh dalam kaumnya. &lt;br /&gt;Bapaknya Zam'ah dan saudaranya 'Aqiel bin Aswad mati terbunuh dalam Ghazwah Badr, sedang datuknya Aswad termasuk golongan mereka yang sering mengolok-olok dan mengejek Nabi saw. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau ikut hijrah dan berdiam ke dan di Madinah hingga wafatnya. Diantara orang-orang yang mengambil riwayat hadist dari beliau adalah Abu Bakr bin Abdirrahman dan 'Urwah bin Zubair. &lt;br /&gt;Menurut riwayat Abu Bakr bin Abdirrahman dari beliau, Nabi saw pernah bersabda, "Suruhlah Abu Bakr agar menjadi imam pada kaum muslimin (sewaktu Nabi saw sedang sakit keras). &lt;br /&gt;Sedang menurut riwayat Urwah bin Zubair tiga hadist: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Mengenai memukul wanita/isteri &lt;br /&gt;· Melarang ketawa kalau ada yang berkentut &lt;br /&gt;· Cerita unta betina Mu'jizat Nabi Shaleh as &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Yazied bin Mu'awiah datang ke Madinah dalam peristiwa HARRAH, anak-anak beliau bernama Yazied bin Abdullah bin Zam'ah dan lain-lain banyak mati dibunuh dalam keadaan teraniaya. &lt;br /&gt;Seorang anak Abdullah bin Zam'zh ini juga bernama Katsier yang diberi nama oleh neneknya Ummu Salamah isteri nabi saw menjadi datuk dari Abul Buhturi al-Qadhi wahb bin Wahb bin Katsier bin Abdullah bin Zam'ah. &lt;br /&gt;Demikianlah menurut keterangan Abu Hassan Az-Ziadi, beliau wafat sebagai syahied akhirat terbunuh dalam peristiwa YAUMUD-DAR tahun 35 H. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-5256607254101874654?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/5256607254101874654/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-zamah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/5256607254101874654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/5256607254101874654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-zamah.html' title='Abdullah Bin Zam&apos;ah'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-8884106189098548962</id><published>2009-08-09T00:56:00.003-07:00</published><updated>2009-08-09T00:56:52.269-07:00</updated><title type='text'>Abdullah Bin Zaid Bin 'Ashim</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Namanya&lt;br /&gt;Abdullah bin Zaid bin 'Ashim bin Ka'ab bin 'Amr bin A'uf bin Mabdzul bin 'Amr bin Ghunm bin Mazin Al-Mazini Al-Anshari ra. &lt;br /&gt;Nama Panggilanya ialah Abu Muhammad. Beliau terkenal juga dengan Ibnu Ummi 'Amarah. Namun sangat terkenal dengan nama aslinya. &lt;br /&gt;Ibunya bernama Nusaibah binti Ka'ab bin 'Amr bin A'uf yang terkenal dengan Ummu 'Amarah pahlawan sahabat wanita dan srikandi yang terkenal dalam sejarah Islam. Jadi beliau adalah saudara Hubaib dan Tamiem bin Zaid ra. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupanya&lt;br /&gt;Menurut Abu Ahmad Al-Hakim, Ibnu Madah dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak bahwa beliau ikut bertempur dalam ghazwah Badr apalagi ghazwah Uhud dan seterusnya. &lt;br /&gt;Ketika zaman khalifah Abu Bakr, beliau ikut pula bersama-sama dengan ibunya Nusaibah dan saudara-saudaranya Hubaib dan Tamiem, bertempur dalam perang menumpas gerakan Musailimatul Kadzdzab. Sebelumnya Musailimah telah menyiksa saudaranya Hubaib memotong anggota badannya satu persatu hingga akhirnya ia gugur sebagai syahied. Mendengar peristiwa yang mengerikan itu semangat jihad kaum muslimin tambah meluap. Hingga akhirnya Abdullah b. Zaid ini berhasil bersama-sama dengan wahsyi b. Harb (yang pernah membunuh Hamzah, paman Nabi saw dalam ghazwah Uhud sewaktu ia masih kafir) membunuh Musailimah itu sendiri dengan pedangnya. Dengan kejadian itu ibunya Ummu Amarah Nusaibah sangat merasa puas dan bersyukur pada Tuhan apalagi dengan gugurnya kedua anak kandungnya Hubaib dan Tamiem sebagai syahied. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat perjuangan beliau dalam ketiga zaman khulafa lainnya tidak pernah penulis jumpai. Ketika Yazied yang sangat ambisius kekuasaan itu memaksa orang-orang untuk mengakuinya sebagai khalifah, beliau tidak mau melakukan bai'ahnya. Beliau berkata: "Demi Allah aku tidak mau melantik seseorang sesudah Rasulullah SAW." Demikianlah beliau dibunuh dengan tenang dalam peristiwa HARRAH pada tahun 63 H. di Madinah. &lt;br /&gt;Beliau meriwayatkan hadts wudhu dan beberapa hadits lain lagi sedang para Tabi'ien yang berhasil mengambil riwayat dari beliau ialah antara lain Said b. Musaiyab, Abbad b. Tamiem anak saudaranya, Yahya b. Amarah, Wasi' b. Habana dan lain-lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah semoga Allah SWT memperkenankan kita dapat bergaul dengan beliau pada hari kiamat dan dalam syurga kelak, amin ya Rabbal alamiiin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-8884106189098548962?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/8884106189098548962/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-zaid-bin-ashim.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/8884106189098548962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/8884106189098548962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-zaid-bin-ashim.html' title='Abdullah Bin Zaid Bin &apos;Ashim'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-5367019525791426253</id><published>2009-08-09T00:56:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T00:56:26.992-07:00</updated><title type='text'>Abdullah Bin As-Saaib</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Namanya&lt;br /&gt;Abdullah b. As-Saaib Shaifi b. Aidz b. Abdullah b. Amr b. Makhzum Al-Makhzumi. &lt;br /&gt;Nama Panggilanya ialah Abu Abdirrahmaan, namun beliau terkenal dengan nama aslinya. &lt;br /&gt;Kehidupanya&lt;br /&gt;Abdullah b. As-Saaib pada akhir hayatnya berdiam di Mekah. Beliau termasuk shahabat yang hafal Al-Qur'an dan ahli baca Al-Quran terutama bagi kota Mekkah. Beliau diberi nama julukan "Qori' Mekkah." Beliau pernah juga belajar Al-Quran pada sahabat terkenal Ubai bin Ka'ab ra. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau ketika pembebasan kota mekkah (fat-hu Makkah) pernah dalam sholat berjamaah shubuh mendengar Nabi saw membaca surat Al-Mukminin (lihat Muslim). &lt;br /&gt;Beliau Pula yang meriwayatkan hadist yang menyatakan bahwa Nabi saw sering membaca doa, "Rabbana Atina fid-dunia hasanah dan seterusnya," di antara dua sudut Ka'bah, rukun Yamani dan rukun Hajar Aswad. &lt;br /&gt;Demikianlah beliau tinggal berdiam di Mekkah hingga menutup usianya pada masa Khalifah Abdullah bin Zubair ra. Ketika kuburan beliau telah selesai, Abdullah bin Abbas berdiri dekat kuburan itu sambil berdoa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayatnya&lt;br /&gt;Allah SWT menganugerahkan kepada beliau nama yang abadi yang termaktub dalam shahih Muslim satu hadist sedang linya terdapat dalam Sunan yang empat. Hingga hadist riwayat beliau semuanya berjumlah 7 (tujuh) hadist. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-5367019525791426253?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/5367019525791426253/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-as-saaib.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/5367019525791426253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/5367019525791426253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-as-saaib.html' title='Abdullah Bin As-Saaib'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-2244105072076127060</id><published>2009-08-09T00:55:00.003-07:00</published><updated>2009-08-09T00:55:58.448-07:00</updated><title type='text'>Abdullah Bin Sirjis</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Namanya&lt;br /&gt;Abdullah b. Sirjis Al-Muzani dari qabilah Muzainah. Beliau pernah bersumpah setia dengan Bani Makhzum. &lt;br /&gt;Kehidupanya&lt;br /&gt;Abdullah salah seorang sahabat Nabi saw yang pernah makan roti dan daging bersama beliau dan ia pernah melihat cap kenabian Rasulullah saw (Khatamun Nubuwah). Dalam hadist riwayatnya juga pernah ia mohon kepada Nabi saw untuk minta kepada Allah agar mengampuni dosanya. Beliau tinggal di Bashrah. &lt;br /&gt;Riwayatnya&lt;br /&gt;Allah SWT telah berkenan mengabdikan nama beliau dalam 17 (tujuh belas) hadist, di antaranya disebutkan Muslim sendiri saja tiga hadist. Selain dari itu tersebar dalam Sunan-sunan yang empat. Diantara tiga hadist yang disebutkan dalam Muslim ialah, "Adalah Rasulullah saw apabila hendak berangkat bepergian beliau berlindung (memohon perlindungan Allah SWT) dari lelahnya perjalanan, berbaliknya kepada keadaan yang menyedihkan jatuhnya atau menurunnya keadaan sesudah mendapat ketinggian atau berbaliknya dari tetap pendirian menjadi tidak tetap atau menjadi mundur setelah tadinya maju dan bertambah-tambah, juga dari doa orang teraniaya dan melihat pemandangan yang tidak menyenangkan pada atau dalam keluarga/ahli-famili dan harta." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-2244105072076127060?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/2244105072076127060/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-sirjis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2244105072076127060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2244105072076127060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-sirjis.html' title='Abdullah Bin Sirjis'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-583998220871498205</id><published>2009-08-09T00:55:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T00:55:33.068-07:00</updated><title type='text'>Abdullah Bin Syikhkhir</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Namanya&lt;br /&gt;Abdullah b. Syikhkhir b. 'Auf b. Ka'ab b. Waqdaan b. Hariesy b.Ka'ab b. Rabi'ah b. 'Amir Al-'Amiri, Al-Hariesyi ra. &lt;br /&gt;Kehidupanya&lt;br /&gt;Tidak ada diterangkan mengenai riwayat hidup beliau ini. Hanya beliau termasuk sahabat yang meriwayatkan hadist yang disebut oleh Muslim dalam Shahihnya menyendiri dari Bukhori dalam dua hadist. &lt;br /&gt;Orang berhasil mengambil hadist riwayat beliau dari Rasulullah saw sebanyak enam hadist. Malah Al-Hafizh Al-Mazzi meriwayatkan dalam kitabnya Al-Atharaaf sebanyak sembilan hadist. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Riadhus-Shalihin disebutkan riwayat beliau tentang Nabi saw menangis ketika dalam shalatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-583998220871498205?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/583998220871498205/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-syikhkhir.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/583998220871498205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/583998220871498205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-syikhkhir.html' title='Abdullah Bin Syikhkhir'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-8060110695085911524</id><published>2009-08-09T00:54:00.002-07:00</published><updated>2009-08-09T00:55:04.833-07:00</updated><title type='text'>Ubai bin Ka'ab</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Ubai bin Ka'ab adalah warga Anshar dari suku Kharaj, ikut dalam perjanjian 'Aqabah dan perang badar dan peperangan lainnya.Beliau mempunyai derajat yang mulia dikalangan Muslimin angkatan pertama. Beliau termasuk perintis penulis wahyu dan surat-surat dan juga termasuk golongan terkemuka dalam penghafalan Al Qur'an, membaca dan memahami ayat-ayatnya. &lt;br /&gt;Pada suatu hari Rasulullah Saw mengatakan kepadanya : "Wahai ubai bin Ka'ab! Saya dititahkan untuk menyampaikan Al Qur'an padamu ". Ubai maklum bahwa Rasulullah hanya menerima perintah dari wahyu.., maka dengan harap-harap cemas ia bertanya "Wahai Rasulullah, Ibu bapakku menjadi tebusan anda! Apakah kepada anda disebutkan namaku?" Ujar Rasulullah "Benar! Namamu dan turunanmu ditingkat tertinggi...!" Seorang muslim yang mempunyai kedudukan seperti ini dihati Nabi saw pastilah seorang muslim yang amat agung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Rasulullah wafat, Ubai bin Ka'ab tetap setia dan tekun baik dalam beribadat, teguh dalam beragama dan utama dalam keluhuran budi. Disamping itu tiada henti-hentinya beliau menjadi pengawas kaumnya. Diingatkannya mereka akan masa-masa Rasulullah masih hidup, diperingatkan keteguhan iman mereka, sifat zuhud, perangai dan budi pekerti mereka.Diantara ucapannya yang agung adalah " Selagi kita bersama Rasulullah tujuan kita satu...., Tetapi setelah ditinggalkan beliau tujuan kita bermacam-macam ada yang ke kiri dan ada yang kekanan...!" Mengenai dunia ubai bin Ka'ab mernah menuliskannya sebagi berikut : " Sesungguhnya makanan manusia itu sendiri dapat diambil sebagai perumpaan bagi dunia, biar dikatakannya enak atau tidak, tetap yang penting menjadi apa nantinya ..?". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala wilayah Islam telah meluas, dan dilihatnya sebagian kaum muslimin mulai menyeleweng dengan menjilat kepada pembesar-pembesar mereka, ia tampil dan melepaskan kata-katanya yang tajam : " Celakalah mereka, demi Tuhan mereka celaka dan mencelakan! Tetapi saya tidak menyesal dengan nasib mereka, hanya saya sayangkan adalah kaum muslimin yang celaka disebabkan mereka…!" &lt;br /&gt;Ubai bin Ka'ab selalu menangis setiap teringat akan Allah dan hari akhir, setiap ayat Al Qur'an yang didengarnya menggetarkan hatinya. Dan beliau sangat merasa berduka tak terlukiskan setiap mendengar ayat :"Katakanlah : Ia kuasa akan mengirim siksa kepada kalian, baik dari atas atau dari bawah kaki kalian, atau membaurkan kalian dalam satu golongan berpecah-pecah, dan ditimpakan kalian perbuatan kawannya sendiri..!"(Qs. Al An'am :65) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling dicemaskan oleh Ubai bin Ka'ab terhadap ummat adalah datangnya suatu genarasi ummat yang bercakar-cakaran sesama mereka. Beliau selalu memohon keselamatan kepada Allah dan berkat karunia dan rahmatNya sehingga beliau menemui Tuhannya dalam keadaan beriman,aman dan tentram. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-8060110695085911524?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/8060110695085911524/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/ubai-bin-kaab.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/8060110695085911524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/8060110695085911524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/ubai-bin-kaab.html' title='Ubai bin Ka&apos;ab'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-3321448937447479249</id><published>2009-08-09T00:54:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T00:54:30.607-07:00</updated><title type='text'>Abdullah Bin Malik</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Namanya:&lt;br /&gt;Abdullah bin Malik bin Al-Qisybi Jundub bin Nadhlah bin Abdillah bin Nashr bin Al-Azd Al-Azdi. Nama panggilannya adalah Abu Muhammad. Namun beliau terkenal dengan nama aslinya di atas. &lt;br /&gt;Kehidupannya: Ayahnya Malik bin Al-Qisybi pernah melakukan sumpah setia dengan Mutthalib bin Abdi manaf dan beberapa lama kemudian ia kawin dengan Buhainah binti Al-Harts bin Abdil-Mutthalib. Dari perkawinan ini lahirlah Abdullah di atas. &lt;br /&gt;Beliau mendapat petunjuk daripada Allah SWT memeluk agama Islam sejak lama. Kemungkinan sekali beliau mengikuti terus perjuangan Nabi saw dalam mengembangkan agama Islam sejak hijrahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kewajiban shaum/puasa telah difardhukan beliau melaksanakannya dengan penuh kesungguhan sehingga menjadi suatu kebiasaannya. Demikianlah tatkala beliau mengetahui tentang shaumuddahri/puasa sepanjang tahun, ibadah itu tidak sulit dikerjakannya setiap hari sehingga wafatnya. &lt;br /&gt;Sayang sekali tidak dapat kita ketahui bagaimana perjuangan beliau setelah wafatnya Nabi saw. Hanya dapat diketahui bahwa beliau mempunyai sebuah rumah dan berdiam di tengah wadi Raim lebih kurang tiga puluh mil jauhnya dari kota Madinah. Karena itu kemungkinan besar disebabkan wara' dan taqwanya beliau mengasingkan diri sejak peristiwa pembunuhan khalifah Usman hingga wafatnya pada akhir masa khalifah Marwan. Malah Ibnu Zabr menyatakan tahun wafatnya ialah tahun 56 H. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayatnya:&lt;br /&gt;Hadits-hadits riwayat beliau terdapat dalam Shahih Muslim sebagaimana terdapat dalam beberapa Sunan. Dalam Sunan diambil dari Riwayat Al-A'raj, Muhammad bin Yahya bin Hibban dan Hafash bin 'Ashim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-3321448937447479249?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/3321448937447479249/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-malik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/3321448937447479249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/3321448937447479249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-malik.html' title='Abdullah Bin Malik'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-1374405381007380465</id><published>2009-08-09T00:53:00.002-07:00</published><updated>2009-08-09T00:54:05.924-07:00</updated><title type='text'>Abdullah Bin Mughaffal</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Namanya:&lt;br /&gt;Abdullah bin Mughaffal bin Abdu Ghunmin atau Ibnu Nahmin bin Afif bin As-Ham bin Rabi'ah bin Azdar atau Ibnu 'Adi bin Tsa'labah bin Dzuaib atau Zuaid bin Sa'ad bin Ida bin Utsman bin 'Amr bin Thabikhah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar Al-Bashri. Beliau terkenal dengan nama aslinya ini. &lt;br /&gt;Nama panggilannya ialah Abu Sa'ied atau Abu 'Abdirrahman atau Abu Ziad. Karena beliau memang mempunyai anak-anak yang bernama Sa'id, Abdurrahman,, Ziad, dll berjumlah tujuh orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupannya:&lt;br /&gt;Beliau termasuk golongan shahabat yang ikut melakukan Bai'atur-Ridhwan atau bai'atus-Syajarah yaitu sumpah setia yang dilakukan di bawah sebatang pohon pada satu tempat yang bernama Hudaibiah dalam tahun ke tujuh Hijriyyah. Beliau sendiri bercwerita tentang peristiwa yang sangat penting itu, "Aku termasuk di antara orang-orang di bawah mana Nabi saw mengambil bai'ah atau perjanjian sumpah setia dari para shahabat. &lt;br /&gt;Sejak itu beliau tidak pernah absen lagi dalam perjuangan menegakan dan meyebarkan ajaran agama Islam di mana-mana bersama-sama dengan Nabi saw hingga wafatnya, kecuali ghazwah Tabuk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam persiapan untuk melakukan perang/ghazwah Tabuk yaitu suatu peperangan yang letak medan pertempurannya sangat jauh lagi pula dilakukan dalam musim panas yang sangat membakar, musim paceklik yang amat mencekik dan hampir pula dengan musim panen tanam tumbuhan yang menggairahkan, ternyata Abdullah bin Mughaffal ini semakin hari semakin tambah bingung dan bimbang. Lebih-lebih setelah hampir tibanya hari pemberangkatan. Sebab ia dalam usahanya untuk mendapatkan kendaraan dan ongkos tetap gagal tidak berhasil, mengingat jarak yang dituju dan telah ditetapkan itu sangat jauh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi karena dorongan imannya yang sempurna dan keyakinan yang benar, ia berusaha terus dan tidak berputus asa. Dalam hati kecilnya hanya terguris harapan agar dapat mati syahid atau tersebarnya agama Islam di samping harapan terbesar ialah dapat tetap ikut berperang sabil bersama-sama dengan Rasulullah saw. &lt;br /&gt;Namun setipa usaha yang dicobanya tetap buntu dan tidak berhasil. Akhirnya ia mencoba memohon bantuan kepada Nabi saw sendiri untuk kalau-kalau dapat mengusahakan kendaraan. Tapi betapa kecewanya ketika mendengar jawaban beliau, "Aku juga tidak dapat mengusahakan kendaraan-kendaraan buat mengangkut kalian." Akhirnya ia hanya dapat melampiaskan kekesalan hatinya untuk mengadu halnya kepada Tuhannya dengan cara menangis. Ia pun menangis dan menangis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah sedih fikirnya ketika menyaksikan orang-orang dan teman-temannya yang mampu, berbaris dan bershaf-shaf, berderap-derap dengan langkah yang teratur mengikuti komando Nabi saw keluar menuju medan laga untuk fi sanilillah sedang ia sendiri tidak berkemampuan dan tidak mempunyai kendaraan. Ia sedih, karena harus tinggal dalam kota bersama-sama dengan orang-orang perempuan, anak-anak kecil yang belum memenuhi syarat untuk mengikuti perang sabil. Orang-orang tuna netra, orang-oarng sakit, dll. Tatkala lamunannya sampai ke situ, mengucurkan air matanya untuk kesekian kalinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk seketika sedihnya menjadi sirna waktu mendengar bunyi ayat yang baru diturunkan kepada Nabi saw, "Dan tiada (pula terkena dosa) atas orang-orang yang apabila datang kedapamu supaya kamu memberi mereka kendaraan, lalu kamu berkata, 'Aku tidak memperoleh kendaraan untuk membawamu.' Maka mereka kemabali sedang air mata bercucuran karena kesedihan lantaran mereka tidak memperoleh apa yang mereka nafkahkan atau ongkos." (QS. At-Taubah:92) &lt;br /&gt;Untuk sementara ia senang karena ia termasuk di antara orang-orang yang dimaksud dalam ayat itu. Namun, ia tetap masih bersedih hati lantaran tidak dapat ikut bertempur dan tidak dapat mengikuti jejak Nabi saw yang sangat dicintainya itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Zaman Khulafa' Rasyidin:&lt;br /&gt;Demikian kehidupan Abdullah hingga wafatnya Nabi saw. Maka dalam masa Khulafah Abu bakar, ia tetap ikut dalam peperangan untuk menumpas kaum-kaum yang berkepala batu, murtad dan tidak mau mengeluarkan zakat. &lt;br /&gt;Dalam zaman khalifah-khalifah Umar dan Usman, juga ia tidak ketinggalan dalam usaha menyebarkan Islam ke daerah-daerah timur tengah lainnya. &lt;br /&gt;Ketika daerah Iraq telah di Islam-kan khalifah Umar secara beruntun mengirimkan sepuluh orang Ahli Fiqih untuk mengajarkan agama di Bashrah. Maka terdapatlah di antara hadits-hadits yang diriwayatkannya terdapat perawi dari ulama'-ulama' Bashrah atau Kufah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjuangannya yang gigih untuk memasukan Islam ke daerah Tustar, beliau berhasil sebagai orang yang pertama sekali memasuki pintu gerbang kota itu. &lt;br /&gt;Demikianlah satu demi satu negeri dan daerah protektorat Romawi di Timur Tengah jatuh ke tangan umat Islam, berkat usaha beliau dengan kawan-kawannya di bawah pimpinan panglima-panglima yang terkenal semisal Abu 'Ubaidah (Amir bin Jarrah, Khalid bin Walid, dll). &lt;br /&gt;Dalam masa khalifah Ali bin Abi Thalib, ia memilih tempat tinggal dan berhijrah ke Bashrah. Di sana ia memiliki sebuah rumah yang dibangunnya dekat masjid. Pada rumahnya dan di daerah itulah ia menghabiskan sisa-sisa hidupnya dengan giat mengajar dan beribadah lainnya hingga ia wafat dalam tahun 60 H atau tahun 59 pada masa akhir hidupnya khalifah Mu'awiah bin Abi Sufyan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenazah beliau untuk memenuhi washiatnya sendiri, telah disembahyangkan atasnya oleh shahabat Abu Barzah Al-Aslami ra. &lt;br /&gt;Riwayatnya:&lt;br /&gt;Atas jasa-jasanya maka Allah SWT telah mengkaruniai beliau nama yang kekal abadi termaktub dalam kitab-kitab hadits sebagai sumber sejumlah 43 hadits. Bukhori dan Muslim bersepakat atas empat hadits daripadanya, sedangkan Bukhori sendiri saja hanya satu hadits dan Muslim sendiri juga satu Hadits. &lt;br /&gt;Di antara orang-orang atau ulama Tabi'in yang menerima hadits riwayat beliau ialah Hasan Al-Bashri, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-1374405381007380465?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/1374405381007380465/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-mughaffal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1374405381007380465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1374405381007380465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-mughaffal.html' title='Abdullah Bin Mughaffal'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-1936910914844177373</id><published>2009-08-09T00:53:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T00:53:34.034-07:00</updated><title type='text'>Utbah bin Ghazwan</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Utbah bin Ghazwan berperawakan tinggi dengan muka bercahaya dan rendah hati, termasuk angkatan pertama masuk Islam, ada diantara Muhajirin pertama yang hijrah ke Habsyi, dan yang hijrah ke Madinah. Beliau termasuk pemanah pilihan yang jumlahnya tidak banyak yang telah berjasa besar di jalan Allah. &lt;br /&gt;Beliau adalah orang terakhir dari kelompok tujuh perintis yang bai'at berjanji setia, dengan menjabat tangan kanan Rasulullah dengan tangan kanan mereka, bersedia menghadapi orang-orang Quraisy yang sedang memegang kekuatan kekuasaan yang gemar berbuat zalim dan aniaya. Sejak hari pertama dimulainya da'wah dengan penuh penderitaan dan kesulitan, Utbah dan kawan-kawan telah memegang teguh suatu perinsip hidup yang mulia, yang kemudian menjadi obat dan makanan bagi hati nurani manusia dan telah berkembang luas pada generasi selanjutnya. Utbah ada diantara sahabat yang diperintahkan oleh Rasulullah untuk Hijrah ke Habsy , tetapi ia begitu rindu kepada Rasulullah sehingga ia tidak betah untuk menetap disana, kembali ia menjelajah daratan dan lautan untuk kembali ke Makah untuk hidup disisi Rasulullah hingga saatnya hijrah ke Madinah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak orang-orang Quraisy melakukan gangguan dan melancarkan peperangan, Utbah selalu membawa panah dan tombaknya, beliau sangat ahli melemparkan tombak dan memanah dengan ketepatan yang luar biasa. Setelah Rasulullah wafat , Utbah tidak hendak meletakan senjatanya , beliau tetap berkelana berperang di jalan Allah. &lt;br /&gt;Amirul Mu'minin Umar mengirim Utbah ke Ubullah untuk membebaskan negeri itu dari pendudukan tentara Persi yang hendak menjadikannya sebagai gerbang untuk menghancurkan kekuatan Islam yang sedang menyebar ke wilayah-wilayah jajahan Persi. Berkatalah Umar ketika hendak melepaskan pasukan Utbah, "Berjalanlah anda bersama anak buah anda, hingga sampai batas terjauh dari negeri Arab, dan batas terdekat negeri Persi...! Pergilah dengan restu Allah dan berkahnya...! Serulah ke jalan Allah siapa yang mau dan bersedia...! Dan siapa yang menolak hendaklah ia membayar pajak...! Dan bagi setiap penantang, maka pedang bagiannya, tanpa pilih bulu...! Tabahlah menghadapi musuh serta taqwalah kepada Allah Tuhanmu...!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pasukannya yang kecil telah berhadapan dengan pasukan balatentara Persi yang terkuat , Utbah berseru, "Allahu akbar, shadaqa wa'dah " , " Allah Maha besar, Ia menepati janjiNya." Ternyata Benarlah Janji Allah, tak lama setelah terjadi pertempuran, Ubullah dapat di tundukan. &lt;br /&gt;Ditempat itu Utbah membangun kota Basrah dan membangun sebuah masjid besar di dalamnya. Kemudian beliau bermaksud untuk kembali ke Madinah, tetapi Amirul Mu'minin memerintahkan beliau untuk tetap disana memimpin pemerintahan di Basrah . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Utbah pun mentaati perintah Amirul Mu'minin, membimbing rakyat melaksanakan shalat, mengajarkan masalah agama, menegakkan hukum dengan adil, dan memberikan contoh tentang kezuhudan, wara' dan kesederhanaan. Dengan tekun dikikisnya pola hidup mewah dan berlebihan sehingga menjengkelkan mereka yang selalu memperturutkan hawa nafsu. Pernah dalam suatu pidato beliau berkata, "Demi Allah, sesungguhnya telah kalianlihat aku bersama Rasulullah saw sebagai salah satu seorang kelompok tujuh, yang tak punya makanan kecuali daun-daun kayu, sehingga bagian mulut kami pecah-pecah dan luka-luka. Disuatu hari aku beroleh rezeki sehelai baju burdah, lalu kubelah dua, yang sebelah kuberikan kepada Sa'ad bin Malik dan sebelah lagi kupakai untuk diriku...!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Utbah sangat takut terhadap dunia yang akan merusak agamanya dan kaum muslimin, sehingga beliau selalu mereka untuk hidup sederhana dan zuhud terhadap dunia. &lt;br /&gt;Namun banyak yang hendak mempengaruhi beliau untuk bersikap sebagaimana penguasa yang penduduknya menghargai tanda tanda lahiriah dan gemerlapan kemewahan. Tetapi utbah menjawab kepada mereka, "Aku berlindung diri kepada Allah dari sanjungan orang terhadap diriku karena kemewahan dunia, tetapi kecil pada sisi Allah..!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tatkala dilihatnya rasa keberatan pada wajah-wajah orang banyak karena sikap kerasnya membawa mereka kepada hidup sederhana, berkatalah ia kepada mereka, "Besok lusa akan kalian lihat pimpinan pemerintahan dipegang orang lain menggantikan daku..." &lt;br /&gt;Dan datanglah musim haji, pergilah Utbah menunaikan ibadah haji sementara pemerintahan Basrah diwakilkan kepada salah seorang temannya. Setelah melaksanakan ibadahnya beliau menghadap Amirul Mu'minin di Madinah untuk mengundurkan diri dari pemerintahan. Tetapi Amirul Mu'minin menolak dengan mengucapkan kalimat yang sering diucapkan kepada otrang-orang zuhud seperti utbah, "Apakah kalian hendak menaruh amanat diatas pundakku..!, kemudian kalian tinggalkan aku memikulnya seorang diri..? Tidak demi Allah tidak kuizinkan selama-lamanya..!". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu tidak ada pilihan bagi Utbah kecuali taat dan patuh. Dan beliau hendak kembali ke Basrah. Sebelum naik kendaraannya ia menghadap kearah kiblat, lalu mengangkat kedua telapak tangannya yang lemah lungai ke langit sambil memohon kepada Allah azza wajalla agar ia tidak dikembalikan ke Basrah dan tidak pula menjadi pemimpin pemerintahan selama-lamanya. &lt;br /&gt;Dan Allah memperkenankan du'anya, dalam perjalanannya menuju Basrah, Allah memanggil kepangkuanNya dengan menyediakan kesempurnaan nikmat dan kesempurnaan suka cita karena pengorbanan dan baktinya , kezuhudan dan kesahajaanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-1936910914844177373?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/1936910914844177373/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/utbah-bin-ghazwan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1936910914844177373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1936910914844177373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/utbah-bin-ghazwan.html' title='Utbah bin Ghazwan'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-1740631331652866607</id><published>2009-08-09T00:52:00.002-07:00</published><updated>2009-08-09T00:53:00.063-07:00</updated><title type='text'>Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Beliau adalah Abu Abdillah Muhammad bin Shalih bin Muhammad bin Utsaimin Al Wuhaibi At Tamimy&lt;br /&gt;Kelahirannya&lt;br /&gt;Beliau dilahirkan di kota 'Unaizah pada tanggal 27 Ramadhan tahun 1347 H &lt;br /&gt;Pendidikannya&lt;br /&gt;Beliau belajar Al Qur'anul Karim kepada kakek dari pihak ibunya, yaitu Abdurahman bin Sulaiman Ali Damigh Rahimahullah sampai hafal, selanjutnya beliau belajar Khath, berhitung dan sastra. Seorang ulama besar, Syaikh Abdurahman As Sa'dy Rahimahullah telah menunjuk dua orang muridnya agar mengajar anak-anak kecil, masing-masing adalah Syaikh Ali Ash Shalihy dan Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz al Muthawwa'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz inilah beliau belajar kitab Mukhtasharul Aqidah Al Wasithiyah dan Minhaajus Saalikin Fil Fiqhi, keduanya karya Syaikh Abdurahman As Sa'dy dan Al Ajrumiyah serta Al Alfiyah. Lalu kepada Syaikh Abdurrahman bin Ali 'Audan beliau belajar Fara'idh dan Fiqih. Kepada Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa'dy yang dikategorikan sebagai Syaikhnya yang utama beliau belajar kitab Tauhid, Tafsir, Hadits, Fiqih, Ushul Fiqih, Fara'idh, Musthalahul Hadits, Nahwu dan Sharaf. Syaikh Utsaimin memiliki tempat terhormat dalam pandangan Syaikhnya, hal ini terbukti di antaranya ketika ayahanda beliau pindah ke Riyadh pada masa awal perkembanganya dan ingin agar anaknya, Muhammad Al Utsaimin pindah bersamanya. Maka Syaikh Abdurrahman As Sa'dy (sang guru) menulis surat kepada ayahanda beliau: "Ini tidak boleh terjadi, kami ingin agar Muhammad tetap tinggal di sini sehingga dia bisa banyak mengambil manfaat. Berkomentar tentang Syaikh tersebut, Syaikh Utsaimin mengatakan: "Syaikh As Sa'dy sungguh banyak memberi pengaruh kepada saya dalam hal methode mengajar, memaparkan ilmu serta pendekatannya kepada para siswa melalui contoh-contoh dan substansi-substansi makna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau juga banyak memberi pengaruh kepada saya dalam hal akhlak. Syaikh As Sa'dy Rahimahullah adalah seorang yang memiliki akhlak agung dan mulia, sangat mendalam ilmunya serta kuat dan tekun ibadahnya. Beliau suka mencandai anak-anak kecil, pandai membuat senang dan tertawa orang-orang dewasa. Syaikh As Sa'dy adalah orang yang paling baik akhlaknya dari orang-orang yang pernah saya lihat Syaikh Utsaimin juga belajar kepada Syaikh Abdul Aziz bin Baz Hafizhahullah, Syaikh Abdul Aziz bin Baz adalah guru kedua beliau, setelah Syaikh As Sa'dy. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Syaikh Bin Baz beliau belajar kitab Shahihul Bukhari dan beberapa kitab karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan kitab-kitab Fiqih. Mengomentari Syaikh Bin Baz, Syaikh Utsamin mengatakan: "Syaikh Bin Baz banyak menpengaruhi saya dalam hal perhatian beliau yang sangat intens terhadap hadits. Saya juga banyak terpengaruh dengan akhlak beliau dan kelapangannya terhadap sesama manusia. &lt;br /&gt;Pada tahun 1371 H, beliau mulai mengajar di masjid. Ketika dibuka Ma'had Ilmi, beliau masuk tahun 1372 H, Syaikh Utsaimin mengisahkan: "Saya masuk Ma'had Ilmi pada tahun kedua (dari berdirinya Ma'had) atas saran Syaikh Ali Ash Shalihy, setelah sebelumnya mendapat izin dari Syaikh Sa'dy. Ketika itu Ma'had Ilmi dibagi menjadi dua bagian: Umum dan Khusus, saya masuk ke bagian Khusus, saat itu dikenal pula dengan sistem loncat kelas. Yakni seorang siswa boleh belajar ketika liburan panjang dan mengikuti tes kenaikan di awal tahun. Jika lulus dia boleh di kelas yang lebih tinggi. Dengan sistem itu saya bisa menghemat waktu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dua tahun menamatkan belajar di Ma'had Ilmi, beliau lalu ditunjuk sebagai guru di Ma'had ilmi 'Unaizah sambil melanjutkan kuliah di Fakultas Syari'ah dan tetap juga belajar di bawah bimbingan Abdurahman As Sa'dy Rahimahullah. &lt;br /&gt;Ketika As Sa'dy wafat beliau ditetapkan sebagai Imam Masjid Jami' di 'Unaizah, mengajar di Maktabah 'Unaizah Al Wathaniyah dan masih tetap pula mengajar di Ma'had Ilmi. Setelah itu beliau pindah mengajar di Cabang Universitas Imam Muhammad Ibnu Saud Qashim pada fakultas Syari'ah dan Ushuluddin hingga sekarang. Kini beliau menjadi anggota Hai'atu Kibaril Ulama (di Indonesia semacam MUI, pent.) Kerajaan Saudi Arabia. Syaikh Utsaimin memiliki andil besar di medan dakwah kepada Allah Azza wa Jalla, beliau selalu mengikuti berbagai perkembangan dan situasi dakwah di berbagai tempat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu dicatat, bahwa Yang Mulia Syaikh Muhammad bin Ibrahim Rahimahullah telah berkali-kali menawarkan kepada Syaikh Utsaimin untuk menjadi qadhi (hakim), bahkan telah mengeluarkan Surat Keputusan yang menetapkan beliau sebagai Ketua Mahkamah Syari'ah di kota Ihsa' , tetapi setelah melalui berbagai pendekatan pribadi, akhirnya Mahkamah memahami ketidaksediaan Syaikh Utsaimin memangku jabatan ketua Mahkamah &lt;br /&gt;Karya-karya beliau&lt;br /&gt;Syaikh Utsaimin Hafizhahullah memiliki karangan lebih dari 40 buah. Di antaranya berupa kitab dan risalah. Insya Allah semua karya beliau akan dikodifikasikan menjadi satu kitab dalam Majmu'ul Fatawa war Rasa'il &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-1740631331652866607?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/1740631331652866607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/syaikh-muhammad-bin-shalih-al-utsaimin.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1740631331652866607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1740631331652866607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/syaikh-muhammad-bin-shalih-al-utsaimin.html' title='Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-3767809977160862094</id><published>2009-08-09T00:52:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T00:52:26.193-07:00</updated><title type='text'>Mush'ab Bin Umair</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Duta Islam Yang Pertama &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mush'ab bin Umair salah seorang diantara para shahabat Nabi. Alangkah baiknya jika kita memulai kisah dengan pribadinya: Seorang remaja Quraisy terkemuka, seorang yang paling ganteng dan tampan, penuh dengan jiwa dan semangat kemudaan. &lt;br /&gt;Para muarrikh dan ahli riwayat melukiskan semangat kemudaannya dengan kalimat: "Seorang warga kota Mekah yang mempunyai nama paling harum". &lt;br /&gt;Ia lahir dan dibesarkan dalam kesenangan, dan tumbuh dalam lingkungannya. Mungkin tak seorangpun diantara anak-anak muda Mekah yang beruntung dimanjakan oleh kedua orang tuanya demikian rupa sebagai yang dialami Mush'ab bin Umair. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkinkah kiranya anak muda yang serba kecukupan, biasa hidup mewah dan manja, menjadi buah-bibir gadis-gadis Mekah dan menjadi bintang di tempat-tempat pertemuan, akan meningkat menjadi tamsil dalam semangat kepahlawanan? &lt;br /&gt;Sungguh, suat riwayat penuh pesona, riwayat Mush'ab bin Umair atau "Mush'ab yang baik", sebagai biasa digelarkan oleh Kaum Muslimin. Ia salah satu diantara pribadi-pribadi Muslimin yang ditempa oleh Islam dan dididik oleh Muhammad SAW. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Tetapi corak pribadi manakah? &lt;br /&gt;· Sungguh, kisah hidupnya menjadi kebanggaan bagi kemanusiaan umumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari anak muda ini mendengar berita yang telah tersebar luas dikalangan warga Mekah mengenai Muhammad Al-Amin...Muhammad SAW, yang mengatakan bahwa dirinya telah diutus Allah sebagai pembawa berita suka maupun duka, sebagi da'i yang mengajak ummat beribadat kepada Allah Yang Maha Esa. &lt;br /&gt;Sementara perhatian warga Mekah terpusat pada berita itu dan tiada yang menjadi buah pembicaraan mereka kecuali tentang Rasulullah SAW serta Agama yang dibawanya, maka anak muda yang manja ini paling banyak mendengar berita itu. Karena walaupun usianya masih belia, tetapi ia menjadi bunga majlis tempat-tempat pertemuan yang selalu diharapkan kehadirannya oleh para anggota dan teman-temannya. Gayanya yang tampan dan otaknya yang cerdas merupakan keistimewaan Ibnu Umair, menjadi daya pemikat dan pembuka jalan pemecahan masalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara berita yang didengarnya ialah bahwa Rasulullah bersama pengikutnya biasa mengadakan pertemuan di suatu tempat yang terhindar jauh dari gangguan gerombolan Quraisy dan ancaman-ancamannya, yaitu di bukit Shafa di rumah Arqam bin Abil Arqam. &lt;br /&gt;Keraguannya tiada berjalan lama, hanya sebentar waktu ia menunggu, maka pada suatu senja didorong oleh kerinduannya pergilah ia ke rumah Arqam menyertai rombongan itu. Di tempat itu Rasulullah SAW sering berkumpul dengan para shahabatnya, tempat mengajarnya ayat-ayat Al-Qur'an dan membawa mereka shalat beribadat kepada Allah Yang Maha Akbar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saja Mush'ab mengambil tempat duduknya, ayat-ayat Al-Qur'an mulai mengalir dari kalbu Rasulullah bergema melalui kedua bibirnya dan sampai ke telinga, meresap di hati para pendengar. Di senja itu Mush'ab pun terpesona oleh untaian kalimat Rasulullah yang tepat menemui sasaran pada kalbunya. &lt;br /&gt;Hampir saja anak muda itu terangkat dari tempat duduknya karena rasa haru, dan serasa terbang ia karena gembira. Tetapi Rasulullah mengulurkan tangannya yang penuh berkat dan kasih sayang dan mengurut dada pemuda yang sedang panas bergejolak, hingga tiba-tiba menjadi sebuah lubuh hati yang tenang dan damai, tak obah bagai lautan yang teduh dan dalam. Pemuda yang telah Islam dan Iman itu nampak telah memiliki ilmu dan hikmah yang luas - berlipat ganda dari ukuran usianya - dan mempunyai kepekatan hati yang mempu merubah jalan sejarah..! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khunas binti Malik yakni ibunda Mush'ab, seorang yang berkepribadian kuat dan pendiriannya tak dapat ditawar atau diganggu gugat, Ia wanit yang disegani bahkan ditakuti. &lt;br /&gt;Ketika Mush'ab menganut Islam, tiada satu kekuatanpun yang ditakuti dan dikhawatirkannya selain ibunya sendiri, bahkan walau seluruh penduduk Mekah beserta berhala-berhala para pembesar dan padang pasirnya berubah rupa menjadi suatu kekuatan yang menakutkan yang hendak menyerang dan menghancurkannya, tentulah Mush'ab akan menganggapnya enteng. Tapi tantangan dari ibunya bagi Mush'ab tidak dapat dianggap kecil. Ia pun segera berpikir keras dan mengambil keputusan untuk menyembunyikan keislamannya sampai terjadi sesuatu yang dikehendaki Allah. Demikianlah ia senantiasa bolak-balik ke rumah Arqam menghadiri majlis Rasulullah, sedang hatinya merasa bahagia dengan keimanan dan sedia menebusnya dengan amarah murka ibunya yang belum mengetahui berita keislamannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi di kota Mekah tiada rahasia yang tersembunyi, apalagi dalam suasana seperti itu. Mata kaum Quraisy berkeliaran dimana-mana mengikuti setiap langkah dan menyelusuri setiap jejak. &lt;br /&gt;Kebetulan seorang yang bernama Utsman bin Thalhah melihat Mush'ab memasuki rumah Arqam secara sembunyi. Kemudian pada hari yang lain dilihatnya pula ia shalat seperti Muhammad SAW. Secepat kilat ia mendapatkan ibu Mush'ab dan melaporkan berita yang dijamin kebenarannya. &lt;br /&gt;Berdirilah Mush'ab di hadapan ibu dan keluarganya serta para pembesar Mekah yang berkumpul di rumahnya. Dengan hati yang yakin dan pasti dibacakannya ayat-ayat Al-Qur'an yang disampaikan Rasulullah untuk mencuci hati nurani mereka, mengisinya dengan hikmah dan kemuliaan, kejujuran dan ketaqwaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sang ibu hendak membungkam mulut peteranya dengan tamparan keras, tiba-tiba tangan yang terulur bagi anak panah itu surut dan jatuh terkulai - demi melihat nur atau cahaya yang membuat wajah yang telah berseri cemerlang itu kian berwibawa dan patut diindahkan - menimbulkan suatu ketenangan yang mendorong dihentikannya tindakan. &lt;br /&gt;Karena ras keibuannya, ibunda Mush'ab terhindar memukul dan menyakiti puteranya, tetapi tak dapat menahan diri dari tuntutan bela berhala-berhalanya dengan jalan lain. Dibawalah puteranyaitu ke suatu tempat terpencil di rumahnya, lalu dikurung dan dipenjarakannya amat rapat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah beberapa lama Mush'ab tinggal dalam kurungan sampai saat beberapa orang Muslimin hijrah ke Habsyi. Mendengar berita hijrah ini Mush'ab pun mencari muslihat, dan berhasil mengelabui ibu dan penjaga-penjaganya, lalu pergi ke Habsyi melindungkan diri. Ia tinggal di sana bersama saudara-saudaranya kaum Muslimin, lalu pulang ke Mekah. Kemudian ia pergi lagi hijrah kedua kalinya bersama para shahabat atas titah Rasulullah dan karena taat kepadanya. &lt;br /&gt;Baik di Habsyi ataupun di Mekah, ujian dan penderitaan yang harus dilalui Mush'ab di tiap saat dan tempat kian meningkat. Ia selesai dan berhasil menempa corak kehidupannya menurut pola yang modelnya telah dicontohkan Muhammad SAW. Ia merasa puas bahwa kehidupannya telah layak untuk dipersembahkan bagi pengorbanan terhadap Penciptanya Yang Maha Tinggi, Tuhannya Yang Maha Akbar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Suatu hari ia tampil di hadapan beberapa orang Muslimin yang sedang duduk sedeliling Rasulullah SAW. Demi memandang Mush'ab, mereka sama menundukkan kepala dan memejamkan mata, sementara beberapa orang matanya basah karena duka. Mereka melihat Mush'ab memakai jubah usang yang bertambal-tambal, padahal belum lagi hilang dari ingatan mereka - pakaiannya sebelum masuk Islam - tak obahnya bagaikan kembang di taman, berwarna-warni dan menghamburkan bau yang wangi. &lt;br /&gt;Adapun Rasulullah, menatapnya dengan pandangan penuh arti, disertai cinta kasih dan syukur dalam hati, pada kedua bibirnya tersungging senyuman mulia, seraya berkata yang artinya :&lt;br /&gt;"Dahulu saya lihat Mush'ab ini tak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orang tuanya, kemudian ditinggalkannya semua itu demi cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak ibunya merasa putus asa untuk mengembalikan Mush'ab kepada agama yang lama, ia telah menghentikan segala pemberian yang biasa dilimpahkan kepadanya, bahkan ia tak sudi nasinya dimakan orang yang telah mengingkari berhala dan patutu beroleh kutukan daripadanya, walau anak kandungnya sendiri. &lt;br /&gt;Akhir pertemuan Mush'ab dengan ibunya, ketika perempuan itu hendak mencoba mengurungnya lagi sewaktu ia pulang dari Habsyi. Ia pun bersumpah dan menyatakan tekadnya untuk membunuh orang-orang suruhan ibunya bila rencana itu dilakukan. Karena san ibu telah mengetahui kebulatan tekad puteranya yang telah mengambil satu keputusan, tak ada jalan lain baginya kecuali melepasnya dengan cucuran air mata, sementara Mush'ab mengucapkan selamat berpisah dengan menangis pula. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat perpisahan itu menggambarkan kepada kita kegigihan luar biasa dalam kekafiran fihak ibu, sebaliknya kebulatan tekad yang lebih besar dalam mempertahankan keimanan dari fihak anak. Ketika sang ibu mengusirnya dari rumah sambil berkata : "&lt;br /&gt;Pergilah sesuka hatimu! Aku bukan ibumu lagi". Maka Mush'ab pun menghampiri ibunya sambil berkata : "Wahai bunda! Telah anakanda sampaikan nasihat kepada bunda, dan anakanda menaruh kasihan kepada bunda. Karena itu saksikanlah bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan murka dan naik darah ibunya menyahut : "Demi bintang! sekali-kali aku takkan masuk ke dalam Agamamu itu. Otakku bisa jadi rusak, dan buah pikiranku takkan diindahkan orang lagi". &lt;br /&gt;Demikian Mush'ab meninggalkan kemewahan dan kesenangan yang dialaminya selama itu, dan memilih hidup miskin dan sengsara. Pemuda ganteng dan perlente itu, kini telah menjadi seorang melarat dengan pakaiannya yang kasar dan usang, sehari makan dan beberapa hari menderita lapar. &lt;br /&gt;Tapi jiwanya yang telah dihiasi dengan aqidah suci dan cemerlang berkat sepuhan Nur Ilahi, telah merubah dirinya menjadi seorang manusia lain, yaitu manusia yang dihormati, penuh wibawa dan disegani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-3767809977160862094?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/3767809977160862094/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/mushab-bin-umair_09.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/3767809977160862094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/3767809977160862094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/mushab-bin-umair_09.html' title='Mush&apos;ab Bin Umair'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-1934640948948438831</id><published>2009-08-09T00:51:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T00:51:53.361-07:00</updated><title type='text'>Mush'ab Bin Umair</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Duta Islam Yang Pertama &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;........Lanjutan &lt;br /&gt;Suatu saat Mush'ab dipilih Rasulullah untuk melakukan suatu tugas maha penting saat itu. Ia menjadi duta atau utusan Rasul ke Madinah untuk mengajarkan seluk beluk Agama kepada orang-orang Anshar yang telah beriman dan bai'at kepada Rasulullah di bukit Aqabah. Di samping itu mengajak orang-orang lain untuk menganut Agama Allah, serta mempersiapkan kota Madinah untuk menyambut hijratul Rasul sebagai peristiwa besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya di kalangan shahabat ketika itu masih banyak yang lebih tua, lebih berpengaruh dan lebih dekat hubungan kekeluargaannya dengan Rasulullah daripada Mush'ab. Tetapi Rasulullah menjatuhkan pilihannya kepada "Mush'ab yang baik". Dan bukan tidak menadari sepenuhnya bahwa beliau telah memikulkan tugas amat penting ke atas pundak pemuda itu dan meyerahkan kepadanya tanggung jawab nasib Agama Islam di kota Madinah, suatu kota yang tak lama lagi akan menjadi kota tepatan atau kota hijrah, pusat para da'i dan da'wah tempat berhimpunnya penyebar Agama dan pembela Al-Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mush'ab memikul amant itu dengan bekal karunia Allah kepadanya, berupa fikiran yang cerdas dan budi yang luhur. Dengan sifat zuhud, kejujuran dan kesungguhan hati, ia berhasil melunakkan dan menawan hati penduduk Madinah hingga mereka berduyun-duyun masuk Islam. &lt;br /&gt;Sesampainya di Madinah, didapatinya Kaum Muslimin di sana tidak lebih dari dua belas orang, yakni hanya orang-orang yang telah bai'at di bukit Aqabah. Tetapi tiada sampai beberapa bulan kemudian, meningkatlah orang yang sama-sama memenuhi panggilan Allah dan Rasul-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada musim haji berikutnya dari perjanjian Aqabah, Kaum Muslimin Madinah mengirim perutusan yang mewakili mereka menemui Nabi. Dan perutusan itu dipimpin oleh guru mereka, oleh duta yang dikirim Nabi kepada mereka, yaitu Mush'ab bin Umair. &lt;br /&gt;Dengan tidakannya yang tepat dan bijaksana, Mush'ab bin Umair telah membuktikan bahwa pilihan Rasulullah SAW atas dirinya itu tepat. Ia memahami tugas dengan sepenuhnya, hingga tak terlanjur melampaui batas yang telah diterapkan. Ia sadar bahwa tugasnya adalah menyeru kepada Allah, menyampaikan berita gembira lahirnya suatu Agama yang mengajak manusia mencapai hidayah Allah, membimbing mereka ke jalan yang lurus. Akhlaknya mengikuti pola hidup Rasulullah SAW yang diimaninya yang mengemban kewajiban hanya menyampaikan belaka.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Madinah Mush'ab tinggal sebagai tamu di rumah As'ad bin Zararah. Dengan didampingi As'ad, ia pergi mengunjungi kabilah-kabilah, rumah-rumah dan tempat-tempat pertemuan, untuk membacakan ayat-ayat Kitab Suci dari Allah, menyampaikan kalimatullah "bahwa Allah Tuhan Maha Esa" secara hati-hati. &lt;br /&gt;Pernah ia menghadapi beberapa peristiwa yang mengancam keselamatan diri sert shahabatnya, yang nyaris celaka kalau tidak karena kecerdasan akal dan kebesaran jiwanya. Suatu hari, ketika ia sedanga memberikan petuah kepada orang-orang, tiba-tiba disergap Usaid bin Hudlair kepala suku kabilah Abdul Asyhal di Madinah. Usaid menolong Mush'ab dengan menyentakkan lembingnya. Bukan main marah dan murkanya Usaid, menyaksikan Mush'ab yang dianggap akan mengacau dan menyelewengkan anak buahnya dari agama mereka, serta mengemukakan Tuhan Yang Maha Esa yang belum pernah mereka kenal dan dengar sebelum itu. Padahal menurut anggapan Usaid, tuhan-tuhan mereka yang bersimpuh lena di tempatnya masing-masing mudah dihubungi secara kongkrit. Jika seseorang memerlukan salah satu diantaranya, tentulah ia akan mengetahui tempatnya dan segera pergi mengunjunginya untuk memaparkan kesulitan serta menyampaikan permohonan.....Demikianlah yang tergambar dan terbayang dalam fikiran suku Abdul Asyhal. Tetapi Tuhannya Muhammad SAW - yang diserukan beribadah kepada-Nya - oleh utusan yang datang kepada mereka itu, tiadalah yang mengetahui tempat-Nya dan tak seorangpun yang dapat melihat-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi dilihat kedatangan Usaid bin Hudlair yang murka bagaikan api sedang berkobar kepada orang-orang Islam yang duduk bersama Mush'ab, mereka pun merasa kecut dan takut. Tetapi "Mush'ab yang baik" tetap tinggal tenang dengan air muka yang tidak berubah. &lt;br /&gt;Bagaikan singa hendak menerkam, Usaid berdiri di depan Mush'ab dan As'ad bin Zararah, bentaknya : "Apa maksud kalian datang ke kampung kami ini, apakah hendak membodohi rakyat kecil kami? Tinggalkan segera tempat ini, jika tak ingin segera nyawa kalian melayang!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti tenang dan mantapnya samudera dalam.....,laksana terang dan damainya cahaya fajar...., terpancarlah ketulusan hati "Mush'ab yang baik", dan bergeraklah lidahnya mengeluarkan ucapan halus, katanya : "Kenapa anda tidak duduk dan mendengarkan dulu? Seandarinya anda menyukai nanti, anda dapat menerimanya. Sebaliknya jika tidak, kami akan menghentikan apa yang tidak anda sukai itu!" &lt;br /&gt;Sebenarnya Usaid seorang berakal dan berfikiran sehat. Dan sekarang ini ia diajak oleh Mush'ab untuk berbicara dan meminta pertimbangan kepada hati nuraninya sendiri. Yang dimintanya hanyalah agar ia bersedia mendengar dan bukan lainnya. Jika ia menyetujui, ia akan membiarkan Mush'ab, dan jika tidak, maka Mush'ab berjanji akan meninggalkan kampung dan masyarakat mereka untuk mencari tempat dan masyarakat lain, dengan tidak merugikan ataupun dirugikan orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang saya insaf", ujar Usaid, lalu menjatuhkan lembingnya ke tanah dan duduk mendengarkan. Demi Mush'ab membacakan ayat-ayat Al-Qur'an dan menyampaikan da'wah yang dibawa oleh Muhammad bin Abdullah SAW, maka dada Usaid pun mulai terbuka dan bercahaya, beralun berirama mengikuti naik turunnya suara serta meresapi keindahannya. Dan belum lagi Mush'ab selesai dari uraiannya, Usaid pun berseru kepadanya dan kepada shahabatnya : "Alangkah indah dan benarnya ucapan itu . . .! Dan apakah yang harus dilakukan oleh orang yang hendak masuk Agama ini?" Maka sebagai jawabannya gemuruhlah suara tahlil, serempak seakan hendak menggoncangkan bumi. Kemudian ujar Mush'ab : "&lt;br /&gt;Hendaklah ia mencsucikan diri, pakaian dan badannya, serta bersaksi bahwa tiada Tuhan yang haq diibadahi melainkan Allah". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa lama Usaid meninggalkan mereka, kemudian kembali sambil memeras air dari rambutnya, lalu ia berdiri sambil menyatakan pengakuannya bahwa tiada Tuhan yang haq diibadahi melainkan Allah dan bahwa Muhammad itu utusan Allah . . . . &lt;br /&gt;Secepatnya berita itu pun tersiarlah. Keislaman Usaid disusul oleh kehadiran Sa'ad bin Mu'adz. Dan setelah mendengar uraian Mush'ab, Sa'ad merasa puas dan masuk Islam pula. &lt;br /&gt;Langkah itu disusul pula oleh Sa'ad bin Ubadah. Dan dengan keislaman mereka ini, berarti selesailah persoalan dengan berbagai suku yang ada di Madinah. Warga kota Madinah saling berdatangan dan tanya-bertanya sesama mereka : "Jika Usaid bin Hudlair, Sa'ad bin Ubadah dan Sa'ad bin Mu'adz telah masuk Islam, apalagi yang kita tunggu . . . . Ayolah kita pergi kepada Mush'ab dan beriman bersamanya! Kata orang, kebenaran itu terpancar dari celah-celah giginya&lt;br /&gt;!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah duta Rasulullah yang pertama telah mencapai hasil gemilang yang tiada taranya, suatu keberhasilan yang memang wajar dan layak diperolehnya. Hari-hari dan tahun-tahun pun berlalu, dan Rasulullah bersama para shahabatnya hijrah ke Madinah. &lt;br /&gt;Orang-orang Quraisy semakin geram dengan dendamnya, mereka menyiapkan tenaga untuk melanjutkan tindakan kekerasan terhadap hamba-hamba Allah yang shaleh. Terjadilah perang Badar dan kaum Quraisy pun beroleh pelajaran pahit yang menghabiskan sisa-sisa fikiran sehat mereka, hingga mereka berusaha untuk menebus kekalahan. Kemudian datanglah giliran perang Uhud, dan Kaum Muslimin pun bersiap-siap mengatur barisan. Rasulullah berdiri di tengah barisan itu, menatap setiap wajah orang beriman menyelidiki siapa yang sebaiknya membawa bendera. Maka terpanggillah "Mush'ab yang baik", dan pahlawan itu tampil sebagai pembawa bendera. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peperangan berkobar lalu berkecamuk dengan sengitnya. Pasukan panah melanggar tidak mentaati peraturan Rasulullah, mereka meninggalkan kedudukannya di celah bukit setelah melihat orang-orang musyrik menderita kekalahan dan mengundurkan diri. Perbuatan merekaitu secepatnya merubah suasana, hingga kemenangan Kaum Muslimin beralih menjadi kekalahan. &lt;br /&gt;Dengan tidak diduga pasukan berkuda Quraisy menyerbu Kaum Muslimin dari puncak bukit, lalu tombak dan pedang pun berdentang bagaikan mengamuk, membantai Kaum Muslimin yang tengah kacau balau. Melihat barisan Kaum Muslimin porak poranda, musuh pun menujukan serangan ke arah Rasulullah dengan maksud menghantamnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mush'ab bin Umair menyadari suasana gawat ini. Maka diacungkannya bendera setinggi-tingginya dan bagaikan ngauman singa ia bertakbir sekeras-kerasnya, lalu maju ke muka, melompat, mengelak dan berputar lalu menerkam. Minatnya tertuju untuk menarik perhatian musuh kepadanya dan melupakan Rasulullah SAW. Dengan demikian dirinya pribadi bagaikan membentuk barisan tentara. &lt;br /&gt;Sungguh, walaupun seorang diri, tetapi Mush'ab bertempur laksana pasukan tentara besar . . . . Sebelah tangannya memegang bendera bagaikan tameng kesaktian, sedang yang sebelah lagi menebaskan pedang dengan matanya yang tajam . . . . Tetapi musuh kian bertambah banyak juga, mereka hendak menyeberang dengan menginjak-injak tubuhnya untuk mencapai Rasulullah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang marilah kita perhatikan saksi mata, yang akan menceriterakan saat-saat terakhir pahlawan besar Mush'ab bin Umair. &lt;br /&gt;Berkata Ibnu Sa'ad : "Diceriterakan kepada kami oleh Ibrahim bin Muhammad bin Syurahbil Al-Abdari dari bapaknya. Ia berkata :&lt;br /&gt;"Mush'ab bin Umair adalah pembawa bendera di Perang Uhud. Tatkala barisan Kaum Muslimin pecah, Mush'ab bertahan pada kedudukannya. Datanglah seorang musuh berkuda, Ibnu Qumaiah namanya, lalu menebas tangannya hingga putus, sementara Mush'ab mengucapkan : "Muhammad itu tiada lain hanyalah seorang Rasul, yang sebelumnya telah didahului oleh beberapa Rasul". Maka dipegangnya bendera dengan tangan kirinya sambil membungkuk melindunginya. Musuh pun menebas tangan kirinya itu hingga putus pula. Mush'ab membungkuk ke arah bendera, lalu dengan kedua pangkal lengan meraihnya ke dada sambil mengucapkan : "Muhammad itu tiada lain hanyalah seorang Rasul, dan sebelumnya telah didahului oleh beberapa Rasul". Lalu orang berkuda itu menyerangnya ketiga kali dengan tombak, dan menusukkannya hingga tombak itu pun patah. Mush'ab pun gugur, dan bendera jatuh." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gugurlah Mush'ab dan jatuhlah bendera . . . . Ia gugur sebagai bintang dan mahkota para syuhada . . . . Dan hal itu dialaminya setelah dengan keberanian luar biasa mengarungi kancah pengurbanan dan keimanan. Di saat itu Mush'ab berpendapat bahwa sekiranya ia gugur, tentulah jalan para pembunuh akan terbuka lebar menuju Rasulullah tanpa ada pembela yang akan mempertahankannya. Demi cintanya yang tiada terbatas kepada Rasulullah dan cemas memikirkan nasibnya nanti, ketika ia akan pergi berlalu, setiap kali pedang jatuh menerbangkan sebelah tangannya, dihiburnya dirinya dengan ucapan : "Muhammad itu tiada lain hanyalah seorang Rasul, dan sebelumnya telah didahului oleh beberapa Rasul". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat yang kemudian dikukuhkan sebagai wahyu ini selalu diulang dan dibacnya sampai selesai, hingga akhirnya menjadi ayat Al-Qur'an yang selalu dibaca orang. &lt;br /&gt;Setelah pertempuran usai, ditemukanlah jasad pahlawan ulung yang syahid itu terbaring dengan wajah menelungkup ke tanah digenangi darahnya yang mulai . . . . Dan seolah-olah tubuh yang telah kaku itu masih takut menyaksikan bila Rasulullah ditimpa bencana, maka disembunyikan wajahnya agar tidak melihat peristiwa yang dikhawatirkan dan ditakutinya itu. Atau mungkin juga ia merasa malu karena telah gugur sebelum hatinya tenteram beroleh kepastian akan keselamatan Rasulullah, dan sebelum ia selesai menunaikan tugasnya dalam membela dan mempertahankan Raulullah sampai berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Wahai Mush'ab cukuplah bagimu Ar-Rahman . . . . &lt;br /&gt;· Namamu harum semerbak dalam kehidupan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersama para shahabat datang meninjau medan pertempuran untuk menyampaikan perpisahan kepada para syuhada. Ketika sampai di tempat terbaringnya jasad Mush'ab, bercucuranlah dengan deras air matanya. Berkata Khabbah Ibnul Urrat :&lt;br /&gt;"Kami hijrah di jalan Allah bersama Rasulullah SAW dengan mengharap keridhaan-Nya, hingga pastilah sudah pahala di sisi allah. Di antara kami ada yang telah berlalu sebelum menikmati pahalanya di dunia ini sedikit pun juga. Di antaranya ialah Mush'ab bin Umair yang tewas di perang Uhud. Tak sehelai pun kain untuk menutupinya selain sehelai burdah. Andainya ditaruh di atas kepalanya, terbukalah kedua belah kakinya. Sebaliknya bila ditutupkan di kakinya, terbukalah kepalanya. Maka sabda Rasulullah SAW : "Tutupkanlah ke bagian kepalanya, dan kakinya tutuplah dengan rumput idzkhir!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa pun luka pedih dan duka yang dalam menimpa Rasulullah karena gugur pamanda Hamzah dan dirusak tubuhnya oleh orang-orang musyrik demikian rupa, hingga bercucurlah air mata Nabi . . . . Dan betapapun penuhnya medan laga dengan mayat para shahabat dan kawan-kawannya, yang masing-masing mereka baginya merupakan panji-panji ketulusan, kesucian dan cahaya . . . Betapa juga semua itu, tapi Rasulullah tak melewatkan berhenti sejenak dekat jasad dutanya yang pertama, untuk melepas dan mengeluarkan isi hatinya . . . . Memang, Rasulullah berdiri di depan Mush'ab bin Umair dengan pandangan mata yang pendek bagai menyelubunginya dengan kesetiaan dan kasih sayang, dibacakannya ayat dalam Surah Al-Ahzab : 23 yang artinya :&lt;br /&gt;"Di antara orang-orang Mu'min terdapat pahlawan-pahlawan yang telah menepati janjinya dengan Allah." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dengan mengeluh memandangi burdah yang digunakan untuk kain tutupnya, seraya bersabda : "Ketika di Mekah dulu, tak seorang pun aku lihat yang lebih halus pakaiannya dan lebih rapi rambutnya daripadanya. Tetapi sekarang ini, dengan rambutmu yang kusut masai, hanya dibalut sehelai burdah." &lt;br /&gt;Setelah melayangkan pandang, pandangan sayu ke arah medan serta para syuhada kawan-kawan Mush'ab yang tergeletak di atasnya, Rasulullah berseru : "Sungguh, Rasulullah akan menjadi saksi nanti di hari qiamat, bahwa tuan-tuan semua adalah syuhada di sisi Allah." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian sambil berpaling ke arah shahabat yang masih hidup, sabdanya : "Hai manusia! Berziarahlah dan berkunjunglah kepada mereka, serta ucapkanlah salam! Demi Allah yang menguasai nyawaku, tak seorang Muslim pun sampai hari qiamat yang memberi salam kepada mereka, pasti mereka akan membalasnya." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam atasmu wahai Mush'ab . . . . &lt;br /&gt;Salam atasmu sekalian, wahai para syuhada . . . . &lt;br /&gt;Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.&lt;br /&gt;..............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-1934640948948438831?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/1934640948948438831/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/mushab-bin-umair.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1934640948948438831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1934640948948438831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/mushab-bin-umair.html' title='Mush&apos;ab Bin Umair'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-1821397555462571501</id><published>2009-08-09T00:50:00.002-07:00</published><updated>2009-08-09T00:51:14.491-07:00</updated><title type='text'>Mu'adz Bin Jabal</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Cendekiawan Muslim Yang Paling Tahu Mana Yang Halal Dan Mana Yang Haram &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala Rasulullah mengambil bai'at dari orang-orang Anshar pada perjanjian Aqabah yang kedua, diantara para utusan yang terdiri atas 70 orang itu terdapat seorang anak muda dengan wajah berseri, pandangan menarik dan gigi putih berkilat serta memikat perhatian dengan sikap dan ketenangannya. Dan jika bicara maka orang yang melihat akan tambah terpesona karenanya . . . .! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, itulah dia Mu'adz bin Jabal r.a . . . . . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalau begitu, maka ia adalah seorang tokoh dari kalangan anshar yang ikut bai'at pada perjanjian Aqabah kedua, hingga termasuk Ashshabiqul Awwalun, golongan yang pertama masuk Islam. Dan orang yang lebih dulu masuk Islam dengan keimanan serta keyakinannya seperti dimikian, mustahil tidak akan turut bersama Rasulullah dalam setiap perjuangan. Maka demikianlah halnya Mu'adz . . . . &lt;br /&gt;Tetapi kelebihannya yang paling menonjol dan keitstimewaannnya yang utama ialah fiqih atau keahliannya dalam soal hukum. Keahliannya dalam fiqih dan ilmu pengetahuan ini mencapai taraf yang menyebabkannya berhak menerima pujian dari Rasulullah SAW dengan sabdanya : "Ummatku yang paling tahu akan yang halal dan yang haram ialah Mu'adz bin Jabal." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kecerdasan otak dan keberaniannya mengemukakan pendapat, Mu'adz hampir sama dengan Umar bin Khattab. Ketika Rasulullah SAW hendak mengirimnya ke Yaman, lebih dulu ditanyainya : "Apa yang menjadi pedomanmu dalam mengadili sesuatu, hai Mu'adz?" Kitabullah", ujar Mu'adz. "Bagaimana jika kamu tidak jumpai dalam Kitabullah?", tanya Rasulullah pula. "Saya putus dengan Sunnah Rasul", ujuar Mu'adz. "Jika tidak kamu temui dalam Sunnah Rasulullah?" "Saya pergunakan fikiranku untuk berijtihad, dan saya takkan berlaku sia-sia". Maka berseri-serilah wajah Rasulullah, sabdanya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberi taufiq kepada utusan Rasulullah sebagai yang diridhai oleh Rasulullah . . . ." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kecintaan Mu'adz terhadap Kitabullah dan Sunnah Rasulullah tidak menutup pintu untuk mengikuti buah fikirannya, dan tidak menjadi penghalang bagi akalnya untuk memahami kebenaran-kebenaran dahsyat yang masih tersembunyi yang menunggu usaha orang yang akan menghadapi dan menyingkapnya. &lt;br /&gt;Dan mungkin kemampuan untuk berijtihad dan keberanian menggunakan otak dan kecerdasan inilah yang menyebabkan Mu'adz berhasil mencapai kekayaan dalam ilmu fiqih, mengatasi teman dan saudara-saudaranya hingga dinyatakan oleh Rasulullah sebagai "orang yang paling tahu tentang yang halal dan yang haram". Dan cerita-cerita sejarah melukiskan dirinya bagaimana adanya, yakni sebagai otak yang cermat dan jadi penyuluh serta dapat memutuskan persoalan dengan sebaik-baiknya . . . . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah ini kita muat cerita tentang A'idzullah bin Abdillah yakni ketika pada suatu hari di awal pemerintahan Khalifah Umar, ia masuk mesjid bersama beberapa orang shahabat, katanya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maka duduklah saya pada suatu majlis yang dihadiri oleh tiga puluh orang lebih, masing-masing menyebutkan sebuah hadits yang mereka terima dari Rasulullah SAW. Pada halaqah atau lingkaran itu ada seorang anak muda yang amat tampan . . . . hitam manis warna kulitnya, bersih, manis tutur katanya dan termuda usianya di antara mereka. Jika pada mereka terdapat keraguan tentang suatu hadits, mereka tanyakan kepada anak muda itu yang segera memberikan fatwanya, dan ia tak hendak berbicara kecuali bila diminta . . . . Dantatkala majlis itu berakhir, saya dekati anak muda itu dan saya tanyakan siapa namanya, ujarnya: Saya adalah Mu'adz bin Jabal." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shahar bin Hausyab tidak ketinggalan memberikan ulasan, katanya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bila para shahabat berbicara sedang di antara mereka hadir Mu'adz bin Jabal, tentulah mereka akan sama meminta pendapatnya karena kewibawaannya . . . .!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Amirul Mu'minin Umar r.a. sendiri sering meminta pendapat dan buah fikirannya. Bahkan dalam salah satu peristiwa di mana ia memanfaatkan pendapat dan keahliannya dalam hukum, Umar pernah berkata: "Kalau tidaklah berkat Mu'adz bin Jabal, akan celakalah Umar!" &lt;br /&gt;Dan ternyata Mu'adz memiliki otak yang terlatih baik dan logika yang menawan serta memuaskan lawan, yang mengalir dengan tenang dan cermat. Dan di mana saja kita jumpai namanya - di celah-celah riwayat dan sejarah, kita dapati ia sebagi yang selalu menjadi pusat lingkaran. Di mana ia duduk selalulah dilingkungi oleh manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia seorang pendiam, tak hendak bicara kecuali atas permintaan hadirin. Dan jika mereka berbeda pendapat dalam suatu hal, mereka pulangkan kepada Mu'adz untuk memutuskannya. Maka jika ia telah buaka suara, adalah ia sebagimana dilukiskan oleh salah seorang yang mengenalnya: "Seolah-olah dari mulutnya keluar cahaya dan mutiara . . . ." &lt;br /&gt;Dan kedudukan yang tinggi di bidang pengetahuan ini serta penghormatan Kaum Muslimin kepadanya, baik selagi Rasulullah masih hidup maupun setelah beliau wafat, dicapai Mu'adz sewaktu ia masih muda. Ia meninggal dunia di masa pemerintahan Umar, sedang usianya belum 33 tahun . . . .! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mu'adz adalah seorang yang murah tangan, lapang hati dan tinggi budi. Tidak suatupun yang diminta kepadanya, kecuali akan diberinya secara berlimpah dan dengan hati yang ikhlas. Sungguh kemurahan Mu'adz telah menghabiskan semua hartanya. &lt;br /&gt;Ketika Rasulullah SAW wafat, Mu'adz masih berada di Yaman, yakni semenjak ia dikirim Nabi ke sana untuk membimbing Kaum Muslimin dan mengajari mereka tentang seluk-seluk Agama. &lt;br /&gt;Di masa pemerintahan Abu Bakar, Mu'adz kembali ke Yaman, Umar tahu bahwa Mu'adz telah menjadi seorang yang kaya raya, maka diusulkan Umara kepada khalifah agar kekayaannya itu dibagi dua. Tanpa menunggu jawaban Abu Bakar, Umar segera pergi ke rumah Mu'adz dan mengemukakan masalah tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mu'adz adalah seorang yang bersih tangan dan suci hati. Dan seandainya sekarang ia telah menjadi kaya raya, maka kekayaan itu diperolehnya secara halal, tidak pernah diperolehnya secara dosa bahkan juga tak hendak menerima barang yang syubhat. Oleh sebab itu usul Umar ditolaknya dan alasan yang dikemukakannya dipatahkannya dengan alasan pula . . . . Umar berpaling meninggalkannya. &lt;br /&gt;Pagi-pagi keesokan harinya Mu'adz pergi ke rumah Umar. Demi sampai di sana, Umar dirangkul dan dipeluknya, sementara air mata mengalir mendahului perkataannya, seraya berkata: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Malam tadi saya bermimpi masuk kolam yang penuh dengan air, hingga saya cemas akan tenggelam. Untunglah anda datang, hai Umar dan menyelamatkan saya . . . . !" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian bersama-sama mereka datang kepad abu Bakar, dan Mu'adz meminta kepada khalifah untuk mengambil seperdua hartanya. "Tidak satupun yang akan saya ambil darimu", ujar Abu Bakar. "Sekarang harta itu telah halal dan jadi harta yang baik", kata Umar menghadapkan pembicaraannya kepada Mu'adz. &lt;br /&gt;Andai diketahuinya bahwa Mu'adz memperoleh harta itu dari jalan yang tidak sah, maka tidak satu dirham pun Abu Bakar yang shaleh itu akan menyisakan baginya. Namun Umar tidak pula berbuat salah dengan melemparkan tuduhan atau menaruh dugaan yang bukan-bukan terhadap Mu'adz. Hanya saja masa itu adlah mas gemilang, penuh dengan tokoh-tokoh utama yang berpacu mencapai puncak keutamaan. Di antara mereka ada yang berjalan secara santai, tak ubah bagi burung yang terbang berputar-putar, ada yang berlari cepat, dan ada pula yang berlari lambat, namun semua berada dalam kafilah yang sama menuju kepada kebaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-1821397555462571501?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/1821397555462571501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/muadz-bin-jabal_09.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1821397555462571501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1821397555462571501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/muadz-bin-jabal_09.html' title='Mu&apos;adz Bin Jabal'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-4183131459509039128</id><published>2009-08-09T00:50:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T00:50:40.387-07:00</updated><title type='text'>Mu'adz Bin Jabal</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Cendekiawan Muslim Yang Paling Tahu Mana Yang Halal Dan Mana Yang Haram &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;......Lanjutan &lt;br /&gt;Mu'adz pindah ke Syria, di mana ia tinggal bersama penduduk dan orang yang berkunjung ke sana sebagi guru dan ahli hukum. Dan tatkala Abu Ubaidah - amir atau gubernur militer di sana - serta shahabat karib Mu'adz meninggal dunia, ia diangkat oleh Amirul Mu'minin Umar sebagai penggantinya di Syria. Tetapi hanya beberapa bulan saja ia memegan jabatan itu, ia dipanggil Allah untuk menghadap-Nya dalam keadaan tunduk dan menyerahkan diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar r.a. berkata:&lt;br /&gt;"Sekiranya saya mengangkat Mu'adz sebagai pengganti, lalu ditanya oleh Allah kenapa saya mengangkatnya, maka akan saya jawab: Saya dengar Nabi-Mu bersabda: Bila ulama menghadap Allah Azza wa Jalla, pastilah Mu'adz akan berada di antara mereka . . . . !" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengangkat sebagai pengganti yang dimaksud Umar di sisi ialah penggantinya sebagi khalifah bagi seluruh Kaum Muslimin, bukan kepala sesuatu negeri atau wilayah. &lt;br /&gt;Sebelum menghembuskan nafasnya yang akhir, Umar pernah ditanyai orang: "Bagaimana jika anda tetapkan pengganti anda?" artinya anda pilih sendiri orang yang akan menjadi khalifah itu, lalu kami bai'at dan menyetujuinya . . . .? Maka ujar Umar: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seandainya Mu'adz bin Jabal masih hidup, tentu saya angkat ia sebagi khalifah, dan kemudian bila saya menghadap Allah Azza wa Jalla dan ditanya tentang pengangkatannya: Siapa yang kamu angkat menjadi pemimpin bagi ummat manusia, maka akan saya jawab: Saya angkat Mu'adz bin Jabal setelah mendengar Nabi bersabda: Mu'adz bin Jabal adalah pemimpin golongan ulama di hari qiamat." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari Rasulullah SAW, bersabda: "Hai Mu'adz! Demi Allah saya sungguh sayang kepadamu. Maka jangan lupa setiap habis shalat mengucapkan: Ya Allah, bantulah daku untuk selalu ingat dan syukur serta beribadat dengan ikhlas kepada-Mu." &lt;br /&gt;Tepat sekali: "Ya Allah, bantulah daku . . . !"&lt;br /&gt;Rasulullah SAW selalu mendesak manusia untuk memahami makna yang agung ini yang maksudnya ialah bahwa tiada daya maupun upaya, dan tiada bantuan maupun pertolongan kecuali dengan pertolongan dan daya dari Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar . . . . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mu'adz mengerti dan memahami ajaran tersebut dan telah menerapkannya secara tepat . . . . Pada suatu pagi Rasulullah bertemu dengan Mu'adz, maka tanyanya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Bagaimana keadaanmu di pagi hari ini, hai Mu'adz? &lt;br /&gt;· Di pagi hari ini aku benar-benar telah beriman, ya Rasulullah, ujar Mu'adz &lt;br /&gt;· Setiap kebenaran ada hakikatnya, ujar Nabi pula, maka apakah hakikat keimananmu? &lt;br /&gt;· Ujar Mu'adz: Setiap berada di pagi hari, aku menyangka tidak akan menemui lagi waktu sore. Dan setiap berada di waktu sore, aku menyangka tidak akan mencapai lagi waktu pagi . . . . Dan tiada satu langkah pn yang kulangkahkan, kecuali aku menyangka tiada akan diiringi dengan langkah lainnya . . . . Dan seolah-olah kesaksian setiap ummat jatuh berlutut, dipanggil melihat buku catatannya . . . . Dan seolah-olah kusaksikan penduduk surga menikmati kesenangan surga . . . . Sedang penduduk neraka menderita siksa dalam neraka. Maka sabda Rasulullah SAW : Memang, kamu mengetahuinya, maka pegang teguhlah jangan dilepaskan . . . . ! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar dan tidak salah . . . . Mu'adz telah menyerahkan seluruh jiwa raga dan nasibnya kepada Allah, hingga tidak suatu pun yang tampak olehnya hanyalah Dia . . . ! Tepat sekali gambaran yang diberikan Ibnu Mas'ud tentang kepribadiannya. katanya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mu'adz adalah seorang hamba yang tunduk kepada Allah dan berpegang teguh kepada Agama-Nya. Dan kami menganggap Mu'adz serupa dengan Nabi Ibrahim a.s . . . ." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mu'adz senantiasa menyeru manusia untuk mencapai ilmu dan berdzikir kepada Allah . . . . Diserunya mereka untuk mencari ilmu yang benar lagi bermanfaat, dan katanya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Waspadalah akan tergelincirnya orang yang berilmu! Dan kenalilah kebenaran itu dengan kebenaran pula, karena kebenaran itu mempunyai cahaya . . . .!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Mu'adz, ibadat itu hendaklah dilakukan dengan cermat dan jangan berlebihan. &lt;br /&gt;Pada suatu hari salah seorang Muslim meminta kepadanya agar diberi pelajaran. &lt;br /&gt;- Apakah anda sedia mematuhinya bila saya ajarkan? tanya Mu'adz&lt;br /&gt;- Sungguh, saya amat berharap akan mentaati anda! ujar orang itu. Maka kata Mu'adz kepadanya:&lt;br /&gt;"Shaum dan berbukalah . . . .!"&lt;br /&gt;Lakukanlah shalat dan tidurlah . . . .!!!&lt;br /&gt;Berusahalah mencari nafkah dan janganlah berbuat dosa . . . .&lt;br /&gt;Dan janganlah kamu mati kecuali dalam beragama Islam . . . .&lt;br /&gt;Serta jauhilah do'a dari orang yang teraniaya . . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Mu'adz, ilmu itu ialah mengenal dan beramal, katanya: "Pelajarilah segala ilmu yang kalian sukai, tetapi Allah tidak akan memberi kalian mafaat dengan ilmu itu sebelum kalian mengamalkannya lebih dulu . . . .!" &lt;br /&gt;Baginya iman dan dzikir kepada Allah ialah selalu siap siaga demi kebesaran-Nya dan pengawasan yang tak putus-putus terhadap kegiatan jiwa. Berkata Al-Aswad bin Hilal:&lt;br /&gt;"Kami berjalan bersama Mu'adz, maka katanya kepada kami; Marilah kita duduk sebentar meresapi iman . . . .!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sikap dan pendiriannya itu terdorang oleh sikap jiwa dan fikiran yang tiada mau diam dan bergejolak sesuai dengan pendiriannya yang pernah ia kemukakan kepada Rasulullah, bahwa tiada satu langkah pun yang dilangkahkannya kecuali timbul sangkaan bahwa ia tidak akan mengikutinya lagi dengan langkah berikutnya. Hal itu ialah karena tenggelamnya dalam mengingat-ingat Allah dan kesibukannya dalam menganalisa dan mengoreksi dirinya . . . . &lt;br /&gt;Sekarang tibalah ajalnya, Mu'adz dipanggil menghadap Allah . . . Dan dalam sakarat maut, muncullah dari bawah sadarnya hakikat segala yang bernyawa ini, dan seandainya ia dapat berbicara akan mengalirlah dari lisannya kata-kata yang dapat menyimpulkan urusan dan kehidupannya . . . . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada saat-saat itu Mu'adz pun mengucapkan perkataan yang menyingkapkan dirinya sebagai seorang Mu'min besar. Sambil matanya menatap ke arah langit, Mu'adz munajat kepada Allah yang Maha Prngasih, katanya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Allah, sesungguhnya selama ini aku takut kepada-Mu, tetapi hari ini aku mengharapkan-Mu . . . .&lt;br /&gt;Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa aku tidaklah mencintai dunia demi untuk mengalirkan air sungai atau menanam kayu-kayuan . . . . tetapi hanyalah untuk menutup haus dikala panas, dan menghadapi saat-saat yang gawat, serta untuk menambah ilmu pengetahuan, keimanan dan ketaatan . . . .". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu diulurkanlah tangannya seolah-olah hendak bersalaman dengan maut, dan dalam keberangkatannya ke alam ghaib masih sempat ia mengatakan: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat datang wahai maut . . . .&lt;br /&gt;Kekasih tiba di saat diperlukan . . . ." &lt;br /&gt;Dan nyawa Mu'adz pun melayanglah menghadap Allah . . . .&lt;br /&gt;Kita semua kepunyaan Allah . . . .&lt;br /&gt;Dan kepada-Nya kita kembali . . . . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-4183131459509039128?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/4183131459509039128/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/muadz-bin-jabal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/4183131459509039128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/4183131459509039128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/muadz-bin-jabal.html' title='Mu&apos;adz Bin Jabal'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-4096062126038436289</id><published>2009-08-09T00:49:00.002-07:00</published><updated>2009-08-09T00:50:07.600-07:00</updated><title type='text'>Zaid bin Haritsah</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Satu-satunya shahabat yang namanya tercantum dalam Al-Qur'an &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapaknya bernama Abdul Uzza bin Imri' Al-Qais, ibunya bernama Sa'di binti Tsa'laba. Ketika masih kecil, ia diajak ibunya menengok kampung. Tiba-tiba datang pasukan Bani Al-Qayn menyerang kampung tersebut. Mereka juga menawan serta membawa pergi Zaid. Kemudian ia dijual kepada Hakim bin Hizam, dengan harga 400 dirham, yang kemudian dihadiahkan kepada bibinya, Khodijah binti Khuwailid. Ketika Khodijah menikah dengan Rasulullah SAW, Zaid bin Haritsah dihadiahkan kepada Rasulullah SAW. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haritsah, bapak Zaid sedih kehilangan anaknya. Ketika beberapa orang dari Ka'ab menunaikan haji, mereka melihat dan mengenal Zaik sebagaimana Zaid mengenal mereka. Kepada mereka Zaid berkata : "Sampaikan beberapa bait syairku ini kepada keluargaku, karena sesungguhnya aku mengerti bahwa mereka sedih karena kehilanganku". Lalu ia melantunkan beberapa bait syairnya. Setelah Haritsah mengetahui kabar anaknya, ia berangkat ke Mekkah bersama Ka'ab bin Syarahil sebagai jaminan. Di hadapan Rasulullah SAW, mengajukan permohonan agar anaknya, Zaid dibebaskan, dan ia akan memberikan Ka'ab bin Syarahil sebagai jaminannya. Oleh Rasulullah SAW dikatakan bahwa apabila Zaid memilih untuk ikut ayahnya, maka mereka tidak perlu memberikan jaminan. Tetapi seandainya Zaid memilih untuk ikut bersama Rasulullah, sungguh tidak ada paksaan untuk itu. Lalu dipanggillah Zaid. Dikatakan kepadanya : "Apakah kamu mengenal mereka?" "Ya, ini bapakku dan ini pamanku" jawabnya. Lalu Rasulullah SAW bersabda : "Aku telah mengenalmu (Zaid), dan kau pun telah mengetahui kecintaanku kepadamu. Sekarang pilihlah, aku atau mereka berdua". Dengan tegas Zaid menjawab : "Aku sekali-kali tidak akan memilih orang selain Engkau (ya Rasulullah), Engaku sudah kuanggap sebagai bapak atau pamanku sendiri". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, Rasulullah SAW mengumumkan kepada khalayak, bahwa Zaid diangkat sebagai anaknya. Ia mewarisi Rasulullah SAW dan Rasulullah SAW pun mewarisinya. Setelah mengetahui demikian, bapak dan paman Zaid pergi dengan hati lapang. Zaid akhirnya masuk Islam, dan dinikahkan dengan Zainab binti Jahsy. Ketika Zainab dicerai Zaid, ia dipersunting oleh Rasulullah SAW. Maka tersebarlah gunjingan orang-orang Munafiq, bahwa Muhammad telah menikahi anak perempuannya. Seketika itu turun ayat 40 surah Al-Ahzab yang membatalkan 'tabanni' (mengangkat anak angkat), sekaligus penjelasan bahwa anak angkat, secara hukum tidak bisa dianggap sebagai anak kandung. Anak angkat tidak bisa saling waris mewarisi dengan bapak angkatnya. Demikian pula, isteri yang telah dicerai halal untuk dinikahi bapak angkatnya. Dalam ayat tersebut tercantum langsung nama 'Zaid', yang dengan demikian, ia adalah satu-satunya shahabat yang namanya tercantum dalam Al-Qur'an. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaid bin Haritsah r.a gugur sebagai syahid dalam perang Mu'tah, pada Jumadik Awwal 8 H. Pada waktu itu usianya 55 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-4096062126038436289?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/4096062126038436289/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/zaid-bin-haritsah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/4096062126038436289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/4096062126038436289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/zaid-bin-haritsah.html' title='Zaid bin Haritsah'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-7013625673716682191</id><published>2009-08-09T00:49:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T00:49:42.562-07:00</updated><title type='text'>Khobbaab bin Al-Art</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;(Shahabat wafat pada tahun 37 H. dalam usia 73 tahun)&lt;br /&gt;Penuh Derita di Jalan Allah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia masuk Islam sebelum Rasulullah membina para shahabatnya di Darul Arqam. Ia orang ke enam yang masuk Islam. &lt;br /&gt;Thariq bin Syihab menjelaskan bahwa suatu ketika serombongan shahabat Nabi SAW datang kepada Khobbaab, sambil berkata : "Bergembiralah hai Abu Abdullah. Sambutlah ikhwan (saudara) mu besok!". Tiba-tiba ia menangis dan berkata, "Saya menangis bukan karena sedih, tetapi karena kalian telah menyebutkan suatu kaum yang kalian namakan/anggap sebagai saudara sendiri. Mereka telah berlalu dengan memperoleh ganjaran masing-masing. Aku khawatir kalau-kalau tidak akan tersisa amal (yang membuahkan pahala) setelah mereka." (maksudnya, para shahabat adalah orang-orang yang rajin beramal shaleh, sampai-sampai Khobbaab khwatir tidak ada lagi amal shalwh yang tersisa buatnya, wallahu a'lam). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qais bin Abi Hazim berkata, "Kami datang menjenguk Khobbaab r.a. Pada perutnya terdapat 7 luka bakar. Ia berkata, 'Seandainya Rasulullah SAW tidak mencegah kita untuk mengharapkan kematian, pastilah aku akan mengharapkan kematian tersebut. Sudah lama sakit yang saya derita ini". &lt;br /&gt;Setelah itu kami datang dan melaporkan kepada Rasulullah SAW. Ketika itu ia sedang berselimutkan dengan sorban. Kami berkata, 'Ya Rasulullah, mengapa engkau tidak meminta pertolongan kepada Allah?' Seketika itu wajah beliau memerah. Beliau berkata, 'Demi Allah, sesungguhnya orang-orang sebelum kalian pernah ditangkap dan lalu kepalanya digergaji, sehingga terbelahlah badannya menjadi dua bagian'. Namun semua itu tidak membuat mereka berpaling dari dien (agama) ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sungguh, Allah akan menyempurnakan / memenangkan agama ini sehingga seorang yang bepergian antara Shan'a (Yaman) dan Hadharal Maut tidak takut sesuatupun kecuali kepada Allah, dan srigala yang bakal memakan dombanya." (diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam kitab Al-Ikrah). &lt;br /&gt;Thariq bin Syihab menjelaskan bahwa Khobbaab r.a. merupakan salah seorang Muhajirin (yang berhijrah) pertama, dan termasuk orang yang disiksa karena (memperjuangkan agam) Allah SWT. &lt;br /&gt;Riwayat dari Asy-Sya'bi mejelaskan, bahwa suatu saat Umar bin Al-Khattab r.a. bertanya kepada Khobbaab r.a. tentang pengalamannya melawan orang-orang Musyrik. Khobbaab menjawab, 'Wahai Amirul Mukminin, lihatlah punggungku ini&lt;br /&gt;.' &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar berkata, 'Saya tidak pernah melihat seperti yang saya lihat hari ini'. Khobbaab r.a. berkata, 'Nyalakan api untukku yang tidak akan padam kecuali setelah tertindih punggungku.' (maksudnya untuk mengobati rasa sakitnya). &lt;br /&gt;Beliau adalah shahabat yang pertama kali dikebumikan di Kufah. &lt;br /&gt;(Disarikan dari Shifatu Ash-Shofwah, 1223-224) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-7013625673716682191?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/7013625673716682191/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/khobbaab-bin-al-art.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7013625673716682191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7013625673716682191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/khobbaab-bin-al-art.html' title='Khobbaab bin Al-Art'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-4788427314647027685</id><published>2009-08-09T00:48:00.004-07:00</published><updated>2009-08-09T00:49:15.422-07:00</updated><title type='text'>Fudhail bin Iyadl At-Tamimy</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Profil ulama akherat, zuhud, wara', dan tidak rakus kekuasaan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau adalah keturunan Bani Yarbu', biasa dipanggil dengan Abu Ali. Lahir di kota Khurasan. Setelah dewasa ia pindah ke Kufah dan belajar hadits di sana serta memperbanyak ibadahnya. Kemudian pindah ke Makkah dan wafat di sana. &lt;br /&gt;Ishaq bin Ibrahim berkata, "Setiap malam, beliau menghamparkan tikar di dalam masjid, lalu melakukan shalat malam. Apabila mengantuk, beliau tidur sebentar, kemudian bangun dan melakukan shalat lagi. Apabila mengantuk, beliau tidur sebentar lalu bangun dan melakukan shalat lagi. Begitulah yang beliau lakukan sampai datang waktu shubuh." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ishaq berkata lagi, "Aku mendengar Fudhail r.a. berkata, 'Apabila kamu tidak mempu melakukan shalat malam dan puasa di siang hari, maka ketahuilah, bahwa kamu adalah orang yang terhalang dari rahmat Allah, dan terbelenggu oleh kemaksiatanmu." &lt;br /&gt;Diceritakan oleh Fadhl bin Rabi', bahwa pernah suatu tahun, khalifah Harun Ar-Rasyid melaksanakan haji. Lalu ia mendatangi Fadhl bin Rabi'. Kemudian mereka berdua mendatangi beberapa ulama untuk bertanya. Ternyata para ulama tersebut menyatakan bahwa sebaiknya khalifahlah yang memanggil mereka dan mereka datang, bukan khalifah yang datang kepada mereka. Pun para ulama, tersebut mau diberi hadiah oleh khalifah, dan hutang-hutang mereka dilunasi. Lalu tibalah mereka berdua di rumah Fudhail bin Iyadl r.a. Khalifah berkata kepadanya, "Ambillah hadiah ini". Jawab Fudhail r.a., "&lt;br /&gt;Sesungguhnya ketika Umar bin Abdul Aziz memegang khilafah (kerajaan), beliau mengundang beberapa ulama untuk diajak musyawarah. Beliau berkata kepada mereka, 'Aku telah diuji Allah dengan ujian yang berat. Maka berilah aku pendapat'. Sesungguhnya Umar bin Abdul Aziz menganggap memegang kekuasaan adalah suatu ujian. Tetapi kamu dan para pejabat lainnya menganggapnya sebagai nikmat. Diantara para ulama tersebut ada yang berkata kepada beliau, 'Jika kamu ingin selamat dari adzab Allah SWT, maka cintailah Muslimin sebagaimana kamu mencintai dirimu, dan bencilah mereka sebagaimana kamu membenci dirimu sendiri'. Sesungguhnya aku mengkhawatirkan kamu tentang suatu hari yang waktu itu banyak kaki-kaki terpeleset (masuk neraka). Maka, adakah orang yang memberimu pendapat?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar itu, Harun Ar-Rasyid menangis histeris, dan berkata kepada Fudhail r.a., "Tambahilah nasehatmu kepadaku". Fudhail berkata, "Sesungguhnya Abbas, paman Rasulullah SAW pernah meminta jabatan kepada beliau. Maka Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya kepemimpinan adalah kesengsaraan dan enyesalan di hari kiamat. Jika kamu bisa menolak supaya tidak jadi pemimpin, maka lakukanlah". Harun Ar-Rasyid menangis lagi, dan meminta tambahan nasehat seperti tadi. Fudhail r.a. berkata, "Hai orang yang tampan rupa, esok pada hari kiamat, Allah SWT akan meminta pertanggungjawabanmu tentang rakyatmu. Maka jika kamu dapat menjaga wajahmu itu dari neraka, maka lakukanlah, dan janganlah menipu rakyatmu, karena Nabi SAW bersabda, 'Barangsiapa yang masuk waktu pagi dalam keadaan menipu, maka ia takkan mencium bau syurga". Khalifah menangis lagi, dan bertanya, "&lt;br /&gt;Apakah kamu punya hutang, sehingga saya dapat melunasinya?" Fudhail menjawab, "Ya, saya punya hutang kepada Rabbku. Ia akan menanyakan tentang hutang itu. Celakalah aku jika Rabbku menanyaiku. Celakalah aku, jika Ia membicarakannya". Khalifah berkata, "Ini ada seribu dinar. Terimalah buat nafkah keluargamu, dan untuk memperkuat ibadahmu". Fudhail r.a. berkat, "Subhanallah, aku telah menunjukimu pada jalan keselamatan, tapi engkau malah memberiku imbalan seperti ini. Semoga engkau diselamatkan Allah SWT". Lalu keluarlah khalifah dari rumah tersebut, sambil berkata kepada Fadhl bin Rabi', "Jika kau menunjukkan kepadaku seorang alim, maka tunjukkanlah aku pada orang yang seperti ini (Fudhail)". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fudhail bin Iyadl r.a. wafat pada tahun 687 H. Semoga Allah merahmatinya, amiin . . . . . &lt;br /&gt;(Disarikan dari Shifatu Ash-Shofwah, 11/159-164). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-4788427314647027685?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/4788427314647027685/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/fudhail-bin-iyadl-at-tamimy.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/4788427314647027685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/4788427314647027685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/fudhail-bin-iyadl-at-tamimy.html' title='Fudhail bin Iyadl At-Tamimy'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-3251987536400149822</id><published>2009-08-09T00:48:00.003-07:00</published><updated>2009-08-09T00:48:46.477-07:00</updated><title type='text'>Bara' bin Malik r.a</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Sang Pemburu Jannah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki perkasa ini tidak lain adalah saudara dari Anas bin Malik r.a, khodim Rasulullah S.a.w. Keberanian dan keperkasaannya di medan laga sudah sudah tidak diragukan lagi. Pernah dalam satu perang tanding beliau berhasil menghabisi seratus jagoan dari kaum kafir. Baginya, memasuki jannah dengan mati syahid adalah dambaan yang selalu dicarinya, karena itu sejak perrang Uhud beliau tidak pernah absen menyertai Rasulullah S.a.w dalam setiap pertempuran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Abu Bakar r.a berkuasa, banyak terjadi pembangkangan, antara lain pembangkangan Musailamah Al Kadzab yang mengaku sebagai Nabi. Segera Abu Bakar memberangkatkan pasukan menggempur pasukan Musailamah yang tangguh. &lt;br /&gt;Pertempuran antar dua pasukan pun terjadi dengan serunya di Yamamah. Bara` r.a seperti biasanya segera mengamuk menebas setiap musuh yang berada didekatnya. Namun kekuatan musuh yang cukup solid hampir membuat semangat tempur kaum muslimin mengendor. Segera Bara' berteriak dengan suara yang lantang, " Wahai manusia! Demi Allah, tidak ada lagi bagiku Madinah..! yang ada hanyalah jannah!".Lalu beliau pukul kudanya melesat menyerbu ketengah-tengah kumpulan musuh. Melihat hal itu, sontak semangat kaum muslimin kembali bangkit dan segera menyusul Bara' menggempur musuh dengan satu tekad, mati menuju jannah. Akibatnya pasukan Musailamah terdesak dan mundur memasuki benteng pertahanannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membobol pintu benteng, Bara' berinisiatif agar kawan-kawannya melemparkan dirinya melewati atas benteng kemudian nanti beliau yang akan membuka pintunya. Sungguh suatu keberanian yang luar biasa. Usul itupun dilaksanakan. Setelah beliau berhasil masuk segera pintu benteng dibukanya setelah sebelumnya harus menghabisi sepuluh nyawa pasukan penjaga benteng. Bagaikan air bah pasukan muslimin segera memasuki benteng dan menghabisi perlawanan Musailamah sang pendusta. Pada peperangan ini Bara' harus merakan lebih dari 80 luka akibat serangan lawan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, Bara' telah berada dalam pertempuran lain, perang dengan pasukan penyembah api, satu diantaranya adi daya kekafiran saat itu; pasukan Persia dengan segala perlengkapannya. Perang-pun berkecamuk dengan dasyatnya, dan pasukan Persi ternyata menunjukkan kelasnya sebagai pasukan elite. Mereka berhasil mendesak tentara muslimin. Maka orang-orangpun berkata kepada Bara' bin Malik, " Wahai Bara', sesungguhnya Rasulullah pernah bersabda kepadamu, sesungguhnya jika engkau memohon kepada Allah S.W.T pasti Dia mengabulkan, maka berdo`alah kepada-Nya untuk kehancuran musuh ".Bara' lalu berdo`a memohon kehancuran pasukan musuh dan agar dirinya mendapat syahid bertemu dengan Nabi-nya yang mulia. Allah mengabulkan doa`nya sehingga kaum muslimin berhasil melumpuhkan lawan, dan Bara' pun memperoleh apa yang selama ini dicita-citakannya, syahid dijalan Allah. Bara' …betapa wangi merah darahmu…kamipun rindu menyusulmu. Wallahu a`lam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disarikan dari Shifatu Ash-Shofwah dan Rijal Khaula Rasul).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-3251987536400149822?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/3251987536400149822/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/bara-bin-malik-ra.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/3251987536400149822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/3251987536400149822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/bara-bin-malik-ra.html' title='Bara&apos; bin Malik r.a'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-8808186751704664602</id><published>2009-08-09T00:48:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T00:48:19.601-07:00</updated><title type='text'>Fathimah Binti Muhammad Rasulullah SAW</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Julukannya adalah al-Batuul, yaitu wanita yang memutuskan hubungan dengan yang lain untuk beribadah atau tiada bandingnya dalam keutamaan ilmu, akhlaq, budi pekerti, kehormatan dan keturunannya. Lahir bersamaan dengan terjadinya peristiwa agung yang menggoncangkan Makkah, yaitu peristiwa peletakkan Hajarul Aswad disaat renovasi Ka`bah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau adalah anak yang paling dicintai oleh keluarganya, terutama ayahnya. Sebagaimana tampak dalam ucapan Rasulullah SAW ,:"Fathimah adalah bagian dariku, aku merasa susah bila ia bersedih dan aku merasa terganggu bila ia diganggu".(Ibnu Abdil Barr, Al-Isti`ab). Dalam hadits lain diriwayatkan "Barang siapa telah memarahinya berarti telah memarahiku". (H.R.Muslim) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Fathimah beranjak dewasa, Abu Bakar dan Umar bergiliran untuk meminangnya namun Rasulullah SAW dengan halus menolaknya. Dan kemudoan ia dinikahkan Rasulullah SAW dengan Ali bin Abi Thalib ra dengan mahar berupa baju besi pemberian Rasul atas perintah Allah SWT . Ali bin Abi Thalib ra.bercerita bahwa disaat ia menikahi Fathimah, tiada yang dimilikinya kecuali kulit kambing yang dijadikan alas tidur pada malam hari dan diletakkan di atas onta pengangkut air pada siang hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Rasulullah SAW membekali Fathimah dengan selembar beludru, bantal kulit yang berisi sabut, dua buah penggiling dan dua buah tempayan air. Saat itu mereka tak memiliki pembantu, maka Fathimahlah yang menarik penggiling itu hingga membekas ditangannya, mengambil air dengan tempat air dari kulit biri-biri hingga membekas dipundaknya dan menyapu rumah hingga pakaiannya terkotori oleh asap api. &lt;br /&gt;Manakala Ali mengetahui bahwa Rasulullah SAW memperoleh banyak pelayan, ia berkata kepada Fathimah agar meminta kepadanya seorang pelayan. Namun Rasulullah SAW tidak mengabulkannya dan sebagai gantinya beliau mengajarinya beberapa kalimat do`a, yaitu membaca tasbih, tahmid dan takbir, masing-masing 10x setelah sholat dan mengajarkan untuk membaca tasbih 30x, tahmid 30x dan takbir 34x ketika hendak tidur. Dari pernikahan Ali dan Fathimah, Rasulullah SAW memperoleh 5 orang cucu, Hasan, Husein, Zainab, Ummi Kultsum dan yang satu meninggal ketika masih kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta Rasulullah SAW kepaa Fathimah terlukis dalam sebuah hadits dari Musawwar bin Mughromah, ia berkata "Aku mendengar Nabi SAW berkata ketika Beliau sedang berdiri dimimbar :"Sesungguhnya Bani Hasyim bin Mughirah meminta izin kepadaku agar menikahkan putri mereka dengan Ali bin Abi Thalib, aku tidak mengizinkan mereka. Kemudian tidak aku izinkah kecuali bila Ali menceraikan putriku dan menikah dengan putri-putri mereka. Sesungguhnya Fathimah adalah bagian dariku, meragukanku apa yang meragukannya dan menyakitiku apa yang menyakitinya."(H.R Ash-Shohihain) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fathimah telah meriwayatkan hadits Nabi SAW sebanyak 18 buah. Beliau wafat pada usia 29 tahun dan dikebumikan di Baqi`pada selasa malam, 3 Ramadhan 11 H. Wallahu A`lam bish-Showab. &lt;br /&gt;(disarikan dari Shifatus Shofwah, Ibnu Jauzi:Min `Alamin Nisa',M.Ali qutfb: Nisa Khaula Rasul, M.Ibrahim Sulaiman). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-8808186751704664602?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/8808186751704664602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/fathimah-binti-muhammad-rasulullah-saw.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/8808186751704664602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/8808186751704664602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/fathimah-binti-muhammad-rasulullah-saw.html' title='Fathimah Binti Muhammad Rasulullah SAW'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-5558495623891054731</id><published>2009-08-09T00:47:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T00:47:51.314-07:00</updated><title type='text'>Bilal bin Robah</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;( Sahabat, wafat pada tahun 20 H, dalam usia 60 tahun )&lt;br /&gt;Mu`adzin pertama yang selalu suci &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai keturunan Afrika mewarisi warna kulit hitam, rambut keriting, dan postur tubuh yang tinggi. Khas orang Habasyah ( Ethiopia sekarang ). Bilal pada mulanya adalah budak milik Umayyah bin Kholaf, salah seorang bangsawan Makkah. Karena keislamannya diketahui tuanny, Bilal disiksa dengan amat keras, hinggga mengundang reaksi dari Abu Bakar yang kemudian membebaskannya dengan sejumlah tebusan. Karena tebusan ini, Bilal mendapat sebutan Maula Abu Bakar , atau orang yang dibeli untuk bebas oleh Abu Bakar, bukan untuk dijadikan budak kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad bin Ibrahim at-Taimy meriwayatkan , suatu ketika Rasulullah wafat dan belum dikubur, Bilal mengumandangkan adzan. Saat Bilal menyeru : Asyhadu anna Muhammmadarrasulullah…., orang-orang yang ada dimasjid menangis. Tatkala Rasulullah telah dikubur, Abu Bakar berkata "Adzanlah wahai Bilal". Bilal menjawab, "Kalau engkau dahulu memebebaskanku demi kepentingannmu, aku akan laksanakan, Tapi jika demi Allah, maka biarkan aku memilih kemauanku." Abu Bakar berkata "Aku membebaskanmu hanya demi Allah'. Bilal berkata," Sungguh aku tak ingin adzan untuk seorang pun sepenimggal Rasulullah ". Kata Abu Bakar, "Kalau begitu terserah kau". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zurr bin Hubaisy berkisah, Yang pertama menampakkan keislaman adalah Rasulullah, kemudian Abu Bakar, Ammar dan ibunya, Shuhaib, Bilal dan Miqdad. Rasulullah dilindungi pamannya, Abu Bakar dibela sukunya, Adapun yang lain orang-orang musyrik menyiksa mereka dengan memakai baju besi dibawah terik matahari. Dari semua itu yang paling terhinakan adalah Bilal karena paling lemah posisinya ditengah masyarakat. &lt;br /&gt;Orang-orang musyrik menyerahkannya kepada anak-anak untuk diarak ramai-ramai dijalan-jalan Makkah. Ia tetap tegar dengan selalu menyatakan , Ahad…Ahad… Bilal mendapat pendidikan zuhud langsung dari Rasulullah. Suatu ketika Rasulullah dtang kepada Bilal yang disisinya ada seonggok kurma. Rasulullah : "Untuk apa ini, Bilal ?" Bilal, "Ya, Rasulullah aku mengumpulkannya sedikit demi sedikit untukmu dan untuk tamu-tamu yang datang kepadamu." Rasulullah, "Apakah kamu tak mengira itu mengandung asap neraka ?" Infakkanlah, jangan takut tidak mendapat jatah dari Pemilik Arsy." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buraidah mengisahkan, suatu pagi Rasulullah memanggil Bilal, berkata , " Ya Bilal, dengan apa kamu mendahuluiku masuk syurga ? Aku mendengar gemerisikmu didepanku. Aku ditiap malam mendengar gemerisikmu." Jawab Bilal "&lt;br /&gt;Aku setiap berhadats langsung berwudhu dan sholat dua raka`at." Sabda Nabi S.A.W," Ya, dengan itu ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-5558495623891054731?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/5558495623891054731/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/bilal-bin-robah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/5558495623891054731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/5558495623891054731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/bilal-bin-robah.html' title='Bilal bin Robah'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-9035501955968423717</id><published>2009-08-09T00:46:00.002-07:00</published><updated>2009-08-09T00:47:18.879-07:00</updated><title type='text'>Al-Miqdad bin Amru bin Tsa`labah r.a</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;(Sahabat, wafat pada tahun 33 H, dalam usia 70 tahun)&lt;br /&gt;Pasukan Kavaleri Pertama Islam &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia r.a dijadikan anak angkat oleh al-Aswad bin Abdu Yaghuts, sehingga (dulunya) ia dipanggil dengan al-Miqdad bin al-Aswad. Ketika turun ayat ke 5 surat Al Ahzaab yang artinya, "Panggilah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka", ia r.a dipanggil dengan nama al-Miqdad bin Amru. Ia r.a ikut serta dalam perang Badar, Uhud dan semua peperangan, bersama Rasulullah S.a.w. Postur tubuhnya jangkung, berkulit sawo matang. Rambut kepalanya lebat dan matanya yang lebar dihiasi dengan bulu mata yang lebat pula. Jenggotnya dikucir. Al-Qosim bin Abdurrahman berkata, "Yang pertama kali menunggang kuda untuk berperang adalah al-Miqdad". Bahkan, Rasulullah S.a.w pun memujinya, "Tidak ada seorangpun diantara kita yang menunggang kuda pada perang Uhud, kecuali al-Miqdad". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thoriq bin Syihab meriwayatkan, bahwa Abdullah berkata, "Saya menyaksikan al-Miqdad dalam suatu pertempuran. Sungguh aku lebih suka menjadi teman baginya yang sebenarnya, daripada hanya sekedar julukan. Ia (al-Miqdad) datang kepada Nabi ketika beliau sedang berdoa agar pasukan musyrikin kalah. Lalu ia berkata kepada Rasulullah," Wahai Rasulullah, demi Allah, kami tidak akan mengatakan kepadamu sebagaimana perkataan Bani Isra`il kepada Musa, "….pergilah kamu bersama Rabbmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti disini saja". (QS.5:24). Tetapi kami akan berperang disamping kiri dan kananmu serta dimuka dan belakangmu'. Lalu aku lihat muka beliau berseri karena (ucapan al-Miqdad) tersebut". (HR.al-Imam Ahmad). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat dari Abdurrahmaan bin Jabir bin Nafir, dari bapaknya mengatakan "Suatu hari kami duduk bersama al-Miqdad. Seorang lelaki datang dan berkata, "Beruntunglah kedua mata (al-Miqdad) ini yang telah melihat Rasulullah. Demi Allah, sungguh kami akan senang bila melihat apa yang kau lihat dan menyaksikan apa yang kau saksikan'. Perkataan tersebut membuatnya marah, dan kami heran. Padahal ia tak pernah berkata kecuali, dalam kebaikan. Ia memandang lelaki tersebut dan berkata," Apa yang membuat orang ini mengkhayal sesuatu yang tidak Allah taqdirkan baginya. Ia tidak mengerti bagaimana keadaan dirinya seandainya menyaksikan (apa yang saya saksikan). Sungguh, suatu kaum telah datang dan menyaksikan Rasulullah, tetapi Allah membenamkan mereka ke Jahannam karena tidak mau membenarkan dan beriman kepadanya. Tidaklah engkau memuji Allah yang telah mengeluarkanmu dalam kondisi tidak mengerti apa-apa kecuali Rabbmu, lalu kalian membenarkan apa yang dibawa oleh Nabi kalian…." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(disarikan dari Shifatu ash-Shofwah,I/221-222) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-9035501955968423717?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/9035501955968423717/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/al-miqdad-bin-amru-bin-tsalabah-ra.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/9035501955968423717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/9035501955968423717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/al-miqdad-bin-amru-bin-tsalabah-ra.html' title='Al-Miqdad bin Amru bin Tsa`labah r.a'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-7006734826064836069</id><published>2009-08-09T00:46:00.001-07:00</published><updated>2009-08-09T00:46:41.550-07:00</updated><title type='text'>Abdullah bin Zubeir</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Pejuang putra pejuang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu bahwa kaum muslimin tidak akan bisa melahirkan bayi karena telah diteluh oleh dukun-dukun Yahudi di Madinah, terjawab sudah. Seorang wanita mulia putri As Siddiq telah melahirkan kandungannya ketika beliau sedang hijrah dari Makkah ke Madinah menyusul teman-temannya seaqidah. Beliau tidak lain adalah Asma` binti Abi Bakar yang melahirkan bayi laki-laki-laki-laki di Quba` dan diberi nama Abdullah. Sebelum disusui Abdullah bin Zubeir dibawa menghadap Nabi SAW dan ditahniq dan didoa`kan oleh beliau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah yang memang lahir dari pasangan mujahid dan mujahidah ini berkembang menjadi seorang pemuda pewira yang perkasa. Keperwiraannya dimedan laga ia buktikan ketika bersama mujahid-mujahid lainnya menggempur Afrika membebaskan mereka dari kesesatan. Pada waktu mengikuti ekspedisi tersebut usianya baru berkisar 17 tahun. Namun begitulah kehebatan sistem tarbiyah Islamiyah yang bisa mencetak pemuda belia menjadi tokoh-tokoh pejuang dalam menegakkan Islam. &lt;br /&gt;Dalam peperangan tersebut jumlah personel diantara dua pasukan jauh tidak seimbang. Personel kaum muslimin hanya 120 ribu tentara sedangkan musuh berjumlah 120 ribu orang. Keadaan ini cukup membuat kaum muslimin kerepotan melawan gelombang musuh yang demikian banyak, walau hal itu tidak membuat mereka keder. Sebab bagi mereka perang adalah mencari kematian sedang ruhnya bisa membumbung menuju jannah sebagaimana yang telah dijanjikan Rabb mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kondisi yang kurang menguntungkan tersebut segera Abdullah memutar otak mencari rahasia kekuatan lawan. Akhirnya ia menemukan jawaban, bahwa inti kekuatan musuh bertumpu pada raja Barbar yang menjadi panglima perang mereka. Segera dan dengan penuh keberanian ia mencoba menembus pasukan musuh yang berlapis-lapis menuju kearah panglima Barbar. Upayanya tidak sia-sia, ketika jarak antara dirinya dengan raja Barbar telah dekat segera ia tebaskan pedang nya menghabisi nyawa panglima kaum musyrik tersebut. Panji pasukan lawan pun direbut oleh teman-temannya dari tangan musuh. Dan ternyata dugaan Abdullah tidak meleset, segera setelah itu semangat tempur pasukan musuh redup dan tak lama kemudian mereka bertekuk lutut dihadapan para mujahid yang gagah berani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain seorang jago perang, Abdullah juga seorang `abid yang penuh rasa khusuk dan ketawadhuan. Mujahis penah memberi kesaksian bahwa apabila Ibnu Zubeir sedang sholat, tubuhnya seperti batang pohon yang tak bergeming karena khusuknya dalam sholat. Bahkan Yahya bin Wahab juga bercerita bahwa apabila `Abdullah bin Zubeir ini sedang sujud, banyak burung-burung kecil bertengger dipunggung beliau karena mengira punggung tersebut adalah tembok yang kokoh. Tokoh yang tegas dalam kebenaran ini wafat pada usia 72 tahun terbunuh oleh tangan pendosa Hajjaj bin Yusuf. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( dikembangkan dari Shifatu ash-Shofwah, juz 1,hal 344 ) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-7006734826064836069?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/7006734826064836069/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-zubeir.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7006734826064836069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7006734826064836069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abdullah-bin-zubeir.html' title='Abdullah bin Zubeir'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-8720196748271961770</id><published>2009-08-09T00:45:00.000-07:00</published><updated>2009-08-09T00:46:09.426-07:00</updated><title type='text'>ZAINAB BINTI JAHSY BIN RI`AB r.a</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Istri Nabi yang paling banyak sedekahnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zainab binti Jahsy adalah putri dari bibi Rasulullah yang bernama Umaymah binti Abdul Muthalib bin Hasyim. Zainab adalah seorang wanita yang cantik jelita dari kaum bangsawan yang terhormat. Dipandang dari ayahnya, Zainab adalah keturunan suku Faras yang berdarah bangsawan tinggi. &lt;br /&gt;Ia dinikahkan Rasulullah dengan anak angkat kesayangannya Zaid bin Haritsah. Tetapi pernikahan itu tidak berlangsung lama, mereka akhirnya bercerai. Kemudian Allah memerintahkan Nabi Muhammad S.A.W untuk menikahi Zainab. "Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya ( menceraikannya ). Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mu`min untuk ( mengawini ) istri-istri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada istrinya. Dan adapun ketetapan Allah itu pasti terjadi." (Q.S.33:37 ) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukhori meriwayatkan dari Anas, Zainab sering berkata, "Aku berbeda dari istri-istri Rasulullah S.A.W yang lainnya. Mereka dikawinkan oleh ayahnya, atau saudaranya, atau keluarganya, tetapi aku dikawinkan Allah dari langit." &lt;br /&gt;Zainab adalah seorang wanita berhati lembut dan penuh kasih sayang, suka menolong fakir miskin dan kaum lemah. Dia senang sekali memberi sedekah, terutama kepada anak yatim. &lt;br /&gt;Rasulullah pernah bersabda kepada istrinya, "Yang paling dahulu menyusulku kelak adalah yang paling murah tangannya." Maka berlomba-lombalah istri beliau memberikan sedekah kepada fakir miskin. Namun tak ada yang bisa mengalahkan Zainab dalam memberikan sedekah. Dari Aisyah r.a berkata, "Zainab binti Jahsy adalah seorang dari istri-istri Nabi yang aku muliakan. Allah S.W.T menjaganya dengan ketaqwaan dan saya belum pernah melihat wanita yang lebih baik dan lebih banyak sedekahnya dan selalu menyambung silaturahmi dan selalu mendekatkan dirinya kepada Allah selain Zainab." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa ?, apakah karena Rasulullah memberikan belanja yang berlebih terhadap Zainab ? Tidak, Rasulullah S.A.W tidak pernah berbuat seperti itu. Lalu dari manakah Zainab mendapatkan uang untuk sedekah ? Ia memiliki berbagai macam keahlian. Ia bisa menyamak kulit, memintal serta menenun kain sutra, hasilnya dijual dan disedekahkan. Hal itulah yang menyebabkan wanita cantik istri Rasulullah ini bersedekah lebih banyak dari yang lainnya. &lt;br /&gt;Setelah Rasulullah wafat, Zainab memperbanyak usahanya, agar bisa melipat gandakan uang yang diterimanya. Ketika ia mendapat bagian harta dari Baitul Mal dimasa kholifah Umar r.a dia berdoa, "Ya Allah janganlah harta ini penyebab fitnah." Segera ia bagikan harta itu kepada yatim piatu dan fakir miskin. Mendengar itu Umar r.a mengirim lagi, tetapi Zainab membagi - bagikannya lagi kepada yatim piatu dan fakir miskin. Wanita pemurah itu wafat pada tahun 44 H pada masa Kholifah Muawiyah. Wallahu a`lam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Disarikan dari Shifatush Shofwah, Ibnu Jauzi dan Qishhshu An-Nisa Fi Al Qur`an Al-Karim, Jabir Asyyaal )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-8720196748271961770?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/8720196748271961770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/zainab-binti-jahsy-bin-riab-ra.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/8720196748271961770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/8720196748271961770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/zainab-binti-jahsy-bin-riab-ra.html' title='ZAINAB BINTI JAHSY BIN RI`AB r.a'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-4868858380434562150</id><published>2009-08-09T00:44:00.000-07:00</published><updated>2009-08-09T00:45:32.966-07:00</updated><title type='text'>Abu Ubaidah bin Jarrah r.a</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Kepercayaan ummat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuhnya kurus tinggi dan berjenggot tipis. Beliau termasuk orang yang pertama masuk Islam. Kualitasnya dapat kita ketahui melalui sabda Nabi SAW :"Sesungguhnya setiap ummat mempunyai orang kepercayaan, dan kepercayaan ummat ini adalah Abu Ubaidah bin Jarrah." &lt;br /&gt;Kehidupan beliau tidak jauh berbeda dengan kebanyakan sahabat lainnya, diisi dengan pengorbanan dan perjuangan menegakkan Dien Islam. Hal itu tampak ketika beliau harus hijrah ke Ethiopia pada gelombang kedua demi menyelamatkan aqidahnya. Namun kemudian beliau balik kembali untuk menyeertai perjuangan Rasulullah SAW , mengikuti setiap peperangan sejak perang Badar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat perang Uhud, lagi-lagi Abu Ubaidah menunjukkan kualitas keimanannya. Dalam kecamuk perang yang begitu dasyat, ia melihat ayahnya dalam barisan kaum musyrikin. Dan melihat kepongahan ayahnya, tanpa ragu lagi, ia mengayunkan pedangnya untuk menghabisi salah satu gembong Quraisy yang tidak lain adalah ayahnya sendiri. &lt;br /&gt;Masih dalam perang Uhud, ketika pasukan muslimin kocar-kacir dan banyak yang lari meninggalkan pertempuran, justru Abu Ubaidah berlari untuk mendapati Nabinya tanpa takur sedikitpun terhadap banyaknya lawan dan rintangan. Demi didapati pipi Nabinya terluka, yaitu terhujamnya dua rantai besi penutup kepala beliau, segera ia berupaya mencabut rantai tersebut dari pipi Nabi SAW . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Ubaidah mulai mencabut rantai tersebut dengan gigitan giginya. Rantai itupun akhirnya terlepas dari pipi Rasulullah SAW . Namun bersamaan dengan itu pula gigi seri Abu Ubaidah ikut terlepas dari tempatnya. Abu Ubaidah tidak jera. Diulanginya sekali lagi untuk mengigit rantai besi satunya yang masih menancap dipipi Rasulullah SAW hingga terlepas. Dan kali inipun harus juga diikuti dengan lepasnya gigi Abu Ubaidah sehingga dua gigi seri sahabat ini ompong karenanya. Sungguh, satu keberanian dan pengorbanan yang tak terperikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi lain dari kehebatan sahabat yang satu ini adalah kezuhudannya. Ketika kekuasaan Islam telah meluas dan kekhalifahan dipimpin Umar r.a, Abu Ubaidah menjadi pemimpin didaerah Syria`. Saat Umar mengadakan kunjungan dan singgah dirumahnya, tak terlihat sesuatupun oleh Umar r.a kecuali pedang, perisai dan pelana tunggangannya. Umarpun lantas berujar,"Wahai sahabatku, mengapa engkau tidak mengambil sesuatu sebagaimana orang lain mengambilnya ?" Beliau menjawab, "Wahai Amirul Mukminin, ini saja sudah cukup menyenangkan." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki mulia ini wafat ketika terjadi wabah penyakit tho`un di Syam. Selamat atasmu wahai Abu Ubaidah, semoga kami bisa meneladani perilakumu. Wallahu a`lam. &lt;br /&gt;( Adaptasi dari Shifatu Shofwah : I/154 dll ) &lt;br /&gt;( Disarikan dari Shifatush Shofwah, Ibnu Jauzi dan Qishhshu An-Nisa Fi Al Qur`an Al-Karim, Jabir Asyyaal )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-4868858380434562150?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/4868858380434562150/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abu-ubaidah-bin-jarrah-ra.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/4868858380434562150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/4868858380434562150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/abu-ubaidah-bin-jarrah-ra.html' title='Abu Ubaidah bin Jarrah r.a'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-2188619098668354396</id><published>2009-08-09T00:43:00.000-07:00</published><updated>2009-08-09T00:44:15.813-07:00</updated><title type='text'>Ummu Salamah r.a</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Lembaran sejarah hijrah Ummat Islam ke Madinah, barangkali tidak bisa melupakan torehan tinta seorang ibu dengan putrinya yang masih balita. &lt;br /&gt;Keduanya, hanya dengan mengendarai unta dan tidak ada seorang lelakipun yang menemaninya, meski kemudian ditengah jalan ada orang yang iba dan kemudian mengantarnya, berani menembus kegelapan malam, melewati teriknya siang dan melawan ganasnya padang sahara, mengarungi perjalanan yang amat panjang dan melelahkan, kurang lebih 400 km. Dialah Salamah dan ibunya, Hindun bin Abi Umayyah atau sejarah lebih sering menyebutnya dengan Ummu Salamah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummu Salamah adalah putri dari pemuka kaum kaya dibani Mughirah, Abi Umayyah. Parasnya jelita dan ia adalah seorang yang cerdas. Setelah menginjak usia remaja ia dinikahkan dengan Abdullah bin Abdul Asad Al-Makhzumi. Lalu keduanya berkat hidayah Allah SWT menyatakan keislamannya. &lt;br /&gt;Ketika kaum Muslimin berhijrah keMadinah, keduanya ikut pula didalamnya, meski tidak dalam waktu yang bersamaan. Abdullah (Abu Salamah) berangkat terlebih dahulu, setelah itu Ummu Salamah menyusul seorang diri dengan anaknya. Lalu mulailah mereka berdua menjalani kehidupannya bersama anak-anaknya dikota Madinah tercinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tak lama kemudian Abu Salamah akibat luka yang dideritanya semenjak perang Uhud meninggal dunia. Akhirnya Ummu Salamahpun seorang diri mengasuh dan mendidik anak-anaknya.Kemudian datanglah Abu Bakar r.a untuk melamarnya, juga Umar bin Khattab r.a. Namun dengan lemah lembut kedua lamaran tersebut ia kembalikan. &lt;br /&gt;Setelah itu datang pula utusan Rasulullah SAW untuk meminangnya. Ummu Salamahpun menolaknya dengan berbagai pertimbangan. Namun setelah mendapat penjelasan dari Rasulullah SAW akhirnya ia menerima lamaran tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara para istri Rasulullah SAW, Ummu Salamah adalah istri yang tertua. Dan untuk menghormatinya, Rasulullah SAW sebagaimana kebiasaannya sehabis sholat Ashar, beliau mengunjungi istri-istrinya maka beliau memulainya dengan Ummu Salamah r.a dan mengakhirinya dengan Aisyah r.a &lt;br /&gt;Ummu Salamah wafat pada usia 84 th, bulan Dzul-Qo`dah,tahun 59 Hijrah atau 62 Hijrah dan dikebumikan diBaqi`. Wallahu a`lam bish-Showab. &lt;br /&gt;( Diolah dari Shifatus Shofwah, Ibnu Jauzi;Min `Alamin Nisa;M.Quthb,dll)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-2188619098668354396?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/2188619098668354396/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/ummu-salamah-ra.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2188619098668354396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2188619098668354396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2009/08/ummu-salamah-ra.html' title='Ummu Salamah r.a'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-386640080375341351</id><published>2008-09-23T23:17:00.000-07:00</published><updated>2008-09-23T23:26:32.459-07:00</updated><title type='text'>Fenomena zakat di pasuruan</title><content type='html'>Nur Kholis &lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Sidoarjo di Jawa Timur dengan fenomena lumpur Lapindo yang merugikan puluhan ribu warga Porong, kini giliran kota tua Pasuruan memberikan kejutan dengan "tragedi zakat pembawa maut" akibat keteledoran pengusaha lokal, Haji Syaichon, Senin (15/9/2008) lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit dijelaskan dengan akal sehat niat berbagi rezeki Haji Syaichon kepada warga miskin di sekitarnya itu bisa menjadi kisah horor yang memilukan karena menewaskan sekurang-kurangnya 21 mustahik (orang yang berhak menerima zakat) dan melukai belasan lainnya. Zakat sendiri merupakan rukun Islam ke-4 dan sudah dijalankan sejak zaman Nabi Muhammad SAW, serta tidak pernah menjadi masalah. Baru kali ini pelaksanaan zakat menimbulkan korban begitu besar. Kita tahu apa yang dilakukan Haji Syaichon tidak sepenuhnya mengikuti prosedur. Tapi kita juga tahu dia tidak sepenuhnya salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab seharusnya, tanpa perlu menunggu korban berjatuhan, bila di suatu tempat ada ribuan orang berkerumun, polisi setempat seharusnya cepat tanggap dan segera mengirim anggotanya untuk melayani dan mengayomi masyarakat. Karena itu, pernyataan Kapolri Jenderal Sutanto, "Lebih bagus mendatangi warga yang hendak diberikan zakat. Jangan pakai diumumkan karena nanti berdatangan banyak dan jadi tidak terkendali," melenceng jauh dari konteks dan semangat kepolisian RI. Sebab bukankah setiap tahun hal ini juga dilakukan Haji Syaichon, dan tidak bermasalah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Agama Maftuh Basyuni juga seharusnya paham kenapa tetap lebih banyak umat Islam membagikan zakat secara pribadi dan tidak melalui Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) karena citra pemerintah di mata rakyat masih bermasalah, terutama yang menyangkut soal uang. Benar, dalam pembagian zakat yang nyaris menjadi tradisi tahunan H Syaichon itu aroma riya tercium sangat kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi salahkah, bila dalam berbuat baik, rakyat kecil juga ingin mendapat "pujian" warganya? Toh para pejabat pemerintah, mulai dari presiden sampai camat, juga anggota DPR dan partai-partai politik, melakukan hal yang sama. Bahkan dengan program BLT yang nyata-nyata menggunakan uang rakyat, pemerintah juga mengharapkan hal yang sama yang mungkin juga diharapkan H Syaichon?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pelajaran apa yang bisa diambil dari "tragedi zakat Pasuruan" itu? Tentu banyak, dan harus banyak, karena "biayanya" memang sangat mahal. Substansi tragedi ini bukan terletak pada prosedur pembagian zakatnya, tapi kemiskinan yang terus tumbuh secara mencengangkan di negeri ini. Tapi yang paling penting adalah zakat yang mengundang maut itu semakin membuktikan bahwa ekonomi neoliberal yang dijalani pemerintahan sekarang ini, yang tidak memedulikan pertumbuhan perekonomian rakyat, sangat menyimpang jauh dari tujuan para founding fathers kita saat mendirikan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemerosotan pendapatan dan daya beli rakyat, terutama sejak pemerintah menaikkan harga BBM, yang di Pasuruan melahirkan ribuan orang yang merasa layak mendapat zakat, membuktikan bahwa teori "menaikkan harga BBM bisa mengurangi kemiskinan", jauh panggang dari api. Sebab kenaikan harga BBM faktanya telah membangkrutkan ribuan UKM. Menaikkan harga kebutuhan hidup. Jadi, sesungguhnya yang terjadi di Pasuruan itu bukan (semata) prosedur yang dilanggar muzakki (pemberi zakat), melainkan akibat jumlah orang miskin yang merasa menjadi mustahik sekarang ini amat sangat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah tugas negara untuk mengurangi angka-angka kemiskinan itu. Sehingga sejauh mana pun muzakki mengumumkan niatnya memberi zakat, akan sedikit mustahik yang datang. Kalau dilihat nilai uang yang dibagikan H Syaikhon sejumlah antara Rp10.000 sampai Rp40.000-bahkan untuk para pemburu sedekah di Pasuruan itu-bukanlah angka yang fantastis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi akibat sulitnya mencari kerja, nilai sebesar itu membuat mereka yang berjumlah ribuan rela berdesak- desakan untuk memperolehnya. Saya yakin, hal ini bukan monopoli Pasuruan, kota yang di masa lalu pernah diperintah dengan bijak selama 20 tahun oleh Untung Suropati, pembunuh tokoh Belanda Kapten Tack, yang kemudian bergelar Raden Adipati Wironegoro (1686- 1706).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan fundamental lain yang terjadi di negeri ini, yang kemudian berkembang dan dikembangkan pemerintah bukanlah substansinya, kemiskinannya, tapi hal-hal yang remeh-temeh, prosedur dan yang semacamnya. Sehingga penanganannya pun menjadi bertolak belakang dengan yang diharapkan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal peristiwa sejenis yang dilakukan pemerintah, yakni pembagian bantuan langsung tunai (BLT), di sejumlah tempat juga menimbulkan masalah, meskipun tidak merenggut nyawa seperti tragedi Pasuruan itu. Sebab, menyusul tersiarnya kabar duka dari Pasuruan itu, di masyarakat, baik melalui milis (email) maupun SMS, beredar kutipan pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang disampaikan dalam sidang paripurna DPR pada 15 Agustus 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pidato itu, Presiden antara lain menyatakan: "Tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2006 mencapai 10,5 persen, kini telah berhasil diturunkan menjadi 8,5 persen pada Februari 2008. Begitu pula tingkat kemiskinan, mengalami penurunan dari 17,7 persen pada tahun 2006 menjadi 15,4 persen pada Maret 2008." Tak banyak yang mengomentari pidato Presiden ini. Hanya seminggu kemudian, di sebuah surat kabar nasional, Dr Pandu Setiawan, SpJK, mengatakan bahwa satu dari empat penduduk Indonesia menderita gangguan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga menyatakan bahwa kebanyakan dari pengidap gangguan jiwa itu depresi akibat tekanan ekonomi. Lalu dua pekan kemudian, tabir kemiskinan sejati terbuka di Pasuruan. Sekurang-kurangnya 21 orang tewas dalam antrean ribuan warga yang menunggu sedekah H Syaichon. Artinya, memang tidak etis mempermainkan angka kemiskinan. Apalagi untuk tujuan politik pencitraan. Angka-angka kemiskinan hanya boleh dipakai untuk dijadikan garis politik atau kebijakan politik untuk menguranginya. (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;opini dari&lt;br /&gt;Adhie M Massardi&lt;br /&gt;Juru Bicara Komite Bangkit Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-386640080375341351?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/386640080375341351/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2008/09/fenomena-zakat-di-pasuruan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/386640080375341351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/386640080375341351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2008/09/fenomena-zakat-di-pasuruan.html' title='Fenomena zakat di pasuruan'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-4467178820575320212</id><published>2007-11-13T08:45:00.001-08:00</published><updated>2007-11-13T08:45:57.728-08:00</updated><title type='text'>Perempuan Dan Poligami</title><content type='html'>PC PMII PO 05/06&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qur'an sebagai kitab suci yang ajaran-ajarannya sebagian besar terdiri atas berbagai proposisi umum dan luas. Terutama yang bersifat etis dan bukan sebagai formulasi legalistik khusus. Salah satu sebab kekhususan tersebut dapat diketahui dari sejarah keberadaan turunnya Al-Qur'an yang berperan sebagai jawaban atas permasalahan yang muncul ketika itu dan tentunya juga menggambarkan latar belakang masyarakat saat itu. Karena Al-Qur'an tidak menyediakan suatu 'kode hukum' yang mudah dipahami, maka lahirlah berbagai problem terhadap ketentuan hukum yang diberlakukan, karena semuanya bergantung pada penafsiran paraahli tafsir, termasuk di dalamnya masalah poligami. &lt;br /&gt;Kebanyakan masyarakat salah paham tentang poligami, dengan asumsi bahwa poligami itu baru dikenal ketika Islam hadir di dunia ini. Bahkan pandangan ekstrim muncul bahwa Islam itu identik dengan poligami. Padahal berabad-abad jauh sebelum Islam datang, di berbagai belahan dunia telah mengenal dan mempraktekkan poligami. Poligami yang tanpa batasan, berapa saja dikehendaki, sejumlah riwayat menceritakan bahwa rata-rata pemimpin suatu suku bisa memiliki puluhan bahkan ratusan isteri. Qasim Amin dalam bukunya "Tahrir al Mar'ah" mengatakan bahwa dalam sejarah manusia, perkembangan poligami senantiasa mengikuti pola pandangan masyarakat terhadap kaum perempuan. Ketika masyarakat memandang kedudukan dan derajat perempuan tersubordinat, maka poligami menjadi subur, sementara ketika masyarakat memandang perempuan sebagai mitra sejajar, maka poligami berkurang. &lt;br /&gt;Kebiasaan poligami yang telah bembudaya di kalangan masyarakat ketika itu, khususnya di jazirah Arab, tidak begitu saja serta merta dihapus dan dihilangkan saat datangnya agama Islam yang disampaikan Muhammad SAW, akan tetapi dengan nmemberikan batasan sebagaimana banyak rakyat menjelaskannya. Poligami dengan batas maksimum empat isteri jelas tersurat dalam surat an-Nisa' 4:3, dan pada saat yang bersamaan Al-Qur'an memerintahkan para suami untuk berlaku adil kepada isteri-isteri tersebut. &lt;br /&gt;Di sisi lain, dasar hukum poligami ini akan sangat jauh berbeda dengan perintah etis agar berbuat 'adil' kepada para isteri, maka muncul pertanyaan, "apakah ada sanksi hukum?", dan..." bagaimana mengukur nilai keadilan terhadap para isteri?". &lt;br /&gt;Kelanjutan ayat tersebut merupakan salah satu jawaban, "apakah kalian tidak dapat berlaku adil, maka (kawinlah hanya dengan) seorang(Isteri). Yang demikian itu untuk mencegah kalian dari perbuatan dhalim". Jawaban yang lebih tegas terdapat pula pada surat an-Nisa' 4:129, yang artinya, "dan kalian tidak akan dapat berlaku adil meskipun kalian telah berusaha (cenderung ingin sekali)". &lt;br /&gt;Dalam ajaran Islam sebuah perkawinan merupakan serangkaian perjanjian yang kokoh dan kuat yang dalam bahasa agama dikenal sebagai mitsaqa ghalidza yaitu perjanjian yang erat antara dua belah pihak (suami isteri) sebagaimana dinyatakan Tuhan di dalam firman-Nya surat an-Nisa' 4:21. Ayat ini menegaskan bahwa kehidupan bersama suami isteri haruslah bersikap dan berlaku baik. Di Indonesia kita mengenal adanya sighat ta'liq yang harus dibaca oleh suami dihadapan isteri dengan disaksikan. &lt;br /&gt;Islam adalah sebuah agama yang memberikan petunjuk dengan menggariskan beberapa prinsip dan harus dipedomani, antara lain, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. prinsip kebebasan memilih baik bagi laki-laki maupun perempuan,&lt;br /&gt;      sebagaimana disebutkan di dalam surat an-Nisa' 4:23, an-Nur 24:3&lt;br /&gt;      dan 26).&lt;br /&gt;   2. prinsip kasih sayang sebagaimana wujud tujuan diadakannya sebuah&lt;br /&gt;      perkawinan, hal ini telah dinyatakan Tuhan di dalam surat ar-Rum&lt;br /&gt;      31:21.&lt;br /&gt;   3. prinsip 'saling' melengkapi, melindungi, menghargai dan menghor&lt;br /&gt;      mati, sebagaimana disebutkan di dalam al-Baqarah 2:187, an-Nisa'&lt;br /&gt;      4:19.&lt;br /&gt;Pada dasarnya, perkawinan bertujuan untuk menciptakan dan membina keluarga yang harmonis atau yangdikenal dalam agama sebagai kehidupan yang sakinah mawaddah wa rahmah (surat ar-Rum 31:21). Sementara nikah sirri atau nikah bawah tangan merupakan salah satu fenomena yang masih seringkali terjadi, dan sebagai suatu kehidupan suami isteri yang serba disembunyikan. Dalam hal ini agama Islam menyatakan sah bila memenuhi persyaratan, yaitu dengan dikuatkan adanya UU Perkawinan No.1 Tahun 1974 bahwa perkawinan dianggap sah bila dilakukan sesuai dengan agamanya. Akan tetapi, di sisi lain, bahwa hukum nasional atau UU Perkawinan mengatur adanya pencatatan yang harus dilakukan pihak berwenang yaitu pengadilan atau KUA. &lt;br /&gt;Perkawinan sirri atau 'gelap dan rahasia' ini, biasanya adalah karena perempuan mau dipoligami yaitu di mana seseorang yang masih sah sebagai suami/isteri menikah (lagi) tanpa sepengetahuan suami/isteri sah tersebut. Namanya saja sirri yang artinya dirahasiakan, sehingga perempuan sebagai isteri sirri ini pun setiap langkah aktifitasnya selalu dirahasiakan, tidak bisa sebebas perempuan layaknya isteri yang dinikahi dengan secara agama dan negara (UU). &lt;br /&gt;Hal ini selalu saja menimpa dan merugikan perempuan sebagai istri bawah tangan. Istri yang dinikahi dengan secara sirri tersebut, secara hukum tidak dapat menuntut ke pengadilan apapun alasan atau permasalahannya. Lagi-lagi perempuian dirugikan. &lt;br /&gt;Aturan poligami di Indonesia telah ditegaskan di dalam PP 10 Tahun 1983 dan kemudian dijabarkan pada PP No. 45 Tahun 1990, sangat disayangkan karena peraturan ini hanya diberlakukan bagi PNS (pegawai negeri sipil). Ini konon karena dilatarbelakangi untuk menjaga wibawa PNS dan dimaksudkan melindungi para isteri PNS pada masa UU tersebut dibuat. Namun kini ketika kaum perempuan sudah mulai mampu memilah dan memilih, untuk menciptakan sebuah keadilan dan ini adalah intisari nilai-nilai ajaran sebuah agama (Islam). Maka UU tersebut perlu ditinjau kembali dan dikaji karena di dalam UU tersebut, suami dibolehkan berpoligami dengan dua syarat, yang keduanya sangat bias gender, yaitu: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. syarat alternatif; apabila isteri cacat badan, isteri tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai isteri, dan isteri tidak dapat melahirkan keturunan.&lt;br /&gt;2. syarat komulatif; ada izin tertulis dari isteri, berlaku adil dan dapat memenuhi kebutuhan para isteri.&lt;br /&gt;Pada syarat pertama dipahami, bila seorang isteri memenuhi kategori tersebut, yaitu cacat badan atau tidak dapat melahirkan keturunan maka suami dapat (boleh) melakukan/mengajukan poligami. Di sisi lain, apa yang harus dilakukan seorang isteri apabila sang suami masuk dalam syarat alternatif di atas, sementara poliandri dalam norma agama dan budaya tidak akan diperbolehkan. &lt;br /&gt;Bila saja dicermati tiga point dalam persyaratan alternatif di atas, dengan jelas dapat dikatakan bahwa Peraturan Pemerintah ini sangat bias. Seorang isteri yang cacat (tentunya cacat setelah perkawinan bisa jadi karena penyakit yang diderita atau karena musibah yang menimpanya) mengapa justru suami berpoligami di mana letak nilai-nilai dasar sebuah agama, sebagaimana yang ditujukan oleh Tuhan kepada para suami, pernyataan itu adalah wa 'asyiruhunna bil ma'ruf yang artinya "pergaulilah isteri-isteri anda dengan cara yang sebaik mungkin". Seorang istri yang tidak bisa melahirkan keturunan, menjadi pula sasaran sang suami untuk bisa berpoligami karena adanya UU ini. Siapakah sebenarnya yang mau untuk tidak dikaruniai anak setelah perkawinan? Bukankah karunia anak itu merupakan pemberian dari Yang Maha Pemberi? Tidak kah mungkin bahwasannya tidak hanya pada hukum perempuan saja yang mengalami kemandulan, tetapi juga kaum laki-laki bisa juga mandul. Sudahkah diperiksakan ke dokter kandungan?. &lt;br /&gt;Demikian juga kebolehan kaum suami untuk berpoligami disebabkan karena perempuan atau isteri tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai isteri. Batasan apakah sebenarnya yang dikehendaki "tidak dapat menjalankan kewajiban sebagai isteri", sementara pada UU No.1 Perkawinan tahun 1974 di sana dinyatakan bahwa suami isteri mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Di masa modern seperti sekarang ini, tidak sedikit karena tuntutan sebagai tugas dan karir memaksakan suami atau isteri harus berpisah (dalam beberapa hari/minggu bahkan bulan). &lt;br /&gt;Solusi yang tampaknya layak dipertimbangkan adalah perlu adanya kajian lebih lanjut dan mendalam tentang hak istri dalam mengajukan perceraian dan tentunya dikuatkan dan diakui oleh perundang-undangan dalam kaitannya dengan syarat-syarat di atas. &lt;br /&gt;Syarat kedua tampan lebih menonjolkan sisi etis daripada sisi hukum. Niat atau permohonan suami meminta izin tertulis kepada istri untuk berpoligami merupakan suatu hal yang menggambarkan adanya "tekanan' kepada istri dan suami (dengan mengatas namakan hukum PP.). Lebih lanjut kiranya tentang kata 'adil' sebagaimana dikemukakan di atas, belum ada perhitungan matematis ataupun ketentuan yang dapat mengkategorikan 'adil' dalam kaitannya dengan poligami, apalagi sanksi. &lt;br /&gt;Di dalam kompilasi hukum Islam, aturan hukum yang dipakai umat Islam dalam hukum perdata beracara pada pasal 55 ayat 2 disebutkan syarat suami untuk dapat melakukan poligami adalah syarat utama yaitu; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  * suami harus  mampu berlaku adil  terhadap istri-istri  dan anak -&lt;br /&gt;    anaknya.&lt;br /&gt;  * Adanya persetujuan istri&lt;br /&gt;  * Adanya kepastian bahwa suami mampu menjamin keperluan hidup istri-&lt;br /&gt;    istri dan anak-anaknya.&lt;br /&gt;Ironisnya pada pasal 59 dinyatakan, bahwa 'dalam hal istri tidak mau memberikan persetujuan dan permohonan izin untuk beristeri lebih dari satu orang berdasarkan atas salah satu alasan yang dalam apsal 55 ayat 2 da 57, Pengadilan Agama dapat menetapkan tentang pemberian izin setelah memeriksa dan mendengar istri yang bersangkutan di persidangan. Pengadilan Agama dan terhadap penetapan ini istri atau suami dapat mengajukan banding atau kasasi. &lt;br /&gt;Dari kalimat tersebut terlihat adanya ambivalensi hukum negara berkenaan dengan penyelenggaraan poligami. Di satu sisi persetujuan istri menjadi satu syarat, namun di sisi lain ada peluang dan kemungkinan penetapan pemberian izin yang diberikan oleh pengadilan agama. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan istri setujua tau tidak terhadap keputusan poligami yang dilakukan suami merupakan keputusan yang tidak mutlak dipertimbangkan. Sebagai subyek hukum menjadi tidak memiliki otoritas sebagai pihak yang berhak menuntut hukum dan masa depan hubungan suami istri. &lt;br /&gt;Menurut saya, poligami bukanlah satu-satunya solusi di dalam permasalahan rumahtangga, bahkan justru menimbulkan permasalahan yang harus dicarikan solusinya. Data dari LBH APIK selama tiga tahun terakhir yang tercatat 58 orang perempuan mengadukan suami mereka menikah lagi tanpa seizin istri. Dari pengaduan tersebut dapat diidentifikasi pola atau modus poligami yaitu 21 orang menikah lagi dengan cara bawah tangan, 19 orang dengan memalsukan identitas. 4 orang suami secara resmi tanpa izin istri pertama dan 1 orang dengan mendapatkan izin secara paksa, sedangkan 10 orang suami menikah lagi tanpa diketahui caranya oleh istrinya. Ironisnya, sebagian besar suami tidak menyebutkan alasan, mengapa menikah lagi (47 orang). &lt;br /&gt;Poligami melahirkan dampak tertentu bagi istri maupun anak. Berdasarkan pengaduan istri yang datang mengungkapkan bahwa dampak yang paling banyak dialami adalah istri tidak lagi diberi nafkah (37 orang), istri dikelantarkan atau ditinggalkan (23 orang), istri mengalami tekanan psikis (21 orang), istri dianiaya secara fisik (7 orang) dan diceraikan (6 orang). &lt;br /&gt;Dan sampai saat ini, UU Perkawinan tersebut, masih dalam proses untuk mudah-mudahan dapat menjadi kenyataan terevisi, dengan tujuan dalam rangka menciptakan kesetaraan dan keadilan gender dalam kehidupan berkeluarga. Semoga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-4467178820575320212?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/4467178820575320212/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/perempuan-dan-poligami.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/4467178820575320212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/4467178820575320212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/perempuan-dan-poligami.html' title='Perempuan Dan Poligami'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-498019758351292155</id><published>2007-11-13T08:42:00.001-08:00</published><updated>2007-11-13T08:42:51.746-08:00</updated><title type='text'>Pengembangan Silabus Berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi ( KBK )</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;1. Secara Yuridis F&lt;br /&gt;a. Berdasarkan Tap. MPR No.II/GBHN/1999, Kurikulum yang ada sekarang perlu dikembangkan. &lt;br /&gt;b. Undang-undang Nomor 22 Tahun 2000 tentang Pemerintahan Daerah. &lt;br /&gt;c. PP No. 25 Tahun 2000 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. &lt;br /&gt;d. UU No. 34 tentang Otanomi Provinsi DKI Jakarta kewenangan di Provinsi. &lt;br /&gt;2. Realita Perkembangan Kurikulum sebelumnya (Kurikulum 94 dan Suplemennya)&lt;br /&gt;a. Kurikulum yang berlaku (Kurikulum 1994 dan Suplemennya) pada tahun 2004 yang akan datang akan berusia 10 tahun, sehingga perlu disesuaikan dengan perubahan zaman. &lt;br /&gt;b. Menurut pendapat masyarakat, Kurikulum 1994 dipandang terlalu sarat materi, tumpang tindih, dan terlalu banyak hafalan. &lt;br /&gt;c. Kurikulum 1994 terlalu sentralistik, sehingga kurang menggambarkan nuansa desentralisasi. &lt;br /&gt;d. Dalam implementasi, Kurikulum 1994 kurang memperhatikan 4 pilar pendidikan secara universal (UNESCO) dalam pembelajaran yang menggambarkan:&lt;br /&gt;1) Learning to know,&lt;br /&gt;2) Learning to do,&lt;br /&gt;3) Learning to be, dan&lt;br /&gt;4) Learning to live together. &lt;br /&gt;e. Siswa lebih cenderung diajar (sebagai obyek) bukan belajar (sebagai subyek ) &lt;br /&gt;b. Pengertian-pengertiandisekitar KBK.&lt;br /&gt;1. Pengertian Kompetensi &lt;br /&gt;Kompetensi merupakan gambaran penampilan suatu kemampuan tertentu secara bulat yang merupakan perpaduan antara pengetahuan dan kemampuan yang dapat diamati dan diukur. ( Hall dan Jones, 1976 ). &lt;br /&gt;2. Pendidikan Berbasis Kompetensi &lt;br /&gt;Pendidikan berbasis kompetensi menekankan pada kemampuan yang harus dimiliki oleh lulusan suatu jenjang pendidikan. &lt;br /&gt;3. Kurikulum Berbasis Kompetensi &lt;br /&gt;Kurikulum Berbasis Kompetensi merupakan konsekuensi dari pendidikan berbasis kompetensi. Kurikulum berbasis kompetensi dikembangkan berdasarkan prinsip, model, serta isu penting. &lt;br /&gt;4. Pembelajaran Berbasis Kompetensi &lt;br /&gt;Pembelajaran berbasis kompetensi adalah program pembelajaran di mana hasil belajar atau kompetensi yang diharapkan dicapai oleh siswa, sistem penyampaian, dan indikator pencapaian hasil belajar dirumuskan secara tertulis sejak perencanaan dimulai (Mc Ashan, 1989). &lt;br /&gt;c.Konsep pengembangan silabus berbasis kemampuan dasar&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk memahami konsep pengembangan silabus berbasis kemampuan dasar, perlu terlebih dahulu memahami konsep tentang:&lt;br /&gt;1. Kompetensi Lulusan &lt;br /&gt;Kompetensi lulusan berisikan seperangkat kompetensi yang harus dikuasai lulusan yang menggambarkan profil lulusan secara utuh. &lt;br /&gt;2. Standar Kompetensi &lt;br /&gt;Standar Kompetensi merupakan pernyataan tentang pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dikuasai siswa serta tingkat penguasaan yang diharapkan dicapai dalam mempelajari suatu mata pelajaran (Center for Civics Education, 1997: 2). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menentukan standar kompetensi dilakukan 2 ( dua ) pendekatan: &lt;br /&gt;a. Pendekatan Prosedural&lt;br /&gt;Pendekatan prosedural (procedural approach) dipakai bila standar kompetensi yang diajarkan berupa serangkaian langkah-langkah secara urut dalam mengerjakan suaru tugas pembelajaran.&lt;br /&gt;b. Pendekatan Hirarkis&lt;br /&gt;Pendekatan hirarkis menunjukan hubungan yang bersifat subordinatif antara beberapa standar kompetensi yang ingin dicapai. Dengan demikian ada yang mendahului dan ada yang kemudian. Standar kompetensi yang mendahului merupakan prasyarat bagi standar kompetensi berikutnya. &lt;br /&gt;3. Konsep Silabus &lt;br /&gt;Silabus adalah penjabaran lebih lanjut dari standar kompetensi dan kemampuan dasar yang ingi dicapai, serta pokok-pokok serta uraian materi yang perlu dipelajari siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi dan kemampuan dasar. &lt;br /&gt;4. Prinsip-prinsip Pengembangan Silabus &lt;br /&gt;Silabus merupakan garis-garis besar isi materi pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa prinsip yang mendasari pengembangan silabus antara lain: &lt;br /&gt;a. ilmiah, &lt;br /&gt;b. memperhatikan perkembangan dan kebutuhan siswa, &lt;br /&gt;c. sistematis, &lt;br /&gt;d. relevansi, &lt;br /&gt;e. konsistensi, dan &lt;br /&gt;f. kecukupan. &lt;br /&gt;d.Langkah-langkah pengembangan silabus berbasis Kemampuan dasar &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pengembangan silabus merupakan salah satu tahapan pengembangan kurikulum, khususnya menjawab pertanyaan ”Apa yang akan diajarkan” ?&lt;br /&gt;Hasil pengembangan silabus tercermin pada komponen-komponen silabus yang antara lain meliputi:&lt;br /&gt;1. Standar kompetensi, &lt;br /&gt;2. Kemampuan dasar, &lt;br /&gt;3. Materi pelajaran, &lt;br /&gt;4. Rincian/uraian materi pelajaran, &lt;br /&gt;5. Pengalaman belajar siswa, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-498019758351292155?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/498019758351292155/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/pengembangan-silabus-berdasarkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/498019758351292155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/498019758351292155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/pengembangan-silabus-berdasarkan.html' title='Pengembangan Silabus Berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi ( KBK )'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-2300843778789408993</id><published>2007-11-13T08:38:00.000-08:00</published><updated>2007-11-13T08:40:37.615-08:00</updated><title type='text'>ORGANISASI DAN KEPEMIMPINAN</title><content type='html'>Oleh: Wikan Y&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;A. Latar belakang &lt;br /&gt;Masyarakat merupakan kumpulan berbagai individu-individu yang tidak terlepas dari  kepentingan dan tujuan yang berbeda-beda. Kepentingan dan tujuan yang berbeda ini muncul karena latar belakang individu tersebut berbeda. perbedaan ini bisa saja terbentuk dengan adanya strata social yang sudah terbangun di masyarakat secara kuat. strata social ini yang akan menentukan besar kecilnya kebutuhan dan keinginan individu ataupun masyarakat. untuk mencapai kebutuhan tersebut perlu adanya sebuah tujuan dan tarjet yang jelas. Manusia adalah makhluk social, dimana manusia dialam ini seakan-akan memiliki ketergantungan. ketergantungan disisni menunjukkan bahwa manusia saling membutuhkan dengan manusia lain, dengan anggapan bahwa manusia tidak dapat mencukupi kebutuhannya sendiri, terkecuali manusi dibantu oleh manusia yang lainnya. &lt;br /&gt;Dengan demikian untuk mencapai segala usaha maka individu-individu tersebut bersaru dan bersepakat untuk menyatakan satu dalam kepentingan dan tujuan. kepentingan dan tujuan yang sama dari kumpulan individu ini akan sangat mudah untuk mencapainya. karena cara kerja mereka bersama-sama sesuai dengan tanggung jawab dan tugas mereka. &lt;br /&gt;Kepentingan dan tujuan ini terorganisir, sehingga disini ada seorang yang memimpin dalam menjalankan rencana, strategi, ataupun agenda yang lainnya. Dengan anggota kerja yang sesuai ataupun proposional dengan kebutuhan organisasi tersebut, dengan harapan segala apa yang direncanakan dan tarjetkan dapat terlaksana dengan baik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;B. Organisasi&lt;br /&gt;1. Pengertian Organisasi. &lt;br /&gt;Kata organisasi berasal dari bahasa yunani yaitu “organon” dan istilah latinnya“organum” yang dapat berarti alat, bagian, anggota atau badan. menurut James D. Money “organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama”. sedangkan menurut “Chester I Bernard “ organisasi adalah sebagi suatu system daripada aktivitas kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengapa Butuh Misi, Visi, Core Beliefs, dan Core Values.&lt;br /&gt;Pada dasarnya setiap organisasi harus memiliki visi, misi, core beliefs, dan core values. Misi adalah jalan pilihan (the chosen track) suatu organisasi untuk menyediakan produk atau jasa bagi costumernya. perumusan misi adalah suatu usaha untuk menyusun peta perjalanan. Oleh karena itu setiap, kemampuan organisasi untuk membuat peta secar akurat mengambarkan dunia yang dimasuki, memberikan kesempatan bagi organisasi tersebut untuk meyediakan produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan coctumernya. &lt;br /&gt;Visi adalah satu pikiran yang melampui realitas sekarang, sesuatu yang kita ciptakan yang belum pernah ada sebelumnya, suatu keadaan yang kita wujudkan yang belum pernah kita alami sebelumnya. &lt;br /&gt;Setelah organisasi memiliki jalan yang akan ditempuh menuju kemasa depan (misi), organisasi tersebut perlu mengambarkan kondisi yang akan diwujudkan dimasa depan. Suatu visi yang menuntut suatu anggota organisasi untuk mewujudkannya.    &lt;br /&gt;Filosofi atau core beliefs adalah kebenaran tentang misi dan kebenaran jalan yang dipilih untuk mewujudkan visi. Core values adalah nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh organisasi dalam perjalanan untuk mewujudkan vissi. &lt;br /&gt;Misi, visi, core beliefs dan core values memfokuskan kegiatan organisasi, sehingga menjadikan organisasi tersebut efektif. misi, visi, core beliefs dan core values  diperlukan organisasi karena lima alasan sebagai berikut: pertama, terjadinya perubahan atas perubahan itu sendiri. kedua, adanya kecenderungan kembali kedasar, prinsip, atau kealam. ketiga, langkah awal dalam strategis management. keempat. pemusatan seluruh sumber organisasi keperwujudan kondisi yang digambarkan dalam visi, dan kelima, pengefektivan system pengendalian management dengan mengunakan unsur  pengendalian kedaalam diri.&lt;br /&gt;3. Organisasi Formal Dan Informal&lt;br /&gt;Organisasi formal, sebenarnya tidak lain dari pada organisasi statis, yaitu suatu system kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dan dikoordinir dengan sadar untuk mencapai suatu tujuan tertentu. &lt;br /&gt;Organisasi informal, merupakan kumpulan antar perseorangan tanpa tujuan bersama yang disadari, meskipum pada akhirnya hubungan-hubungan yang tak disadari itu untuk tujuan bersama. &lt;br /&gt;Dalam organisasi formal, tiap unsure organisasi mempunyai kedudukan tugas dan fungsi-fungsi yang tegas. sedangkan didaam organisasi informal, kedudukan serat fungsinya taampak kabur.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Proses Organisasi&lt;br /&gt;a.   Proses komunikasi &lt;br /&gt;b. Proses pengambilan keputusan&lt;br /&gt;c. proses evaluasi hasil karya &lt;br /&gt;d. proses imbalan   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Prinsip-Prinsip Organisasi&lt;br /&gt;a.  Merumuskan tujuan yang jelas&lt;br /&gt;b.  Pembagi kerja &lt;br /&gt;c. Delegasi kekuasaan &lt;br /&gt;d. Rentangan kekuasaan &lt;br /&gt;e. Tingkat kekuasaan &lt;br /&gt;f.   Kesatuan perintah dan tanggung jawab &lt;br /&gt;g. Koordinasi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;B. Kepemimpinan &lt;br /&gt;1. Pengertian Kepemimpinan &lt;br /&gt;Kata-kata memimpin memiliki banyak persamaan ari kata diantaranya ketua, kepala, direktur, dan kholifah. maka pemimpin memiliki arti adanya satu orang yang mempengaruhi orang-orang lain agar mereka mau bekerja kearah pencapaian sasaran tertentu.  &lt;br /&gt;2. Teori Kepemimpinan &lt;br /&gt;a.  Teori Otokratis&lt;br /&gt;Kepemimpinan menurut teori ini didasarkan atas perintah-perintah pemaksaan dan tindakan agak arbitrer dalam hubungan antara pemimpin dengan pihak bawahan. pemimpin disini cenderung mencurahkan perhatiaan sepenuhnya pada pekerjaan; ia melaksanakan pengawasan ketat mungkin dengan maksud agar pekerjaan yang dilaksanakan sesuai dengan rencana. &lt;br /&gt;b. Teori Psikologis &lt;br /&gt;Fungsi seorang pemimpin adalah mengembangkan system motivasi terbaik. pemimpin merangsang bawahanya untuk bekerja kearah pencapaian sasaran-sasaran organisatoris mampu untuk memenuhi tujuan-tujuan pribadi mereka. &lt;br /&gt;c.  Teori Sosiologis&lt;br /&gt;Kepemimpinan terdiri dari usaha-usaha yang melancarkan aktivitas para pemimpin dan yang berusaha untuk menyeelesaikan setiap konflik organisatoris untuk setiap pengikut. pemimpin menetapkan tujuan-tujuan dengan mengukut sertakan para pengikut dalam pengambilan keputusan terakhir. &lt;br /&gt;d. Teori Suportif &lt;br /&gt;Pemimpin menciptakan lingkungan membantu mempertebal keinginan pada setiap pengikut untuk melaksanakan pekerjaan sebaik mungkin, bekerjasama dengan pihak lain serta mengembangkan skillnya serta keinginannya sendiri. &lt;br /&gt;e. Teori Laissez Faire&lt;br /&gt;Pemimpin memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada para pengkutnya dalam hal menetukan aktivitas mereka. (pemimpin tidak partisipasi). pendekatan ini kebalikan dari teori otokratis. &lt;br /&gt;f. Teori Prilaku Pribadi &lt;br /&gt;Pemimpin tidak berkelakuan sama ataupun melakukan tindakan-tindakan dalam situasi yang dihadapi olehnya. &lt;br /&gt;g. Teori Situasi  &lt;br /&gt;Kepemimpinan menyatakan bahwa harus terdapat cukup banyak fleksibilitas dalam kepemimpinan untuk menyesuaikan diri dari berbagai macam situasi. &lt;br /&gt;3. Alat Kepemimpinan &lt;br /&gt;a.  Hubungan erat dan frekuen dengan manusia. &lt;br /&gt;b. Usahakanlah agar semua pihak yang berkepentingan mendapatkan keterangan-keterangan yang diperlukan mereka. &lt;br /&gt;c. Usahakanlah agar pekerja menerima perlakuan yang adil, tanpa pilih-bulu, dan penuh pertimbangan &lt;br /&gt;d. Ketahuilah apa yang sedang berlangsung. &lt;br /&gt;e. Terimalah tanggung jawab penuh untuk pekerjaan saudara. &lt;br /&gt;f.   Berbicara dengan orang-orang. &lt;br /&gt;4. Sifat Pemimpin (menurut Ordwey Teed)&lt;br /&gt;a. energi, fisik, saraf&lt;br /&gt;b. sifat mengenal tujuan dan arah &lt;br /&gt;c. sifat ramah dan afeksi &lt;br /&gt;d. integritas &lt;br /&gt;e. kemampuan teknis &lt;br /&gt;f. dapat mengambil keputusan &lt;br /&gt;g. intelgensi &lt;br /&gt;h. kemampuan untuk mengejar sesuatu &lt;br /&gt;i. kepercayaan, &lt;br /&gt;sedangkan menurut Edwin H. Schell berpendapat adanta sifat-sifat pribadi tertentu, yang membantu kearah sukses dalam bidang kepemimpinan: &lt;br /&gt;1) perhatian terhadapdan afeksi untuk manusia&lt;br /&gt;2) kekuatan kepribadian &lt;br /&gt;3) pikiran yang cenderung kearah ilmiah, yang apabila tidak ada, akan sangat mengurangi peluang-peluang untuk mencapai sukses. &lt;br /&gt;5. Fungsi Seorang Pemimpin &lt;br /&gt;j. Perencana &lt;br /&gt;k. Pengorganisasi &lt;br /&gt;l. Koordinasi &lt;br /&gt;m. Pengerak &lt;br /&gt;n. Memimpin&lt;br /&gt;o. Berkomunikasi &lt;br /&gt;p. Pengawas &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-2300843778789408993?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/2300843778789408993/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/organisasi-dan-kepemimpinan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2300843778789408993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2300843778789408993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/organisasi-dan-kepemimpinan.html' title='ORGANISASI DAN KEPEMIMPINAN'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-9101081772941678335</id><published>2007-11-13T08:29:00.000-08:00</published><updated>2007-11-13T08:30:50.393-08:00</updated><title type='text'>SEJARAH DAN Dinamika PMII Lokal Ponorogo</title><content type='html'>PC PMII PO 05/06&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;PMII Ponorogo lahir tahun 1965.&lt;br /&gt;Diketuai oleh Mujib Nahrowi yang berasal dari Malang. Beliau ialah mantan pengurus PB. IPNU. Pindah ke Ponorogo karena bekerja di Pembatik dan aktif di gerakan anshor NU Ponorgo. Sekarang pindah di Jakarta menjadi pengusaha.&lt;br /&gt;Sekretaris waktu itu adalah Bpk. Syaiful Mikhdar yang berasal dari Banyuwangi dan hingga sekarang menetap di Ponorogo.&lt;br /&gt;Sedang yang menjadi Bendahara adalah Bpk. Purnomo. Beliau waktu itu adalah mahasiswa STKIP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar Belakang Berdirinya PMII Ponorogo :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kurangnya kesibukan&lt;br /&gt;2. Kurangnya wadah&lt;br /&gt;3. Jenjang mengenai organisasi yang sudah selesai dan menuntut untuk berorganisasi ke yang lain.&lt;br /&gt;4. Jiwa warga NU yang ingin bergerak dan berjuang&lt;br /&gt;5. Persaingan antar golongan, partai,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi dan Perkembangan PMII Ponorogo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 65 adalah tahun ketika mulai muncul gerakan PKI, Gerakan partai GMNI dan Marhainisme yang sudah cukup tajam.&lt;br /&gt;Di Ponorogo kampus yang ada  adalah  Universitas merdeka dan STKIP dan pondok Gontor. Kegiatan-kegiatan di local ponorogo belum menonjol karena mahasiswa waktu itu belum banyak.&lt;br /&gt;PMII waktu itu mempunyai pengurus kurang lebih hanya 9 orang, yang kesemuanya sudah bekerja dan jarang sekali yang berasal dari mahasiswa.&lt;br /&gt;Semuanya berasal dari luar kampus. Hanya beberapa dan segelintir orang yang berasal dari kampus, diantaranya ialah Bpk. Purnomo (STKIP) dan Bpk. Suyono (sekarang menjadi wartawan). &lt;br /&gt;PMII waktu itu dilantik oleh pengurus besar dari Jakarta. &lt;br /&gt;Perkembangan komisariat belum muncul karena sulitnya mencari anggota PMII.&lt;br /&gt;Pondok Gontor juga banyak yang ikut menjadi anggota PMII, namun karena ada perbedaan pendapat dan aturan, perkembangan PMII di gontor mulai hilang dan hingga sekarang tidak ada. Banyak dari anggota PMII yang ada di gontor dikeluarkan oleh pimpinan termasuk juga pengurus pondok gontor sendiri yang aktif di PMII.&lt;br /&gt;Perkembangan PMII termasuk juga masalah ekonomi waktu itu tidak ada masalah, banyak dari anggota PMII yang sudah bekerja termasuk juga di pembatik.&lt;br /&gt;Dikarenakan tidak ada masalah tentang ekonomi maka PMII waktu itu sudah bisa mendirikan perpustakaan. Di Ponorogo waktu itu banyak orang kaya, banyak pengusaha, dan sedikit pegawai. Karena pegawai waktu itu gajinya sangat sedikit dan bahkan orang-orang yang ikut pegawai waktu itu di namai orang miskin yang bersepatu.&lt;br /&gt;Hubungan PMII dengan NU sangat inheren, banyak aktifis PMII yang juga aktif di keorganisasian NU. &lt;br /&gt;Tahun 68 PMII baru melakukan reformasi dan perubahan pengurus. Periode kedua ini PMII di Ponorogo di ketuai oleh Bpk. Amru Mu’tshim. Perkembangan PMII periode kedua sangat pesat dan bahkan banyak kegiatan yang dapat dilakukan. Kondisi kampus waktu itu sudah mulai berkembang dan mulai banyak mahasiswanya. Selain di topang oleh kalangan pengusaha dan juga anggota pengurus PMII yang sudah bekerja, maka tidak heran kalau perkembangan PMII termasuk kegiatanya yang berkembang pesat. Komisariat-komisariat banyak yang berani muncul pada periode ini, kira-kira tahun 70-an komisariat-komisariat baru muncul. Diantaranya ialah komisariat IAIN, Insuri, dan Unmer. &lt;br /&gt;Kurang lebih kepengurusan Bpk. Amru Mu’tashim ini adalah 5 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEJARAH HISTORISITAS PMII&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Dan Latar Belakang Berdirinya PMII &lt;br /&gt;PMII, atau yang disingkat dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Indonesian Moslem Students Movement), dalam bahasa jawanya adalah Anak Cucu organisasi NU yang lahir dari rahim Departemen perguruan Tinggi IPNU.&lt;br /&gt;Lahirnya PMII bukannya berjalan mulus, banyak sekali hambatan dan rintangan. Hasrat mendirikan organisasi NU sudah lama bergolak. namun pihak NU belum memberikan green light. Belum menganggap perlu adanya organisasi tersendiri buat mewadahi anak-anak NU yang belajar di perguruan tinggi. melihat fenomena yang ini, kemauan keras anak-anak muda itu tak pernah kendur, bahkan semakin berkobar-kobar saja dari kampus ke kampus. hal ini bisa dimengerti karena, kondisi sosial politik pada dasawarsa 50-an memang sangat memungkinkan untuk lahirnya organisasi baru. Banyak organisasi Mahasiswa bermunculan dibawah naungan  payung induknya. misalkan saja HMI yang dekat dengan Masyumi, SEMI dengan PSII, KMI dengan PERTI, IMM dengan Muhammadiyah dan Himmah yang bernaung dibawah Al-Washliyah. Wajar saja jika kemudiaan anak-anak NU ingin mendirikan wadah tersendiri dan bernaung dibawah panji bintang sembilan, dan benar keinginan itu kemudian diwujudkan dalam bentuk IMANU (Ikatan Mahasiswa Nahdlatul Ulama) pada akhir 1955 yang diprakarsai oleh beberapa tokoh pimpinan pusat IPNU.&lt;br /&gt;Namun IMANU tak berumur panjang, dikarenakan PBNU menolak keberadaannya. ini bisa kita pahami kenapa Nu bertindak keras. sebab waktu itu, IPNU baru saja lahir pada 24 Februari 1954. Apa jadinya jika organisasi yang baru lahir saja belum terurus sudah menangani yang lain? hal ini logis seakli. Jadi keberatan NU bukan terletak pada prinsip berdirinya IMANU ( PMII ), tetapi lebih pada pertimbangan waktu, pembagian tugas dan efektifitas organisasi.&lt;br /&gt;Oleh karenanya, sampai pada konggres IPNU yang ke-2 (awal 1957 di pekalongan) dan ke-3 (akhir 1958 di Cirebon). NU belum memandang perlu adanya wadah tersendiri bagi anak-anak mahasiswa NU. Namun kecenderungan ini nsudah mulai diantisipasi dalam bentuk kelonggaran menambah Departemen Baru dalam kestrukturan organisasi IPNU, yang kemudian dep[artemen ini dikenal dengan Departemen Perguruan Tinggi IPNU.     &lt;br /&gt;Dan baru setelah konferensi Besar IPNU (14-16 Maret 1960 di kaliurang), disepakati untuk mendirikan wadah tersendiri bagi mahsiswa NU, yang disambut dengan berkumpulnya tokoh-tokoh mahasiswa NU yang tergabung dalam IPNU, dalam sebuah musyawarah selama tiga hari (14-16 April 1960) di Taman Pendidikan Putri Khadijah(Sekarang UNSURI) Surabaya. Dengan semangat membara, mereka membahas nama dan bentuk organisasi yang telah lama mereka idam-idamkan.&lt;br /&gt;Bertepatan dengan itu, Ketua Umum PBNU KH. Idam Kholid  memberikan lampu hijau. Bahkan memberi semangat pada mahasiswa NU agar mampu menjadi kader partai, menjadi mahasiswa yang mempunyai prinsip: Ilmu untuk diamalkan dan bukan ilmu untuk ilmu…maka, lahirlah organisasi Mahasiswa dibawah naungan NU  pada tanggal 17 April 1960. Kemudian organisasi itu diberi nama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII ).&lt;br /&gt;Disamping latar belakang lahirnya PMII seperti diatas, sebenarnya pada waktu itu anak-anak NU yang ada di organisasi  lain seperti HMI merasa tidak puas atas pola gerak HMI. Menurut mereka (Mahasiswa NU), bahwa HMI sudah berpihak pada salah satu golongan  yang kemudian ditengarai bahwa HMI adalah anderbownya partai Masyumi, sehinggga wajar kalau mahasiswa NU  di HMI juga mencari alternatif lain. Hal ini juga diungkap oleh Deliar Nur ( 1987 ), beliau mengatakan bahwa PMII merupakan cermin ketidakpuasan sebagian mahasiswa muslim terhadap HMI, yang dianggap bahwa HMI dekat dengan golongan modernis (Muhammadiyah) dan dalam urusan politik lebih dekat dengan Masyumi.&lt;br /&gt;Dari paparan diatas bisa ditarik kesimpulan atau pokok-pokok pikiran dari makna dari kelahiran PMII:&lt;br /&gt;• Bahwa PMII karena ketidakmampuan Departemen Perguruan Tinggi IPNU dalam menampung aspirasi anak muda NU yang ada di Perguruan Tinggi .&lt;br /&gt;• PMII lahir dari rekayasa politik sekelompok mahasiswa muslim  (NU) untuk mengembangkan kelembagaan politik menjadi underbow NU dalam upaya merealisasikan aspirasi politiknya.&lt;br /&gt;• PMII lahir dalam rangka mengembangkan paham Ahlussunah Waljama’ah dikalangan mahasiswa.&lt;br /&gt;• Bahwa PMII lahir dari ketidakpuasan mahasiswa NU yang saat itu ada di HMI, karena HMI tidak lagi mempresentasikan paham mereka  (Mahasiswa NU) dan HMI ditengarai lebih dekat dengan partai MASYUMI.&lt;br /&gt;• Bahwa lahirnya PMII meru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-9101081772941678335?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/9101081772941678335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/sejarah-dan-dinamika-pmii-lokal.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/9101081772941678335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/9101081772941678335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/sejarah-dan-dinamika-pmii-lokal.html' title='SEJARAH DAN Dinamika PMII Lokal Ponorogo'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-694759340157439917</id><published>2007-11-13T08:23:00.000-08:00</published><updated>2007-11-13T08:26:19.610-08:00</updated><title type='text'>PROGRAM SOSIALISASI PILKADA</title><content type='html'>PC PMII PO 05/06&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. ABSTRAKSI&lt;br /&gt;Otonomi daerah telah berjalan berdasarka visi, misi kreasi dan variasi masing-masing sehingga berwujud konfigurasi dalam menuju daerah otonom, keberagaman menunjukkan kreatifitas yang tumbuh dan berkembang berdasarkan versi masing-masing daerah dan atau mencari bentuk/ wujud yang sesuai untuk standarisasi nasional dikemudian hari.&lt;br /&gt;Simpulan sementara masih berkisar rutinitas belum efektifitas dan efisiensi dalam menata sumber-sumber daya manusia, alam, buatan untuk memberdayakan secara optimal. Kendala utama sebagai kendali masih terlalu banyak dan dan aneka ragamnya tafsir dengan pengertiann pemahamannya sesuai selera masing-masing yang menguntungkan garis komando, garis konsultasi, garis koordinasi masih lemah,disebabkan arus untuk memberdayakannya belum sepenuhnya siap tertata dengan baik dan benar, apalagi tertata rapi, apik, tertib, teratur, masih menunggu proses waktu, kepan ?! wait and see.&lt;br /&gt;Otonomi daerah sepenuhnya amar UU nya memberdayakan masyarakat, dan masyarakat berdaya dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam koridor NKRI yang bersatu utuh, berdaulat kokoh kuat secara teratur, tertib, rapi, asik, menuju daerah otonom yang mandiri dan dapat dipertanggungjawabkan menuju masyarakat sejahtera dan mensejahterakan masyarakat yang adil dalam kemakmuran dan makmur dal;am keadilan dibawah ridho Alloh SWT.&lt;br /&gt;Kenyataan seharusnya mayarakat nmelihat otoda tidak makin rumit dan jlimet baik tentang hak, kewajiban, tanggung jawab sebagai warga nmasyarakat didaerah meliputi berbagai sektor kehidupan ipoleaksosbudhankam biak social budaya, social ekonomi, social politik dan sosila masyarakat.&lt;br /&gt;a. Pelaksanaan Otonomi Daerah.&lt;br /&gt;Otonomi daerah berjalan berdasarkan ketentuan makin berdayaguan dan berhasil guna dalam melakukan dan memperoleh anggaran pendapatan (baik PAD, DAU, DAK) dan mengelola pembelanjaannya  secara jujur, terbuka, dan bebas serta besih dari KKN. Gejala-gejala yang nampak dalam kasat mata dalam PAD (penggaliannya) seret dan memperoleh DAU/DAK masing-masing daerah saling berebut tentunya memergunakan jurus komisi/KKN karena melalui jalan terbuka untuk memperolehnya semaksimal mungkin sulit, maka melalui jalan tertutup menghalalkan semua cara harus ditempuh, prosedural, jujur bermoral, masih belum diperlukan dan terlalu lambat serta hasilnya sedikit.&lt;br /&gt;Pelaksanaan diatas permukaan dengan dalih transparan kenyataannya belum dilaksanakan secara jujur dan konsekuen terbukti dengan masih adanya indikasi adanya penyimpangan atau kebijakan yang ditoleransi atau didkung berbagai pihak guna memperoleh keuntungan walaupun sesaat, untuk kepentingan pribasi atau golongnnya.&lt;br /&gt;Aturan main pelaksanaan otonomi menuju daerah otonomi dipandang perlu untuk disempurnakan landasan, dasar hukum juknis, juklak, PO dan pengaturannya dengan rambu-rambu yang jelas dan sanksi hukum dan hukuman yang tegas.&lt;br /&gt;Contoh yang seadng berkembang dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup petani (haknya orang miskin) melalui proyek tertentu ternyata dilapangan putra penguasa, penguasa desa, bukan petani (termasuk guru) diberikan jatah padahal bukan haknya, beginikah caranya/pelaksanaannya, apakah tidak ada unsur anasir KKN? Contoh lainnya, dengan proyek pemberian hibah belanda untuk memberdayakan sektor pendidikan dikelola oleh suatu lembaga yang tidak berhak, sudah barang tentu mendapat komisi/upah untuk dikorup oleh pengasa walaupun pernah dihimbau oleh anggita DPR RI mempertanyakan hal tersebut kepada penguasa. Semua ini sebagai akibat yang disebabkan:&lt;br /&gt;a. Lemahnya kontroling (atau POAC) tidak difungsikan sebagai teori manajemen minimal.&lt;br /&gt;b. Penguasa sengaja menciptakan suatu cara yang menyulut manajemen konflik, untungnya tidak menggunakan manajemen tukang cukur, cara ini diibaratkanlempar batu sembunyi tangan (nabok nyilih tangan).&lt;br /&gt;c. Ada dugaan dan patut diduga  unsur dan anasir adanya kecenderungan mempergunakan (aji mumupung) diberi kekuasaan sepertinya maha kuasa, sehingga bilamana kekuasaan lepas, dilepas, telepas yang gandul dibawahnya saling menggigit dan dan kena getah serta dampak negtifnya (karena sebelumnya mempergunakan jurus politik belah bambu/ tombak cucukan).&lt;br /&gt;d. Penguasa berjubah dan atau sebaliknya (sebagai kedok) dengan nuansa politis  yang mendominasi, siapa kuat itulah pemenang taril ulr masih diperlukan, sehingga tercipta saling menutupi.&lt;br /&gt;e. Pelaksanaan suatu proyeksi belum disesuaikan aturan permainan masih berlaku tim/rombongan kolaborasi, sehingga kost tidak lagi sesuai dengan platform atau diperlukan mark up (pembengkakan anggaran) dengan dalih penyesuaian.&lt;br /&gt;b. Solusi/Simpulan.&lt;br /&gt;Pilihan gubernur, Bupati, camat, kepala desa langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil diberlakukan, rakyat menentukan pemimipinnya (baik gubernur, bupati, wali camat, kepala desa dan dihapuskannya kepala kelurahan) dan pada tataran.&lt;br /&gt;Pemerintahan pusat  diatur sebuah mekanisme pemilihan yang bisa mengakomodir keinginan masyarakat seperti halnya pada pemilihan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. DEPHAN ( TNI )&lt;br /&gt;2. POLRI &lt;br /&gt;3. Kejaksaan &lt;br /&gt;4. DEPKEU&lt;br /&gt;5. Bank&lt;br /&gt;6. DEPLU&lt;br /&gt;Pengelolaannya harus tegas, jelas dan transparansi, jujur, berani, tidak diperlukan rikuh, iwuh pekiwuh.karena selama ini masih terkesan adanya kelemahan iwuh, rikuh, pekiwuh yang justru merugikan pemerintah dan masyarakat.&lt;br /&gt;Kesejahteraan pemerintah aparat (sebagai abdi negara, abdi negara, abdi masyarakat, aparatur pemerintahan) diperlukan jaminan yang layak, dan memadai, berkecukupan baik, TNI POLRI, PNS dengan non PNS, termasuk pegawai/karyawan swasta dapat menyesuaikannya pula.dan sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan cita-cita besar itu maka kegiatan ini kami selenggarakan, sebagai sebuah langkah awal dari sebuah cita-cita besar mewujudkan civil society .&lt;br /&gt;B.  NAMA PROGRAM&lt;br /&gt;Program ini   bernama ”Program Sosialisasi Pilkada Bagi Masyarakat Pemilih Sebagai Sebuah Upaya Pemberdayaan Masyarakat Pemilih” &lt;br /&gt;C.  TUJUAN &lt;br /&gt;Sebagai sebuah upaya capasity building program ini mempunyai beberapa tujuan:&lt;br /&gt;- Sebagai pendidikan politik bagi masyarakat.&lt;br /&gt;- Penanaman nilai –nilai demokrasi.&lt;br /&gt;- Implementasi dari nilai luhur otonomi daerah&lt;br /&gt;- Memberikan pemahaman kepada masyarakat akan mekanisme pilkada&lt;br /&gt;- Bentuk sosialisasi kepada masyarakat mengenai landasan-landasan normativ dan hukum positif yang mengatur mengenai pilkada ini. &lt;br /&gt;Dari beberapa tujuan diatas dapat kita memparameterkannya dengan  tabel terlampir dibawah ini:&lt;br /&gt;D.  BENTUK KEGIATAN&lt;br /&gt;Program ini merupakan program jangka pendek yang lebih memfokuskan pada sosialisasi seputar pilkada,baik tinjauan normativenya ataupun tinjauan juklaknya,karena itu bentuk kegiatan ini kami bagi menjadi tiga tahap:&lt;br /&gt;1. Diskusi panel, bertema: “TINJAUAN HUKUM NORMATIV; KPU SEBAGAI PENYELENGGARA PILKADA”&lt;br /&gt;2.   Diskusi panel, bertema   :”MEKANISME DAN TATA ATURAN PENYELENGGARAAN PILKADA”&lt;br /&gt;3.   Diskusi tematik,bertema: “PERAN MASYARAKAT SEBAGAI PENGAWAS PILKADA”&lt;br /&gt;Ketiga bentuk kegiatan ini merupakan satu rangkaian,dengan jadwal sebagiman terlampir berikut:&lt;br /&gt;E.  SASARAN PROGRAM&lt;br /&gt;Yang menjadi sasaran   program  ini adalah:&lt;br /&gt;- Mahasiswa dan Akademisi&lt;br /&gt;- Masyarakat umum&lt;br /&gt;- Lembaga non pemerintah &lt;br /&gt;- Pihak terkait &lt;br /&gt;F.  WAKTU DAN TEMPAT&lt;br /&gt;Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada :&lt;br /&gt;Hari  : Rabo, 11 Mei 2005&lt;br /&gt;Tempat  : Kantor PMII Ponorogo&lt;br /&gt;Waktu  : Jam 14.00 s.d selesai&lt;br /&gt;G.  PELAKSANA&lt;br /&gt;Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama PMII Ponorogo dengan KPU Ponorogo. Adapun panitia pelaksana kegiatan sebagaimana terlampir.&lt;br /&gt;H.  PENDANAAN&lt;br /&gt;Sumber pendanaan ini berasal dari:&lt;br /&gt;- Dana kas pmii Ponorogo &lt;br /&gt;- Sumbangan KPU Ponorogo Div. Sosialisasi&lt;br /&gt;I.  PENUTUP&lt;br /&gt;Demikian proposal ini kami buat sebagai acuan keberhasilan dalam pelaksanaan kegiatan progra sosialisasi KPU Ponorogo. Besar harapan kami atas bantuan berbagai pihak terkait demi kesuksesan acara tersebut.&lt;br /&gt;Wallahu al-muwafiq illa aqwamit tharieq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-694759340157439917?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/694759340157439917/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/program-sosialisasi-pilkada.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/694759340157439917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/694759340157439917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/program-sosialisasi-pilkada.html' title='PROGRAM SOSIALISASI PILKADA'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-8582136510067204672</id><published>2007-11-13T08:17:00.000-08:00</published><updated>2007-11-13T08:20:18.436-08:00</updated><title type='text'>Peran dan fungsi media pendidikan</title><content type='html'>Oleh : Agus Santoso&lt;br /&gt;PC PMII PO 05/06&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum Termuat......&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-8582136510067204672?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/8582136510067204672/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/peran-dan-fungsi-media-pendidikan.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/8582136510067204672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/8582136510067204672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/peran-dan-fungsi-media-pendidikan.html' title='Peran dan fungsi media pendidikan'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-2363835566440561649</id><published>2007-11-13T08:08:00.001-08:00</published><updated>2007-11-13T08:14:45.925-08:00</updated><title type='text'>WORK SHOP &amp; SEMINAR NASIONAL “PESANTREN DAN GENDER</title><content type='html'>PC PMII PO 05/06&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini bernama:&lt;br /&gt;Workshop dan Seminar Nasional: Pesantren &amp; Gender&lt;br /&gt;Dengan tema: “Pesantren sebagai sentral perubahan masyarakat berperspektif gender: membangun gerakan perempuan dalam komunitas pesantren” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUJUAN&lt;br /&gt;Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Sebagai ajang sosialisasi wacana gender di masyarakat umum dan pesantren.&lt;br /&gt;2. Membuka ruang diskusi antara komunitas pesantren dengan masyarakat umum dalam sosialisasi gender.&lt;br /&gt;3. Membangun wacana pesantren sebagai sentral perubahan masyarakat berperspektif gender.&lt;br /&gt;4. Membangun kesadaran kritis kepada wacana gerakan perempuan.&lt;br /&gt;5. Membangun gerakan yang sinergis untuk menjawab kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELAKSANAAN&lt;br /&gt;Kegiatan tersebut akan dilaksanakan besok pada:&lt;br /&gt;Hari : Rabu – Sabtu&lt;br /&gt;Tanggal : 12 – 15 April 2005 &lt;br /&gt;Waktu : 08.00 – Selesai.&lt;br /&gt;Tempat : Hall Room Hotel Gajah Mada Ponorogo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BENTUK/SETTING ACARA&lt;br /&gt;Sesuai dengan target dan tujuan yang menjadi komitmen dilaksanakannya kegiatan ini akan diintensifkan dalam bentuk:&lt;br /&gt; SEMINAR NASIONAL&lt;br /&gt; Presentasi dari narasumber&lt;br /&gt; Tanya-jawab&lt;br /&gt; Workshop GENDER&lt;br /&gt; Brain Storming&lt;br /&gt; Role-playing&lt;br /&gt; Studi kasus&lt;br /&gt; Diskusi kelompok &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FASILITATOR dan NARASUMBER&lt;br /&gt;Seminar nasional akan diisi oleh narasumber:&lt;br /&gt;1. l&lt;br /&gt;2. h&lt;br /&gt;3. g&lt;br /&gt;Workshop gender akan diisi oleh&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MATERI&lt;br /&gt;Materi dari kegiatan ini sebagaimana terlampir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PESERTA&lt;br /&gt;Peserta dari kegiatan ini ditargetkan berjumlah 300 orang, dengan 250 orang sebagai peserta seminar dan 50 orang sebagai peserta work shop dengan penjelasan sebagai berikut:&lt;br /&gt;SEMINAR NASIONAL:&lt;br /&gt;* Dari civitas pondok pesantren se-Jawa Timur&lt;br /&gt;* Dari civitas akademi PTAI/U se-Jawa Timur&lt;br /&gt;* Dari unsur ORMAS dan OKP&lt;br /&gt;* Masyarakat Umum&lt;br /&gt;* LSM yang konsentrasi pada persoalan Gender&lt;br /&gt;* Dari Pers baik media cetak dan elektronik&lt;br /&gt;WORK SHOP GENDER:&lt;br /&gt;* Perwakilan dari pesantren se- Jawa Timur, masing-masing dari unsur pengurus dan santri&lt;br /&gt;* Perwakilan dari organisasi intra kampus PTAI/U se Jawa Timur&lt;br /&gt;* Perwakilan dari OMAS dan OKP&lt;br /&gt;* Perwakilan dari LSM&lt;br /&gt;* Anggota PMII se- Jawa Timur &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDANAAN&lt;br /&gt;Pendanaan dari kegiatan ini sebesar empat puluh lima juta dua ratus tujuh puluh ribu rupiah. Adapun sumber dari pendanaan tersebut adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Kas PMII Cabang Ponorogo&lt;br /&gt;2. Kontribusi peserta @ 25.000, -&lt;br /&gt;3. Sumbangan dari berbagai pihak yang halal dan tidak mengikat.&lt;br /&gt;4. Sponsor ship&lt;br /&gt;5. Usaha yang halal dan tidak mengikat.&lt;br /&gt;Dengan rincian pendanaan sebagaimana terlampir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENUTUP &lt;br /&gt;Demikian proposal ini dibuat sebagai acuan dalam pelaksanaan acara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallah al Muwaffiq ilaa Aqwam al Thariq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ponorogo, 3 Januari 2006&lt;br /&gt;Panitia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siti Ruwaidah&lt;br /&gt;Koordinator &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PC PMII Ponorogo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agung Eko Nur Cahyono&lt;br /&gt;Ketua Umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-2363835566440561649?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/2363835566440561649/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/work-shop-seminar-nasional-pesantren.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2363835566440561649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2363835566440561649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/work-shop-seminar-nasional-pesantren.html' title='WORK SHOP &amp; SEMINAR NASIONAL “PESANTREN DAN GENDER'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-1606059260563341234</id><published>2007-11-13T07:59:00.000-08:00</published><updated>2007-11-13T08:06:39.970-08:00</updated><title type='text'>KERANGKA ACUAN Symposium</title><content type='html'>Symposium, Lomba Desain Corak Batik, Galeri Batik, Pameran, Bazar dan Lelang Batik Khas Ponorogo&lt;br /&gt;Koperasi Batik Pembatik Ponorogo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thema :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Revitalisasi Batik dan Usaha Industri Batik Khas Ponorogo”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PC PMII PO 05/06&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang&lt;br /&gt;Industri batik Ponorogo mengalami perjalanan sejarah kemajuannya sekitar tahun 60-an. Keberadaan industri Batik dalam bentuk home industri waktu itu sangat berpengaruh pada kemajuan dunia usaha, karena usaha ini mampu menyerap tenaga kerja dan menjadi sumber penghasilan ekonomi rumah tangga bagi hampir sepertiga dari jumlah penduduk kota Ponorogo. Bahkan muncul perkembangan home industri batik yang memiliki induk-induk perusahaan, yang melayani home-home industri tersebut seperti; Koperasi Pembatik, Koperasi Batik Bhakti dan lain-lain. &lt;br /&gt;Secara makro pengaruh dari hasil produksi batik ini mampu meningkatkan tingkat pendapatan serta menopang perekonomian masyarakat. Hal ini terbukti dengan banyak berdirinya koperasi-koperasi, usaha home industri khusus batik dan pusat perdagangan batik yang mampu menyuplai kebutuhan batik nasional.&lt;br /&gt;Seiring dengan berjalannya waktu, kondisi ini mulai mengalami pergeseran, yang diawali dari sektor produksi pemasaran sampai pada kualitasnya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya; faktor internal dan faktor external. Adapun yang menjadi faktor internal kemunduran batik khas ponorogo adalah sistem managemen pengelolaan, mekanisme usaha batik baik mulai pengadan produksi dan pasar tidak mampu mengikuti laju perubahan sistem pasar modern yang selalu mengalami perkembangan, dan hampir usaha-usaha ekonomi waktu itu akan survive dengan sistem managemen modern yang mengandalkan provite oriented.&lt;br /&gt;Sementara sistem managemen pasar yang dikembangkan sebelumya terkesan hanya mengandalkan jaminan/proteksi dari kebijakan pemerintah, sehingga kesejahteraan anggota dijamin penuh oleh sisa hasil usaha berdasarkan hasil proteksi tersebut. Adapun yang menjadi faktor ekternal dari kemunduran produksi batik ini secara umum adalah mulai melemahnya dukungan dari pemerintah melalui kebijakan dalam melakukan proteksi terhadap pengusaha home industri batik local maupun koperasi-koperasinya yang notabene adalah lembaga yang selama ini menopang keberlangsungan survival produsen batik, baik dalam penyuplaian bahan baku maupun pemasarannya, sehingga produk usaha home industri mengalami kemacetan, kondisi seperti saat ini dimulai pada tahun 70-an hingga sekarang.&lt;br /&gt;Berangkat dari paparan di atas ada gagasan bagaimana potensi sumber daya yang telah ada dapat di refitalisasi, disesuaikan dengan kondisi dan sistem managemen pasar modern sebagaimana sistem ekonomi pasar bebas saat ini. Dengan tetap berbasiskan peningkatan usaha ekonomi kerakyatan, sebagai upaya membangkitkan semangat dan dapatnya menyelusuri sejarah kejayaan batik dan industri usaha batik khas ponorogo perlu adanya program pelestraian batik khas Ponorogo.&lt;br /&gt;B. Tema dan Bentuk Kegiatan&lt;br /&gt;Tema Umum dari kegiatan ini adalah &lt;br /&gt;“Revitalisasi Batik dan Usaha Industri Batik Khas Ponorogo”&lt;br /&gt;C. Maksud dan Tujuan&lt;br /&gt;Maksud kegiatan ini diselenggarakan adalah untuk memberi stimulus kepada produsen batik local untuk kembali bersemangat melakukan kegiatan produksinya. Selain itu sebagai upaya awal mengajak pemerintah daerah untuk melirik dan memperhatikan pusat-pusat ekonomi local yang selama ini menjadi pilar ekonomi kerakyatan. &lt;br /&gt;Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini, meliputi :&lt;br /&gt;1. Membangkitkan kembali potensi industri batik khas Ponorogo.&lt;br /&gt;2. Meningkatkan mutu daripada kualitas dan kwantitas batik khas Ponorogo.&lt;br /&gt;3. Memasyarakatkan batik khas Ponorogo sebagai alternatif produk unggulan daerah.&lt;br /&gt;D. Target&lt;br /&gt;1. Munculnya kembali semangat home industri batik khas Ponorogo&lt;br /&gt;2. Mutu kualitas batik khas Ponorogo mampu bersaing dalam pasar.&lt;br /&gt;3. Munculnya para desainer dan pelaku usaha industri batik khas Ponorogo yang yang tetap berpegang pada mutu dan kualitas tinggi dan banyak diminati masyarakat.&lt;br /&gt;E. Waktu dan Tempat&lt;br /&gt;Seluruh rangkaian agenda ini akan dilaksanakan pada hari Minggu, 15 Januari sampai dengan Rabu, 31 Januari 2006 di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo&lt;br /&gt;F. Jenis Kegiatan&lt;br /&gt;Jenis kegiatan yang masuk dalam agenda ini adalah :&lt;br /&gt;1. Acara Ceremonial&lt;br /&gt;Acara Ceremonial terdiri dari acara pembukaan dan penutupan kegiatan, dengan susunan acara sebagaimana terlampir.&lt;br /&gt;2. Acara Symposium dan Lelang Batik Khas Ponorogo&lt;br /&gt;Acara Symposium merupakan acara yang dikemas secara terbuka dengan menghadirkan para pelaku sejarah dari kejayaan usaha batik local dengan dilanjutkan sharring bagaimana mencari dan menemukan ide cemerlang untuk menggugah kembali semangat para produsen batik local untuk kembali berproduksi dan sekaligus merupakan bentuk kegiatan apresiasi terhadap hasil produksi batik local yang memiliki keunikan dan nilai karya seni tinggi.&lt;br /&gt;3. Lomba Corak Batik Nasional&lt;br /&gt;Merupakan event penggalian kreatifitas masyarakat dalam hal desain corak batik yang memiliki uniknes (ciri khas) bagi batik Ponorogo.&lt;br /&gt;4. Galeri, Pameran dan Bazar Batik&lt;br /&gt;Merupakan rangkaian kegiatan yang mencoba memperlihatkan kembali dari hasil produksi batik local maupun nasional, kemudian juga dibuka pasar transaksi dari produk batik.&lt;br /&gt;G. Pelaksana&lt;br /&gt;Secara umum pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan oleh koperasi batik pembatik Ponorogo. Adapun secara teknis pelaksana kegiatan ini dibentuk kepanitiaan sebagaimana terlampir. &lt;br /&gt;H. Peserta&lt;br /&gt;Peserta dari kegiatan ini secara umum melibatkan seluruh masyarakat Ponorogo. Adapun perinciannya dari masing-masing kegiatan sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Simposium dan Lelang Batik Khas Ponorogo.&lt;br /&gt;Adapun peserta dari symposium diikuti oleh :&lt;br /&gt;• Instansi pemerintah&lt;br /&gt;• Unsur pelajar dan mahasiswa &lt;br /&gt;• ORMAS&lt;br /&gt;• OKP se-Ponorogo&lt;br /&gt;• Masyarakat produsen Batik Ponorogo.&lt;br /&gt;2. Lomba Corak Batik Khas Ponorogo&lt;br /&gt;Adapun peserta dari lomba corak batik diikuti oleh :&lt;br /&gt;• Kalangan pelajar&lt;br /&gt;• Seniman&lt;br /&gt;• Pengusaha batik&lt;br /&gt;• Umum.&lt;br /&gt;3. Galeri, Pameran dan Bazar Batik. &lt;br /&gt;Adapun peserta dari Galeri, Pameran, Bazar diikuti oleh :&lt;br /&gt;• Produsen batik&lt;br /&gt;• Pedagang batik, dan &lt;br /&gt;• Masyarakat secara umum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Nara Sumber&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun nara sumber dari kegiatan ini antara lain sebagai berikut;&lt;br /&gt;1. Symposium Batik Khas Ponorogo.&lt;br /&gt;Adapun Nara sumber symposium adalah :&lt;br /&gt;• Para pelaku sejarah industri Batik Ponorogo.&lt;br /&gt;• Sosiolog/Sejarawan Batik&lt;br /&gt;• Ketua Koperasi Batik Pembatik Ponorogo. &lt;br /&gt;• Budayawan/Pemerhati Batik Ponorogo&lt;br /&gt;2. Dewan Juri Lomba Corak Batik Khas Ponorogo.&lt;br /&gt;Adapun Dewan Juri dalam Lomba corak batik adalah : &lt;br /&gt;• Dewan Kesenian Ponorogo.&lt;br /&gt;• Pakar Batik Nasional. &lt;br /&gt;• Dinas Industri Perdagangan dan Koperasi (INDAKOP) Ponorogo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J. Anggaran Biaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K. Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian kegiatan di atas merupakan rangkaian usaha untuk refitalisasi usaha batik khas Ponorogo yang merupakan asset daerah yang sempat terhenti.&lt;br /&gt;Adapun kerangka acuan ini disusun dan diajukan dalam usaha mensukseskan kegiatan tersebut dengan harapan mendapat perhatian, apresiasi dan dukungan moril, spirituil, dan materiel dari semua pihak.&lt;br /&gt;Demikian kerangka acuan ini disusun, semoga agenda tersebut senantiasa di bawah lindungan payung ridlo dan inayah Allah SWT sehingga dengan diadakannya rangkaian kegiatan di atas dapat memberikan ghiroh untuk menumbuhkan kembali batik khas Ponorogo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-1606059260563341234?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/1606059260563341234/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/kerangka-acuan-symposium.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1606059260563341234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/1606059260563341234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/kerangka-acuan-symposium.html' title='KERANGKA ACUAN Symposium'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-913536706104718464</id><published>2007-11-13T07:54:00.000-08:00</published><updated>2007-11-13T07:58:04.321-08:00</updated><title type='text'>Kurikulum Pelatihan Kader Dasar</title><content type='html'>PC PMII PO 05/06&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;A. Pengertian &lt;br /&gt;Pelatihan kader dasar (PKD) merupakan pengkaderan formal basic ke dua. Pada fase ini persoalan doktrinasi niai-nilai dan visi PMII, penanaman loyalitas dan militansi gerakan, diharapkan sudah tuntas. &lt;br /&gt;B. Model pendekatan&lt;br /&gt;Karena persoalan doktrinasi nilai, ideology visi-misi PMII yang sudah tuntas, sehingga pendekatan doktrinasi sudaj tidak diperlukan dalam lagi dalam pelatihan kader dasar kedua ini. Tetapi pendekata yang harus dipakai adalah dengan pendekatan partisipatoris aktif, sehingga perana semua unsure yag terlibat dalam pelatihan sangat mempengaruhi terjadinya dinamika dan dialektika selama proses pelatihan berjalan.  &lt;br /&gt;C. Tujuan target &lt;br /&gt;Secara garis besar PKD ini bertujuan untuk membekali kader dengan kemampuan-kemampuan praksis dengan pijakan teori dan pengetahuan. Karena itu tujuan dan tarjet yang harus dicapai pada fase ini adalah: &lt;br /&gt;a) tertanamnya keyakinan dan komitmen terhadap dunia gerakan. &lt;br /&gt;b) Penguasa terhadap prinsip-prinsip  &lt;br /&gt;D. Kurikulum &lt;br /&gt;Sesi I &lt;br /&gt;Bina suasana &lt;br /&gt;a. Tujuan &lt;br /&gt;Peserta, panitia, dan fasilitator mengetahui semua komponen yang terlibat dalam pelatihan sehingga dapat mengenali dirinya sendiri dan teman epelatihannya, sehingga dapat terbina suasan pelatihan yang penuh keakraban dan kebersamaan diantara semua komponen tersebut. Disepakatinya beberapa aturan main selama pelatihan berlangsung, baik kewajiban, hak dan kekhawatiran-khawatiran yang akan terjadi selama pelatihan berlangsung. &lt;br /&gt;b. Pokok bahasan&lt;br /&gt;1) perkenalan &lt;br /&gt;2) penyususnan, harapan, dan kekhawatiran dari peserta, panitia dan fasilitator. &lt;br /&gt;3) Citra diri peserta.&lt;br /&gt;4) Kontrak belajar.&lt;br /&gt;c. Bahan-bahan &lt;br /&gt;1) kertas kecil secukupnya.&lt;br /&gt;2) Spidol&lt;br /&gt;3) Kertas plano &lt;br /&gt;d. Metode &lt;br /&gt;1) role playing &lt;br /&gt;2) brainstorming &lt;br /&gt;e. Proses kegiatan &lt;br /&gt;1) panitia/ fasilitator membuka sesi dengan memperkenalkan identiytas dirinya, dan meminta tiap-tiap peserta untuk memperkenalkan dirinya “identitas” dan pengalaman dirinya yang dibantu dengan role playing. &lt;br /&gt;2) Fasilitator meminta tiap-tiap peserta untuk mengungkapkan harapn-harapannya selama mengikiti seluruh rangkaian atau proses pelatihan ini serta kekhawatiran-kekhawatiran yang ditakutkan akan terjadi. &lt;br /&gt;3) Fasilitator meminta tiap-tiap peserta untuk menyebutkan hal-hal yang diperlukan atau dilakukan demi tertib, lancar, dan suksesnya proses pelatihan ini. &lt;br /&gt;4) Fasilitator mendorong terjadinya kesepakatan anatara peserta tentang perlunya tatatertib pelatihan. &lt;br /&gt;5) Seluruh peserta mensepakatu selyuruh tatatertib pelatihan.  &lt;br /&gt;f. Waktu  &lt;br /&gt;Pada waktu bina suasana ini memerlukan waktu selama 120 menit. &lt;br /&gt;Sesi II &lt;br /&gt;Aswaja sebagai manhaj al fikr &lt;br /&gt;1. tujuan &lt;br /&gt;a) peserta mampu memahami dan merekontruksi, sejarah perkembangan pemikiran –pemikiran islam sejak zaman nabi hingg sekarang. &lt;br /&gt;b) Peserta mampu memahami proses kemunculan pemikiran-pemikiran islam sebagai sebuah pengetahuan (teori) dan konstruksi global. &lt;br /&gt;c) Peserta mampu memahami aswaja sebagai metodologi berfikir dalam upaya memahami ajaran-ajaran islam dan landasan gerakan sebagai upaya untuk menemukan posisi gerakan PMII dalam konteks local-nasional dan global.&lt;br /&gt;2. pokok bahasan &lt;br /&gt;a. pengaruh sosio-historis-kultural bangsa arab dan bangsa-bangsa lain terhadap perkembangan pemikiran Islam&lt;br /&gt;b. latar belakang ekonomi-sosial-politik pemerintahan Islam zaman awal terhadap proses pelembagaan madzab dalam Islam.&lt;br /&gt;c. Aswaja sebagai Manhaj al fikr&lt;br /&gt;3. bahan-bahan &lt;br /&gt;a) spidol/karur tulis&lt;br /&gt;b) papan tulis/ kertas plano&lt;br /&gt;c) makalah/materi ceramah&lt;br /&gt;4. metode &lt;br /&gt;a) Ceramah/presentasi&lt;br /&gt;b) Dialog (Tanya jawab)&lt;br /&gt;c) Diskusi kelompok&lt;br /&gt;5. waktu&lt;br /&gt;240 menit dibutuhkan untuk memberikan kepahaman pada peserta pelatihan. &lt;br /&gt;6. proses kegiatan&lt;br /&gt;a) Moderator/fasilitator membuka sesi dengan penjelasan umum tentang materi sesi ini;&lt;br /&gt;b) Narasumber/fasilitator menguraikan pokok-pokok bahasan tentang materi sesi ini;&lt;br /&gt;c) Dialog dan/ atau klarifikasi;&lt;br /&gt;d) Diskusi kelompok, dan diskusi pleno membahas hasil diskusi kelompok &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesi III: ISLAM DAN TEOLOGI PEMBEBASAN&lt;br /&gt;1. Tujuan&lt;br /&gt;a) peserta memahami latar belakang kemunculan teologi pembebasan dalam perspektif amar makruf nahi munkar&lt;br /&gt;b) peserta memiliki sense-gerakan terhadap kenyataan empiris dalam konteks local-nasional maupun global&lt;br /&gt;c) peserta menginternalisasi dan mengimplementasikan prinsip dan nilai-nilai egalitarianisme dan universalitas Islam.&lt;br /&gt;2. Pokok bahasan&lt;br /&gt;a) Latar belakang kemunculan teologi pembebasan dan perspektif terhadap perubahan. &lt;br /&gt;b) Hakikat amar ma’ruf nahi munkar dalam konteks perubahan social.&lt;br /&gt;c) Nilai-nilai egaliatarianisme sebagai nilai tertinggi dalam perubahan social.   &lt;br /&gt;3. Bahan-bahan &lt;br /&gt;a) Spidol&lt;br /&gt;b) kertas plano &lt;br /&gt;c) makalah &lt;br /&gt;4. Metode &lt;br /&gt;a) ceramah&lt;br /&gt;b) dialog &lt;br /&gt;c) diskusi kelompok &lt;br /&gt;5. Proses kegiatan &lt;br /&gt;a) moderator atau fasilitator membuka sesi dengan penjelasan umum tentang materi sesi ini. &lt;br /&gt;b) Narasumber atau fasislitator menguraikan pokok-pokok bahasan tentang materi sesi ini&lt;br /&gt;c) Dialog dan atau klarifikasi &lt;br /&gt;d) Diskusi kelompok, dan diskusi pleno membahas hasil diskusi kelompok.  &lt;br /&gt;6. Waktu&lt;br /&gt;120 Menit merupakan waktu yang dibutuhkan dalam memahami Islam dan teologi pembebasan. &lt;br /&gt;Sesi IV&lt;br /&gt;PARADIGMA PMII &lt;br /&gt;1. Tujuan &lt;br /&gt;Peserta memahami paradigma gerakan PMII dan menjadikan sebagai metodologi berfikir dan gerakan serta dalam mengimplementasikanya dalam prilaku, sikap, dan kehidupan pribadi, berorganisasi dan berdialektika dalam pergerakan. &lt;br /&gt;2. Pokok bahasan&lt;br /&gt;a) membaca realitas gerakan dan keindonesian sebagai landasan epistemology paradigma gerakan. &lt;br /&gt;b) Filosofi paradigma PMII&lt;br /&gt;c) Rumusan paradigma sebagai strategi gerakan &lt;br /&gt;d) Internalisasi dan implementasi gerakan dalam kehidupan pribadi dan organisasi  &lt;br /&gt;3. Bahan-bahan &lt;br /&gt;a) spidol &lt;br /&gt;b) kertas plano &lt;br /&gt;c) makalah &lt;br /&gt;4. Metode &lt;br /&gt;a) ceramah &lt;br /&gt;b) dialog &lt;br /&gt;c) diskusi &lt;br /&gt;5. Proses kegiatan&lt;br /&gt;a) moderator fasilitator membuka sesi dengan menjelaskan secara umum tentang materi.&lt;br /&gt;b) Narasumber atau fasilitator menguraikan pokok-pokok bahasan tentang materi&lt;br /&gt;c) Dialog dan klarifikasi &lt;br /&gt;d) Diskusi kelompok dan diskusi pleno &lt;br /&gt;6. Waktu   &lt;br /&gt;Pada pembahasan materi ini memerlukan waktu selama 240 menit. &lt;br /&gt;Sesi V &lt;br /&gt;ANALISIS SOSIAL &lt;br /&gt;1. Tujuan&lt;br /&gt;a) peserta mampu memahami realitas masyarakat sebagai landasan analisa dalam perspektrif local-nasional dan global .&lt;br /&gt;b) peserta mampu memahami prinsip-prinsip dan model analisa untuk menentukan strategi dan posisi PMII sebagai organisasi pergerakan   &lt;br /&gt;2. pokok bahasan &lt;br /&gt;a) realitas masyarakat &lt;br /&gt;b) prinsip dan model analisa social &lt;br /&gt;c) fungsi analisa social untuk menentukan posisi dan strategi gerakan. &lt;br /&gt;d) Perangkat-perangkat analisa social.&lt;br /&gt;3. bahan-bahan &lt;br /&gt;a) spidol &lt;br /&gt;b) kertas plano &lt;br /&gt;c) makalah &lt;br /&gt;4. metode &lt;br /&gt;a) ceramah &lt;br /&gt;b) dialog &lt;br /&gt;c) diskusi kelompok &lt;br /&gt;d) role playing&lt;br /&gt;5. proses kegiatan&lt;br /&gt;a) moderator atau fasilitator membuka sesis ini. &lt;br /&gt;b) Moderator atau fasilitator menguraikan pokok-pokok bahasan pada materi ini. &lt;br /&gt;c) Dialog atau klarifikasi &lt;br /&gt;d) Diskusi kelompok  &lt;br /&gt;6. waktu  &lt;br /&gt;pada sesi ini memerlukan waktu 240 untuk pemahan peserta pelatihan. &lt;br /&gt;Sesi VII&lt;br /&gt;ANALISA WACANA &lt;br /&gt;1. Tujuan &lt;br /&gt;2. Pokok bahasan&lt;br /&gt;3. jhjjp jhjjp&lt;br /&gt;4. kuhp&lt;br /&gt;b) peserta mamou memahami alur dan nalar dari setiap kemunculan wacana &lt;br /&gt;c) pesert mampu memahami tekhnik membaca wacana &lt;br /&gt;d) peserta mampu memahami pada apa dibalik wacana-wacana tersebut. &lt;br /&gt;Pokok bahasan &lt;br /&gt;1. Bahan-bahan &lt;br /&gt;7. Metode&lt;br /&gt;8. Proses kegiatan &lt;br /&gt;9. Waktu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-913536706104718464?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/913536706104718464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/kurikulum-pelatihan-kader-dasar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/913536706104718464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/913536706104718464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/kurikulum-pelatihan-kader-dasar.html' title='Kurikulum Pelatihan Kader Dasar'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-7103837188061902346</id><published>2007-11-13T07:44:00.000-08:00</published><updated>2007-11-13T07:51:14.671-08:00</updated><title type='text'>KURIKULUM KADERISASI FORMAL</title><content type='html'>PC PMII PO 05/06&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;A.MASA PENERIMAAN AGGOTA BARU (MAPABA) &lt;br /&gt;a.Pengertian&lt;br /&gt;Masa penerimaan anggota baru (Mapaba) adalah masa penerimaan anggota baru dan merupakan orientasi ataupun pengenalan awal yang jiga merupakan forum pengkaderan formal tingkat pertama. Pada masa ini lebih ditekankan pada doktrinasi idelogi untuk membentuk kadaer yang memiliki komitmen. Loyalitas pada pergerakan selanjutnya.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Model pendekatan &lt;br /&gt;Dalam pmii mapaba merupakan wahana awal pengenalan pmii dan penanaman nilai-nilai (doktrinasi) yang ada di PMII dan juga membangun idealitas social. Pada fase ini harus ditanamkan makana idealisme yang bermuatan religius bagi mahasiswa dan urgensi perjuangan untuk idealisme itu mulai PMII baik pada struktur formalnya sebagai organisasi ataupun sebagai aspek substansinya sebagai komunitas gerakan mahasiswa yang berlatar kultur islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.Tujuan dan target &lt;br /&gt;Tujuan dan target yang hendaknya dicapai pada masa mapaba ini adalah: &lt;br /&gt;1.Tertanamnya keyakinan pada setiap individu anggota bahwa PMII adalah organisasi kemahasiswan yang paling tepat untuk mengembangkan diri (potenssi) dan PMII sebagai way of life.&lt;br /&gt;2.tertanamya keyakinan pada setiap individu anggota bahwa PMII adalah wahana untuk memperjuangkan idealisme, dalam konteks kemahasiswaan, kebangsaan, ataupun kenasyarakatan. &lt;br /&gt;3.memiliki keyakinan terhadap ahlu sunnah wal jamaah (aswaja) sebagai mazhab yang tepat untuk mengembangkan diri,  memperjuangkan idealisme, dan untuk memahami dan mendalami islam. &lt;br /&gt;4.dari mapaba ini out put yang dinginkan adalah kader yang memiliki komitmen dan militan terhadap PMII kedepan.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d.Kurikulum  &lt;br /&gt;☼SESI 1 &lt;br /&gt;BINA SUASANA &lt;br /&gt;1.Tujuan &lt;br /&gt;Peserta, panitia, dab fasilitator mengetahui semua komponen yang terlibat dalam pelathan, sehingga dalam proses pelatihan dapat terbina sehingga suasana penuh dengan keakraban disemua komponen tersebut. Disepakatinya beberapa aturan main selama pelatihan berlangsung (kewajiban, hak-hak, kekwatiran-kekwatiran dan harapan) peserta selama mengikuti pelatihan tersebut. &lt;br /&gt;2.Pokok bahasan&lt;br /&gt;Pada pokok bahasan ini ada 5 (lima) yang hendahnya diberikan: &lt;br /&gt;a)Perkenalan &lt;br /&gt;b)Penyusuanan harapan, dan kekwatiran peserta, panitia, fasilitator pelatihan. &lt;br /&gt;c)Citra diri peserta &lt;br /&gt;d)Kontrak belajar. &lt;br /&gt;e)Materi-materi MAPABA. &lt;br /&gt;3.Bahan-bahan &lt;br /&gt;a)Kertas plano &lt;br /&gt;b)Spidol &lt;br /&gt;c)Kertas kecil-kecil &lt;br /&gt;4.Metode &lt;br /&gt;a)Tanya jawab &lt;br /&gt;b)Permainan &lt;br /&gt;c)Brainstorming &lt;br /&gt;5.Proses kegiatan  &lt;br /&gt;a)panitia atau fasilitator membuka sesi dengan memperkenalkan identitas dirinya, dan meminta tiap-tiap peserta untuk memperkenalkan identitas dan pengelaman dirinya. &lt;br /&gt;b)Fasilitator meminta tiap-tiap peserta untuk mengungkapkan harapan-harapanya untuk mengikuti seluruh rangkain atau proses pelathan ini serta kekwatiran-kekwatiran yang ditakutkan akan terjadi oleh peserta pelatihan. &lt;br /&gt;c)Fasilitator meminta pada tiap-tiap peserta untuk menyebutkan hal-hal yang diperlukan demi tertib, lancar, dan suksesnya pelatihan ini. &lt;br /&gt;d)Fasilitator mendorong terjadinya kesepakatan antara sesama peserta, peserta dan panitia tentang perlunya tata tertib pelatihan . &lt;br /&gt;e)Semua peserta dan panitia mensepakati tat tertib pelatihan demi kesuksesan pelatihan tersebut.  &lt;br /&gt;6.Waktu   &lt;br /&gt;Bina suasanan ini memerlukan waktu kurang lebih 120 menit untuk optimalnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;☼Sesi II  &lt;br /&gt;MATERI AHLUSUNNAH WAL JAMAAH &lt;br /&gt;1.Tujuan &lt;br /&gt;Peerta pelatihan ini mampu memahami bahwa, PMII berusaha menggali nialai-nilai ideal moral yang lahir dari pengalaman keberagama’an dan keberpihakan insane warga pergerakan dalam bentul nilai-nilai yang ada dalam aswaja, sebagai ajaran Islam yang moderat. Hal ini dibutuhkan untuk memberikan kepahaman, spirit pergerakan dan sekaligus memberi8kan legitimasi dan memperjelas terhadap apa yang seharusnya dilakukan sebagai warga pergerakan dan untuk mencapai cita-cita perjuangan dan visi misi sesuai dengan maksud didirikannya organisasi ini. Sehingga dengan aswaja ini para kader PMII akan senantiasa memiliki semangat keagamaan (iman) yang tinggi.    &lt;br /&gt;2.Pokok bahansan &lt;br /&gt;a)Pengertian aswaja&lt;br /&gt;b)Sejarah singkat aswaja &lt;br /&gt;c)Kondisi keagamaan masyarakat &lt;br /&gt;d)Konsep dasar aswaja &lt;br /&gt;e)Perkembangan pemikiran aswaja &lt;br /&gt;3.Bahan-bahan &lt;br /&gt;a)spidol&lt;br /&gt;b)kertas plano &lt;br /&gt;c)makalah &lt;br /&gt;4.Metode &lt;br /&gt;a)Ceramah &lt;br /&gt;b)Dialog &lt;br /&gt;c)Diskusi kelompok &lt;br /&gt;d)Diskusi panel &lt;br /&gt;e)Brainstorming &lt;br /&gt;5.Proses kegiatan &lt;br /&gt;a)Moderator/ fasilitator membuka sesi dengan penjelasan umum tentang materi aswaja. &lt;br /&gt;b)Moderator memperkenalkan narasumber secara terperinci. &lt;br /&gt;c)Narasumber/ fasilitator menguraikan pokok-pokok bahasan tentang materi aswaja ini. &lt;br /&gt;d)Proses dialog/ klarifikasi. &lt;br /&gt;e)Diskusi kelompok. &lt;br /&gt;6.Waktu &lt;br /&gt;Pada penyampaian serta metode dalam aswaja ini membutuhkan waktu 120 menit/ 2 jam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;☼Sesi III&lt;br /&gt;MATERI NILAI DASAR PERGERAKAN &lt;br /&gt;a)Tujuan &lt;br /&gt;Peserta pelatihan mampu memahami bahwa, PMII berusaha mengali nilai-nilai ideal moral yang lahir dari keberpihakaninsan warga pergerakan dalam bentuk rumusan-rumusan yang diberi nama Nilai Dasar Pergerakan (NDP) PMII. Hal ini dibutuhkan untuk memeberikan kerangka, arti, motivasi pergerakan, memberikan legitimasi, dan sekaligus memberikan penjelasan terhadap apa yang harus disampaikan dan dilakukanuntuk mencapai cita-cita perjuangan dan visimisi sesuai dengan maksud yang didirikan organisasi. Sehingga dengan adany NDP ini kader PMII akan senantiasa memiliki rasa kepedulian social yang tinggi (paham dan responsive terhadap persoalan dilingkungan sekitar).&lt;br /&gt;b)Pokok bahasan &lt;br /&gt;1.Filosofi NDP &lt;br /&gt;2.Fungsi dan kedudukan NDP &lt;br /&gt;3.Rumusan NDP &lt;br /&gt;4.Internalisasi dan implementasi NDP dalam kehidupan keseharian dan berorganisasi.  &lt;br /&gt;c)Bahan-bahan &lt;br /&gt;1.Spidol &lt;br /&gt;2.Kertas plano &lt;br /&gt;3.Makalah &lt;br /&gt;d)Metode &lt;br /&gt;1.ceramah &lt;br /&gt;2.dialog &lt;br /&gt;3.diskusi  &lt;br /&gt;e)Proses kegiatan &lt;br /&gt;1.moderator atau fasilitator membuka sesi dengan penjelasan umum tentang materi sesi ini. &lt;br /&gt;2.moderator memperkenalkan narasumber  atau fasilitator secara terperinci. &lt;br /&gt;3.narasumber atau fasilitator menguraikan pokok-pokok bahasan tentang materi ssesi ini. &lt;br /&gt;4.dialog atau klarifikasi. &lt;br /&gt;f)Waktu &lt;br /&gt;Untuk membahas materi NDP ini supaya optimal diperlukan waktu 120 menit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;☼Sesi IV &lt;br /&gt;materi keorganisasian &lt;br /&gt;a)Tujuan &lt;br /&gt;Peserta mampu memahami makna filosofis simbul profil dan gambaran PMII sebagai organisasi pergerakan dalam bingkai konstitusi dan aturan-aturan keorganisasian yang ada, serta dalam bingkai managerial keorganisasian. &lt;br /&gt;b)Pokok bahasan &lt;br /&gt;1.Perangkat konstitusi dan aturan-aturan organisasi yang ada di PMII. &lt;br /&gt;2.Fungsi dan arti konstitusi dan aturan-aturan organisasi yang ada di PMII. &lt;br /&gt;3.Manajemen keorganisasian. &lt;br /&gt;c)Bahan-bahan &lt;br /&gt;1.Spidol &lt;br /&gt;2.Kertas plano &lt;br /&gt;3.Makalah &lt;br /&gt;d)Metode &lt;br /&gt;1.Ceramah/ presentasi &lt;br /&gt;2.Dialog&lt;br /&gt;3.Diskusi kelompok &lt;br /&gt;4.Study kasus &lt;br /&gt;e)Proses kegiatan &lt;br /&gt;1.moderator ataufasilitator membuka sesi denga penjelasan umum tentang materi sesi ini. &lt;br /&gt;2.moderator memperkenalkan narasumber atau fasilitator secara terinci. &lt;br /&gt;3.narasumber atau fasilitator menguraikan pokok-pokok bahasan pada materi ini. &lt;br /&gt;4.dialog dan klarifikasi. &lt;br /&gt;f)Waktu &lt;br /&gt;Untuk menyampaikan materi ini memerlukan waktu 120 menit. &lt;br /&gt;☼Sesi V &lt;br /&gt;PMII DAN TANGUNGG JAWAB SOSIAL. &lt;br /&gt;a.Tujuan &lt;br /&gt;Peserta memahami sejarah Indonesia dalam perspektif sejarah masyarakat dan sejarah ke-bangsa-an dalam fase feudal-primordial-modern (dari zaman kerajaan-sekarang) serta peranan internasional dalam kebangsaan Indonesia. Sehingga memahami logika dan nalar masyarakat dan bangsa sebagai upaya untuk membaca masa depan Indonesia.   &lt;br /&gt;b.Pokok bahasan &lt;br /&gt;1.Sejarah masyarakat di Indonesia. &lt;br /&gt;2.Peranan internasional dalam kebangsaan Indonesia. &lt;br /&gt;3.Peran dan posisi Indonesia dalam konteks global.  &lt;br /&gt;c.Bahan-bahan &lt;br /&gt;1.Spidol &lt;br /&gt;2.Kertas plano &lt;br /&gt;3.Makalah &lt;br /&gt;d.Metode&lt;br /&gt;1.Ceramah &lt;br /&gt;2.Dialog &lt;br /&gt;3.Diskusi &lt;br /&gt;4.Studi kasus &lt;br /&gt;e.Proses kegiatan &lt;br /&gt;1.Moderator atau fasilitator membuka sesi dengan penjelasan umum tentang materi sesi ini. &lt;br /&gt;2.Narasumber atau fasilitator menguraikan pokok-pokok bahasan tentang materi sesi ini. &lt;br /&gt;3.Dialog dan klarifikasi. &lt;br /&gt;4.Diskusi kelompok, dan diskusi pleno membahas hasil diskusi kelompok.  &lt;br /&gt;f.Waktu&lt;br /&gt;Untuk membahas materi ini diperlukan waktu 120 menit. &lt;br /&gt;Sesi VI &lt;br /&gt;Materi ke-ISLAMAN &lt;br /&gt;a.Tujuan &lt;br /&gt;Peserta memahami prinsip dan nilai-nilai universalitas Islam (iman, islam dan ihsan), memahami perkembangan Islam diIndonesia dalam konteks kesejarahan, perananya diIndonesia  serta islam serta fungsi kehadiran islam dalam konteks transformasi social, sehingga peserta mampu meneukan pijakan teologinya untuk memperjuangkan dan menegakkan nilai-nilai universalitas islam. &lt;br /&gt;b.Pokok bahasan&lt;br /&gt;1.Sejarah dan latar belakang social, politik, ekonomi, dan perkembangan islam di Indonesia. &lt;br /&gt;2.Prinsip dan nilai-nilai universalitas Islam &lt;br /&gt;3.Islam, keadilan, dan transformasi social. &lt;br /&gt;c.Bahan-bahan &lt;br /&gt;1.Spidol &lt;br /&gt;2.Kertas plano &lt;br /&gt;3.Makalah &lt;br /&gt;d.Metode&lt;br /&gt;1.Ceramah&lt;br /&gt;2.dialog &lt;br /&gt;3.diskusi kelompok    &lt;br /&gt;e.Proses kegiatan&lt;br /&gt;1.Moderator atau fasilitator membuka sesi dengan penjelasan umum tentang materi sesi ini. &lt;br /&gt;2. Narasumber atau fasilitator menguraikan pokok-pokok bahasan tentang materi sesi ini. &lt;br /&gt;3. Dialog dan klarifikasi. &lt;br /&gt;4. Diskusi kelompok, dan diskusi pleno membahas hasil diskusi kelompok.  &lt;br /&gt;f. Waktu     &lt;br /&gt;Diupayakan mengunakan waktu 240 menit.  &lt;br /&gt;Sesi ke VII &lt;br /&gt;Materi ke_Indonesia-an &lt;br /&gt;a. Tujuan&lt;br /&gt;Peserta mampu memahami sejarah Indonesia dalam perspektif sejarah masyarakat Indonesia dan sejarah kebangsaanya baik dalam fase feudal-primodial-modern (dari zaman kerajaan sampai sekarang) serta peranan internasional dalam kebangsaan Indonesia sehingga mampu memahami logika dan nalar masyarakat dan bangsa sebagai upaya untuk membaca masa depan Indonesia. &lt;br /&gt;b. Pokok bahasan &lt;br /&gt;1)sejarah masyarakat Indonesia. &lt;br /&gt;2)Peranan internasioanal dalam kebangsaan Indonesia. &lt;br /&gt;3)Peran dan posisi Indonesia dalam konteks global. &lt;br /&gt;c. Bahan-bahan &lt;br /&gt;1.Spidol &lt;br /&gt;2.Kertas plano&lt;br /&gt;3.Makalah&lt;br /&gt;d.Metode &lt;br /&gt;1.Ceramah&lt;br /&gt;2.Dialog&lt;br /&gt;3.Diskusi kelompok &lt;br /&gt;4.Study kasus    &lt;br /&gt;e.Proses kegiatan &lt;br /&gt;1. Moderator atau fasilitator membuka sesi dengan penjelasan umum tentang materi sesi ini.&lt;br /&gt;2. Narasumber atau fasilitator menguraikan pokok-pokok bahasan tentang materi sesi ini.&lt;br /&gt;3. Dialog dan klarifikasi.&lt;br /&gt;4. Diskusi kelompok, dan diskusi pleno membahas hasil diskusi kelompok.  &lt;br /&gt;f. Waktu  &lt;br /&gt;Untuk membahas materi ini diperlukan waktu 150 menit.&lt;br /&gt;Sesi VIII&lt;br /&gt;Materi muatan local &lt;br /&gt;a.Tujuan&lt;br /&gt; peserta memahami dinamika dan dialektika yang terjadi dimasing-masing daerahnya. &lt;br /&gt;b.Pokok bahasan&lt;br /&gt;1) Antropologi kampus  9geografi, psykografi, dan sosiologis) &lt;br /&gt;2) Sejarah dan dinamika PMII local &lt;br /&gt;3) Materi tenatang disiplin ilmu masing-masing.  &lt;br /&gt;c.Bahan-bahan &lt;br /&gt;1) Spidol&lt;br /&gt;2) Kertas plano&lt;br /&gt;3) Makalah&lt;br /&gt;d.Metode &lt;br /&gt;1) ceramah &lt;br /&gt;2) dialog &lt;br /&gt;3) diskusi kelompok &lt;br /&gt;4) studi kasus &lt;br /&gt;e.Proses kegiatan &lt;br /&gt;1) moderator atau fasislitator membuka sesi dengan penjelasan umum tentang materi sesi ini. &lt;br /&gt;2) Narasumber atau fasislitator menguraikan pokok-pokok bahasan tentang materi ini. &lt;br /&gt;3) Dialog atau klarifikasi &lt;br /&gt;4) Diskusi kelompok, dan diskusi pleno membahas hasil diskusi kelompok.  &lt;br /&gt;f.Waktu &lt;br /&gt;Pada materi muatan local membutuhkan waktu 120 menit untuk memberikan pemahaman pada peserta secara integral. &lt;br /&gt;Sesi IX&lt;br /&gt;General review&lt;br /&gt;a.Tujuan &lt;br /&gt;Peserta memahami perpaduan antara keseluruhan materi yang telah disampaikan, dapat mereview materi-materi tersebut sehingga mendapatkan pijakan dan keyakinanya untuk memantapkan pilihanya untuk menjadi kader PMII. &lt;br /&gt;b.Pokok bahasan&lt;br /&gt;1) substansi dari materi-materi yang telah disampaikan.&lt;br /&gt;2) Unsure-unsur kesinambungan anatara antara materi yang telah disampaikan.&lt;br /&gt;3) Urgensi PMII sebagai wahana yang tepat untuk mengembangkan diri dan memperjuangkan ke-Islaman, ke-Indonesisan dan kemasyarakatan.  &lt;br /&gt;c.Bahan-bahan&lt;br /&gt;1) spidol &lt;br /&gt;2) kertas plano &lt;br /&gt;3) makalah &lt;br /&gt;d.Metode &lt;br /&gt;1) review seluruh materi &lt;br /&gt;2) dialog &lt;br /&gt;3) diskusi &lt;br /&gt;4) brainstorming &lt;br /&gt;e.Proses kegiatan &lt;br /&gt;1) panitia atau fasilitator membuka sesi dengan meminta pada tiap-tiap peserta untuk melakukan review materi-materi dan mengevaluasi jalannya atau proses pelatihan. &lt;br /&gt;2) Fasilitator meminta untuk tiap-tiap peserta untuk menyatakan apakah harapan-harapanya terhadap pelatihan (yang dikemukakan pada saat bina suasana tercapai). &lt;br /&gt;f.   Waktu &lt;br /&gt;Untuk sesi general mreview ini memerlukan waktu 120 menit, apabila dalam jangka waktu tersebut kurang mencukupi maka dapat ditambah dengan 30 menit. &lt;br /&gt;Sesi X&lt;br /&gt;RENCANA TINDAK LANJUT&lt;br /&gt;a)Tujuan &lt;br /&gt;Peserta mampu untuk memahami PMII sebagai komunitas untuk kebersamaan dan gerakan sehingga muncul sense bersama untuk melaksanakan tugas dan kewajiban pasca MAPABA sehingga secara definitive bisa disebit sebagai kader pergerakan. &lt;br /&gt;b)Pokok bahasan &lt;br /&gt;1. identifikasi potensi, bakat minat, dan kecenderungan kader. &lt;br /&gt;2.  bentuk-bentuk follow up &lt;br /&gt;3. kesepakan manajerial pengelolaan follow up.&lt;br /&gt;c)Bahan-bahan &lt;br /&gt;1. Spidol&lt;br /&gt;2. Kertas plano &lt;br /&gt;d)Metode &lt;br /&gt;1. Dialog dan musyawarah&lt;br /&gt;2. Kesepakatan &lt;br /&gt;e)Proses kegiatan &lt;br /&gt;1. fasilitator mengambarkan beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai kegiatan tindak lanjut dan meminta pada tiap-tiap peserta untuk menyebutkan hal-hal yang diperlukan atau diperlukan untuk proses tindak lanjut pelatihan ini. &lt;br /&gt;2. fasilitator mendorong agar terjadinya kesepakatan diantara peserta tentang perlunya membuat agenda atau kegiatn bersama sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini. &lt;br /&gt;3. seluruh peserta menyepakati agenda bersama tyindak lanjut pelatihan. &lt;br /&gt;f)Waktu &lt;br /&gt;Pada sesi ini memerlukan waktu 120 dengan kesepakatan akhir RTL dapat dilakukan dikemudian hari. &lt;br /&gt;Sesi XI &lt;br /&gt;EVALUASI DAN PENUTUPAN&lt;br /&gt;a.Evaluasi &lt;br /&gt;Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dai pelatihan, untuk mengukur apakah target, harapan, dan kekhawatiran terpenuhi dan terjadi selama proses MAPABA berlangsung. Hal  ini akan berguna sebagai masukan dan pertimbangan dalam pelaksanan pelatihan-pelatihan selanjutnya. Hal-hal yang harus dievaluasi adalah mencakup keseluruhan komponen yang terlibat dalam MAPABA, baik metodologi pelatihan, peserta, panitia, fasilitator, pembicara, tempat serta fasilitas dan unsure-unser lain yang terlibat dalam pelatihan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;b.Penutupan&lt;br /&gt;Penutupan harus dilaksanakan unutk membangun kedisiplinan bersama di PMII karena penutupan adalah kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dalam metode pelatihan.  &lt;br /&gt;c.Follow up&lt;br /&gt;Perlu dilakukan sebagai upaya untuk membangun kesinambungan antar kader-kader baru maupun dengan kader lama dan pengurus PMII (Rayon, komisariat, dan cabang) dan tetap berjalan sebagimana kesepakatan dalam pembahasan follow up mdi MAPABA, selain sebagai forum untuk melakukan pendalaman materi. Dalam follw up berbentuk kelompok-kelompok kecil yang beranggotakan antara 5-7 sahabat agar memudahkan fasilitator untuk melakukan pendampingan secara intensif. Pengelolaan dan manajerial kelompok kecil ini harsu diserahkan langsung kepada peserta sebagai media untuk uji coba sebelum menangani kepanitian-kepanitiaan di PMII. Ada beberapa hal penting yang hendaknya ditekankan dalam proses follow up, yaitu; &lt;br /&gt;1) terjadinya kembali internalisasi ideology. &lt;br /&gt;2) Pendalaman materi mapaba &lt;br /&gt;3) Membangun ikatan emosional sehingga terbangun kebersamaanbukan petronase. &lt;br /&gt;4) Mendiskusikan materi-materi lain sesuai dengan kebutuha masing-masing. &lt;br /&gt;5) Materi-materi ketrampilan yang dapat menunjang dalam perkuliahan dan pengembangan diri. &lt;br /&gt;6) Tekhnik pembuatan makalah. &lt;br /&gt;7) Tekhnik presentasi &lt;br /&gt;8) Tekhnik persidangan &lt;br /&gt;9) Tekhnik menyususn proposal kegiatan, dll.    &lt;br /&gt;B. PELATIHAN KADER DASAR (PKD)  &lt;br /&gt;C. PELATIHAN KADER LANJUT (PKL)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-7103837188061902346?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/7103837188061902346/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/kurikulum-kaderisasi-formal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7103837188061902346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7103837188061902346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/11/kurikulum-kaderisasi-formal.html' title='KURIKULUM KADERISASI FORMAL'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-6232656809668135362</id><published>2007-09-27T09:32:00.000-07:00</published><updated>2007-09-27T09:33:53.989-07:00</updated><title type='text'>Pendidikan</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh sahabat aris&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Pendidikan adalah sebuah proses pembangunan kerangka berpikir manusia sejak ia dilahirkan dari rahim ibunya. Pendidikan selalu berhubungan  dengan proses transmisi pengetahuan, sikap, ketrampilan dan aspek-aspek kelakuan lainnya kepada generasi mudanya. Setiap masyarakat mewariskan kebudayaannya kepada generasi penerusnya agar tradisi kebudayaannya tetap hidup dan dapat terus berkembang, hal itu bisa dilaksanakan salah satunya dengan melalui pendidikan. Selama ini mungkin banyak diantara kita yang mempertanyakan tentang kondisi pendidikan ditanah air, sudahkan pendidikan kita berperan dalam mengembangkan dan melestarikan kearifan local (local wisdom) yang ada didalam masyarakat? Mengapa negara kita mudah larut dan terbawa arus global yang berasal dari budaya luar? &lt;br /&gt;Saat ini negara Indonesia telah mengalami masa kemerdekaan selama kurang lebih 62 tahun setelah proklamasi. Masa yang bisa dikatakan cukup matang dan dewasa dari segi umurnya, namun ternyata dari umur yang lebih dari setengah abad tersebut, belum mampu untuk membawa rakyatnya pada kemajuan kehidupan secara menyeluruh. Bangsa Indonesia belum mempunyai mentalitas sebagai negara unggulan dan survival ditiap kondisi, hal ini dapat dilihat dari kebudayaan bangsa Indonesia sekarang. Bangsa kita banyak mengadopsi budaya-budaya dari luar dan kurang memberi  priviles  dan prestise yang membanggakan bagi produk-produk  local bangsa sendiri. Kearifan local yang semestinya menjadi rujukan dan tata aturan kelakuan dalam menjalankan kehidupan masyarakat banyak ditinggalkan oleh generasi bangsa.&lt;br /&gt;Perubahan social masyarakat yang begitu cepat harusnya diimbangi oleh lembaga pendidikan yang cakap dan kreatif pula, agar siap untuk mengemban amanat yang dipikulnya. Disekolah, memang banyak mata pelajaran yang membicarakan mengenai Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia, namun hal itu hanya sebatas indoktrinasi dan hafalan bagi para siswanya, belum menyentuh pada wilayah lapangan dan riil masyarakat. Sehingga dalam kehidupan kesehariannya mereka kurang memahami local genius  yang ada didalam masyarakat dan mudah terbawa arus global yang berasal dari luar.&lt;br /&gt;Dapat kita bayangkan! Betapa fenomenalnya kemajuan di negeri ini bila setiap generasi bangsa konsekuen dan konsisten dalam mengamalkan kearifan local dari daerahnya masing-masing. Sebab di negara Indonesia yang terkenal dengan semboyannya "Bhinneeka Tunggal Ika"   yang memiliki kemajemukan dan kultur yang sangat bervariatif terdapat banyak budaya bangsa yang terpendam didalamnya.  Keanekaragaman tersebut apabila oleh generasi muda dilestarikan dan dipertahankan, maka akan menjadi sumber kekuatan bagi negara yang sanggup untuk membawa kehidupan bangsa menjadi lebih baik. Kita tentunya telah banyak mengenal pepatah-pepatah nasional yang bersumber dari kearifan local. Misalnya " gajah dipelupuk mata tidak tampak, tapi semut diseberang lautan tampak, " semakin merunduk semakin berisi" dimana tanah dipijak, disitu langit dijunjung" dan masih banyak pepatah daerah lainnya yang memberikan kontribusi bagi pengayaan kemajemukan bangsa. Dan apabila kearifan budaya tersebut melekat didalam jiwa  dan mental setiap anak bangsa, maka negara akan mampu berdiri secara kokoh diatas keluhuran filosofi budaya bangsanya yang beranekaragam dan multikultur.  &lt;br /&gt;Hal itulah yang menjadi harapan para founding father pendiri negara ini, bahwa kekayaan budaya bangsa akan terus bertahan dan lestari ditengah mensporanya arus globalisasi disaat ini. Apabila hal itu dapat diterapkan, maka tesis yang telah dilontarkan oleh pemikir sekaligus sosiolog bernama Francis Fukuyama yang mengumandangkan tentang  kemenangan kapitalisme dan berakhirnya sejarah masyarakat dunia, dalam bukunya yang fenomenal berjudul "The End of History and the Last Man" dapat kita counter secara  bersama. Namun dalam realitasnya, hingga saat ini harapan dan cita-cita untuk terus mempertahankan kearifan local tersebut belum mampu terwujud. Ada beberapa factor yang merintangi dari perjalanan visi tersebut, salah satunya dapat kita lihat dari sejarah bangsa Indonesia itu sendiri, selama kurang lebih tiga setengah abad lamanya bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa asing, sehingga rakyat Indonesia mempunyai mentalitas pekerja bawahan yang menganggap bangsa asing sebagai atasan dan panutan dalam bertindak. Dan budaya warisan colonial ini ternyata belum mampu ditinggalkan oleh bangsa Indonesia, sehingga rakyat Indonesia mempunyai mentalitas pasif dan kurang progressif dalam bersikap.&lt;br /&gt;Dalam mengembangkan dan melestarikan kebudayaan local, kita patut mengambil sample dari Negara China dan Negara Jepang. Kedua Negara tersebut termasuk kedalam jajaran Negara maju dan modern, namun dengan kemajuan dan kemodernan yang dimilikinya,  mereka mampu mempertahankan budaya local yang dimiliki negaranya dan berani untuk menunjukkan ciri khas dari budayanya masing-masing. Maka dari itu, sangatlah pantas bila kita mau bercermin dari negara Jepang dan dari negara China, bahwasannya keberadaan budaya local harus tetap dipertahankan karena menjadi ciri khas dan sumber inspirasi bagi negara yang memilikinya.&lt;br /&gt;Masyarakat Indonesia harus memahami bahwa demokrasi yang dijalankan oleh bangsa barat berbeda dengan demokrasi yang dijalankan oleh bangsa timur. Demokrasi yang diaplikasikan oleh bangsa barat adalah demokrasi liberal,  cenderung individual dan kurang menghargai kebersamaan masyarakat. Berbeda dengan demokrasi yang dijalankan oleh bangsa Indonesia, bangsa Indonesia menerapkan demokrasi pancasila yang memberikan kesempatan bagi kelompok masyarakat/sipil untuk berkembang sesuai dengan budaya masing-masing dan hal itulah yang akan menjadikan negara Indonesia menjadi kaya dan beraneka ragam budaya didalamnya .&lt;br /&gt;Dan akan menjadi sangat paradoks dan ironis apa abila generasi muda mulai meninggalkan dan acuh tak acuh terhadap kearifan local  yang ada pada bangsanya sendiri, dan ketidak kesadaran tentang urgensnya mempertahankan kearifan local ternyata banyak didukung oleh pihak-pihak yang hanya mementingkan kepentingan pragmatis saja. Setiap hari kita menemui tayangan-tayangan di media televisi yang menampilkan perilaku yang bertentangan dengan budaya-budaya masyarakat timur, dan tayangan tersebut memberikan pengaruh yang sangat besar bagi orang yang menontonnya dan mereka secara tidak sadar terpengaruh untuk mengadopsi budaya tersebut dan kurang melakukan filter terhadapnya.  Dan apa yang dilakukan oleh media massa tersebut menurut Tester (1994) sangat bertentangan dengan fungsi dari media masa itu sendiri, menurutnya media massa berfungsi untuk menginformasikan kepada khalayak mengenai what is to be right and wrong, maksudnya media menjadi  saluran bagi individu untuk sadar dan memperhatikan nilai-nilai yang berlaku dan beredar dimasyarakat sebagai tugas moral (moral duties), bukan untuk memberikan kepada masyarakat konsumsi wacana yang mengarahkan kepada false consiousness (kesadaran semu) yang tidak sesuai dengan ideology dan nilai-nilai budaya yang ada didalam masyarakat,  Sehingga disini peran pengatur kebijakan atau pemerintah sangat penting, bagaimana mereka mampu untuk mengendalikan media massa khususnya televisi agar memberikan  penayangan yang tepat dan sesuai dengan kebudayaan asli Indonesia.&lt;br /&gt;Apabila fenomena tersebut terus berlanjut, maka kearifan lokal yang banyak berisikan nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, persaudaraan dan sikap ketauladanan lainnya, lambat laun akan terkikis dari lingkungan budaya masyarakat. Visi dan ideologi pembangunan kenegaraan yang lebih mendepankan pertumbuhan ekonomi, perkembangan fisik, dan material dibandingkan dengan nilai spritualitas dan kearifan lokal (local wisdom) dipropaganda oleh mesin-mesin negara, dalam banyak hal mempengaruhi cara berfikir dan bertindak sebagaian besar anggota masyarakat. Kini keberhasilan dan kesuksesan seorang tokoh masyarakat (public figure) tidak lagi diukur sejauh mana peran sosialnya dan pengabdiannya di tengah masyarakat, tapi kekayaan yang dimilikinyalah yang menjadi tolok ukur. Masyarakat dalam banyak hal kini sudah teracuni oleh modernisme budaya konsumtif, egois dan praktek menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Nilai-nilai kemodernan itu telah mulai menggeser mozaik local masyarakat pribumi. Benturan nilai itu tidak jarang membuat masyarakat mulai mengalami krisis identitas, dan apabila krisis itu berlanjut maka akan dapat mengakibatkan  hilangnya budaya bangsa dan krisis multidimensi yang akut dan kronis. &lt;br /&gt;Masyarakat kita saat ini secara umum seperti mengalami myopi (rabun jauh), yaitu masih berkutat pada kebutuhan pragmatis sesaat saja, kurang mampu memahami setiap hal secara menyeluruh dan komprehensif serta tidak mempunyai orientasi pada fungsi dimasa depan. Dan apabila penyakit ini tidak segera diberikan "panacea" (obat yang bisa menyembuhkan segala macam penyakit) secara cepat, maka krisis identitas bangsa dapat mungkin benar-benar terjadi dikemudian hari. Dan yang paling utama adalah usaha untuk melakukan rejuvenasi (meremajakan kembali ide-ide dan potensi kearifan lokal) harus tetap kita lakukan demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republic Indonesia (NKRI) dimasa kini maupun yang akan datang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-6232656809668135362?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/6232656809668135362/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/09/pendidikan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/6232656809668135362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/6232656809668135362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/09/pendidikan.html' title='Pendidikan'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-2171463157629161955</id><published>2007-09-27T09:28:00.000-07:00</published><updated>2007-11-22T04:36:54.331-08:00</updated><title type='text'>Empowering Community  Se-Zona Matraman Raya Prop. Semiloka</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang &lt;br /&gt;”Ketika saya memberi makan pada orang miskin maka saya disebut sebagai ”dewa” tetapi ketika saya menanyakan kemiskinan maka saya disebut sebagai pembangkang” (kata bijak)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena kemiskinan merupakan ”PR” besar bersama yang sampai sekarang belum bisa dicari solusinya, karena dari sekian upaya yang di lakukan baik itu oleh pemerintah, NGO masih nihil hasilnya. Terbukti dari sekian program yang di usung masih belum menunjukkan hasil, secara nominal dari kuantitas angka kemiskinan yang ada. Hal ini merupakan ”PR” besar yang harus ditangani berbagai macam fihak tidak hanya pemerintah karena memang kemiskinan adalah masalah bersama sehingga di butuhkan kesatuan visi dan misi bergerak dalam satu bingkai untuk mengusut dan mengurai benang kemiskinan.&lt;br /&gt;Dari sekian refleksi yang ada dari kemiskinan ada hal yang harus menjadi perhatian kusus fihak terkait yaitu kemiskinan dalam berfikir dari masyarakat. Sehingga kemiskinan dalam kerangka fikir ini termanifestasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mental dari masyarakat ini menjadi miskin dan inferior. Sehingga tidak mempunyai power untuk merubah keadaan dan membuat hal yang baru untuk memperbarui kehidupan. Sehingga wilayah garapan pada sektor ini harus di perhatikan dan menjadi fokus garapan. Contoh dari hal ini sebenarnya bisa di lihat dari negeri-negeri maju yang sebenarnya secara kwantitas SDA mereka minim, tetapi karena SDM dan acara berfikir yang benar mereka bisa menjadi negara yang maju dengan tingkat kesejahteraan masyarakat yang baik. Jepang semisal negara kecil yang menjadi negeri super industri dunia yang pendapatan daerahnya beberapa kali lipat dari indonesia yang ber SDA beberapa kali lipat dari jepang. Yang membedakan adalah manusia-manusianya yang mempunyai karakter berfikir yang superior dan produktif.&lt;br /&gt;Sehingga yang seharusnya dibenahi dari negeri kita yang konon katanya gemahripah loh jinawi adalah bentuk pengawalan terhadap pemberdayaan di masing-masing lini untuk melawan kemiskinan. Pemerintah sendiri sudah seharusnya membuka kran lebar-lebar terhadap segala bentuk apresiasi masyarakat baik itu ormas maupun NGO yang memang senaja berperan untuk mengatasi problem kemiskinan. Tanpa menafikan kelayakan dan juga verivikasi program. Karena selam ini yang masih sering di temukan adalah kekurang seriusan dari pemerintah sendiri untuk benar-benar cancut taliwondo dalam mengatasi problem ini. Dan lebih mempercayakan bentuk-bentuk pangawalan program hanya pada instansi-instansi atau oknum dari instansi. Sudah saatnya perombakan gaya berfikir dari birokrasi pun juga harus di lakukan supaya generasi muda senisal mahasiswa yang bisa berperan secara aktif untuk membaktikan diri untuk berdarma pada masnyarakat di beri tempat. Sehingga di harapkan sistem yang ada ini semakin baik dn menjunjug asas demokratisasi dan berkeadilan.&lt;br /&gt;Hal ini sekaligus sebagai proses regenerasi bagi para kader bangsa yang akan meneruskan perjuangan para pendahulunya. Hal ini juga harus di dukung dengan Semiloka-Semiloka yang memang menyiapkan para keder untuk siap melakukan pengawalan terhadap masyarakat untuk mengatasi kemiskinan. Seperti yang di usung oleh PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Cabang Ponorogo dengan Semiloka Empowering Community sebagai salah satu wahana untuk menyiapkan kader-kadernya siap melakukan advokasi di masyarakat yang diharapkan nantinya penyikapan perangkat kognitif ini mampu mendukung profesionalitas kader dalam memetakan dan mencari soliusi terhadp problematika kemasyarakatan yang semakin komplek.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;B. Landasan Kegiatan&lt;br /&gt;• AD/ART PMII&lt;br /&gt;• Hasil Muspimnas 2006 &lt;br /&gt;• Proker PMII Cabang Ponorogo&lt;br /&gt;• Rapat Pleno PC. PMII Ponorogo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.  Tema Kegiatan &lt;br /&gt;Kegiatan yang akan dilaksanakan ini mengambil tema “Merekatkan Gerakan Bersama Masyarakat Menuju Civil Society”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Tujuan Strategis &lt;br /&gt;Tujuan akhir yang ditargetkan dalam Semiloka Empowering Community adalah Menyiapkan profesionalitas kader dalam melakukan pengawalan pada masyarakat dari berbagai sektor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Out-Put&lt;br /&gt;Out-put yang diharapkan dari Semiloka Empowering Community ini adalah :&lt;br /&gt;- Profesionalitas kader dalam advokasi&lt;br /&gt;- Meningkatkan kemampun kognitif kader dalam melihat realitas dan mampu menuntaskan problematika masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Waktu dan Tempat Kegiatan &lt;br /&gt;Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari mulai hari Jum’at - Minggu pada tanggal 22-24 Juni 2007 bertempat di Pesanggrahan Songgolangit-Ngebel, Ponorogo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G. Peserta kegiatan &lt;br /&gt;Kegiatan ini diikuti oleh anggota PMII dari berbagai Cabang se-Zona Matraman Raya mulai PMII Cabang Ponorogo, Madiun, Magetan, Ngawi, Trenggalek, Pacitan, Blitar, Kediri, Tulungagung, Jombang dan Nganjuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H. Pelaksana Kegiatan &lt;br /&gt;Kegiatan ini dilaksanakan oleh kepanitiaan yang dibentuk oleh Pengurus Cabang PMII Ponorogo. Adapun Susunan kepanitiaan sebagaimana terlampir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Estimasi Dana&lt;br /&gt;Direncanakan Semiloka Empowering Community Se-Matraman Raya ini menghabiskan biaya sebesar Rp. 9.283.000,- (Sembilan  Juta Dua ratus delapan puluh tiga ribu rupiah). Untuk Perincian Dana sebagaimana terlampir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J. Penutup &lt;br /&gt;Demikian proposal ini, atas partisipasinya demi kesuksesan kegiatan ini kami sampaikan banyak terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-2171463157629161955?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/2171463157629161955/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/09/prop-semiloka-empowering-community-se.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2171463157629161955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2171463157629161955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/09/prop-semiloka-empowering-community-se.html' title='Empowering Community  Se-Zona Matraman Raya Prop. Semiloka'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-7525469203013977145</id><published>2007-09-27T09:26:00.000-07:00</published><updated>2007-09-27T09:28:22.574-07:00</updated><title type='text'>Prop. Mengintegrasikan Visi Gerakan dalam arus pluralitas dan globalitas; Upaya mempertahankan kearifan lokal</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;. Dasar Pemikiran&lt;br /&gt;Dengan mengucap "Bismillahirrohmaanirrohiim", marilah kita mulai melangkahkan kaki  di atas bumi yang suci dan  senantiasa membawa nilai kebenaran dalam gerakan, dan merekatkan persatuan untuk merealisasikan nafas perjuangan.&lt;br /&gt;Melihat realita sosial yang ada dalam masyarakat, arus plural sering kali menjadi alasan perpecahan dalam  masyarakat, hal ini tidak terlepas dari ombak besar globalisasi yang menjadi ruh dari berbagai sentiment Class social yang mengobrak-abrik dan memberikan sekat yang tebal didalamnya sehingga dapat menghilangkan kearifan local yang ada didalamnya. Hal ini akan terjadi jika masyarakat tidak mempunyai kesiapan mental,intelektual  yang didukung dengan kreatifitas dan skill dalam kerangka keteguhan iman dan taqwa. Tidak menutup kemungkinan permasalahan –permasalahan sosial yang demikian ini terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat bahwa perbedaan adalah suatu kekuatan yang maha dahsyat jika didukung dengan rasa persatuan dan kesatuan untuk meraih cita-cita ideal bangsa.&lt;br /&gt;Mahasiswa secara umum berposisi dan mempunyai kapasitas serta tanggungjawab yang besar untuk menyelesaikan permasalahan sosial yang terjadi, mahasiswa harus mengambil langkah-langkah strategis untuk membentuk masyarakat yang madany dan berkeadilan, mengingat hal tersebut maka, PMII sebagai salah satu organ kemahasiswaan mempunyai sebuah inisiatif dan gagasan besar untuk berupaya menjadi motor  penggerak bagi seluruh organ-organ kemahasiswaan dengan tujuan menyatukan visi dan misi gerakan mahasiswa sebagai langkah penyadaran akan pentingnya persatuan dan kesatuan visi yang menjadi satu kekuatan dan sebagai perisai bagi masyarakat secara umum, selain itu hal ini akan memberikan keteladanan dan memberikan masyarakat suatu rangsangan agar dapat berjalan bersama-sama kearah persatuan antar ras, agama, dan class sosial yang ada .&lt;br /&gt;PMII juga tetap menjaga eksistensi gerakannya dan menjadikan pluralisme sebagai motifator yang senantiasa memacu gerak langkah organisasi dan persaingan sehat demi  menciptakan kualitas oraganisasi dan kepentingan bersama untuk mempertahahankan kearifan lokal (local wisdom).&lt;br /&gt;Merujuk pada beberapa hal di atas, maka dalam acara pelantikan pengurus PMII komisariat STAIN Ponorogo masa kidmat 2007-2008 yang dirangkai dengan orasi pergerakan, temu alumni dan dilanjutkan rapat kerja satu periode kedepan mengambil tema "Mengintegrasikan Visi Gerakan Dalam Arus Pluralis, Upaya Mempertahankan Kearifan Local", dengan demikian diharapkan pengurus PMII komisariat STAIN Ponorogo dalam satu periode kedepan dapat merealisasikan hal-hal tersebut. Momentum pelantikan ini dijadikan sebagai wadah sosialisasi serta  penyatuan visi, misi organisasi yang mengacu pada nilai dasar pergerakan (NDP) PMII dan mempunyai sebuah tujuan yaitu untuk mencapai citra diri mahasiswa yang ulul albab.&lt;br /&gt;B. Bentuk dan tema Kegiatan&lt;br /&gt;Kegiatan yang dilaksanakan berupa Pelantikan pengurus Komisariat PMII STAIN Ponorogo 2007-2008 yang dilaksankan satu rangkaian dengan agenda "Orasi Pergerakan" dilanjutkan dengan acara Temu alumni dengan Pengurus Komisariat 2007-2008 dan diakhiri dengan agenda Rapat Kerja Pengurus Komisariat STAIN Ponorogo 2007-2008, &lt;br /&gt;Kegiatan ini mengambil sebuah tema "Mengintegrasikan Visi Gerakan dalam arus pluralitas dan globalitas; Upaya mempertahankan kearifan lokal". &lt;br /&gt;C. Landasan Kegiatan&lt;br /&gt;Kegiatan ini berlandaskan pada:&lt;br /&gt;• Pancasila dan UUD ‘45&lt;br /&gt;• AD/ART PMII&lt;br /&gt;• Rapat pleno Pengurus komisariat terpilih pada tanggal 20 Maret 2007.&lt;br /&gt;D. Tujuan Kegiatan&lt;br /&gt; Adapun tujuan dari kegiatan yang dilaksankan ini ialah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.   Pelantikan &lt;br /&gt;• Sebagai bentuk pengakuan dan legalitas formal kepada seluruh pengurus&lt;br /&gt;• Sebagai bentuk konsolidasi awal seluruh pengurus &lt;br /&gt;b. Orasi Pergerakan&lt;br /&gt;• Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan semangat perjuangan transformative mahasiswa&lt;br /&gt;• Memberikan kejelasan tentang posisi gerakan mahasiswa Islam Indonesia&lt;br /&gt;c. Temu alumni&lt;br /&gt;• Sebagai wahana silaturahmi antara alumni dan Pengurus Komisariat&lt;br /&gt;• Memperkuat Tali silaturahmi dan hubungan emosional &lt;br /&gt;d. Rapat Kerja&lt;br /&gt;• Sebagai wahana untuk memberikan gambaran dan mapping pengurus dalam satu periode kedepan&lt;br /&gt;• Sebagai wahana untuk memberikan kejelasan terhadap program-program yang akan dilaksanakan&lt;br /&gt;• Penegasan terhadap kerangka acuan dalam menjalankan roda organisasi&lt;br /&gt;E. Waktu dan tempat pelaksanaan&lt;br /&gt;Waktu   &lt;br /&gt;Tempat  : A&lt;br /&gt;Dengan jadwal sebagaimana terlampir.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;F. Peserta Kegiatan&lt;br /&gt; Adapun peserta dari kegiatan ini adalah:&lt;br /&gt; Seluruh Pengurus Komisariat PMII STAIN PONOROGO 2007-2008&lt;br /&gt; Mabinkom dan Alumni PMII&lt;br /&gt; Pengurus Cabang PMII Ponorogo&lt;br /&gt; Pengurus komisariat INSURI, Budi Utomo dan STKIP&lt;br /&gt; OMEK dan OMIK Se-Ponorogo&lt;br /&gt; Unsur Organ kepemudaan&lt;br /&gt;G. Panitia Pelaksana&lt;br /&gt; Secara konsep dan wilayah praktis kegiatan ini dilaksanakan oleh seluruh Pengurus Komisariat STAIN PONOROGO 2007-2008, dengan  susunan panitia sebagaimana terlampir.&lt;br /&gt;H. Pendanaan&lt;br /&gt; Dalam kegiatan ini membutuhkan dana sebesar RP. 2.272.500,00 yang sumber dana berasal dari:&lt;br /&gt; Kas pengurus&lt;br /&gt; Sumbangan dari donatur&lt;br /&gt; Sumbangan yang halal dan tidak mengikat&lt;br /&gt;Dengan rincian sebagaimana terlampir.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.   Penutup&lt;br /&gt;Sebagus dan sebaik apapun konsep dan persiapan yang dilakukan oleh panitia tidak akan mampu berhasil dan sukses tanpa adanya bantuan dan dorongan dari pihak-pihak lain, oleh karena itu kami memohon dengan segala kerendahan hati atas peran serta dari pihak-pihak lain yang membantu dalam kelancaran acara ini dan tidak lupa kami ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya, baik moril maupun materiil.&lt;br /&gt;Wallahu Al  Muwafieq Ilaa Aqwam Al Thorieq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-7525469203013977145?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/7525469203013977145/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/09/prop-mengintegrasikan-visi-gerakan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7525469203013977145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/7525469203013977145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/09/prop-mengintegrasikan-visi-gerakan.html' title='Prop. Mengintegrasikan Visi Gerakan dalam arus pluralitas dan globalitas; Upaya mempertahankan kearifan lokal'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-2297441918576616929</id><published>2007-09-27T09:25:00.000-07:00</published><updated>2007-09-27T09:26:12.834-07:00</updated><title type='text'>Proposal Paidea untuk Mendiknas</title><content type='html'>Oleh Frietz R Tambunan&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;REAKSI masyarakat yang kurang responsif atas pengangkatan Mendiknas baru sebaiknya dipandang sebagai shock therapy untuk proses "penyembuhan" pendidikan Indonesia.&lt;br /&gt;Ekspektasi yang tinggi dari masyarakat terhadap profil seorang menteri pendidikan nasional (mendiknas) disebabkan dua hal: hancurnya mutu pendidikan nasional dan kaul presiden saat kampanye pemilihan presiden lalu untuk membenahi pendidikan nasional. Daripada menghabiskan energi memasalahkan ada tidaknya tarik-ulur politis dalam pengangkatan mendiknas baru, ditawarkan berbagai pesan atau usulan pedagogis agar desain platform politik pendidikan nasional kita elok dan bermutu.&lt;br /&gt;Demokrasi pendidikan&lt;br /&gt;John Dewey dalam buku Democracy and Education (1916) menyampaikan pesan revolusioner: masyarakat yang demokratis harus menyediakan kesempatan pendidikan yang sama bagi semua warganya serta kualitas pendidikan yang sama. Hal ini sejalan dengan pernyataan Horace Mann, pendidikan adalah pintu gerbang kepada persamaan. Dikatakan, hasil pendidikan yang demokratis meningkatkan kesadaran dan keterlibatan rakyat dalam pemilu sehingga tinggi-rendahnya partisipasi warga dalam pemilu mencerminkan kualitas sistem pendidikan nasional.&lt;br /&gt;Hakikat pendidikan yang demokratis adalah pemerdekaan. Tujuan pendidikan dalam suatu negara yang demokratis adalah membebaskan anak bangsa dari kebodohan, kemiskinan, dan berbagai "perbudakan" lainnya.&lt;br /&gt;Kata pendidikan berasal dari kata Latin educare yang secara harfiah berarti "menarik ke luar dari" sehingga pendidikan adalah sebuah aksi membawa seorang pais (anak/peserta didik) keluar dari kondisi tidak merdeka, tidak dewasa, dan tergantung, ke suatu situasi merdeka, dewasa, dapat menentukan diri sendiri, dan bertanggung jawab. Pendidikan yang demokratis tidak bertujuan menciptakan manusia siap kerja, tetapi membentuk manusia matang dan berwatak yang siap belajar terus, siap menciptakan lapangan kerja (job creator), dan siap mengadakan transformasi sosial karena sudah lebih dulu mengalami transformasi diri lewat pendidikan. Maka pendidikan adalah sebuah proses pedagogis (dari kata Yunani pais-paidea) di mana seorang pais dibebaskan dari ketidakmatangan dan kebodohan menjadi seorang yang human– manusia matang, intelek, dan kultural.&lt;br /&gt;Selain itu, manusia merdeka sebagai hasil pendidikan yang demokratis harus juga matang secara etis. Perlunya pendidikan etika sudah ditekankan Mendiknas Bambang Sudibyo dalam pidato pertama saat serah terima jabatan (Kompas, 22/10/2004). Manusia merdeka dan demokratis hasil pendidikan nasional perlu tampil sebagai pribadi yang memiliki integritas pribadi yang unggul dan berbakti pada masyarakat. Meski sekolah secara metodik-didaktik hanya berfungsi subsider (terhadap keluarga) dalam hal pendidikan nilai, namun sebagai salah satu agen sosialisasi nilai, sekolah harus tampil di depan sebagai lembaga pendidikan suara hati. Harapan kita, pidato Mendiknas tentang pendidikan etika akan merupakan salah satu praksis pendidikan nasional di masa datang.&lt;br /&gt;Tugas negara&lt;br /&gt;Pendidikan adalah salah satu tugas negara terpenting (Edgar Faure) karena pendidikan merupakan kebutuhan pokok manusia yang istimewa. Pendidikan merupakan hak pribadi manusia yang berakar dalam aneka kebutuhan pokok manusia sebab manusia tidak bisa mengembangkan hidupnya tanpa pendidikan minimum dan bermutu. Jika transfer kultural terjadi secara alamiah seperti pada masyarakat primitif, manusia akan tetap terbelakang dan tidak akan terjadi sebuah transformasi sosial yang perlu untuk meningkatkan mutu kehidupan. Sebagai makhluk budaya, manusia harus mengalami transformasi kultural karena hanya dengan cara itulah manusia dapat mengatasi berbagai keterbatasan kodratnya. Tanpa pendidikan, manusia akan tetap kerdil, tergilas kekuatan dan kekuasaan alam, terpenjara pesona magis-misteri, dan seperti kata Asimov, tingkat kesadarannya hanya sebatas idle curiousity (instink) binatang dan takkan berubah menjadi creative curiousity, ciri orang terdidik. Dengan demikian, hak atas pendidikan bukan saja sekadar kebutuhan pokok fisik, tetapi juga kebutuhan pokok yang khas manusiawi yang akhirnya didasarkan atas martabat manusia yang tidak bisa ditawar.&lt;br /&gt;Begitu pentingnya pendidikan untuk kemajuan sebuah bangsa, tahun 1972 The International Comission for Education Development dari Unesco sudah mengingatkan bangsa-bangsa, jika ingin membangun dan berusaha memperbaiki keadaan sebuah bangsa, harus dimulai dengan pendidikan sebab pendidikan adalah kunci. Tanpa kunci itu segala usaha akan sia-sia. Kesadaran akan pentingnya pendidikan inilah yang membuat negara-negara maju memberi prioritas tinggi akan pendidikan, mengadakan modernisasi dan penyempurnaan lembaga-lembaga pendidikan, tidak segan-segan mengadakan pembaruan, termasuk meningkatkan anggaran pendidikan secara progresif. Negara-negara maju melihat, investasi yang besar di bidang pendidikan akan menghasilkan high rate of return di masa depan. Kini kemajuan sebuah negara diukur dengan makin murahnya pendidikan yang bermutu sehingga tidak menjadi beban bagi warganya. Di Indonesia, pendidikan masih tetap sebuah beban berat, bahkan sudah distigmata sebagai "kegelisahan sepanjang zaman" (Sindhunata 2001).&lt;br /&gt;Saling terkait&lt;br /&gt;Mutu pendidikan amat tergantung mutu guru, dan mutu guru terkait tingkat kesejahteraannya. Selama guru tidak memiliki kebanggaan profesional yang ditentukan dengan besaran gaji, guru yang adalah pelaku utama proses pendidikan-tetapi kurang dihargai karena gaji relatif rendah-tidak akan merasa bangga sebagai guru dan memandang profesinya sebagai pelarian atau pekerjaan sekunder. Rasa bangga sebagai guru kian hancur melihat kenyataan, para petinggi pendidikan mulai dari menteri, dirjen, kepala kopertis, sampai pejabat dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, jarang berasal dari guru atau dari praktisi pendidikan. Para guru bangsa ini secara ironis "dikelola" birokrat yang kurang memiliki patos pedagogis-didaktis yang mutlak dimiliki seorang pendidik.&lt;br /&gt;Sebuah pemerintah yang adil seharusnya menyediakan pendidikan bermutu bagi seluruh warganya tanpa kecuali. Namun, "keadilan" ini belum dapat diwujudkan Pemerintah Indonesia karena kenyataannya belum sanggup memuaskan hak dasar atas pendidikan warganya. Di tengah ketidakberdayaan ini, masyarakat memberi uluran tangan membantu pemerintah dengan menyelenggarakan pendidikan swasta. Ironisnya, pemerintah selama ini merasa tidak dibantu dalam memenuhi kewajiban utamanya menyediakan pendidikan bagi rakyat bahkan cenderung memperlihatkan sikap arogan yang tak masuk akal dengan cara membuat berbagai peraturan yang mempersulit dan menghambat perkembangan pendidikan swasta. Seharusnya pemerintah memandang pendidikan swasta sebagai berkat dan partner, karena itu berusaha menciptakan iklim kondusif bagi pengembangan pendidikan swasta, melaksanakan kontrol administratif dan mutu. Selama pemerintah sendiri belum sanggup menyediakan pendidikan bermutu bagi warganya, pemerintah wajib mendorong swasta berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan. Untuk itu pemerintah berkewajiban moral membantu dengan memberi subsidi finansial, meningkatkan mutu tenaga pengajar, dan menghargai karakter khusus yang melekat pada lembaga pendidikan swasta. Menjadikan pendidikan swasta sebagai sapi perahan dan mempersulit perkembangannya jelas melawan keadilan dan merusak dasar demokrasi pendidikan.&lt;br /&gt;Pemerintah baru telah menjanjikan profesionalisme di segala bidang. Profesionalisme di bidang pendidikan terwujud dalam kesetiaan pada visi dan misi pendidikan sebagai pemerdekaan, pembentukan karakter atau sikap dasar moral dan budi pekerti. Maka semua yang terlibat dalam proses pendidikan anak bangsa yang merdeka, berkarakter dan berbudi pekerti harus orang-orang yang merdeka dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, berkarakter humanis, santun, dan punya nurani, serta memiliki profesionalisme didaktis-pedagogis. Pendidikan adalah sebuah karya pembentukan manusia merdeka yang human, matang, berbudaya, dan bertanggung jawab sehingga wajib dikelola oleh birokrat pendidikan yang demokratis, human, matang, serta memiliki compassion dan passion pada manusia muda.&lt;br /&gt;Frietz R Tambunan Pendidik, Dosen Unika St Thomas Medan Sumber: Kompas, Selasa, 26/10/04, opini &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-2297441918576616929?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/2297441918576616929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/09/proposal-paidea-untuk-mendiknas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2297441918576616929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/2297441918576616929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/09/proposal-paidea-untuk-mendiknas.html' title='Proposal Paidea untuk Mendiknas'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-5701072276271148923</id><published>2007-09-27T09:22:00.000-07:00</published><updated>2007-09-27T09:24:37.339-07:00</updated><title type='text'>PROPOSAL KEGIATAN PENDIDIKAN HAM TRANSFORMATIF</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;NAMA &lt;br /&gt;Pendidikan HAm Transformatif Untuk Para Aktifis Osis SMU (atau Santri Senior) Di Yogyakarta dan Jateng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BENTUK KEGIATAN&lt;br /&gt;• Seminar&lt;br /&gt;• Diskusi Interaktif&lt;br /&gt;• Analisis Kasus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;WAKTU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAMA LEMBAGA&lt;br /&gt;Kegiatan ini dilaksanakan oleh Staqifa Institute. Sebuah lembaga …. Focus lembaga ini adalah….. Untuk mencapai tujuan  dan focus tersebut dilakukan dengan… seminar, diskusi, penerbitan, fasilitatoran, workshop, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUJUAN DAN MANFAAT PROGRAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa tujuan dan manfaat yang hendak dicapai dalam program ini.&lt;br /&gt;• Menyebarkan informasi mengenai HAM di kalangan pelajar. Dengan memahami HAM diharapkan akan tumbuh kesadaran kritis di kalangan pelajar tentang isu HAM. Kesadaran kritis sebagai warga negara ini akan menghasilkan budaya politik yang partisipatif dan transformatif di kalangan pelajar. &lt;br /&gt;• Mengenalkan kepada pelajar tentang tanggungjawab negara dalam mewujudkn hak-hak sipil, politik, kultural, dan sosial ekonomi, terutama dalam konteks pendidikan.&lt;br /&gt;• Mendorong terbentuknya kesadaran kritis di kalangan pelajar  tentang HAM di bidang pendidikan. &lt;br /&gt;• Mondorong terwujudnya sekolah sebagai laboratorium social implementasi kritis terhadap HAM. Dengan kata lain, program ini merupakan bagian dari upaya penguatan masyarakat madani melalui penguatan HAM. &lt;br /&gt;• Menjadikan HAM sebagai salah satu perspektif dalam proses-proses pembelajaran di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DASAR PEMIKIRAN&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• Liberalisasi politik yang dibuka lewat krans reformasi tidak serta merta mendorong terjadinya transformasi demokrasi di Indonesia. Beberapa prasyarat tranformasi demokrasi belum terpenuhi dalam kehidupan sosial poltik dan ekonomi. Di antara beberapa prasyarat demokrasi adalah terwujudnya kebebasan, kesetaraan, dan perlindungan terhadap hak-hak manusia. Dalam terminologi HAM, dikerangkakan menjadi dua hal penting: hak sipil/politik dan hak ekonomi, sosial, dan budaya.  Dalam kenyataan sosial, berbagai pelanggaran HAM seperti penggusuran yang semena-mena, pengusiran, pembongkaran rumah, begitu telanjang dan intensif. &lt;br /&gt;• Karenanya, mendorong terwujudnya HAM merupakan bagian penting upaya mendorong transformasi demokrasi, sekaligus upaya mewujudkan proyek kemanusiaan di tengah iklim kapitalisme global yang cenderung dehumanistik. Penegakan HAM, dengan demikian, merupakan salah satu jawaban terhadap tantangan dehumanisasi dan kebuntuan reformasi di Indonesia. &lt;br /&gt;• Deklarasi Universal HAM yang dilanjutkan oleh International Covenant on Civil and Political Right dan International Covenant on Economic, Social and Cultural Right dirumuskan dalam kerangka tanggungjawab masyarakat dunia bagi penegakan HAM tanpa mengenal batas negara, yang dilakukan dengan mendesakkan ratifikasi terhadap kedua kovenan ini kepada negara.&lt;br /&gt;• Pada tahapan berikutnya, penerjemahan terhadap kedua kovenan ini menjadi tanggungjawab negara untuk mewujudkannya dalam berbagai regulasi yang tidak bertentangan atau menseuaikan dengan yg diatur oleh kedua kovenan tersebut.&lt;br /&gt;• Berbagai regulasi ini secara praktis yang bersentuhan dengan publik terkait erat dengan isu pelayanan publik. Prinsip-prinsip HAM harus menjadi dasar bagi keadilan dalam berbagai bentuk pelayanan publik: &lt;br /&gt;o Kualitas pelayanan&lt;br /&gt;o Aksesibilitas pelayanan&lt;br /&gt;o Sustainibilitas pelayanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak atas Pendidikan dan Tanggungjawab Negara&lt;br /&gt;• Pendidikan dipercaya sebagai mekanisme sosial masyarakat dalam melakukan mobilitas sosial, jalan menghindarkan dari kebodohan, wahana menjadi manusia yang otentis, sekaligus prasyarat terwujudnya partisipasi publik dalam kontestasi sosial, politik, dan ekonomi, dalam wilayah kenegaraan. &lt;br /&gt;• Karenanya, negara wajib bertanggungjawab agar masyarakatnya mendapatkan jaminan pendidikan yang layak dan adil. &lt;br /&gt;• Fungsi pelayanan bisa dilakukan negara dalam beragam cara (baik negara sebagai penyedia, maupun memberikan ruang bagi swasta atau komponen masyarakat lain) dalam memberikan pelayanan publik di bidang pendidikan. &lt;br /&gt;• Persoalannya, dalam penyediaan pelayanan publik pendidikan yang dimaksudkan sebagai penegakan HAM, seringkali malah justru berujung pada dehumanisasi. Misalnya: komersialisasi pendidikan dapat berakibat pada rendahnya perlindungan terhadap akses masyarakat miskin. Oleh karena itu, terjaminnya penegakan HAM di bidang hak sipil, politik, budaya, dan ekonomi, secara seiring, merupakan muara pada konsep tanggung jawab pemerintah terhadap pelayanan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan HAM Bagi Pelajar: Investasi Kesadaran dan Agen Sosial &lt;br /&gt;• Namun demikian, selain itu, penegakan HAM pada dasarnya membutuh melibatkan agenda-agenda penguatan pada tingkat kesadaran. Di sini persoalan HAM  tidak serta merta selesai ketika dirumuskan dalam sekian regulasi yang dipandang adil. Penegakan HAM membutuhkan investasi kesadaran dari berbagai komponen serta menjadikannya sebagai agen-agen sosial untuk terus memperjuangkannya hak atas pendidikan yang layak, aksesibel dan berkelanjutan sekaligus mampu bersikap kritis terhadap potensi-potensi pelanggaran HAM di masa depan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sebagai bagian terawal dan stratgeis bagi penegakan HAM di atas adalah dengan memperluas pendidikan HAM secara kritis di kalangan pelajar. Para pelajar adalah salah satu agen terpenting untuk membangun kesadaran akan HAM sehingga diharapkan dapat menjadi agen sosial secara dini yang mendesiminasi kesadaran pentingnya penegakan HAM. Yogyakarta merupakan miniatur Indonesia dan pusat pendidikan di Indonesia. Upaya penegakan HAM dapat dimulai dengan langkah pertama, pendidikan kritis HAM di kalangan pelajar SMU di Yogyakarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KELOMPOK SASARAN &lt;br /&gt;Para pengurus Osis SMU di Yogyakarta dan Jateng. Peserta maksimum 50 orang, yang terdiri dari sekolah negeri dan swasta yang merefleksikan pluralitas masyarakat Indonesia. Masing-masing Osis diwakili empat orang.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;WAKTU DAN DURASI PERTEMUAN&lt;br /&gt; Program pendidikan ini akan digelar selama enam kali pertemuan dalam tempo dua bulan (awal Mei hingga pertengah Juni). Setiap  program pertemuan akan digelar sekali dalam satu minggu. Setiap pertemuan, dengan target 50 peserta, akan memanfaatkan waktu sekitar 6 jam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MATERI/KURIKULUM &lt;br /&gt; Ada beberapa materi yang akan dibahas dalam setiap program fasilitatoran, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sejarah dan Ekopol HAM: munculnya DUHAM, Kovenan, kaitkannya dengan demokrasi. (Materi ini juga akan mengarahkan pada bagaimana prinsip-prinsip universal tersebut bisa berkesesuaian dengan yang sifatnya lokal), serta memberikan perspektif bahwa HAM juga menjadi bagian dari instrumen ekonomi politik global.&lt;br /&gt;• Hak sipil, politik, ekonomi, sosial, dan budaya&lt;br /&gt;• Pelembagaan HAM di Indonesia baik dalam Pancasila, TAP MPR, UU, dan beberapa hal yang diratifikasi.&lt;br /&gt;• HAM bidang pendidikan: Potret perlindungan HAM bidang pendidikan di Indonesia, dengan membandingkan dengan negara-negara lain (misalnya soal besaran anggaran, strategi penyediaan, dan lainnya)&lt;br /&gt;• Membangun agen sosial: menempatkan sekolah dan pelajar sebagai agens sosial perlindungan dan penegakan HAM pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;METODE FASILITATORAN/PENDIDIKAN&lt;br /&gt; Ada tiga metode yang akan digunakan dalam setiap program fasilitatoran atau pendidikan pemilih bagi partisipan pemilihan umum. Pertama, diskusi interaktif yang akan dilakukan pada awal pertemuan. Fasilitator  akan bertindak sebagai pemandu yang melontarkan beberapa pertanyaan rangsangan untuk dibahas secara interaktif di antara peserta fasilitatoran. Dari 50 perserta dibagi menjadi 5 kelompok kecil. Masing-masing kelompok (setiap kelompok 10 orang) mendiskusikan isu-isu seputar HAM. Dari diskusi intern kelompok itu kemudian dibawa ke diskusi pleno antarkelompok.  Kedua, ceramah satu arah yaitu dalam bentuk penyampaian materi pendidikan  oleh narasumber yang dipandu fasilitator. Ketiga, forum tanya jawab sebagai kelanjutan dari ceramah di atas.  Para peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan yang akan dijawab oleh fasilitator dan narasumber.  Keempat, outbond. Lewat berbagai game peserta diajak untuk melakukan aktivitas yang melibatkan pikiran, emosi, fisik, dan diakhiri refleksi tentang makna berbagai game yang dipakai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALUR/KERANGKA FORUM FASILITATORAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7424602361813062668-5701072276271148923?l=pmiiponorogo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/feeds/5701072276271148923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/09/proposal-kegiatan-pendidikan-ham.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/5701072276271148923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7424602361813062668/posts/default/5701072276271148923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmiiponorogo.blogspot.com/2007/09/proposal-kegiatan-pendidikan-ham.html' title='PROPOSAL KEGIATAN PENDIDIKAN HAM TRANSFORMATIF'/><author><name>Aan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_sjQmfqP0hv4/S3XvJ1X00CI/AAAAAAAAAIA/8JsCo5McThU/S220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7424602361813062668.post-2234589602909558448</id><published>2007-09-27T09:20:00.001-07:00</published><updated>2007-09-27T09:22:18.213-07:00</updated><title type='text'>Project proposal Bedah Buku</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;NU Studies&lt;br /&gt;Pergolakan Pemikiran Antara Fundamentalisme Islam&lt;br /&gt; Dan Fundamentalisme Neo-Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hantaran &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Subaltern”, rupanya wacana ini tak pernah hadir dalam komunitas formal-elitis. Adalah wacana yang berangkat dari komunitas pinggiran, demikian awalnya. Subaltern kerapkali mewarnai dinamika kehidupan rakyat Indonesia, yang berangkat dari persinggungan antar subyek. Lantas wacana ini berawal dari interaksi budaya yang luput dari bekingan status ekonomi, politik dan budaya. Sehingga senantiasa terdistorsi oleh struktur wacana dominan, karena keberadaannya cuma ditengah lingkup cultural. Oleh karena itu, wacana dominan adalah wacana yang dibangun dari dominasi struktur. Dengan  di topang oleh keunggulan (dominasi) ekonomi, politik dan budaya, secara praktis, wacana ini mengalami pengunggulan diri. Alasannya sederhana, wacana ini dibangun diatas fondasi formal-elitis, yang muncul di media cetak, media elektronik dan  seminar ilmiah.   &lt;br /&gt;Sehingga posisi pun terpetakan. Logika berpikir jadi dualisme, dan dikotomis. Pertama. Wacana dominan menjadi sesuatu yang unggul dan sempurna. Hal ini disebabkan; wacana dominan  berangkat dari sesuatu yang dapat diandalkan, lebih-lebih ketika ditopang oleh kekuatan politik, ekonomi dan budaya yang memiliki struktur tinggi. Lebih dari itu, wacana dominan juga mampu mendevinisikan kriteria yang layak-tidak, baik-buruk, moral-a moral, dan beradab dan tidak beradab. Kedua, Komunitas subaltern tidak menjadi sesuatu yang unggul, lantas menjadi sesuatu yang remeh. Sehingga senantiasa dikonotasikan dengan kekolotan, irasionalitas, amoral dan fundamental. Dalam logika culture studies, kontrakdiksi demikian tak dapat dihindari, dan ini akan menjadi pembeda antara “we” dan “the others”. Ini menjadi bukti, wacana dominan mampu sebagai kontrol devinisi dan menjadi penyelaras. Akhirnya yang “besar” semakin “besar”, yang “kecil” berangsur-angsur hilang. &lt;br /&gt;Beralih pada khazanah pemikiran Islam, setting panggung tak jauh beda dengan diatas. Juga mengikuti strategi operasional wacana dominan dalam menciptakan dikotomi, dualisme dan berakhir dengan penyelarasan. Persinggungan dua kutub ini melahirkan binary oposision, yang senantiasa melahirkan devinisi, klasivikasi, dan karakter pemikiran Islam. Akibatnya, dalam kajian pemikiran Islam berpotensi melahirkan dikotomis, dan memang kondisi ini tak dapat dihindari. Sehingga mengantarkan pada pilihan antara jadi “fa’il” atau “maf’ul”, jadi subyek atau obyek.&lt;br /&gt;Satu sisi, “perang melawan teroris”, “benturan peradaban” dan “perang ide-ide” (war of ideas) yang dilancarkan AS. Kontek lain sisi, gagasan “al-ghazw al-fikri” (invansi pemikiran) yang diusung oleh Islam kanan. Sehingga muncul tarik-menarik antara dua kutub ini, antara menjadi moderat-liberal atau menjadi fundamental-radikal. &lt;br /&gt;Apabila jujur, selama ini belum ada upaya melawan, bukan secara represif, terror atau kekerasan terhadap wacana dominan. Namun dengan strategi yang lunak, rasional dan damai. Padahal eksistensi wacana subaltern senyatanya memiliki kekuatan memutar balik keadaan. Adalah dengan counter discourse terhadap wacana dominan, terutama ranah wacana pemikiran Islam yang selama ini menjadi lahan ekspolitasi dan komodifikasi. &lt;br /&gt;Dalam kontek komodikasi dan penyeragaman seperti inilah, NU Studies hadir. Ia berusaha keluar dari “dogma’ dikotomi yang dipaksakan oleh wacana imperial “perang melawan teroris”, “benturan peradaban” dan “perang ide-ide” (war of ideas) yang dilancarkan AS. Juga tidak terjebak pada wajah puritanisasi agama ala Saudi Arabiyah, dan pemurnian tatanan social-politik Indonesia. Lantas NU Studies hadir mengkomunikasikan dinamika kehidupan dengan perspektif agama, politik, ekonomi, dan kebangsaan. Dengan tanpa mengabaikan system nilai bangsa dan nalar kesejarahan Islam nusantara. &lt;br /&gt;Strategi demikian dipicu oleh perspektif kebangsaan yang inklusif, sehingga mampu menciptakan dialog antar domain. Lantaran tidak mau terjebak pada trend pemikiran, NU Studies hadir dengan sikap kritis melihat fenomena, satu sisi. Juga tidak mau larut dalam konspirasi global “perang melawan teroris”, “benturan peradaban” dan “perang ide-ide” (war of ideas) yang di desain oleh barat, dikonteks sisi lainnya. Tetapi lebih menampilkan wajah ramah lingkungan dan khazanah kebangsaan, yang mampu mewujudkan diskursus rasional. Bukan fundamentalisme-radikalism, pun juga Liberalism.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan Mendasar&lt;br /&gt;Kenyataan komodifikasi dan penyeragaman terhadap aga
